NovelToon NovelToon
My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Single Mom / One Night Stand / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:63.4k
Nilai: 5
Nama Author: Gregorious

(AWAS. KHUSUS ***++ ADA BANYAK ADEGAN MEMANCING GAIRAH. JANGAN YA DEK YA) Dia dikhianati pacarnya. Dia berusaha menenangkan diri di kamar sebuah hotel. Tapi dia malah diperkosa oleh Gerson, seorang CEO sombong karena suatu kesalah-pahaman.

Bella hamil dan diusir orang tuanya dari rumah. Dia harus melahirkan dalam kondisi sulit.

Tujuh tahun kemudian, Bella kembali dipertemukan dengan Gerson dan harus bekerja di kantornya Gerson.

Di saat yang sama, Bella melihat wawancara Gerson di Youtube. Dia meminta anak-anaknya untuk menjauh kalau melihat Gerson.

Tapi anak kembarnya yang jenius itu, memilih untuk bertindak sebaliknya. Bukannya menjauh, mereka malah terus menyerang Gerson.

Sejak itu, hidup Gerson tidak lagi tenang karena terus diganggu oleh si kembar jenius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gregorious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22 Pacar Bohongan

"Aku cuma memikirkan pekerjaan dan dua anakku, Pak. Aku tidak memikirkan hal-hal yang lain," tandas Bella.

Bella tidak suka dengan cara Rudi ini yang nampak memang akan berusaha menjurus-jodohkan dia dengan orang yang dibenci Bella itu.

"Kalau kamu pikir kamu tidak layak untuk pak Gerson karena kamu sudah punya dua anak, maka kamu harus menghilangkan perasaan itu. Karena bisa saja Pak Gerson akan menerima kamu dengan dua anakmu itu, Bella."

"Aku yang tidak mau dua anakku mendapatkan ayah seperti Pak Gerson, pak!"

"Kenapa kamu bilang begitu? Kamu kan tidak mengenal Gerson? Dia tidak jahat, kok. Dan dia selalu nanya-nanya tentang kamu. Dia menaruh perhatian besar kepadamu, Bella."

"Aku mengenal Pak Gerson, Pak. Aku mengenalnya."

"Aku tidak tahu kamu mendapatkan gosip dari mana tentang Pak Gerson tetapi jangan langsung percaya pada gosip, Bella. Ada yang benar tapi gosip itu sering salah, Bella."

Kata-kata Rudi ini membuat Bella semakin marah. "Please, Pak. Aku tidak suka dijodoh-jodohkan seperti ini. Aku disini cuma ingin kerja aku cuma ingin menjadi arsitek. Aku cuma ingin membuat desain rancanganku. Jadi, mohon jangan campur adukan dengan hal-hal lain." Bella melotot ke arah Rudi.

Melihat sikap keras Bella ini, Rudi tidak memaksa lagi. "Baik. Aku tidak akan bicara lagi soal itu. Aku permisi dulu."

"Iya, Pak. Iya."

Rudi segera keluar dari ruangannya Bella. Tapi sesudah Rudi keluar, Bella mulai memikirkan semuanya.

"Aku yakin kalau Pak Rudi akan terus menjodoh-jodohkan aku dengan Gerson, lelaki yang paling aku benci di dalam hidupku itu. Karena itu, aku harus melakukan sesuatu," batin Bella.

Kemudian Bella menuju ke arah jendela. Dari jendela kaca ini, dia bisa melihat karyawan-karyawannya yang berada di meja-meja yang memiliki sekat di luar sana.

"Nampaknya aku harus menawarkan sesuatu kepada Yogi." Setelah berpikir seperti itu, Bella langsung membuka pintu ruangannya dan memanggil Yogi.

Yogi datang dengan terburu-buru. Ada apa, Kak?" Usia Yogi memang 3 tahun berada di bawah Bella, karena itu Dia memanggil kakak kepada Bella.

"Tutup pintunya. Aku ingin bicara denganmu."

Dengan patuh, Yogi langsung menutup pintu ruangannya Bella ini dan kemudian duduk di depan Bella. Di meja direktrisnya Bella.

"Aku ingin menawarkan sesuatu kepadamu, Yogi."

"Apa itu? Apakah kenaikan gaji?" Wajah Yogi terlihat ceria.

"Bukan. Aku ingin bilang sesuatu yang mungkin akan membuat kamu tidak suka."

"Apa aku dipecat?"

"Tentu saja tidak, Yogi. Kamu tidak dipecat. Aku cuma akan menawarkan sesuatu padamu."

Mendengar kata-kata Bella itu, wajah Yogi berubah serius. "Memangnya Kakak ingin menawarkan apa, Kak?"

"Aku ingin menawarkan kamu untuk menjadi kekasihku," jawab Bella sambil menatap Yogi.

Wajah Yogi kembali ceria bahkan keceriaanya sekarang ini jauh melebihi sebelumnya. "Ini kabar gembira bagiku, Kak. Ini jauh lebih menggembirakan daripada sekedar kenaikan gaji. Ini impianku, Kak. Aku mau, Kak. Aku sangat mau."

"Dengar dulu kata-kataku, Yogi. Jangan dulu mengambil keputusan sebelum aku menjelaskan semuanya."

Yogi menggangguk. "Baiklah. Jelaskan saja semuanya, Kak. Yang jelas, aku siap menjadi ayah sambung untuk si kembar. Lagipula aku langsung berteman dengan mereka Sejak pertama kali aku bertemu dengan mereka. Iya kan, Kak? Jadi aku siap menjadi Ayah sambung untuk mereka. Aku siap untuk memberlakukan mereka seperti anak-anakku sendiri."

"Bukan soal itu. Aku mau bicara soal lain. Aduh, denger dulu, kenapa sih?"

"Iya, kak. Aku akan dengarkan. aku dengar." Yogi menatap penuh cinta ke arah Bella.

Walaupun Bela lebih tua dari Yogi dan sudah mempunyai anak dengan tanpa suami dan bahkan tidak jelas siapa ayah dari anak-anaknya Bella karena Bella tidak mau menyinggung hal itu, tetapi Yogi tetap mencintai Bella.

Sejak lama Yogi sudah mengesampingkan masa lalu Bella, juga mengesampingkan tentang Bella yang sudah memiliki dua anak.

Sejak lama Yogi ingin mempersunting Bella, sejak lama dia menunggu cinta Bella untuknya.

Bahkan Yogi sudah sempat menyatakan isi hatinya kepada Bella tapi Bella langsung menolaknya.

Saat ini, mendengar tawaran dari Bella ini membuat Yogi jadi sumringah. Dia merasa ketiban Durian Runtuh, dia merasa hari ini adalah hari yang paling bahagia buat dia.

"Aku cuma minta kamu untuk menjadi pacar bohonganku, Yogi."

"Bohongan?" tanya Yogi.

Yogi seperti dibawa kembali ke kenyataan setelah sebelumnya dia merasa dibawa naik ke awan-awan tinggi, merasakan indahnya dunia, merasakan menjadi pria paling berbahagia di dunia ini namun kemudian dia ditarik lagi ke bawah untuk menghadapi kenyataan karena kata-kata Bella ini.

"Iya, Yogi. Aku ingin kita menjadi pacar bohongan untuk aku bisa menghindar dari pendekatan yang mungkin sedang dilakukan oleh Pak Gerson, Mitra bisnisnya Pak Rudi itu."

"Bohongan?" Kembali Yogi bertanya dengan tatapan kosong karena dia merasa impian indahnya sudah di rengut daripadanya.

"Ini supaya Pak Gerson mundur dariku karena aku tidak suka dengannya. Tapi kita harus membuat pengumuman tentang hubungan kita bahkan tentang pernikahan bohongan yang sedang kita urus supaya kelihatan meyakinkan bagi banyak orang dan supaya kabar itu sampai ke telinga Pak Rudi dan juga Pak Gerson itu."

"Bohongan?" Untuk ketiga kali Yogi bertanya.

"Bagaimana Yogi? Kamu mau nggak membantu aku?"

"Kalau aku maunya serius, bagaimana?" Akhirnya keluar juga kata-kata yang ingin dikatakan Yogi sejak tadi.

"Nggak bisa, Yogi. Aku nggak pantas untukmu. Aku sudah punya dua anak dari ayah yang tidak jelas. Aku tidak pantas untukmu."

"Kamu pantas untukku. Bahkan sangat pantas untukku, Kak. Bahkan jauh lebih pantas dari semua wanita yang pernah ku kenal. Jadi, kakak jangan pernah berpikiran seperti itu."

"Mungkin kamu memang bisa menerima aku tapi bagaimana dengan orang tuamu? Bagaimana dengan ibumu? Saat mereka tahu kalau kamu berpacaran dengan seorang wanita yang memiliki dua anak yang kehidupan masa lalunya kelam."

Yogi langsung memegang kedua tangan Bella. "Aku tidak peduli dengan pandangan mereka. Aku tidak peduli dengan pandangan orang lain. Yang penting kamu sangat pantas untukku. Soal ibuku, aku akan menjelaskannya semuanya kepada Ibu kalau kamu itu sangat pantas untukku kalau kamu sangat tepat untukku. Di luar semua kekuranganmu. Dan aku yakin Ibuku akan setuju dengan kamu sebagai calon mantunya."

"Kamu akan menghadapi jalan yang berliku-liku Yogi. Aku memikirkan kamu. Mungkin saat ini kamu boleh berpikir begitu tapi bagaimana nanti saat aku sudah bertemu dengan keluargamu?"

"Aku tidak peduli dengan mereka. Kalau mereka tidak mau menerimamu, maka aku juga tidak akan menerima mereka. Aku akan menolak mereka kalau mereka tidak mau menerimamu. Itulah tekadku. Jadi, jangan bilang kamu tidak cocok denganku, kamu tidak pantas untukku karena aku yang lebih tahu siapa yang pantas untukku dan siapa yang cocok untukku. Jadi, please ... terima aku sebagai pacarmu yang sesungguhnya dan bukan cuma pacar bohongan."

Bella menatap Yogi. Bella terdiam tidak tahu apa yang harus dia katakan.

"Please, jadikan aku pacarmu yang sesungguhnya. Please, Bella," pinta Yogi.

1
fanny tedjo pramono
kenapa ceritanya tdk dolanjutin? sy tunggu jawaban guys
Farida Irwanq
kak tidak up lagi ya
Farida Irwanq
kak blm di up
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak🙏
Farida Irwanq
kak belum di up lanjutannya kita nugguin ini 🙏😄
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak.
Amazing Grace
ga setuju Bella sama si gersang Thor,
dia tukang celap celup dan itu menjijikan
kuharap ada tokoh yang lebih baik dari dia buat jadi jodohnya Bella
dari judul cerita ini tuh menceritakan anak kembar yang jenius, jadi saya harap jodoh nya Bella bukan gersang
Mazree Gati: setuju
total 1 replies
Amazing Grace
gersang gersang, kau bilang tidak suka wanita penghianat tapi ternyata kamu mau memaksa wanita untuk berhianat,
Amazing Grace
menjijikan sekali si gersang ini, dia kira setelah perbuatan menjijikan nya dengan wanita lain ada yang Nerima dia apa adanya apaa
kalo aku jadi Bella sih kuludahin aslii
Amazing Grace
so disgusting gimana sih Thor, apa bedanya si gersang dengan si benny, bahkan lebih baik Benny dari pada si Gerson, kuharap jodoh Bella laki laki yang baik
karna ga bakal ada laki laki yang bisa benar benar lepas dari kebiasaan nya apalagi ini soal kenikmatan duniawi
Farida Irwanq
lanjut thor
Aretha Shanum
kcewa Thor muter2 ga jelas
Lintang Lia Taufik
Wah, turut sedih Thor. Tetap semangat.
Nina_Melo
Bagus ya, bukunya... bikin nagih baca. 😊
Lintang Lia Taufik
Semangat Thor
Lintang Lia Taufik
Aku berdebar bacanya
Lintang Lia Taufik
suka....
Lintang Lia Taufik
Pembukaan yang seru dan bikin penasaran. Next up date Thor, seru....
Muji Lestari
makin menarik ceritanya
Muji Lestari
tggu kelanjutanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!