NovelToon NovelToon
Aku Memang Pelakor

Aku Memang Pelakor

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Selingkuh / Tamat
Popularitas:190.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: teteh lee

Namaku Jessika, menjadi perebut suami orang atau orang sering menyebutnya 'pelakor' memang sudah aku rencanakan dan memang sudah menjadi keinginan terbesar ku, aku bahkan tak peduli jika orang-orang akan mencemooh ku, aku punya alasan kuat, kenapa aku begitu menginginkan kehancuran rumah tangga Rossa dan Niko, bahkan aku bersumpah untuk menjadi orang ke tiga di antara mereka bagaimana pun caranya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ayo bercerai!

Di tempat lain Rossa kini sedang kebingungan sungguh dirinya tak bisa menentukan pilihan, karena meski apapun pilihannya hasil akhirnya sama saja, yaitu berpisah dengan Niko.

"Aaarrrghhh,,, ini sungguh membuat ku gila, aku tak dapat berpikir apa-apa lagi saat ini!" Geram Rossa kesal.

Bagaimana bisa suaminya ternyata mengetahui tentang perselingkuhannya namun tetap diam saja dan terlihat tenang.

"Sejak kapan dia mengetahuinya?" Tanya Rossa dalam renungannya seorang diri.

Tak ingin terus berkutat dan tersiksa dengan pertanyaan nya yang seperti tak ada habisnya namun juga seperti tak pernah ada jawabannya itu, Rossa memilih untuk segera meninggalkan rumahnya dan menuju ke apartemen Ibnu, sungguh dirinya sangat memerlukan dukungan Ibnu di saat-saat bingung seperti ini.

"Hai, sayang! Ada apa datang tengah malam begini,?" Ibnu terlihat agak kebingungan dengan kedatangan Rossa di saat hampir dini hari seperti ini, sementara tadi siang sampai malam mereka sudah menghabiskan waktu bersama.

"Bimo tau hubungan kita!" Adu Rossa lirih.

"Ma-maksud mu tau bagaimana? Lalu, kalian bertengkar? Tapi kamu baik-baik saja, kan? Dia tak melukai mu, kan?" Rentetan pertanyaan itu datang dari mulut Ibnu yang tiba-tiba menjadi sangat cerewet dini hari ini.

"Aku baik-baik saja, dia ternyata sudah tau tentang hubungan kita dan entah sejak kapan dia mengetahuinya,"

"Lantas, bagaimana selanjutnya rumah tangga kalian?" Ibnu menuntun Rossa untuk duduk di sofa dan memberikannya minuman kaleng yang dia bawa dari lemari pendinginnya di dapur.

"Dia menawarkan perpisahan secara baik-baik dan berjanji akan merahasiakan perselingkluhan kita pada orang tua kami dan juga akan membagi harta gono-gini sesuai yang di tetapkan oleh pengadilan, tapi jika aku menolaknya dia akan tetap mengajukan penceraian dengan membeberkan semua hal tentang perselingkuhan kita, intinya dia ingin berpisah dengan ku, hanya saja untuk carany dia memberi ku pilihan 2 cara itu." Terang Rossa menguraikan tentang pertengkarannya dengan Bimo tadi saat mereka di rumah.

Ibnu meraup wajahnya dengan kasar,

"Apa dia tahu kalau selingkuhan mu itu adalah aku?" gagap Ibnu yang kini terlihat seperti tak tenang.

Di zaman yang sekarang ini, yang di takutkan dari sebuah perselingkuhan bukanlah dosa, melainkan takut jika perselingkuhan itu menjadi viral dan dirinya menjadi bulan-bulanan netizen yang kalau menghujat itu membuat tak berani keluar rumah selama 1tahun penuh.

"Aku tidak bisa meyakinkan, hanya saja dia tau tentang perselingkuhan kita, tentang dia tau atau tidak tentang kamu, dia tak membahasnya sama sekali." Urai Rossa lagi, sambil mengingat-ingat lagi apa yang di katakan Bimo padanya sepertinya memang Bimo tak sekali pun menyebut nama Ibnu, bisa di pastikan mungkin Bimo tau tentang perselingkuhannya namun tak tai siapa pria idaman lain yang kini sedang bermain-main dengannnya itu.

"Akh, semoga saja suami mu benar-benar tak mengenal ku dan tak akan pernah tau kalau aku pria selingkuhan mu itu, karenakalau tidak, maka habislah riwayat ku!" Keluh Ibnu terdengar sedikit egois karena hanya mementingkan nama baiknya saja.

Ya, Rossa mengerti sebagai pegawai negeri sipil kekasihnya itu harus benar-benar menjaga sikap, sekali saja namanya sampai bocor maka akan banyak sekali kesulitan yang pasti di hadapinya salah satunya itu akan mengancam pekerjaannya.

"Lantas aku harus bagaimana?" Tanya Rossa lagi kesal, bagaimana bisa di saat keadaan seperti ini Ibnu masih saja memikirkan kepentingan dirinya sendiri.

"Sepertinya kamu harus mengambil opsi yang pertama saja sayang, kalian pisah baik-baik jadi perselingkuhan kita tak akan terbongkar pada orang luar, selain itu kamu juga akan tetap mendapatkan harta bagian mu, bukankan itu lebih menguntungkan buat mu dan buat kita." Kata Ibnu mencoba mengarahkan pikiran Rossa agar mau menerima opsi pertama suaminya.

"Lantas apa kita akan menikah setelah aku berpisah dengan suami ku?" Tanya Rossa dengan penuh harap.

"Tentu saja, namun setelah semua drama perpisahan mu dengan suami mu selesai, aku pasti akan segera menaikan hubungan kita ke tingkat yang lebih serius lagi." janji Ibnu membuat Rossa menyeringai bahagia.

"Baiklah, kalau kamu mau melanjutkan hubungan kita ke tingkat yang lebih serius lagi, aku akan menerima penawaran Bimo untuk berpisah secara baik-baik. Tapi kamu benar-benar mau menikahi ku setelah aku menjadi janda kelak, kan ?" Rajuk Rossa yang lantas di angguki oleh Ibnu meski dengan sedikit ragu.

"Ayolah, sekarang kita tidur saja, jarang-jarang ada kesempatan untuk kita menghabiskan malam bersama, aku sangat rindu pada mu," Ibnu mulai menciumi pipi kekasihnya itu dan terus menyusuri leher kekasihnya itu.

"Hanya tidur?" Goda Rossa.

"Ya, kita tidur setelah kita berolah raga dulu sebentar." Ibnu menyeringai nakal.

**

Pagi hari saat Niko terbangun, dia tak mendapati Jessika di kasur, membuatnya mau tak mau langsung turun dari ranjang dan menuruni tangga mencari keberaadaan kekasihnya itu.

"Ah sayang, aku pikir kamu menghilang kemana," Niko menangkap pinggang ramping Jessika yang sedang menyiapkan makanan untuk sarapan mereka berdua.

"Aku tak mungkin menghilang kemana-mana, sementara hati ku terpaut di sini!" Tunjuk Jessika ke dada bidang Niko.

Niko tersenyum manis dan menangkap tangan Jessika yang mendarat di dadanya itu lalu mengecupi tangan mulus wanita yang kini mengisi seluruh hidupnya.

"Pagi-pagi begini sudah menggombali ku, kamu sungguh membuat ku tak sabar ingin segera menikahi mu, setelah aku bercerai dengan Rossa." kata Niko lembut.

"tentu saja, aku akan menunggu saat itu," Jessika mencium pipi Niko yang berbalik me lu mat bibirnya pagi itu sehingga pagi yang dingin itu berubah menjadi pagi yang panas bagi mereka.

Ciuman panas itu harus terhenti saat suara ponsel Niko menginterupsi kegiatan panas mereka.

"Angkat dulu mas, siapa tau ada hal penting yang ingin mbak Rossa sampaikan pada mu." Kata Jessika yang melihat dengan ujung matanya nama yang tertera di layar ponsel Niko itu.

Dengan malas Niko mengangkat telepon dari Rossa yang masih berstatus isrtinya itu.

"Ada apa? Kenapa kau mengganggu ku pagi-pai begini?" Ketus NIko yang merasa kesal karena kegiatan nya harus terganggu.

"Nik, aku terima tawaran mu, kita berpisah baik-baik, ayo kita segera urus perceraian kita!" Suara Rossa dari seberang sana terdengar seperti sangat serius dan yakin, sehingga Niko pun langsung meng iyakan tanpa ingin membuang waktunya lagi, baginya lebih cepat berpisah maka akan lebih baik bagi mereka.

Baik dirinya maupun Rossa jelas sudah tak mempunyai rasa cinta di antara mereka, terbukti dari mereka yang saling berpaling dari sakralnya perkawinan mereka.

"Baiklah, ayo kita bercerai!" Jawab Niko tegas dan lugas.

1
Safa Almira
bagus
Lita: terimakasih sudah mampir kakak, semoga kakak sehat dan bahagia selalu ❤🥰
total 1 replies
Mattea Bee
Luar Biasa!!!
soklat
keren ceritanya .. sat set gak berteletele tp nyenaaa ...
soklat
baru kali ini aku mendukubg pelakor .. wkwkwkwk
Lita: othor gak ikut-ikut lho,,,/Facepalm/
total 1 replies
evita honey
Seandainya ada extra part, sehingga si Rossa bisa melihat betapa bahagianya pernikahan Niko n Jess
Lita: terimakasih sudah berkenan mampir kakak, semoga kakak sehat dan bahagia selalu 🙏❤️🥰
total 1 replies
halimah abdul hayes
Itu Karma untuk Rossa…suami Yang baik tidak layak untuk Rossa
Rosmery Napitu
pokoknya Jessica , bertahan dgn prinsip ,jgn terima Niko
egois dan gensoi jd org
Rosmery Napitu
semoga Jessica teguh dgn prinsip nya ,jgn Baper
Rosmery Napitu
yg jelas ....jgn terlalu cepat menghakimi
pembalasan atas sesuatu kejahatan bukan hak manusia untuk membalasnya, bukan sok alim tp percaya saja , semua sdh diatur dan ditakdirkan oleh Sang Pencipta ,tgl kita tunggu waktu saja...
Lita: cakep,,, setuju kak 👍😍
total 1 replies
Widhi Labonee
syukaaak banget ceitanya xm sayang gk ada acara ena ena nya niko n jessika... hahahahahah dasar omes aq nih...
semangat terus berkaryanya kak lita... makasih yaaaa
Widhi Labonee: maaciiiiiihhh... lope lope sekebon milu buatmuuu kaaakkk...
total 4 replies
Widhi Labonee
hihihihi...kak othor pasti binun kalo nulisnya pakek basa aseli sana yah.. apalagi aq yg baca.. wkwkwkwkwk
Widhi Labonee
onegat ..nikooooo
Widhi Labonee
nah apa ku bilang.. itu mgkin bkn ngana pe anak kiin okiiinn duh gemesh nya... tuh si jess marajuk sekali kang sekarang... syuuliit tuh bukukinnuaaa
Widhi Labonee
speechlesss
Widhi Labonee
kok aq yg mewek sih,,aahh lemah aq nih
Widhi Labonee
atiolo ngana utii,,, kasiaaaannnn
Widhi Labonee
tuh kan...bc doanya gk lengkap jess...makanya kecyduxk deh
Widhi Labonee
waduh... ketauan ya
Widhi Labonee
wohooooo
Widhi Labonee
lhooo malah pingsan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!