NovelToon NovelToon
Legenda Bayangan Malam

Legenda Bayangan Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:137.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: 23R0

Bersama dengan anak-anak lainnya, dia dilatih dan dididik untuk menjadi pembunuh bayaran. Namun sebuah fakta mengubah semuanya dan malah membuatnya menyimpan dendam terhadap Asosiasi Bulan Darah.

"Kalian mengubahku menjadi pembunuh dan sekarang, aku-lah yang akan membunuh kalian semua!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 23R0, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 22. Kembali ke kota Yunji.

Rasa bersalah dalam dirinya membuat Sun Xiang mengambil keputusan untuk menjaga Yin Hua, selain itu Sun Xiang juga merasa kasihan pada Yin Hua yang memiliki kekurangan.

Jika dia adalah wanita normal, Sun Xiang pastinya tidak akan mengambil keputusan tersebut, dan pastinya ia akan mencari cara lain untuk menebus rasa bersalahnya itu.

Selain memiliki rasa bersalah dan kasihan, Sun Xiang juga tidak tega membiarkan Yin Hua tinggal sendirian, terlebih lagi semua warga ibukota tidak suka padanya.

"Yin Hua, aku mungkin tidak sebaik mendiang kakek mu, tapi yang pasti aku akan selalu menjagamu" ucap Sun Xiang.

"Tapi..."

"Aku mohon, jangan menolak keinginanku ini" ujar Sun Xiang memotong perkataan Yin Hua.

"Baiklah, tapi jika tuan berubah pikiran, aku mohon agar tuan mau mengantarku kembali ke sini."

"Tenang saja, keputusanku untuk menjaga dan melindungi mu tidak akan pernah berubah" sahut Sun Xiang.

Malam harinya.

Sun Xiang duduk di depan rumah Yin Hua sembari menatap langit malam yang dihiasi jutaan cahaya bintang, pikirannya melayang jauh mengingat masa-masa saat bersama kakeknya dahulu.

Kala itu, kakeknya pernah berpesan untuk menemukan seseorang yang akan menggantikan posisinya, namun Sun Xiang malah salah mengartikan maksud kakeknya itu.

Tapi sekarang, Sun Xiang sudah benar-benar memahami semuanya, hanya saja ia belum menemukan seseorang yang cocok untuk menjadi teman hidupnya.

"Hahh... Aku benar-benar merindukan kakek" gumamnya pelan.

"Tuan Sun..."

Sun Xiang menoleh kearah Yin Hua, "kau belum tidur?"

"Aku tidak bisa tidur" jawab Yin Hua, kemudian duduk di sebelah Sun Xiang.

"Kau masih mengingatnya?" tanya Sun Xiang, namun hanya dijawab dengan anggukan oleh Yin Hua.

"Melupakan seseorang yang sangat berarti memang sangat sulit, tapi kau harus ingat bahwa kehidupan ini akan terus berjalan."

"Apa tuan Sun pernah kehilangan sebelumnya?"

Sun Xiang mengangguk pelan, lalu menceritakan tentang kisah hidupnya hingga saat ini. Termasuk dirinya yang pernah menjadi bagian dari asosiasi Bulan Darah.

"Sekarang aku tahu kenapa aku bisa menabrak mu waktu itu."

"Benarkah? Memangnya kenapa?" tanya Sun Xiang.

Yin Hua kemudian menjelaskan, walaupun ia tidak bisa melihat namun kemampuan yang ia miliki membuat dirinya mampu merasakan keberadaan orang lain.

Akan tetapi, ketika pertamakali bertemu dengan Sun Xiang, kemampuannya seperti tidak bekerja dengan baik dan yang ia rasakan saat itu hanyalah kegelapan.

"Bisa kau jelaskan dengan lebih rinci?"

"Tuan Sun, jika kau menutup mata apa yang akan kau lihat?"

"Tentu tidak ada karena semuanya menjadi gelap."

"Itulah yang kurasakan saat pertamakali bertemu dengan mu, tuan Sun. Bahkan butuh waktu bagiku untuk menemukan keberadaan mu."

"Yang kau katakan itu memang benar adanya, karena yang ada dalam diriku hanyalah kegelapan" ucap Sun Xiang.

"Tidak, tuan... Aku justru masih bisa melihat setitik cahaya kecil dalam dirimu. Cahaya kecil yang bersinar ditengah kegelapan."

"Hahh..." Sun Xiang menghela napas panjang. "Itu hanya cahaya kecil, lambat-laun cahaya itu akan ditelan oleh kegelapan."

"Anda salah, tuan Sun. Justru cahaya inilah yang akan menuntun mu ke tempat paling gelap."

"Kalau begitu, akan ku pastikan agar cahaya ini tidak padam" sahut Sun Xiang.

Keduanya terus mengobrol hingga larut malam, kebersamaan mereka menciptakan kehangatan yang bahkan tidak mampu ditembus oleh dinginnya udara malam.

***

Hari-hari kembali berlalu dengan begitu cepat, Sun Xiang yang memutuskan untuk menjaga Yin Hua kini tinggal dan menetap untuk sementara waktu di rumah Yin Hua.

Dalam beberapa hari terakhir ada beberapa orang yang datang ke sana untuk mengganggu Yin Hua, namun Sun Xiang berhasil mengusir dan menakuti mereka semua.

Akan tetapi, tindakan yang dilakukan oleh Sun Xiang justru membuat Yin Hua semakin buruk di mata warga kota, bahkan mereka menganggap bahwa ada iblis di rumah itu.

"Wanita iblis, keluar kau!"

Yin Hua yang sedang beristirahat di kamarnya tersentak kaget mendengar teriakan itu. Namun ia tidak berani keluar karena Sun Xiang sedang tidak ada di rumah.

"Keluar sekarang atau kami akan membakar rumah ini!"

Ancaman itu berhasil membuat Yin Hua menunjukkan dirinya pada warga yang kini berada di depan rumahnya, bagaimanapun juga, ia tidak ingin kehilangan rumah itu.

"Seret perempuan sialan itu ke alun-alun!"

"Baik!"

Woshhhh!

Disaat yang hampir bersamaan, Sun Xiang muncul di sana sembari melepaskan hawa membunuh, seketika itu juga suasana ditempat itu berubah mencekam.

"Bukankah sebelumnya sudah kukatakan untuk tidak datang ke tempat ini lagi?!"

Kemunculan Sun Xiang dan hawa membunuh yang ia lepaskan membuat mereka semua terdiam, tidak ada seorangpun yang berani bicara ataupun menatapnya.

"Tinggalkan tempat ini sekarang juga atau aku akan membunuh kalian semua!" ujar Sun Xiang.

Ancaman Sun Xiang tentunya tidak main-main dan jika tidak memikirkan Yin Hua, Sun Xiang pasti sudah membinasakan mereka semua ketika dirinya tiba di sana.

Setelah semua orang itu pergi, Sun Xiang kemudian menghampiri Yin Hua dan untuk kesekian kalinya, Sun Xiang mencoba membujuk Yin Hua untuk meninggalkan kota itu.

"Yin Hua, aku tahu tempat ini adalah tempat dirimu dilahirkan, tapi sampai kapan kau akan bertahan dengan kondisi ini?"

"Ikutlah denganku, aku tahu tempat yang lebih baik dibandingkan dengan kota ini."

Yin Hua tidak mengatakan apapun dan langsung masuk ke rumah. Setelah hampir setengah jam lamanya, barulah Yin Hua keluar dari rumahnya dan menghampiri Sun Xiang.

"Aku sudah siap, mari kita berangkat sekarang."

"Benarkah? Apa kau yakin dengan keputusanmu ini?"

Yin Hua mengangguk, "aku sangat yakin. Lagipula sudah tidak ada yang bisa diharapkan dari tempat ini."

"Baiklah, mari kita berangkat" ucap Sun Xiang, kemudian membawa Yin Hua meninggalkan ibukota kekaisaran.

Karena belum memiliki tempat tinggal, Sun Xiang memutuskan untuk membawa Yin Hua menuju ke kota Yunji, setidaknya mereka bisa tinggal di sana sampai ia menemukan tempat yang lebih baik.

Selama perjalanan menuju kota Yunji, mereka sempat dihadang oleh para perampok juga hewan spiritual, namun Sun Xiang bisa mengalahkan semuanya dengan mudah.

Dan setelah menempuh perjalanan yang panjang, mereka berdua akhirnya tiba di kota Yunji. Para penjaga gerbang yang sudah mengenal Sun Xiang menyambut kedatangannya dengan baik.

"Sun Xiang, kemana saja kau selama ini?"

"Hanya melakukan pengembaraan" jawab Sun Xiang.

"Benarkah? Lalu siapa nona cantik ini, apa dia istrimu?"

"Aku..."

"Benar, dia istriku!" ujar Sun Xiang memotong perkataan Yin Hua.

Sun Xiang terpaksa berbohong demi kebaikan Yin Hua, karena ia tidak ingin Yin Hua mengalami hal yang sama seperti sebelumnya.

"Hahahaha! Kalau begitu selamat untuk pernikahanmu."

"Ada apa ini? Siapa yang menikah?"

"Komandan, lihatlah siapa yang datang!"

"Sun Xiang? Jadi kau sudah menikah?" tanya sang komandan.

"Begitulah..."

"Cihh... Lalu kenapa kau tidak mengundangku? Apa kau sudah melupakan kami semua yang ada di sini?!"

"Bukan begitu komandan, aku hanya tidak ingin menyusahkan dan mengganggu tugas kalian."

"Baiklah, tapi kau harus bertanggung jawab dan mengadakan pesta untuk kami malam ini!"

"Tentu..."

1
David Manjin
lama sekali lanjutnya
Jumono Mutia
lanjut dong
𝕸𝕬𝕾𝕿𝕰𝕽𝕾 𝕷𝕰𝕰, 𝕬𝕸𝕶
SUDAH TAMAT KAH KISAH INI, ATO AUTHOR NYA YANG SUDAH KOIT
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
kemunculan Asura dan Yama untuk membujuk Sun Xiang lagi untuk menerima kekuatan mereka lagi...😀
Jimmy Avolution
dan akhirnya Sun Xiang berhasil...😀
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
mendapatkan warisan...
Jimmy Avolution
ayo
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
bantai
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!