NovelToon NovelToon
Ai To Fukushū (Love And Revenge)

Ai To Fukushū (Love And Revenge)

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / CEO / Action / Romantis / Balas Dendam / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:380.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Four

Berhenti menjadi seorang mata-mata ilegal karena suatu insiden. Akira Nakano memutuskan bekerja sebagai bodyguard pribadi Koji Rodriguez— pemilik perusahaan tambang emas terbesar dan tersukses se-Asia sekaligus seorang mafia. Namun siapa sangka bahwa perusahaan tersebut adalah tempat yang pernah dia bobol sebelumnya saat menjalankan misinya sebagai seorang mata-mata ilegal.

Keadaan menjadi terguncang saat Koji menawarkan lamaran pernikahan kepada Akira selaku status mereka antara seorang bos dan bodyguard nya.

Dan apa jadinya jika sebuah rahasia berhasil mengejutkan mereka berdua disaat semuanya sudah terjadi!!!

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon Dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AITOFU — BAB 22

KEANEHAN APA??

Koji berhasil mengaitkan kembali tali bra milik sang bodyguard. Namun entah setan mana yang merasukinya, jiwa prianya tak ingin menahannya ketika ia mencium wangi di tubuh Akira, seakan itu menariknya hingga membuat tangannya bergerak intens membelai lembut punggung polos tersebut.

Akira seketika menoleh karena terkejut, kulitnya meremang saat ia merasakan sentuhan tangan Koji. Pria itu sedikit mendekatinya, tepat di leher sebelah kanan, hidung mancung Koji hampir saja mengenai leher tersebut namun tiba-tiba— Tok! Tok! Ketukan dua kali dari kaca jendela langsung menyadarkan Koji kembali.

“Segera tutup tubuhmu.” Pintanya yang kembali duduk dengan jarak.

Sementara Akira merasa lega karena pria pirang itu tak jadi melakukan aksi prianya. Akira segera memakai kembali pakaiannya dengan benar lalu Koji membuka jendela mobilnya dan terlihatlah seorang pria paruh baya tersenyum remang dan penuh rasa bersalah.

“Maaf Tuan Koji, Anda pasti menunggu terlalu lama.” Ucapnya sedikit membungkuk karena memang mobil Koji sedikit ceper ala mobil sport pada umumnya.

“Hm. Berikan berkasnya, dan aku akan diskusikan lagi.” Ucap Koji yang masih fokus menatap lurus, sementara wanita yang duduk disebelahnya saat ini hanya diam menahan malunya sendiri. -‘Apakah orang itu melihat kamu?’ pikir Akira yang kalut dan cemas sendiri. Bagaimana jika pria paruh baya itu melihat adegan tadi.

“Ta-tapi kenapa Tuan Koji?!” tanya pria berjas abu-abu itu masih tersenyum.

Seketika Koji menatap nya tajam dengan mata birunya. “Aku tidak suka keterlambatan. Kau membuang waktuku. Jika kau tidak setuju, maka kau boleh membatalkan nya sebelum tanda tangan perjanjian.” Jelas Koji sama sekali tak peduli dan sama sekali tak merasa dirugikan.

Pria paruh baya itu tak bisa berkutik saat dia diberi pilihan seperti itu.

Koji menutup kembali jendelanya lalu tak berselang lama Akira melajukan mobilnya sesuai perintah.

“Fucking him.” Umpat pria itu benar-benar harus menahan emosi bila ingin kerjasama dengan perusahaan Ji'Ez Goldmine. Itu adalah satu peluang besar dalam hidup mereka para pengusaha.

...***...

Sementara itu, di sebuah pinggir jalan, terlihat sebuah kedai minimalis dengan tulisan Takoyaki yummy terpampang jelas serta memiliki cukup pelanggan berbaris menunggu giliran.

Seorang pria bertopi hitam sangat sibuk memasak pesanan para pelanggan. Tak cuman satu orang saja, melainkan ada tiga orang yang membantunya juga.

“Hai!" sapa seorang wanita cantik dengan surai panjang terkuncir ekor kuda yang kini tersenyum lebar ke arah Ryuu. Ya! Mereka adalah teman mata-mata Akira yang kini saling bertemu setelah beberapa bulan mereka berpisah.

Ryuu menatap ke arah temannya tadi, betapa senangnya dia melihat Ino kembali. Tentu, mereka tak menyia-nyiakan pertemuan tersebut. Ryuu mengajaknya duduk di kursi depan sementara 3 pegawainya sibuk dengan pekerjaan mereka.

“Bagaimana kabarmu dan Akira?" tanya Ryuu sebagai pembukaan perbincangan. Kini mereka sudah duduk di kursi singel dengan satu meja bundar di tengah.

“Kami baik. Tapi terkadang aku mengkhawatirkan keadaan Akira di sana.” Jelas Ino dengan wajah pasrah yang tak bisa dia sembunyikan.

Ryuu mengerti dengan maksud temannya. Semenjak mereka sudah berhenti menjadi mata-mata ilegal, mereka memiliki pekerjaan dan kesibukan masing-masing. Pria itu menatap ke rah Ino, “Apa menurutmu Koji Rodriguez akan tahu soal Akira?” tanya Ryuu yang masih penasaran dan juga khawatir.

Tentu saja, mereka terkejut setelah tahu kalau temannya itu memilih bekerja di perusahaan Ji'Ez Goldmine— yang dulu pernah menjadi target pencurinya.

Ino mengangkat kedua bahunya. “Semoga saja tidak. Kau sudah menutup rapat identitas dan informasi Akira, jadi tidak perlu khawatir. Dia wanita yang kuat!” ujar Ino menyeruput secangkir teh yang sudah Ryuu sajikan.

“Bagaimana denganmu? Kau jadi bekerja di mana?" pertanyaan yang Ryuu lontarkan langsung membuat Ino berhenti menyeruput.

Wanita itu terpaku dan diam bak patung saat temannya bertanya soal pekerjaan yang dia lakukan. Ino kembali meletakkan cangkirnya dengan hati-hati, lalu tersenyum menatap Ryuu yang masih dengan senyuman ramahnya.

“Aku menjadi asisten kedua!” jawab Ino singkat tanpa menjelaskan detail seperti perusahaan apa? Dan siapa yang menjadi bosnya? Namun Ryuu tak ingin bertanya lebih dalam karena itu tidak sopan.

Wanita itu terdiam dengan senyuman tipisnya, namun pikirannya mengarah kemana-mana ketika Ryuu mengatakan soal barusan. Sedangkan pria itu sendiri menikmati kopinya tanpa curiga sedikitpun kepada temannya, karena dia tahu, Ino tak akan berbohong apalagi kepada temannya sendiri.

.

.

.

Selang beberapa jam berlalu, saat jam makan siang, Momo mengajak Akira untuk makan siang bersama. Tentu saja wanita cantik dengan setelan jas hitam itu menolak secara halus, karena dia belum mendapat izin.

“Tuan Manly tidak akan marah, katakan saja bahwa kau ingin makan siang!" ujar Momo si wanita polos nan lugu.

“Maaf, tapi aku tidak bisa!” tolak Akira secara halus seraya tersenyum tipis. Momo sedikit cemberut mendengar penolakan tersebut, tapi apalah daya nya yang juga tak bisa melawan bos angkuh, dingin dan kejamnya itu.

“Kalau begitu aku akan bawakan kau minuman setelah makan siang ku! Oke!" ucapnya sangat baik. Oh ayolah, seharian Akira harus berdiri di dekat pintu ruangan Koji, bahkan dia jarang sekali makan karena tak ingin mengganggu bos-nya di dalam jika sekedar meminta izin.

“Katakan, ada hal penting apa sehingga kau menunda waktu ku?” tanya Koji terlihat tegas di kursi singgahnya.

“Semalam aku memeriksa sekali lagi, penyerangan tiba-tiba kemarin itu ulah bawahan Shi. Mereka kelompok lain, tapi mereka masih dalam pengawasan nya.” Jelas Tomi terlihat serius.

Koji yang mendengarnya pun sudah menebak akan hal tersebut. “Hanya itu saja?” tentu tak berhenti disitu, Tomi menghampirinya dan berdiri tepat di samping Koji duduk.

“Kau harus melihatnya sendiri.” Ujar pria dengan sebutan rambut nanas itu yang mulai memasukkan flashdisk di komputer Koji. Dengan lihai jari-jemari tangannya berkutat di atas keyboard hingga layar komputer menampilkan sebuah cuplikan CCTV kemarin. Saat penyerangan terjadi.

Koji yang melihatnya hanya mengernyit heran dan fokus akan layar di depannya saat ini.

“What's wrong?” tanya pria itu dalam bahasa Inggris nya.

Begitu Tomi memutar balik, keduanya fokus tertuju ke satu wanita cantik yang sangat lihainya bertengkar dengan para pria bertubuh gagah dan perkasa sendirian di lorong koridor perusahaan. Mata Koji mengamatinya dengan teliti sangat teliti, begitu juga dengan Tomi yang mulai berkerut alis.

Tek! Tomi mematikan kembali CCTV tersebut dan beralih menatap ke Koji. “Apa Anda melihatnya? Bagaimana bisa dia melakukan hal itu? Ada perbedaan di pakaian antara musuh dan penjaga di sini.” Jelas Tomi mempermudah.

Koji menatap lurus dan tajam. Melihat cuplikan tadi membuatnya tak ingin marah dan buruk sangka terlebih dahulu. “Panggil Akira sekarang juga.” Pinta Koji tanpa basa-basi.

Tentu saja Tomi segera memanggilnya seusai perintah.

1
Dini Mulyati
mudah mudahan ending nya bukan sad ending....
kaya salah satu Karya author....
udh seru baca tiap bab nya eh malah sad ending...

mau intip ending ny dl baru lanjut...

btw Thor aku g suka novel yg on going ..jd aku lebih milih baca novel yg Tamat

thx ya thor
Four.: it's okayyy 😁 tidak semuanya harus happy ending kann /Sweat/
total 1 replies
Hamimah Jamal
cantik dan ganteng
Four.: kayak Mak bapaknya 😄
total 1 replies
Hamimah Jamal
lagi naik"nya vitamin malah duo bocil yg nongol hadeeehhhh 🤦🤦
Four.: harap bersabar 😁
total 1 replies
Hamimah Jamal
selamat ya akira
Hamimah Jamal
kan kalo gini reader gakan tantrum lagi 🤭🤭
Four.: udah sampai puncak soalnya /Grin/
total 1 replies
Hamimah Jamal
haaaahhhh iku bahagia akhirnya
Four.: lega rasanya 😁👍
total 1 replies
Hamimah Jamal
Akira dan koji peran utama dlm cerita ini jadi menurutku eeemmm dia masih hidup😏😊
Four.: ah masakk sihh
total 1 replies
Hamimah Jamal
shi kamu ternyata benar" 😡😡
Four.: keterlaluan!!!/Panic/
total 1 replies
Hamimah Jamal
emmm Thor adegan manisnya ada lagi gak😁😁❤️
Four.: i don't know, mungkin ada, tapi entahlah, otak kecil ku rada lupa soalnya /Sweat/
total 1 replies
Hamimah Jamal
kamu rada aman koji😊
Hamimah Jamal
aku suka aku suka
Hamimah Jamal
kasihan koji
Four.: Koji apa Akira 😌
total 1 replies
Hamimah Jamal
haaahhhh wes rodok waras Thor sirahku seng mumet Lego rasane koji orah Melu".
Four.: sudah gak fertigo lagi kannnn 😁
total 1 replies
Hamimah Jamal
Thor jangan tega deh bikin Akira ngbunuh koji dg tangannya sendiri bikin Akira bunting kek biar gajadi 🥺
Four.: kasihan donggg nanti
total 1 replies
Hamimah Jamal
mulai ada secercah cahaya terang
Four.: senter pembesar 🐱
total 1 replies
Hamimah Jamal
💪💪🔥🔥
Hamimah Jamal
baru dikaryamu yg keren ini Thor aku bacanya serasa nonton film horor bernafas dlm kubur tegang dan takut🙈😁
Four.: tapi sayangnya Akira gak kolab bersama Suzana yaa😅😁
total 1 replies
Hamimah Jamal
sakit kan koji gabisa liat Akira itu masih belum sbrp jika dibandingkan luka tdk berdarahnya Akira saat kamu terus menerus mencumbu luzy
Four.: bagaimana lagi, namanya juga hilang ingatan /Grimace/
total 1 replies
Hamimah Jamal
semoga Akira masih hidup buat mecahin teka tekinya hehe
Four.: semoga saja 😞
total 1 replies
Hamimah Jamal
pusiiiiinggggg😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!