NovelToon NovelToon
Hidup Kembali

Hidup Kembali

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:713.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: cahaya_bintang

Adelia adalah gadis yang pekerja keras, ia merantau di kota besar agar bisa memenuhi kebutuhan ayah dan kakanya yang berada di rumah. Semua ia berikan agar bisa membahagiakan kedua orang yang sangat ia sayangi namun penghianatan kakak Adelia dan Riki membuat dirinya dibunuh dan meninggal.

Tuhan masih berbaik hati memberikannya kesempatan kedua untuk hidup, namun masalahnya ia berada di tubuh orang lain. ia bertekad untuk membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berita Buruk

Vanessa sekarang sudah sampai di kafe tempat ia janjian dengan mas Arya, tadi mas Arya menelfon minta janjian katanya ada hal penting yang hendak di sampaikan. Segera setelah ia melihat Vanessa datang mas Arya mengangkat tangannya agar Vanessa tau dimana tempatnya duduk.

"Udah nunggu lama ?". Tanyanya saat sudah mendaratkan bokongnya di kursi tepat depan mas Arya duduk.

"Aku juga baru kok, aku udah pesenin buat kamu". Vanessa hanya tersenyum tipis, ia sangat penasaran apa yang hendak di sampaikan mas Arya tapi jika langsung bertanya sepertinya tidak sopan dan terkesan terburu-buru.

Pelayan membawakan makanan dan minuman yang mas Arya tadi pesan, terlihat mas Arya mengambil gelas berisi kopi dan ia minum sampai habis setengah sedangkan Vanessa belum menyentuh makanan dan minumannya.

"Enak ya kopinya ?". Tanya Venessa yang agak sebal lantaran sepertinya mas Arya suka dengan kopi itu, nyatanya kopi tersebut langsung tinggal setengah sedangkan kopi buatannya dulu di banting sampai pecah gelasnya.

"Biasa aja". Jawabnya santai, andaikan mas Arya tau jika Vanessa tak percaya dengan jawabannya saat ini.

"Kalau biasa aja kok hampir habis, yang pasti rasanya lebih enak dari buatanku ya ?". Mas Arya bingung dan tersenyum untuk mencairkan suasana, ia bingung lantaran sepertinya suasana hati Vanessa saat ini sedang tidak baik. Mas Arya mendekatkan tangannya dengan tangan Venessa dan mengenggam tangan putih itu.

"Ya enakan buatan kamu, kamu kenapa hari ini ?". Vanessa menarik tangannya yang di genggam mas Arya, ia merasa di bohongi lantaran isi hati mas Arya dengan mulutnya tidak singkron.

"Kalau enak kok dulu kopi buatan aku di lempar sampai pecah". Mas Arya terkekeh ia tak habis pikir ternyata itu yang membuat Vanessa sampai badmood seperti itu. Kalau di fikir Vanessa pantas marah mengingat dirinya dulu memang sangat keras pada Vanessa.

Tapi itu bukan tanpa sebab, ia melakukan itu karena mencintai Vanessa dan hampir menyatakan cintanya namun tak disangka Vanessa sudah punya kekasih hati, ingin ia melupakan Vanessa namun setiap hari bertemu membuatnya malah semakin mencintai Vanessa hingga ia merasa sakit ketika Vanessa telfonan dengan kekasihnya tersebut.

"Apa kau tidak menyadari kalau aku melemparkan kopi setiap kau habis terfonan dengan pacarmu ?". Vanessa tercengang, ia mencoba mengingat kala masih menjadi sekertaris mas Arya dan memang mas Arya selalu meminum kopi buatannya tapi tak setiap hari juga acara lempar gelas ada.

Ia mengerti jadi ini mas Arya cemburu saat ia telfonan dengan Riki hingga membuatnya kena marah dan terjadilah insiden lempar gelas tersebut, ia jadi terkikik sendiri dalam hati tak menyangka jika sang atasan kalau sudah marah akan seperti itu hanya karena cemburu, tapi bagaimana mas Arya tau jika ia telfonan dengan Riki sementara itu ia lakukan saat tak di jam kantor dan tidak di tempat terang-terangan.

"Bagaimana mas Arya tau aku habis telfonan dengan Riki? ". Mas Arya seketika gugup dan mengusap tengkuknya.

"A aku mengikutimu saat kau hendak telfonan di tangga darurat".

Terbongkar sudah ia sering menggigit Vanessa, seranga mau di taruh dimana mukanya karena ketahuan menguntit anak buahnya sendiri apalagi saat Vanessa sedang bertukar kabar dengan kekasihnya.

Vanessa membulatkan matanya tak percaya, jadi selama ini saat ia telfonan dengan Riki mas Arya tau dan mendengar semuanya, ia sangat malu apalagi tak jarang juga Vanessa memanggil Riki dengan ungkapan sayang yang sekarang berubah menjadi benci.

"Maaf aku tidak mengerti sendiri mengapa aku melakukan itu". Tuturnya dengan suara parau, ia sangat malu ketahuan tapi kejujuran akan lebih baik toh Vanessa sudah tau kalau Vanessa sangat ia cintai bahkan akan menikah.

"Tidak apa tapi kalau aku tau sejak dulu mungkin aku akan sangat marah dan malu". Vanessa menghela nafas ia merasa canggung sekarang. "Kalau difikir aku sangat bodoh waktu itu selalu menghubunginya setiap hari padahal ia tak suka kalau aku menghubunginya".

"Dia tidak pantas mendapatkan cintamu, kau terlalu berharga baginya". Tangan mas Arya kembali menggenggam tangan Vanessa, "sebenarnya aku senang dia tidak mencintaimu dengan sungguh-sungguh kalau tidak pasti aku tidak akan ada di sini bersamamu sekarang".

Vanessa mengangguk setuju, memang benar apa yang di katakan mas Arya kalau tidak ada kejadian itu pasti sekarang akan berbeda cerita dan Vanessa tidak akan pernah tau kebusukan kakaknya dan Riki di belakangnya.

"Apa yang mas Arya katakan benar, lalu ada apa mas Arya menyuruhku datang ke sini ?". Tanya Vanessa kemudian mas Arya berdecak karena ia sendiri sampai lupa mengapa menyuruh Vanessa datang padahal ia sudah mempersiapkan kabar untuk Vanessa ketahui.

"Sebenarnya ada kabar buruk untuk kita terutama untukmu, aku harap kau tidak akan terlalu kecewa setelah mendengar ini". Nada suara mas Arya kini sangat serius membuat Vanessa takut lantaran apa yang mas Arya katakan untuk jangan kecewa membuatnya penasaran di lingkupi rasa takut.

"Aku telah melaporkan polisi dan menyuruh polisi untuk membuka kasusmu tapi... Saat polisi menyelidiki mereka tak menemukan bukti yang kuat untuk menjebloskan kakakmu dan Riki ke penjara, apalagi kasus ini sudah cukup lama". Vanessa terkesiap, tiba-tiba air matanya luruh mendengar kakaknya dan Riki tak pernah mendapat hukuman.

Padahal ia sudah sampai meninggal dan kalau Tuhan tak memberikannya kesempatan kedua untuk hidup kembali pastinya Vanessa tak akan mengetahui kenyataan yang sesungguhnya kalau ia mati sia-sia.

"Lalu apa mas ? Apa yang mesti aku lakukan ? Aku nggak bisa biarin mereka bebas kesana kemari bahagia sementara aku disini yang jadi korban sekaligus kambing hitam". Vanessa menggeleng dengan kuat, ia tak terima akhirnya akan seperti ini, ia tak rela kedua penghianat itu bebas sementara ia menderita dengan semua perlakuan mereka dulu.

"Kau tenang dulu, aku akan membantumu untuk menjebloskan mereka ke penjara tapi rasanya sulit kalau hanya dengan kasusmu, maka kita akan menjebloskan mereka ke penjara dengan kasus yang lain".

"Maksud mas Arya apa ?". Mas Arya tersenyum dan mengangkat tangannya lalu menjentikkan jari, dari arah belakang Vanessa seorang laki-laki berdiri dari duduknya setelah mendapat instruksi dari mas Arya untuk mendekat.

Lelaki tanpa ekspresi itu berdiri diantara Vanessa dan mas Arya, membuat Vanessa bingung mengapa mereka kedatangan lelaki itu dan apa hubungannya dengan kasusnya, apa lelaki itu seorang polisi atau apa Vanessa tak tau.

"Dia siapa mas ?". Tanya Vanessa ia masih tak mengerti apa rencana mas Arya.

"Dia adalah Aldi orang yang akan membantu kita menjebloskan Riki dan Kakakmu ke penjara"

1
Atoen Bumz Bums
knpa gak dihotel
Atoen Bumz Bums
alena atau aneta thor
aldikn gak tau
Atoen Bumz Bums
pecat aja Riki biawak itu
Atoen Bumz Bums
manfaat kn kesempatan adel
Atoen Bumz Bums
nasib baik untuk Adelia
transmigrasi ke tubuh anak orang kaya men punya orang tua baik walaupun sibuk sama kerjaan jadi nggak perlu susah cari duit lagi
Atoen Bumz Bums
udah nggak ketulungan bege-nya
Atoen Bumz Bums
kenapa nggak pernah ngomong sama bapak nya
Atoen Bumz Bums
gara2 kakak taik
assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, aku izin pamit, mau cari novel lain saja, cerita mu sebenarnya sangat bagus tetapi terlalu vulgar, dan terlalu salah jika dibaca, maaf ya kak bukan menjelekkan tetapi di bab bab awal memang tidak baik, saya lebih suka dengan cerita yang mc nya berkelas dan tidak rendahan, bukan menghina tetapi tolong jika buat cerita dewasa jangan terlalu vulgar apa lagi sampai menjual diri, MC nya saja seperti itu apalagi alurnya
Atoen Bumz Bums: tinggal skip,
total 1 replies
hallo assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, tolong ya kak kalau buat cerita dikoreksi dengan baik, cerita mu di bab bab awal terlalu salah kak, bukan menjelekkan tetapi takutnya ada pembacamu yang masih dibawah umur
hah tor tor, kalo buat cerita jangan terlalu keterlaluan, kau sendiri pun juga enggak tahu pembaca karya mu itu ada yang di bawah umur atau tidak, aku bukan bermaksud menjelekkan tetapi secara tidak langsung kamu juga sudah melakukan hal hal yang tidak baik dengan membuat cerita seperti ini, cerita yang kau buat sebenarnya sangat bagus, tapi dikira kira juga kalau mau berkarya, yang ku takutkan itu satu kak, yaitu jika ada pembaca yang masih dibawah umur, tolong jika membuat cerita diperhatikan dulu ya kak, terimakasih
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
SantosaDebora
bego bgt sih, masa segtu gampangny ngasih uang byk gk curiga & gk ngecek dl
Nanik Lestari
Oon
ARA
Jadi ingat film Conjuring😱
ARA
Penasaran 😱😱😱
ARA
Arya lagi sama wulan?? 😜😁😁#typo
ARA
😁😁😁😁😁
ARA
Saking pengen ngerasain shoping sampai ke mall pagi2 barengan jam karyawan Absen😁😁😁
ARA
Semangat Adelia.. Bantai para penghianat cinta😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!