NovelToon NovelToon
Rebut Cinta, Hancurkan Pernikahan

Rebut Cinta, Hancurkan Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Pelakor / Wanita Karir
Popularitas:165k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lucky One

Mika, seorang wanita yang dulunya gemuk dan tidak percaya diri, sering menjadi korban bullying oleh geng wanita populer di SMA. Dihina karena penampilannya, ia pernah dipermalukan di depan seluruh sekolah, terutama oleh Dara, ketua geng yang kini telah menikah dengan pria idaman Mika, Antony. Setelah melakukan transformasi fisik yang dramatis, Mika kembali ke kota asalnya sebagai sosok baru, sukses dan penuh percaya diri, tapi di dalam dirinya, dendam lama masih membara. Kini Mika bertekad untuk menghancurkan hidup Dara, gengnya, dan merebut kembali Antony, cinta masa lalunya, dengan cara yang jauh lebih kejam dan cerdas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lucky One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Tak Terduga dengan Raka

Saat melangkah keluar dari mall, Mika yang sibuk dengan tas belanjaannya tanpa sengaja menabrak seseorang. Barang-barangnya terjatuh berserakan.

"Aduh, maaf!" Mika buru-buru berjongkok untuk mengumpulkan barang-barang belanjaannya. Saat ia mendongak, betapa terkejutnya dia melihat sosok yang familiar—Raka.

"Mika? Kau di sini?" Raka tersenyum lebar, langsung berjongkok untuk membantu membereskan belanjaan Mika.

"Aduh, aku bantu ya." Dengan cekatan, Raka memasukkan barang-barang Mika ke dalam tas belanja. Mika hanya bisa menatapnya, masih belum sepenuhnya percaya dengan pertemuan ini.

"Terima kasih, Rak," ucap Mika sambil menarik napas lega.

"Kamu sendiri di sini?" tanya Raka, matanya memancarkan perhatian tulus.

"Iya, habis belanja kebutuhan rumah," jawab Mika singkat.

Raka mengangguk, lalu dengan nada ringan, ia bertanya, "Eh, kamu tinggal di kawasan Citra Agung, kan?"

Mika terperangah, menatap Raka dengan bingung. "Kok kamu tahu?" tanyanya curiga.

Raka terkekeh kecil. "Aku lihat dari story Instagram kamu, yang waktu kamu post rumah baru itu. Kebetulan aku pernah datang ke rumah itu dulu, temanku waktu itu lagi nyari rumah di kawasan situ."

Mika terdiam sejenak, merasa sedikit canggung namun penasaran. Ia tak menyangka Raka masih begitu perhatian, meskipun mereka sudah lama tidak berhubungan

***

"Kamu betah tinggal di sana?" Raka bertanya dengan nada lembut, memastikan Mika nyaman dengan kepindahannya.

"Ya... lumayan," jawab Mika, berusaha terdengar santai meski pikirannya masih berkecamuk. "Tapi kadang rasanya aneh balik ke kota ini lagi."

Raka menatap Mika dengan penuh pengertian, seperti bisa merasakan perasaan yang Mika pendam. "Aku bisa paham. Pindah ke tempat yang punya banyak kenangan itu nggak gampang. Tapi kalau butuh teman ngobrol, kamu bisa hubungi aku kapan aja, ya."

Mika tertegun. Kata-kata Raka terdengar tulus, memberikan kenyamanan yang jarang ia temukan. Meski ia sedang menjalankan rencana balas dendam, keberadaan Raka tiba-tiba seperti sebuah oase di tengah kekacauan emosinya.

"Kamu masih seperti dulu ya, Rak. Baik dan perhatian," ucap Mika lirih, tanpa sadar tersenyum kecil.

Raka tertawa kecil, matanya tetap menatap Mika dengan lembut. "Kamu juga masih sama kok. Cuma sekarang tambah keren aja."

Mika tak bisa menahan senyumnya. Ada rasa hangat di dadanya, seolah sebuah beban sedikit terangkat.

Saat semua barang belanjaan sudah dibereskan, Raka berdiri dan menatap Mika dengan ragu sejenak. "Kamu mau aku anterin pulang?" tawarnya. "Belanjaanmu lumayan berat, lho."

Mika menggeleng lembut. "Aku nggak apa-apa, Rak. Tapi makasih, ya, kamu udah bantu."

Raka mengangguk, tapi masih belum ingin melepaskan momen itu. "Kita harus ketemu lagi, ya, Mik. Aku kangen ngobrol sama kamu."

Mika tersenyum samar. "Kapan-kapan, ya. Kalau aku ada waktu."

Raka menatapnya penuh harap, tapi tak mendesak. "Oke, aku tunggu."

Mika merasa terenyuh melihat sikap Raka yang begitu hangat dan penuh perhatian. Meskipun hatinya sedang dipenuhi ambisi balas dendam, kehadiran Raka membuatnya merasakan sesuatu yang ia kira sudah hilang—sebuah perasaan nyaman dan diterima.

"Hati-hati ya, Mik," ucap Raka sebelum beranjak pergi.

"Kamu juga, Rak." Mika tersenyum lembut, dan untuk sesaat, ia melupakan semua rencana licik yang telah ia susun.

***

Di dalam taksi, Mika menyandarkan tubuhnya ke jok belakang. Matanya menerawang keluar jendela, menatap lampu-lampu kota yang berkelebat. Pikirannya masih berkecamuk—pertemuan tak terduga dengan Raka tadi membawa kehangatan sekaligus kebingungan di hatinya.

“Kenapa dia selalu tahu caranya bikin aku merasa nyaman?” Mika bergumam dalam hati, merasa sedikit goyah.

Namun, lamunannya buyar ketika ponselnya bergetar di pangkuannya. Sebuah notifikasi masuk. Pesan dari Antony.

Antony Donavan:

“Hey, kau sudah selesai belanja? Mau ketemuan sekarang?”

Mika menatap layar ponselnya dengan ekspresi tak terbaca. Sebuah perasaan aneh menjalar di dadanya. Pesan dari Antony terasa seperti dorongan untuk kembali fokus pada rencana utamanya—balas dendam pada Dara dan menghancurkan kehidupan sempurnanya.

Ia mengetik balasan cepat.

Mika:

“Aku masih di jalan pulang. Kita bisa ketemu besok.”

Antony langsung membalas dalam hitungan detik, seolah tak sabar.

Antony Donavan:

“Besok? Oke. Aku tak sabar.”

Mika tersenyum tipis, senyuman penuh arti. Antony mungkin mengira dirinya sedang mengendalikan situasi, tapi Mika tahu persis siapa yang sebenarnya sedang bermain dengan api.

Setelah membalas pesan, Mika memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas. Ia merapikan rambutnya yang tergerai sambil menatap bayangannya sekilas di kaca jendela taksi.

“Aku akan pastikan kau semakin jauh dari keluargamu, Antony. Dan Dara akan merasakan sakit yang sama seperti yang dia berikan padaku dulu.” Tekadnya semakin bulat.

Taksi akhirnya berhenti di depan rumah Mika. Mika membayar ongkos dan membawa tas belanjaannya turun. Udara malam terasa dingin, tetapi tidak mampu mendinginkan hatinya yang sedang terbakar ambisi.

Mika masuk ke dalam rumah dan menutup pintu di belakangnya. Ruangan itu sunyi, hanya suara langkah kakinya yang bergema. Ia merapikan belanjaannya dan menyalakan lilin aroma terapi di sudut meja.

***

Mika tahu pertemuan dengan Antony keesokan harinya akan menjadi momen penting. Ia harus tampil sempurna. Segala gerak-geriknya harus diperhitungkan agar Antony semakin terjebak dalam pesonanya.

Mika membuka lemari dan memilih gaun yang paling elegan namun menggoda. Gaun merah dengan potongan dada rendah, pas di tubuh, dan sederhana tapi mewah. Ia memandangi gaun itu dengan senyum licik di wajahnya.

“Aku akan membuatmu tergila-gila padaku, Antony,” bisiknya.

1
Momcia
Othor lg ng lindur
...manggil kak Mika😄
Momcia
Bntr manggil Ayah ..bntr Papa...gak konsisten ini othor..
Momcia
Lagian..apa hubungannya dgn Raka??
Momcia
koq msh kuliah sih Mika ..
Momcia
Rak
..ya mbok ganti panggilannya..
Mimik Pribadi
Klo urusan nya direkam,,,,ujung2nya tmbh runyam,perseteruan mereka akan melebar di sosial media,reputasi dan pekerjaan,akan jadi taruhannya Mika,pdhl nama baik kamu sdh bersih,dan followers kamu jga sdh kembali percaya sm kamu,jdi seandainya video kamu kembali viral dngn Antony dlm posisi yng lbih intim lgi,misalnya didlm kamar dngn Antony,lalu kamu dihujat lgi,maka Nisa yng akan senang,karna bkn cuma dia yng dihujat dan dibenci orng,tapi Mika jga,jdi wlu dia hancur tapi tidak sendiri.
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk kekaryaku, "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Mimik Pribadi
Emngnya itu Lipstik baru sehingga dngn mudahnya Antony bikin alasan klise seperti itu,andai benar Mika masukkan lipstik yng msh baru,betapa bodohnya dia 😅😅 atau justru Dara yng bodoh knpa dia gak lihat dlmnya utuh tidak andai itu bentuknya batang,andai itu lipstik yng ada aplikatornya kan bisa liat dri segel nya,,,ko ini main percaya2 aja bikin emosi jiwa 🤣🤣
Mimik Pribadi
Ingin balas dendam tapi dia memakai hati,rasa sukanya pada Antony lbih mendominasi ktimbang niatnya yng ingin balas dendam sama Dara,,,,
Mimik Pribadi
Knpa Mika tmbh ksini seolah gak jual mahal sih,triknya gak pasang tarik ulur supaya Antony lbih penasaran, dan itu menjadikan Mika berbeda dngn cewe2 yng mudah diajak kencan oleh Antony,tapi inii lbih ke Mika "Mau2 aja diajak ktemu,diajak kencan,apalgi bobo bareng 😬😬
Mimik Pribadi
Omongan Nisa nylekit bngt,apalgi pembullyan jaman sklh dlu mngkn tiap hari mereka lakukan,,,,Manusiawi sih klo rasa skt hati Mika begitu membekas,dan skrng stlh finansial kuat,fisik yng berbeda,akhirnya menggebu ingin balas dendam,...Orng baik yng tiba2 jdi penjahat,awalnya y karna sering dihina,diejek,dicemooh,dicaci maki,bahkan dipermalukan.
Mimik Pribadi
Author gak menceritakan lbih ttng hubungan intim Antony dngn Mika,maksudnya,,,apakah Mika pertama kali berhubungan intim,secara ko ky gitu aja seolah itu gak special andai itu pertama kali Mika lakukan,,,,🙏🏻
Mimik Pribadi
Yaahh kamu mlh begitu saja mau menyerahkan diri Mikaaa,,,,Mikaa,,,,
Mimik Pribadi
ko Raka manggilnya Kak Mika??
Mimik Pribadi
Naah ini baru balas dendam yng tepat Mika, lngsng ke Dara nya,dngn Mika dkt dngn Oma dan Alea maka Dara akan merasa gak dibutuhkan anaknya,karna lbih nyaman dngn Oma dan idola nya.ketimbang dekati Antony bisa2 dia diapain secara buaya darat,tkng celup lgi 😬😬😬
Mimik Pribadi
Jngn gara2 ingin balas dendam,kamu ditinggalkan orng2 yng mendukungmu karna merasa kecewa atas sikapmu Mik,,,😌
Mimik Pribadi
Gara2 si Raka nich dia melibatkan Mela dlm aksi balas dendam nya Mika,sehingga nnt Mela tau bnyk ttng aksinya,,,,takutnya suatu saat Mela bakal jdi BoM buat kehidupan Mika,karna tau semua fakta keseharian Mika.
Mimik Pribadi
Pada dasarnya Raka menyukai Mika makanya dia merepot2kan diri, nanya kbar ataupun keadaan Mika mana bwain makanan pula,modus gak tuh 🤣
Mimik Pribadi
Antony merasa terobsesi sm kamu,karna dia blum pernah bobo bareng sm kamu Mika,untk itu klo kamu msh ingin lanjut balas dendam,berhati2 lah menjaga diri kamu,jngn smpe tersentuh dan rusak Mik,karna klo smpe itu kejadian yng rugi kamu,,,,,
Mimik Pribadi
Aku yng deg2an takut Mika di viralkan /dicap pelakor,,,😁
Mimik Pribadi
Jngn smpe kamu tenggelam lbih dlm pada balas dendammu Mik,sehingga pada akhir nya kamu di cap pelakor sm followers mu akibat ulah Dara,yng tidak terima kedekatanmu dngn Antony,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!