NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 22 - Ada Apa Sebenarnya?

Cukup lama Lili berada di dalam toilet wanita waktu itu, sampai tangisnya benar-benar reda dan wajahnya tidak terlihat begitu sembab, meski nampak jelas jika dia baru saja menangis.

Saat kembali ke meja kerja, Marta tentu langsung menatap ke arahnya intesn. Dia tau Lili baru saja dari ruangan sang suami, tapi yang aneh kenapa Lili seperti baru saja menangis.

"Li, kamu baik-baik saja?" tanya Marta, dia sungguh peduli, bukan karena ingin ikut campur.

"Nangis dikit tadi, untung langsung dipeluk," balas Lili dengan manja hingga akhirnya membuat Marta mendengus.

"Halah dasar," celetuk Marta pula lalu keduanya tertawa bersama.

Setelah berpisah dengan Anjas Lili tidak mungkin bekerja di sini, jelas dia pun harus menjauh dari pria itu. Mungkin selamanya Anjas akan selalu merasa jijjik tiap kali melihat dia. Jadi Lili harus menghilang.

Meninggalkan semua kehidupannya yang sekarang.

Saat jam pulang kerja, Lili meminta sang supir untuk langsung mengantar dia ke rumah mertuanya, Lili tidak langsung pulang namun hendak segera menghadap pada mama Reni dan papa Irwan.

Diam-diam Anjas melihat arah kepergian mobil istrinya itu, arah yang menuju ke rumah kedua orang tuanya.

Melihat pemandangan itu, ada denyut nyeri yang Anjas rasakan di daddanya.

Ternyata Lili benar-benar melakukan apa yang dikatakannya siang tadi. Menyadari itu Anjas seketika merasa banyak ruang kosong di dalam hati.

Karena gerbang kehancuran pernikahan mereka seperti sudah di depan mata.

Meski pun tau kemana Lili pergi, namun Anjas tidak berniat menyusulnya. Dia justru mengemudikan mobilnya menuju Cafe tempat biasa berkumpul bersama teman-teman.

Jam 5 sore lewat 15 menit, Lili telah tiba di rumah mama Reni, dia juga membawa buah tangan.

"Ya Tuhaaan Li, kenapa kamu repot-repot datang ke sini! kalau ada apa-apa biar mama yang menemui kamu," marah mama Reni, dia sangat menyayangi Lili jadi tidak ingin menantu kesayangannya itu sampai repot-repot datang begini.

"Tidak apa-apa Ma, lagi pula ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan mama dan papa," balas Lili, meski daddanya mulai terasa sesak namun Lili tetap menunjukkan senyumnya seperti biasa.

Lili telah berjanji pada anaknya untuk tidak menangis lagi, maka sekuat tenaga dia akan menepati janji itu.

"Apa kamu datang bersama Anjas?"

"Tidak Ma, aku datang sendiri."

"Ya Tuhan. Memang apa sih yang mau kamu bicarakan? lain kali jangan seperti ini, jangan pergi sendirian, Anjas harus selalu bersama mu!"

Lili hanya mampu tersenyum mendengar semua kasih sayang itu, meski mama Reni terlihat memarahi dia, tapi Lili tau itu adalah kepedulian.

Mama Reni bahkan langsung memeluk lengan Lili untuk menuju ruang tengah, di sana sudah ada papa Irwan yang sedang melihat televisi.

Lili mulai merasakan jantungnya yang berdegup, lidahnya terasa begitu kelu untuk mulai bercerita, terlebih, Lili tidak tahu darimana dia harus memulai.

"Lili sayang, kamu datang Nak," sapa papa Irwan.

Kali ini Lili hanya mampu mengangguk, raut wajahnya yang gundah pun tak bisa ia sembunyikan.

Mama Reni yang melihat perubahan ekspresi Lili itu pun mulai merasa cemas.

"Li, sebenarnya apa yang mau kamu katakan pada kami berdua Nak?" tanya mama Reni dengan suara yang terdengar begitu lembut.

Papa Irwan sontak bingung, ada apa ini sebenarnya?

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!