Merupakan lanjutan dari novel dengan judul yang sama.
Bercerita tentang perjuangan seorang wanita yang memilih meninggalkan suaminya karena sakit hati atas penghinaan yang di berikan oleh sang suami.
Alvia Setya Mahendra memilih untuk meninggalkan Ziga Rahardian Pratama karena sakit hati atas kata-kata penghinaan dan juga tuduhan perselingkuhan yang di lontarkan oleh pria itu.
Namun, siapa sangka di tinggal oleh Via membuat Ziga sadar dan menyesali perbuatannya. Akan tetapi semua sudah terlambat, Via telah meninggalkan pria itu tanpa pesan, menghilang bagai di telan bumi.
Akankah mereka di pertemukan dan berakhir bahagia bersama calon buah hati yang tengah di kandung oleh Via. Atau malah sebaliknya, perpisahan membuat mereka terputus hubungan untuk selamanya.
Ikuti kelanjutan kisahnya dalam novel ini.
Harap berkomentar dengan bijak, mungkin kisah ini bukanlah kisah bahagia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Jika kamu tidak suka mendengar sebuah ucapan kata-kata dari orang lain, jangan sampai engkau mengatakan hal yang sama pada orang lain.
~Ay Alvi~
"Lalu bagaimana dengan makan malam romantis itu? Apakah Anda menyangkal semuanya?" tanya wartawan wanita lainnya.
Ziga terdiam dia belum menjawab membuat semua yang berada di sana di serang rasa penasaran.
Sementara itu Via dan Maureen yang tengah menyaksikan siaran langsung konferensi pers tersebut pun ikut menegang, mereka ingin tahu apa yang di lontarkan oleh Ziga sebagai jawaban atas pertanyaan yang di ajukan oleh wartawan itu.
Ziga menghirup nafas dalam-dalam sebelum menjawab pertanyaan dari wartawan tersebut. Pria itu berpikir inilah saatnya untuk mengeluarkan bukti yang dapat mendukung jawaban yang akan ia berikan kepada para wartawan.
Ziga menoleh dan memberikan isyarat pada Erik untuk menampilkan gambar yang di ambil dari Cctv restauran. Ia tahu berhadapan dengan para pemburu berita tidaklah mudah, pria itu harus menampilkan bukti yang akurat agar tidak dapat lagi di sangkal oleh mereka dan juga Keyla.
Erik yang mengerti akan tugasnya segera memutar hasil rekaman Cctv di sebuah layar lebar yang terdapat di sisi kanannya. Pria itu mengulang kembali saat kejadian makan malam bersama mereka saat di restauran yang akhirnya membuat gosip tidak sedap antara Ziga dengan Keyla. Di tambah lagi keterangan Keyla kemarin seakan-akan membenarkan gosip yang telah marak beredar tersebut.
"Kalian bisa lihat sendiri bahwa kami tidak hanya makan berdua, ada beberapa orang rekan bisnis juga yang berada di sana," ucap Ziga, setelah hasil rekaman tersebut di putar.
"Foto yang selama ini beredar di ambil dari sudut yang ambigu sehingga dapat mengaburkan pandangan orang-orang," terang Ziga, pria itu sedapat mungkin menerangkan dengan jelas agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang menyudutkan dirinya.
Beberapa dari para wartawan mengangguk mengerti tentang apa yang telah di jelaskan oleh Ziga. Namun, ada juga yang tetap menolak penjelasan itu dan mencari cara untuk menjatuhkan pria tersebut dengan gosip-gosip miring tentangnya.
"Bukankah Anda sempat mengantarkan Nona Keyla, bahkan Anda ikut menginap di apartemen Nona Keyla," tuduh salah satu wartawan yang ingin memanasi gosip tentang pria pengusaha tersebut. Ia juga menyerahkan beberapa lembar photo yang menunjukkan mobil Ziga memasuki kawasan apartemen tersebut pada malam hari dan baru meninggalkan kediaman Keyla pada pagi harinya.
Di kediaman Petrov, Via yang mendengar pertanyaan wartawan itu sedikit berkaca-kaca matanya. Ia tidak menyangka bahwa Ziga sampai menginap di apartemen seorang wanita.
Selama yang ia kenal pria itu tidak pernah mau mendekatkan diri pada wanita. Hanya ada dua wanita yang pernah hadir di dalam hati dan hidup pria itu selama dua puluh tujuh tahun usianya. Yaitu Sarah sang mantan yang kini kabarnya tengah berada di dalam penjara dan juga dirinya yang bisa bersama Ziga karena perjanjian pernikahan kontrak yang mereka sepakati.
Namun, begitu mendengar gosip yang kini marak di perbincangkan orang banyak, Via mulai berpikir, apakah Ziga suaminya telah berubah. Apakah kini bahkan pria tersebut dengan mudahnya menjalin hubungan dengan seorang wanita apalagi sampai menginap di apartemen wanita itu.
Walau ia tidak mengetahui apa yang terjadi di sana, setidaknya ia dapat menebak apa yang terjadi jika seorang wanita dan pria berada di dalam ruangan yang sama. Apalagi kondisi mereka juga sepertinya habis minum.
Maureen sendiri tidak begitu percaya akan gosip tersebut, ia berpikir pasti ada yang tidak beres dengan hal itu. Mengingat Keyla wanita yang saat ini di gosipkan bersama suami sahabatnya itu dapat memberikan keterangan palsu di konferensi pers beberapa hari yang lalu.
Maureen menepuk bahu Via, mencoba memberi kekuatan pada wanita itu atas gosip panas tentang suaminya bersama wanita lain.
Di tempat lain, Nadhya juga tengah menyaksikan siaran langsung konferensi pers Ziga. Gadis itu merasa geram mendengar pertanyaannya dari wartawan itu. Nadhya juga kesal dengan sepupunya, bagaimana mungkin Ziga bisa bertindak begitu bodoh dengan mengantarkan wanita ular itu pulang. Bahkan sepupunya tersebut sampai menginap di sana.
"Dasar buaya!" teriak Nadhya marah, gadis itu juga melemparkan benda yang berada di atas meja kerjanya untuk melampiaskan amarahnya yang kini telah menyerangnya.
Di sebuah tempat rahasia Keyla tersenyum simpul mendengar pertanyaan dari wartawan tersebut. Ternyata tidak sia-sia ia membayar mahal untuk itu. Keyla memang sengaja meminta wartawan tersebut terus mendesak Ziga untuk mengakui hubungan mereka yang sebenarnya tidak ada.
Dan memang tidak salah keputusannya pada waktu itu dengan membawa pulang mobil Ziga, sehingga mereka semua mengira pria itu bermalam di apartemen miliknya. Awalnya ia memang sangat marah karena Ziga tidak mau mengantarkannya, akan tetapi sekarang ia bersyukur karena dengan begitu orang lain dan para wartawan akan percaya bahwa pria itu memang berada di apartemennya semalaman suntuk.
Semua yang berada di ruang konferensi pers pun terkejut mendengar pertanyaan dari wartawan itu di tambah lagi dengan photo yang di hadirkannya sebagai bukti. Mereka tidak menyangka akan mendapatkan berita yang lebih luar biasa panas lebih dari makan malam romantis yang telah di bantah oleh Ziga.
Yang terkejut bukan hanya para wartawan yang hadir. Ziga dan Erik beserta tim pengacaranya cukup kaget dengan hal itu. Mereka tidak menyangka akan mendapat pertanyaan seperti itu. Apalagi selama mereka berkonsultasi tadi tidak ada pembahasan tentang Ziga yang mengantarkan Keyla bahkan hingga bermalam di apartemen milik wanita tersebut.
Jesica kemudian mengisyaratkan pada Erik untuk mengambil photo-photo yang tadi di tunjukkan oleh wartawan itu. Ia ingin memeriksa keaslian photo tersebut, apakah itu benar-benar nyata atau juga hanya hasil editan dari aplikasi photo yang saat ini marak di gunakan.
Erik menuruti permintaan Jesica, pria itu kemudian segera mengambil photo tersebut dari tangan si wartawan kemudian menyerahkannya pada Jesica untuk di periksa oleh gadis itu.
Jesica pun menerima dengan sedikit tegang photo-photo tersebut, gadis itu khawatir bahwa photo itu adalah asli. Jika hal itu terjadi akan sulit mengelak bagi Ziga dengan bukti yang ada.
Raut wajah Jesica semakin muram saat melihat keaslian photo-photo tersebut, kemudian gadis itu melirik ke arah Ziga seolah meminta penjelasan pada pria itu bagaimana photo yang memang ternyata asli tersebut bisa terjadi. Di dalam photo yang sepertinya berasal dari kamera Cctv tersebut menerangkan kapan waktunya mobil Ziga masuk ke dalam kawasan apartemen dan juga kapan waktu mobil pria itu meninggalkan apartemen Keyla.
Walau tidak di tampakkan Ziga masuk dan keluar dari mobil, tapi mereka yang di sana sudah barang tentu dapat menebak. Jesica juga memperhatikan selisih waktu antar pergi dan keluarnya sahabatnya itu dari apartemen wanita yang kini mengaku sebagai kekasih dari Ziga.
Melihat tatapan dari Jesica membuat Ziga berpikir tidak enak, apalagi melihat raut wajah Jesica yang berubah semakin suram setelah melihat photo-photo tersebut.
Ziga pun meminta Jesica untuk menyerahkan photo tersebut. Awalnya ia nampak terkejut, namun beberapa saat kemudian pria itu tersenyum. Ziga pun memanggil Erik dan membisikkan sesuatu pada asisten pribadinya itu.
Terimakasih telah membaca AKU MENCINTAIMU 2 jangan lupa untuk memberikan like, coment dan juga votenya. Ay juga minta tolong untuk rate bintang 5 novel ini, karena rate-nya menjadi semakin berkurang. Ay minta tolong untuk menaikkan kembali rate-nya dengan memberikan ulasan bintang 5.
Sekali lagi terimakasih sesudah dan sebelumnya, tolong rate bintang 5 ya.
Salam sayang dari Ay si Author recehan 😘😘