Dahulu, Yin Xiang hanyalah seonggok sampah tidak berguna dan berasal dari keluarga pengkhianat kekaisaran. Kehadirannya bahkan dianggap sebagai pembawa sial bagi setiap orang. Karenanya, Yin Xiang kerap sekali direndahkan dan disiksa.
Suatu hari, Yin Xiang terjatuh ke jurang neraka tanpa dasar. Di sana, Yin Xiang menemukan serpihan jiwa Dewa Kegelapan dan Yin Xiang ditunjuk sebagai penguasa kegelapan berikutnya. Yin Xiang bangkit dan menjadi orang yang kuat. Yin Xiang bertekad membalas dendam semua orang yang sudah menghinanya serta keluarganya. Selain itu, Yin Xiang harus berhadapan dengan kaum vampir yang mengganggu kehidupan manusia.
Bagaimana kisah Yin Xiang membalaskan dendamnya? Apakah Yin Xiang bisa menghadapi para kaum vampir yang datang mengganggu? Ikuti kisah Yin Xiang dalam cerita 'Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virisani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22: Pergerakan Kaum Vampir
Jauh di pinggiran Kekaisaran Yu, ada sebuah desa bernama Desa Air Bening. Dinamakan 'Air Bening' karena semua air yang berada di desa itu memiliki warna yang sangat jernih. Tidak keruh, tidak berwarna, bahkan berbau. Rasanya pun agak manis dan dipercaya mengandung banyak sekali khasiat untuk kesehatan.
Namun, sejak beberapa hari lalu, air di desa berubah warna menjadi merah. Tidak, bukan akibat dari limbah atau pengaruh negatif manusia, melainkan akibat dari tetesan darah setiap makhluk hidup di sana.
Ya, Desa Air Bening mengalami penyerangan hebat selama beberapa hari ke belakang. Menewaskan banyak sekali nyawa tak berdosa. Tidak meninggalkan jejak lain, kecuali dua bekas gigitan di leher para manusia. Bisa dipastikan kalau penyerangan ini dilakukan oleh para kaum vampir.
Pergerakan kaum vampir yang tidak terduga ini membuat gempar seluruh Kekaisaran Yu. Rakyat mulai resah dan cemas. Bagaimana jika kejadian serupa terjadi pada desa mereka?
Keresahan rakyat dan banyaknya permintaan peningkatan keamanan membuat Kaisar Yu Zhan menghela napas lelah. Pikirannya sudah tidak karuan lagi. Baru saja dia menerima kabar tentang menghilangnya seluruh harta milik lima klan besar, kini muncul kejadian yang lebih mengkhawatirkan lagi.
"Perintahkan pasukan elit untuk ke Desa Air Bening. Basmi semua vampir yang ada di sana sampai habis. Perketat penjagaan keamanan di setiap sudut kota," perintah Kaisar Yu Zhan pada jenderal kepercayaannya.
Sang jenderal langsung berlalu setelah mendapat izin untuk pergi. Menjalankan titah dari Kaisar Yu Zhan. Sang jenderal membawa satu pasukan yang berisi seratus prajurit tangguh untuk dikirim ke Desa Air Bening dan dipimpin langsung olehnya.
Yin Xiang yang mendapat laporan dari mata-matanya di istana juga memerintahkan Serigala Perak untuk ikut pergi ke Desa Air Bening. Tidak, Yin Xiang tidak bertujuan untuk membantu menumpas para vampir. Tapi, Yin Xiang ingin sedikit bermain dengan pasukan elit milik kekaisaran itu.
Perjalanan menuju Desa Air Bening tidak memakan waktu lama jika melewati hutan dan memotong jalan. Baik pasukan elit kekaisaran ataupun rombongan Yin Xiang, mereka sampai di Desa Air Bening saat malam hari. Dua rombongan itu pun menginap di salah satu tempat penginapan di sana.
Malam hari terasa sangat sunyi dan mencekam. Di saat semua orang sudah mulai terlelap, suara kasak-kusuk terdengar dari luar. Para prajurit kekaisaran elit kekaisaran terkesiap di tempat tidur masing-masing. Kaum vampir mulai menunjukkan kehadiran mereka.
Yin Xiang menatap dingin semua kaum vampir yang mulai muncul. Di atas atap rumah warga, Yin Xiang berdiri sambil memegang pedang kegelapan miliknya. Gadis itu menunggu para prajurit elit kekaisaran yang akan menghadapi para vampir.
"Vampir sialan! Beraninya kalian mengganggu ketenangan rakyat kekaisaran Yu!!" sentak seorang prajurit.
Yin Xiang menyunggingkan senyum miringnya. Akhirnya, dia bisa memulai permainan yang sudah terencana di otak cantiknya. Gadis itu bersiul pelan, mengirimkan kode pada anggota Serigala Perak yang tengah bersembunyi di kegelapan malam.
"Hahaha! Wah, wah! Ternyata Kaisar Yu Zhan mengirimkan pasukan kecilnya kemari. Tapi, apa kalian yakin bisa mengalahkan kami?" kata salah satu vampir dengan nada merendahkan. Ada sekitar tiga puluh vampir dengan jubah hitam membalut tubuh mereka masing-masing. Menyisakan mata tajam berwarna merah serta taring yang mencuat keluar. Para vampir itu juga mengeluarkan aura permusuhan yang kental.
"Tentu saja! Kalian hanya berjumlah tiga puluh! Tidak sebanding dengan kami yang berjumlah seratus! Kalian pikir kami prajurit lemah?!" ucap prajurit lainnya.
Dengan pedang terangkat, para prajurit itu menyerang kaum vampir yang ada di hadapan mereka. Pertarungan pecah di kegelapan malam. Membuat semua rakyat takut dan ragu untuk sekedar mengintip. Pintu dan jendela tertutup dengan rapat.
Pedang milik prajurit kekaisaran berbenturan dengan kekuatan milik kaum vampir. Mereka saling menyerang dengan sengit. Melumpuhkan satu sama lain. Kemampuan dan kekuatan mereka berada di tingkatan yang sama. Tiga puluh vampir itu berhasil mengatasi seratus prajurit elit kekaisaran.
Kekuatan mereka saling berbenturan satu sama lain. Menimbulkan suara debaman keras. Beberapa dinding bangunan mengalami keretakan akibat pertempuran hebat dua kaum itu.
Melihat bagaimana tingkat kekuatan mereka, Yin Xiang menyeringai lebar. Disaat kekuatan kaum vampir mulai terkuras, Yin Xiang bersiul lagi. Mengirimkan kode pada para anggota Serigala Perak untuk bersiap menyerang. Menggoyahkan formasi pertahanan prajurit kekaisaran Yu.
Sebelumnya, Yin Xiang sudah memasang pelindung khusus untuk semua rakyat yang ada di Desa Air Bening. Agar tidak ada nyawa yang tidak bersalah menjadi korban atas kegilaannya.
Ling Feng dan anggotanya muncul dari balik kabut. Mereka memakai topeng berwarna perak dengan balutan jubah berwarna hitam kemerahan. Kemunculan Serigala Perak membuat dua kaum yang tengah beradu kekuatan, menghentikan aksi mereka.
"Siapa kalian?! Jangan ikut campur!" peringat jenderal Kekaisaran Yu. Yin Xiang melompat dari atap ke bawah. Mendarat tepat di hadapan sang jenderal. Cahaya rembulan menyorot wajahnya yang tertutup oleh topeng perak dengan corak emas.
"Kami? Serigala Perak. Malaikat kematian kalian!" Yin Xiang menghunuskan pedangnya ke arah sang jenderal. Beruntung, sang jenderal memiliki reflek yang bagus. Serigala Perak yang lain mengikuti langkah Yin Xiang. Mereka juga menyerang para prajurit kekaisaran.
Kaum vampir mengernyitkan dahi mereka. Dalam benak para vampir itu, terpatri satu pertanyaan, 'Kenapa mereka menyerang pasukan kekaisaran? Siapa mereka?'
Tak ayal bahwa para vampir itu cukup tenang dengan bantuan yang diberikan Yin Xiang. Setidaknya, mereka masih memiliki kesempatan untuk melarikan diri dibanding melawan para prajurit kekaisaran.
Prajurit kekaisaran mulai terpojok oleh serangan dari Yin Xiang. Mereka menatap sinis pasukan Yin Xiang. Mereka benar-benar dibuat kesal oleh Yin Xiang dan Serigala Perak. Dengan ketus, mereka berkata, "Kalian! Apa tujuan kalian menyerang?! Tidakkah kalian tahu kalau kami prajurit elit kekaisaran yang bertugas menumpas vampir?!"
Yin Xiang tertawa sarkas mendengar ucapan itu. Gadis itu menanggapi, "Oh, lalu? Haruskah aku peduli? Tugas kalian tidak ada sangkutannya denganku. Itu sudah menjadi kewajiban kalian untuk melindungi kekaisaran. Aku dan pasukanku hanya ingin bermain sebentar dengan kalian. Anggap saja ini ujian dari tugas kalian."
Yin Xiang kembali mengayunkan pedangnya dengan penuh tenaga. Gadis itu berhasil membuat jenderal kekaisaran terdesak mundur. Kemampuan Yin Xiang yang berada di atas sang jenderal memudahkan gadis itu untuk mengalahkannya. Tidak, Yin Xiang tidak memiliki niat untuk membunuh sang jenderal ataupun prajurit yang lain. Dia hanya ingin membuat mereka terluka cukup parah sebelum bertarung dengan kaum vampir lagi.
Setelah puas bermain-main dengan pasukan elit kekaisaran, Yin Xiang akhirnya berhenti. Dia juga memerintahkan semua anggota Serigala Perak berhenti menyerang. Gadis itu berjongkok di hadapan sang jenderal. Dia mencengkram dagu sang jenderal dengan kuat. Mata Yin Xiang menusuk tepat di kedua mata pria itu. Seolah menyusup ke dalam jiwanya. Yin Xiang berkata, "Sampaikan pada Kaisar Yu Zhan bahwa Yin Xiang dan Klan Yin tidak akan melepaskannya dengan mudah. Katakan bahwa Yin Xiang dan seluruh Klan Yin akan menuntut balas atas apa yang telah menimpa Klan Yin. Suruh dia untuk bersiap melihat kehancuran di depan matanya. Kehancuran Kekaisaran Yu saat dia menjadi kaisar."
Setelah mengatakan itu, Yin Xiang langsung menghilang. Hanya menyisakan kabut hitam yang menyelimuti seluruh tempat pertarungan tadi berlangsung. Beriringan dengan itu, jeritan kesakitan dari kaum vampir terdengar bersahutan. Apa yang terjadi? Tentu saja, Yin Xiang dan Serigala Perak pelakunya. Mereka membantai semua vampir yang ada sebelum bertolak pulang ke Klan Yin. Meninggalkan pasukan elit kekaisaran yang tengah terluka cukup parah di Desa Air Bening.
***
saling dukung yukk
mending cetak aja mukamu di koin atau lembaran mata uang
dijamin, semua orang bakal kenal