NovelToon NovelToon
SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:138k
Nilai: 5
Nama Author: VhatmaR

Dia selalu tahu kalau suaminya tak pernah menyintainya, Gu Xinjie menikahinya murni karena kasihan. Kakak Xinjie meninggal saat dalam perjalanan menuju tempat pernikahan mereka karena penyakit jantung bawaan yang dimiliki. Sebelum meninggal Gu Fushen meminta Xinjie untuk menikahi Yan Hao menggantikannya. Untuk memenuhi permintaan almarhum, Gu Xinjie terpaksa menikahi Yan Hao sebagai Istrinya.

5 tahun pernikahan mereka, Gu Xinjie selalu memperlakukan Yan Hao dengan sopan, dia selalu menganggap Yan Hao sebagai kakak iparny bukan sebagai istrinya, hingga suatu hari dia tahu kalau suaminya memiliki wanita lain di sisinya. Yan Hao pergi hanya meninggalkan dokumen perceraian di nakas di dalam kamar tidurnya. Saat Yan Hao mulai menjalani kehidupan barunya, tanpa sengaja dia bertemu dengan mantan suaminya di sebuah Club malam, suaminya sepertinya di jebak dengan afrodisiak dan membutuhkan pelepasan, dan Yan Hao akhirnya berakhir di ranjang hotel bersama suaminya, tanpa suaminya sadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VhatmaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapt 22. Paman.... Teman Ibu Kalian.

Gu Xin Ji menatap anak yang memakai kostum Spiderman dan menatap anak yang satunya lagi dengan muram. Kedua anak itu masih berada di pelukannya. Dan mereka juga sepertinya tidak ingin tergesa-gesa turun dari pelukannya.

Keduanya memandang dia dengan tatapan curiga, seolah dia adalah seorang penculik anak. Kepala Gu Xin Ji seperti mati rasa, dia merasa seolah akan diinterogasi karena sebuah kejahatan. Lin Chao yang melihat pemandangan itu, hanya bisa menyembunyikan senyuman.

Meskipun begitu mereka tidak lupa berterima kasih pada Xin Ji. "Terima kasih paman penolong." ujar mereka bersama-sama. "Kata mami, kita harus selalu berterima kasih atas bantuan seseorang meskipun itu kecil" Lanjut Yibao menjelaskan.

Hati Xin Ji langsung meleleh mendengar ucapan kekanakan dari kedua anaknya. "Yah, ini memang anaknya" ujarnya dalam hati dengan bangga.

Namun itu tidak berlangsung lama.

"Kenapa paman bisa masuk rumah kami?" tiba-tiba yang tidak memakai kostum bertanya.

Gu Xin Ji seperti melihat versi dirinya ketika masih muda dulu. Tatapan anak ini, ekspresi wajahnya, dan nada suaranya semuanya seperti dirinya dalam versi mini.

"Paman bahkan tidak melepaskan sepatu." kata Yibao yang memakai kostum Spiderman ada nada menegur dalam suaranya.

Gu Xin Ji hampir muntah darah mendengar kata-kata kedua anak itu. "kalau aku buka sepatu dulu, kalian berdua akan jadi agar-agar di lantai, oke." jeritnya dalam hati. tapi lupakan saja, mereka berdua adalah anakku, aku tidak mungkin kan terlalu perhitungan dengan mereka.

"Paman adalah teman ibu kalian." ucapnya lembut

"Benarkah?" tatapan mereka seolah tidak percaya.

"Nah, apa yang kalian berdua lakukan tadi? apakah kalian tahu kalau itu berbahaya? apakah ibu kalian tidak akan marah saat tahu perbuatan kalian? " Gu Xin Ji mulai dengan rentetan pertanyaan penyelidikan.

Begitu mendengar kata-kata paman penolong, ekspresi keduanya berubah, Yibao yang telah melepaskan topeng spiderman memandang saudaranya dengan bingung.

"Apakah paman akan memberitahu mami?" tanya Yibao cemas. Bagaimanapun dia hanya anak yang baru berusia 2 tahun lebih beberapa bulan.

"Bagaimana kalau kita bekerjasama?" tanya Dabao mencoba bernegosiasi dengan paman penolong

Sudut bibir Xin Ji berkedut, antara mau tertawa atau menangis. Anak-anaknya masih bayi tapi sudah tahu cara mencari solusi atas masalah. "Mereka memang anak-anakku" ujarnya bangga di dalam hati.

"Katakan." Xin Ji berkata sambil memandang kedua anaknya yang telah turun dari pelukannya dan duduk di kursi ruang tamu seperti pria dewasa mini.

"Kami tidak akan memberitahu mami." Kata Yibao malu-malu.

"Bahwa paman tidak melepas sepatu." Dabao melanjutkan sambil melipat tangannya di dada. Lin Chao disisi lain, hampir luka dalam menahan tawa.

"Paman harus membersihkan lantai." Yibao menyambung ucapan saudaranya.

"Kami akan membantu." Dabao berkata dengan serius sambil memandang paman penolong.

"Asalkan paman tidak beritahu mami kejadian tadi." Yibao berkata penuh kemenangan. Mereka berkata bergantian seolah itu sudah diatur.

Lin Chao sudah tidak tahan lagi. Dia berjalan cepat keluar dan tertawa terbahak-bahak sambil menutup mulutnya erat, takut kalau-kalau bos nya marah mendengar tawanya. Ini begitu lucu. Mereka begitu kecil tapi mereka sudah sangat cerdas. Tuan mudanya sepertinya mendapat lawan yang tangguh kali ini, pikir Lin chao masih tertawa.

Xin Ji disisi lain seperti tak percaya memandang Kedua anak yang diyakininya sekarang sebagai putra kandungnya. "Apakah umur mereka baru dua tahun lebih beberapa bulan? apakah ini yang akan dikatakan anak umur 2 tahun?" Xin Ji berkata dalam hati.

Dia mencubit alisnya, kepalanya sakit membayangkan kedua anaknya yang nakal. Ini tidak bisa berlanjut, dia harus segera mengambil alih pendidikan putra-putranya sebelum bertambah kenakalan mereka.

"Apakah kalian tahu, kalau perbuatan kalian tadi sangat berbahaya?!" Xin Ji bertanya dingin, Bagaimana kalau kalian jatuh dan terluka? Apakah ibu kalian tidak akan bersedih?!" Dia menatap anaknya satu persatu, kepala mereka tertunduk.

"Maaf, paman." Dabao berkata pelan dengan mata berkaca-kaca, mata bulatnya yang besar dan berair memerah, sedangkan Yibao sang kakak sudah lebih dulu mengeluarkan air mata.

"Huaaaa.....huuuuu..hiikkss...." Yibao menangis, awalnya pelan kemudian menjadi besar dan terdengar sangat menyedihkan, melihat sang kakak menangis, Dabao yang cool dan tenang pun jadi ikutan menangis, mereka menangis dengan sangat menyedihkan. Biar bagaimanapun mereka hanyalah bayi kecil yang masih belum bisa menahan tekanan.

Melihat kedua anaknya menangis, Xin Ji jadi panik, seumur hidupnya dia belum pernah berhadapan dengan anak batita apalagi anak bayi yang menangis. Bingung bagaiman membujuk anak-ananknya, dia segera mendekati mereka dan berjongkok dihadapan mereka.

"Ssstttt.... Jangan menangis, jangan menangis, paman minta maaf." kata Xin Ji mencoba menenangkan. Bukannya diam Yibao dan Dabao malah semakin kencang menangis. Dengan panik dia memanggil Lin Chao.

"Lin Chao!"

"Ya, Tuan." Lin Chao segera datang.

"Bagaimana membujuk anak yang menangis?" tanyanya.

Lin Chao bengong, "Hah, apa tuan? dia bertanya tergagap.

"Mungkin tuan harus menggendong mereka dan membujuknya dengan kata-kata lembut." Lin Chao memberi saran yang kedengarannya masuk akal.

Gu Xin Ji mendekati anak-anaknya, menggendong mereka dan membisikkan kata -kata lembut seperti saran Lin Chao. "Sssssttttt..jangan menangis lagi..paman minta maaf...paman tidak akan memberitahu ibumu." katanya membujuk.

"Janji," kata Yibao

"Janji." Xin Ji mengiyakan

"Janji kelingking." Dabao berkata sambil menyodorkan tangan gemuk kecilnya yang menggemaskan.

Sudut bibirnya berkedut, dia hampir tertawa, tapi demi menjaga martabatnya di depan sang anak, dia menjaga raut wajahnya tetap tenang. Menyodorkan jari kelingking, dia menautkan jarinya bergantian antara Yibao dan Dabao.

Begitu mendapat janji dari sang paman, kedua makhluk kecil itu langsung merosot turun dan berjingkrak-jingkrak

Xin Ji: "...."

Lin Chao: "...."

"Apa yang terjadi pada batita yang menangis sedih tadi" mereka berkata dalam hati.

Gu Xin Ji bahkan terserang sakit kepala, seumur hidupnya baru kali ini dia dikalahkan oleh seseorang dan itu bukan orang dewasa tapi anak bayi. Dia akhirnya sadar kalau da telah masuk dalam skema meraka.

1
Siti Masitah
kok aq sedih x
FUZEIN
Kahein jelah si kin dan si ji tu..menyampah
FUZEIN
Dah agak dahhhh
Shifa Burhan
perbadaan perlakuan pelakor dan pebinor

pelakor, pada akhirnya novel akan membuat pemeran utama pria memperlakukan pelakor dengan kasar

sedangkan pebinor apapun kesalahannya pada akhirnya pemeran utama wanita akan tetap memperlakukan dia lembut penuh kepedulian,

miris kan
Agatha cute📴
keren....
VhatmaR: Huwwaaaa....kamu membacanya 😍👍
total 1 replies
IHS🇲🇨🇲🇨
bintang 5 untukmu
VhatmaR: Mantap
total 1 replies
IHS🇲🇨🇲🇨
i love it. nice story../Good//Good/
IHS🇲🇨🇲🇨
mulai membaca
Nur Rohim
/Drool/
Teteh Lia
wkwkwk. ingusnya jg ikut nempel tuh
Teteh Lia
semakin tenang suaranya, semakin marah. baru tahu nih ada orang yg begini. 👍
💞DARRA💞💖
kak pkbr? semoga kak author baik2 aja ya,krn dah lama bgtz gak up?
VhatmaR: A siap... makasih dukungannya /Rose//Ok/
total 3 replies
💞DARRA💞💖
maaf br bisa komen,kmrin masih agak shock krn tiba2 paman meninggal jd hrs pulkam.
💞DARRA💞💖: makasih kak 🙏
total 2 replies
Dheaadimu
Semangat author🥰
Dheaadimu
Semangat author😍
Mira Noviarti Salampessy
kereen ceritanya ukhtifillah shalihah 🥰
VhatmaR: assalamualaikum, Halo ukhti, mampir dong di buku baruku KAPTEN TAMPAN MILIK THARA

Thara melihat sebuah mobil mewah meledak di depan matanya, baik supir maupun penumpang tidak ada yang selamat. keesokan harinya Thara baru tahu kalau itu adalah Kapten Penerbang Yusuf Iskandar Winata Putra Mahkota keluarga Winata, taipan terkaya se Asia. Kakek Winata meninggal karena serangan jantung mendengar sang cucu meninggal kecelakaan. Sang ibu koma karena syock. Perusahaan hampir bangkrut karena perebutan kekuasan di internal perusahaan. Dunia bisnis mengalami guncangan. Tharania terbangun dengan tubuh bermandikan keringat dingin, ternyata dia bermimpi lagi, dan kali ini sasaran mimpinya seorang kapten. Apakah mimpi Tharania akan menjadi nyata? Apakah Yusuf berhasil di selamatkan jika itu nyata? Saksikan di KAPTEN TAMPAN MILIK THARA ❤ Penulis VhatmaR

hAPPY rEADING
total 2 replies
Shifa Burhan
aithor punya hak mutlak
hanya dara untuk author
seperti gu xinji yang memberantas dan menghukum pelakor dan berjuang membuktikan cintanya pada istrinya

alangkah indahnya cinta mereka jika

yan hao juga yang memberantas dan menghukum PEBINOR dan berjuang membuktikan cintanya pasa suaminya
Shifa Burhan
mudah2an prlakor dan PEBINOR dapat balasan yang sama2 dan perlakuan yang sama
Shifa Burhan
gu xinji sudah banyak berjuang dan berkorban menunjukan dan membuktikan cintanya pada yang hao

sekarang saatnya yang hao pula yang berjuang dan membuktikan dia pantas di perjuang dan cintai oleh suami sahnya

wanita yang berjuang untuk suaminya bukan wanita lemah tapi wanita sejati dan kuat, wanita ini adalah wanita yang pantas dicintai dan di perjuangkan pula
VhatmaR: mari kita liat, sekuat apa perjuangan Yan Hao terhadap orang yang memisahkan dia dengan suaminya
total 1 replies
Nadilla Dilla
cepat sembuh ya mamanya Thor
jangan lupa jaga kesehatan juga ya Thor
makasih Udah up
VhatmaR: aamiin.. terima kasih doanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!