Emin Erdana gadis cantik nan rupawan, usia 18 tahun terpaksa harus menikah dengan Tuan muda Abelano putra tunggal Tuan Basten dan Nyonya Agatha. Untuk menyelamatkan reputasi Keluarga Besar Basten. Setelah pernikahan Putranya Abelano gagal karna sang kekasih lebih memilih pria lain.
Akankah Emin Erdana menerima pernikahannya dengan Abelano?
"Apakah Abelano dapat menerima pernikahan itu? simak ceritanya di "Contrac wedding 30 day's with CEO "
by Morata
FB Nolan s
Ig Sihalohoherlita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22. ACARA LELANG
Satu minggu sudah berlalu Emin bekerja di perusahaan yang dimiliki oleh Paris. sementara ibu Ernala dan Pak Erdana masih tetap setia mencari keberadaan Emin. Sudah satu minggu lamanya mereka mencari keberadaan Emin, tetapi mereka tak kunjung menemukannya.
Membuat Pak Erdana dan ibu Ernala menjadi sangat kuatir akan keadaan Emin saat ini. Sementara Abelano mencoba mencari keberadaan Emin kepada teman-temannya. Sesuai dengan kesepakatan Arumi dan Emin. Arumi tidak akan memberitahu kepada siapapun yang menanyakan keberadaan Emin saat ini.
Hingga Abelano mencari keberadaan Emin kepada Daren yang saat ini mengadakan konser di salah satu lapangan terbuka yang ada di kota Jakarta. Yang mana dalam perayaan ulang tahun kota Jakarta dan Daren diundang disana untuk mengisi acara.
Yang kebetulan salah satu sponsor acara itu disponsori oleh perusahaan yang dipimpin oleh Abelano. Hingga ketika Abelano melihat kehadiran Daren disana, ia langsung menghampiri Daren.
"Maaf Daren, boleh kita bicara? tanya Abelano berharap Daren bersedia untuk berbicara dengannya. Memangnya ada apa Tuan apa kita memiliki masalah? tanya Daren penuh selidik. Karena Daren merasa Dia tidak memiliki masalah kepada siapapun.
Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan kepada anda. Ini perihal penting.
"Ada apa Tuan? tanyakan saja. Jika saya dapat menjawab, pasti akan saya jawab." sahut Daren sambil menatap Abelano dengan tatapan penuh tanya.
lalu Abelano bertanya mengenai keberadaan Emin. Membuat Daren terhenyak mendengar pertanyaan Abelano. Seorang pengusaha kaya raya mengenal sosok Emin..
"Maaf tuan, saya tidak mengetahui Dimana keberadaan Emin saat ini. Bahkan nomor ponselnya juga sulit dihubungi. Memangnya Emin memiliki masalah apa dengan Tuan?" Tanya Daren penasaran. Abelano enggan memberitahu yang sebenarnya kepada Daren karena ia kuatir kalau ada yang Mendengar pembicaraan mereka saat itu.
Hingga ia memilih untuk diam dan tak menjawab pertanyaan Daren. "Kalau tidak ada bersama Daren lalu di mana Emin saat ini? mengapa sulit sekali bagiku menemukannya? padahal aku sudah meminta beberapa anak buahku mencari keberadaan Emin." gumam Abelano dalam hati sembari terus memperhatikan setiap orang yang datang menghadiri acara ulang tahun kota Jakarta.
Berharap Emin juga hadir di sana. Tetapi ia tak kunjung menemukan sosok Emin berada disana. Abelano sedikit putus asa. Satu minggu lamanya ia mencari keberadaan Emin tetapi tak kunjung ia temukan.
Nyonya Agatha memohon kepada Tuhan Basten untuk terus mencari keberadaan Emin saat ini. "Mami Tenang saja Papi akan mencari keberadaan Emin saat ini. Percaya sama papi. Suatu saat nanti Emin pasti kembali lagi ke rumah. Papi berjanji kepada istriku yang cantik ini, kalau menantu kita akan kembali lagi ke sini ." ucap Tuan Basten berjanji kepada istrinya membawa Emin kembali ke rumah utama keluarga Basten.
Nyonya Agatha sengaja mengusir Abelano dari rumah utama keluarga Basten sebelum dirinya menemukan Emin, Abelano tidak akan bisa kembali ke rumah utama keluarga Basten. Kini Abelano tinggal di apartemen sendiri membuat Abelano merasa kesepian.
Abelano pergi ke kantor, berlalu dari apartemennya sendiri. Hingga aktivitas kerjanya sedikit terganggu karena ia ingin mencari keberadaan Emin saat ini. Ketika Abelano berada di kantor yang ia Pimpin selama ini. Asisten Abelano memberitahu Kalau hari itu mereka akan mengadakan pertemuan dengan beberapa pengusaha yang ada di kota ini.
Karena salah satu perusahaan ternama di kota ini, mengadakan pelelangan barang berharga yang nilainya cukup fantastis.
"Tuan pukul 14.00 siang nanti kita harus pergi ke salah satu Hotel ternama di kota ini. mengadakan pertemuan dengan beberapa kolega bisnis perusahaan kita. Sang asisten memberitahu kepada Abelano. Kalau siang itu mereka akan mengadakan pertemuan dengan beberapa kolega bisnis.
"Persiapkan segalanya. Usahakan kita mendapat barang itu." ucap Abelano berharap Abelano mendapat barang pelelangan yang akan dilelang, di pertemuan dengan berbagai kolega bisnis yang ada di salah satu Hotel ternama di kota ini.
Pukul 13.30 Abelano dengan sang asisten berlalu meninggalkan perusahaan yang selama ini mereka kelola. Menuju hotel di mana acara lelang diselenggarakan. Ketika mereka sudah tiba di sana. Acara itu banyak dihadiri para pengusaha kaya raya dari dalam kota dan luar kota.
"Selamat datang Tuan Abelano sapa salah seorang wanita cantik dan rupawan dengan menggunakan blazer hitam. Abelano mengembangkan senyumnya kepada wanita yang bertegur sapa kepadanya. Wanita itu mempersilakan Abelano duduk paling depan. karena Ia merupakan tamu terhormat di sana. Papan tulisan juga sudah diberikan kepada Abelano sama seperti pengusaha lainnya. memiliki kesempatan untuk menawar barang lelangan yang akan dilelang hari itu.
Paris yang ikut hadir disana bersama Emin. Ia duduk tidak jauh dari Abelano. Emin sama sekali tidak mengetahui kalau Abelano juga hadir disana. Salah satu wanita berparas cantik dengan menggunakan blazer rambut terurai memegang mic di atas podium.
Memberikan kata sambutan kepada setiap kolega bisnis atau pengusaha kaya raya yang hadir disana untuk melakukan penawaran lelang barang yang akan mereka lelang saat itu.
Setelah memberikan sepatah dua kata, wanita berparas cantik itu mengeluarkan barang lelangan yang nilainya cukup fantastis dan barang siapa yang berhasil memilikinya Pasti akan sangat beruntung.
"Malam ini akan ada dua barang yang akan dilelang oleh kami."
"Barang pertama Silakan masuk."
dari samping panggung seorang wanita yang berpakaian sama muncul membawa sebuah kotak di tangannya. Ditutupi dengan kain hitam.
Pembawa acara menarik kain hitam itu sambil berkata."Ini adalah sebuah kalung di mana tengah kalung ini ada berlian yang nilainya cukup fantastis batu berlian kohinoor atau biasa disebut mountain of light merupakan berlian paling mahal di dunia. berlian kohinoor, Bahkan tak ternilai harganya karena keunikannya berlian ini berbentuk oval dan beratnya 105,6 karat dan dijual hanya di 5 negara.
"Kita akan buka penawaran dari harga 10 miliar rupiah.
para tamu yang hadir langsung mengangkat papan nomor mereka.
"10,5 miliar ucap meja nomor 5
"Apa ada lagi penawaran lainnya?"
"10,6 miliar meja nomor 8.
"Iya 10,6 miliar ada lagi?
"11 miliar meja nomor 10
"Iya ada lagi?"
"11,5 miliar meja nomor 7
"Oh semakin tinggi apa ada lagi yang bisa menawarnya?"
Tampak semua orang terdiam. Tiba-tiba ada satu papan terangkat ke atas itu adalah Emin sesuai dengan perintah Paris.
Abelano yang tadinya fokus melihat ke depan menyaksikan acara lelang, sontak menoleh ke arah suara yang terdengar tidak asing baginya.
Membuat Abelano terhenyak melihat kehadiran Emin disana bersama salah satu pengusaha kaya raya. Ia tahu Paris merupakan pengusaha ternama di bagian properti. " Emin !" gumam Abelano dalam hati lalu langsung bangkit dari tempat duduknya berniat menghampiri Emin.
Dan semoga Emin selalu sukses di luar sana,Jgn mau di pujuk pulang oleh pria tua itu lagi iya Emin..👍🏻