NovelToon NovelToon
Siapa Jodohku?

Siapa Jodohku?

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anita R

Siapa yang bisa melawan takdir Tuhan?
Manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhan-lah yang menentukan segalanya. Baik itu soal rezeki, umur, maupun jodoh.

Zayn dan Amira yang telah bersahabat sejak kecil, menerima perjodohan mereka karena memang saling mencinta. Satu minggu setelah bertunangan, Zayn dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat terbang. Amira terpuruk Tak lagi yakin ada cinta sejati untuknya.

Namun siapa sangka, di tengah keterpurukannya itu hadirlah sosok laki-laki yang mampu membangkitkan semangat hidupnya dan mampu membuatnya tersenyum kembali.

Siapakah sosok laki-laki itu? Apa Zayn benar-benar tewas ataukah ada lelaki lain yang hadir dalam hidup Amira?

WARNING!!
Banyak mengandung bawang.
Siapkan tisyu dulu yah sebelum membaca!
Budayakan tekan LIKE di tiap eps sbg bentuk dukunganmu utk penulis dan novel ini... TQ 🙏

Follow Ig Author @_anita.rai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Firasat Buruk

Gema suara azan Subuh terdengar begitu nyaring menyapa telinga Esha. Perlahan ia membuka kelopak matanya lalu memaksa tubuhnya untuk bangun. Ditatapnya wajah suaminya yang masih terlelap dibuai mimpi.

Esha perlahan menyentuh kening Raffi menggunakan telapak tangannya.

Alhamdulillah ya Allah ... demam Papa sudah turun, ucapnya dalam hati kemudian mengecup lembut kening suaminya.

Perlahan Raffi membuka mata dan disambut dengan senyuman manis dari sang istri. "Selamat pagi, Sayang," ucap Esha dengan lembut.

"Pagi Sayang." Raffi membalas senyuman istrinya.

"Alhamdulillah, badan kamu udah nggak panas lagi Pa," ucap Esha kemudian.

Raffi menyentuh keningnya sendiri untuk memastikan. "Iya Ma, alhamdulillah papa sudah sembuh. Hari ini papa bisa berangkat ke kantor lagi."

"Istirahatlah sehari lagi Pa, biar kondisi Papa jauh lebih fit!" bujuk Esha.

"Baiklah, kalau itu mau Mama. Tapi papa punya satu syarat."

Esha mengerutkan dahi. "Syarat? Syarat apa Pa?"

"Papa akan cuti sehari lagi, asalkan Mama mau melayani papa seharian di kamar. Gimana?" Raffi menatap Esha dengan seringai di bibirnya.

Mendengar ucapan Raffi, Esha sontak membelalakkan kedua matanya. Kemudiaan dia pun mencubit pinggang suaminya dengan keras.

"Aww ... sakit Ma!" Raffi meringis kesakitan.

"Rasain! Udah tua masih saja genit." Esha memanyunkan bibirnya.

"Siapa bilang kalau papa sudah tua? Gigi-gini papa masih berjiwa muda lho Ma." Raffi terkekeh.

"Jangan bercanda lagi Pa! Lebih baik kita salat Subuh dulu!" Esha berdiri dari duduknya lalu melangkah menuju kamar mandi untuk mengambil air wudu. Raffi pun beranjak dari tempat tidur lalu berjalan mengikuti istrinya.

Setelah selesai salat Subuh, Raffi meminta izin kepada istrinya untuk pergi jogging bersama Willy. Esha pun mengizinkannya.

Setelah merapikan peralatan sholat, Esha berniat ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Saat dia melangkah sampai di ambang pintu, tiba-tiba saja ponselnya berbunyi nyaring. Sontak Esha menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badan. Dia pun masuk kembali untuk mengambil ponselnya.

Esha melihat ke layar ponsel. Senyuman manis terangkat di bibirnya saat tau kalau Zayn yang menelponnya. Dia pun segera menjawabnya.

"Assalamu'alaikum Sayang," ucap Esha.

"Wa'alaikumussalam Ma. Zayn cuma mau ngasih kabar ke Mama kalau sebentar lagi Zayn akan segera pulang. Saat ini Zayn sudah berada di bandara bersama Olivia."

"Oya? Mama doakan semoga penerbangan kalian lancar dan kalian mendarat dengan selamat di tanah air. Nanti biar Willy yang menjemput kalian di bandara."

"Amin. Ya sudah kalau gitu Ma, Zayn tutup dulu telponnya. Sebentar lagi Zayn mau boarding. Assalamu'alaikum, Ma. Zayn sayang Mama."

"Wa'alaikumussalam. Mama juga menyayangimu, Nak."

Panggilan pun berakhir. Esha meletakkan kembali ponselnya di atas meja. Setelah itu, dia keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur.

Di dapur sudah ada Bi Nanik dan Bi Fatimah yang tengah sibuk memotong sayuran dan meracik bumbu. Esha pun membantu pekerjaan mereka. Itulah rutinitasnya setiap pagi. Walaupun sudah menjadi nyonya, dia tetap membantu para ART-nya menyiapkan sarapan.

Saat sedang menata peralatan makan di meja makan, tiba-tiba saja Esha tidak sengaja menyenggol gelas.

Pyaaarrrr! Gelas itu pun jatuh ke lantai dan hancur berkeping-keping.

"Astaghfirullah al-'azim ...." Esha memekik.

Bi Nanik dan Bi Fatimah terkejut mendengarnya. Mereka pun berhambur menghampiri majikannya. "Ada apa Nyonya?" tanya Bi Nanik dengan panik.

"Aku nggak sengaja nyenggol gelas, Bi," Esha berjongkok hendak membereskan pecahan-pecahan gelas itu.

"Biar saya aja yang beresin, Nyonya," sahut Bi Fatimah. Kemudian dia pun pergi mengambil sapu dan sekop.

Esha berdiri. Tiba-tiba saja bayangan wajah Zayn melintas di pikirannya. Perasaan aneh mulai menyelimuti hatinya. "Kenapa tiba-tiba perasaanku nggak enak ya Bi? Apa ini sebuah pertanda buruk?" tanya Esha kepada Bi Nanik.

"Mungkin itu cuma perasaan Nyonya saja," sahut Bi Nanik.

"Aku takut terjadi sesuatu pada Zayn, Bi."

"Kita berdoa saja pada yang Maha Kuasa, semoga den Zayn baik-baik saja, Nyonya."

"Amin," sahut Esha. Namun entah kenapa dia merasa kalau Zayn sedang dalam bahaya.

***

Saat duduk di meja makan, Esha terlihat melamun. Dia sama sekali tidak menyentuh makanannya. Dia hanya mengaduk-aduk makanannya menggunakan sendok dan garpu. Entah kenapa sejak tadi bayangan wajah Zayn selalu bermain di pikirannya.

"Mama kenapa, Ma? Kenapa makanannya nggak dimakan?" tanya Raffi dengan heran melihat tingkah laku istrinya.

"Iya Ma, Mama kenapa?" tanya Willy dengan penasaran.

Mendengar pertanyaan Raffi dan Willy, sontak Esha tersadar dari lamunannya.

"Entah kenapa firasat mama nggak enak Pa, Will. Tadi mama nggak sengaja nyenggol gelas sampai pecah. Lalu tiba-tiba bayangan wajah Zayn melintas di pikiran mama. Mama takut terjadi apa-apa sama Zayn, Pa, Will," sahut Esha dengan muka penuh kecemasan.

"Insyaallah Zayn baik-baik saja, Ma." Raffi berusaha menenangkan istrinya.

"Iya Ma, Allah pasti akan melindungi kak Zayn dimanapun dia berada," sahut Willy.

"Amin. Semoga Allah mengabulkan doa kita semua," sahut Esha.

"Will, nanti kamu jemput kakak kamu di bandara ya! Tadi pagi Zayn telfon mama, katanya dia akan tiba di Jakarta pukul sebelas siang," titah Esha kepada putra bungsunya.

"Iya Ma," sahut Willy.

***

Hari itu Raffi menuruti keinginan Esha untuk istirahat satu hari lagi di rumah. Setelah selesai sarapan, mereka berdua duduk bersama di ruang keluarga sambil menikmati secangkir teh hangat.

Esha meraih remot kontrol lalu menyalakan televisi. Kebetulan di televisi ada tayangan breaking news yang menyiarkan berita tentang kecelakaan pesawat terbang yang baru saja terjadi.

Deg! Jantung Esha berdegup kencang saat mendengar berita itu. Tiba-tiba saja bayangan wajah Zayn melintas lagi di pikirannya. Esha, Raffi dan Willy mendengarkan berita itu dengan seksama.

"Pesawat Nusantara Airlines NA200 yang terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Jakarta pagi ini dikabarkan telah mengalami kecelakaan. Dilaporkan pesawat sempat hilang kontak di sekitar Laut X pada pukul sembilan pagi. Sebanyak 155 penumpang dan 7 kru pesawat diduga tewas tenggelam. Saat ini puing-puing pesawat dan korban sedang dievakuasi oleh tim SAR ...." ucap pembawa acara berita di TV.

Esha, Raffi dan Willy sangat syok mendengar berita itu. "Enggak ... ini nggak mungkin," ucap Esha seraya menggelengkan kepalanya. Bulir-bulir air mata mulai berjatuhan membasahi kedua pipinya.

"Zayn nggak mungkin meninggal, Pa. Zayn pasti selamat. Cepat cari dia, Pa! Cepat bawa dia pulang!" Esha berteriak histeris sambil menarik-narik tangan suaminya. Lalu tiba-tiba saja dia tidak sadarkan diri.

"Mamaaa!" teriak Raffi dan Willy.

Ternyata Willy sejak tadi berdiri di belakang kedua orang tuanya sambil menyaksikan berita di TV. Tadinya dia berniat mau meminta izin pergi ke bandara untuk menjemput kakaknya. Namun siapa sangka dia malah mendapatkan berita yang sangat mengejutkan.

.

.

.

.

.

BERSAMBUNG...........................

Wajib tekan LIKE setelah membaca! Jangan lupa vote dan komentarnya yaa.. makasih.. 🙏

1
Andariati Afrida
Lanjut thor
Andariati Afrida
Kasian Zayn😭
Hilman damara
hadir kak
Anita R (Ig @_anita.rai): terima kasih, kak 🙏😊
total 1 replies
Hera sasuwe
bagus ceritanya
Rikaa Thriia
haduh thor, kenapa ngupas bawangnya disini siih. kan jadi bikin nangis pembacanya
Anita R (Ig @_anita.rai): terharu aku, masih ada yang mau baca cerita ini 😭
total 1 replies
ig : @uzryanty
yg baca eps terahir di tahun 2022 👆
Evan Lutfya sanum
thoorr... cerita ini udh gk ada lanjutannya kah.... penasaran inih....
Anita R (Ig @_anita.rai): udah tamat kak.. 😁
total 1 replies
Nawangsih
bungkus....thor
Nawangsih
bisa2 rebutan amira deh
Akang Rin
cerita ya gk seru gk usah bc bikin kcewa aj
Anita R (Ig @_anita.rai): terima kasih sudah mampir 😊
total 1 replies
Ima Kalibaru
mudah mudahan Zayn dapat jodoh yg luar biasa
Ima Kalibaru
author bikin pembaca panas dingin 😂😂😂
Ima Kalibaru
💔💔💔💔💔 🤦🤦🤦🤦
Ima Kalibaru
🙏ya author kok q enggak rela Zayn sama Yasmin kalau bisa cari jodoh yg lain aja yg lebih sempurna yg penting bukan janda bolong😂😂😂🤫🤫
Rohad™: Awkowkwok, kayaknya Zayn bukan MC, jadi dikasih janda 😆
total 1 replies
Ima Kalibaru
aku salut sama Zayn manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukan tak semua cinta berjalan mulus 💪💪💪 author karyamu patut di acungi 👍👍👍 👍
Ima Kalibaru
sesuai dengan judulnya . siapa jodohku 👍 author menang best
Ima Kalibaru
q sukanya sama Willy . lebih👍👍👍 lanjut 💪💪💪 author
Nhur Aj Hasna
ceritanya kayak sinetron ya😁 tpi aku suka thor 💪💪
Eka Liana
thor kok g up lagi kan msh adakan kelanjutannya
Anita R (Ig @_anita.rai): ada kak di apk kuning Nov3lm3. Follow aja IG ku kak utk info karya2 ku yg lain..
total 3 replies
Ami💞4hy🥀
Thor gak buat cerita lagi gitu disini😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!