NovelToon NovelToon
Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek

Status: tamat
Genre:Fantasi / Patahhati / Perjodohan / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:133.3k
Nilai: 5
Nama Author: Duri manis

Bagaimana perasaan mu, ketika kau di jual oleh keluarga mu demi beberapa lembar uang?. Bahkan ketika kau tak memiliki siapapun, selain mereka. Sakit bukan?

Itulah yang di alami Rachel, gadis yang dari kecil di adopsi oleh keluarga Darwin dari panti asuhan.

Mereka membesarkan gadis itu di bawah tekanan, dan berbagai macam penderitaan. Yang ada dalam benak mereka, hanyalah kebahagiaan Carene. Gadis yang lahir tak lama setelah Rachel di adopsi.

Keluarga Darwin bahkan tega menjual anak angkatnya itu kepada keluarga Kim James. Demi menutupi skandal yang dibuat oleh Carene dan putra tunggal Kim James.

Di keluarga Kim, Rachel mengalami berbagai macam siksaan dan penderitaan. Bahkan gadis itu hampir meregang nyawa di tangan Ayud Jonathan, laki-laki yang telah menghamili Carene.

Akan kah pada akhirnya Rachel berhasil menemukan kebahagiaan nya?
Atau dia memilih menyerah dan selamanya menjadi orang yang kalah?

Novel ini menceritakan tentang perjuangan berat yang harus dilalui oleh Rachel untuk menemukan kebahagiaan nya.
Beberapa adegan di dalamnya, sukses membuat hati tersentuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duri manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IPK BAB XXII - Kakek Liam Sakit -

Para pelayan sedang sibuk membereskan kamar tuan nya, ketika itu tiba-tiba sebuah mobil sedan mewah berhenti di depan halaman rumah besar sang majikan.

Manager Huang yang dari tadi duduk sambil membaca koran, langsung bangkit dan melihat siapa yang datang. Dari kejauhan, tampak seorang wanita paruh baya. Gaya nya sangat anggun, ia melangkah masuk ke dalam rumah di susul suaminya.

Iya, mereka adalah orang tua Ayud, Kim dan Anna. Manager Huang membungkuk dengan hormat menyambut kedatangan mereka. Anna terus berjalan tanpa memperdulikan manager Huang.

"Dimana tuan muda?"

Ia bertanya sambil melirik manager Huang sekilas. Manager Huang menunjuk arah dengan jari jempolnya,

"Tuan sedang beristirahat di ruangan pribadi nya nyonya. Apa ada yang bisa saya bantu?. Nanti saya akan tolong sampai kan kepada tuan".

Anna memberi isyarat dengan tangan nya,

"Sudah, tak apa. Biar aku saja yang menemuinya langsung. Ayo Pa".

Anna menggandeng tangan sang suami dan berjalan dengan anggun. Dari perawakan nya, nampak sekali betapa angkuhnya wanita itu. Manager Huang menghela nafas, kedatangan wanita itu kali ini pasti akan membuat keributan yang besar.

Benar saja, beberapa saat kemudian terdengar benda-benda di lempar di susul teriakan Anna, Kim dan Ayud. Manager Huang yang mendengar hal tersebut segera naik ke atas, untuk melihat apa yang terjadi dan melerai mereka.

...Ayud POV...

Aku membaringkan diriku di sebuah kursi empuk di ruangan pribadiku. Mataku baru saja akan terlelap ketika Mama datang. Ia membangun kan ku dengan paksa,

"Wah, enak ya tidur disini?. Sementara, kami para orang tua yang harus menanggung beban yang kau buat. Apa susah nya menjaga wanita itu agar tetap disisi mu?. Hal sekecil itu saja tak becus untuk kau lakukan".

Mama berdecak pinggang. Aku memijit kepala ku yang sakit perlahan, lalu bangkit. Kurasakan wajahku memanas menahan amarah.

"Ma, memang nya apa yang terjadi ini kesalahan ku?. Dari awal kan yang membawa wanita itu kesini adalah kalian. Mengapa kalian limpah kan kesalahan padaku?.Mama yang selama ini bersikap kasar padanya kan?".

Papa yang sedari tadi diam ikut bicara, kata-katanya sangat menyakiti hati ku.

"Dasar kamu anak tak becus. Mengurus satu wanita saja kamu tak mampu, memang nya tak ada yang bisa kau lakukan, selain membuat masalah?. Dasar benar-benar anak tak berguna".

Aku geram. Ku banting pot bunga yang terletak di atas meja tak jauh dari tempat aku berbaring tadi. Benda itu hancur berserakan di lantai,

"Apa dari awal kalian membesarkan ku hanya untuk menuruti semua yang kalian inginkan?. Apa pernah sekali saja kalian memikirkan perasaan ku? Bahkan, masalah pasangan hidup saja kalian yang mengatur semuanya".

Aku mengepalkan tangan dengan amarah yang rasanya siap meledak kapan pun. Kedua orang tua ku terdiam dan saling berpandangan.

"Baiklah nak, mungkin saat ini perasaan mu sedang tidak baik-baik saja. Istirahat lah biar nanti Mama sama Papa yang akan mengurus semuanya. Tenang kan dirimu dengan baik, kami pergi dulu".

Mereka baru saja akan melangkah ketika aku kembali membanting pot bunga yang lain ke lantai. Aku merasa kesal sekali, masalah terus datang bertubi-tubi.

"Jangan datang lagi kalau hanya ingin memojokkan ku. Aku muak dengan keluarga ini, muak dengan semua sikap kalian. Lagi-lagi harus aku yang menanggung semua nya sendirian. Benar-benar s*alan".

Baru saja aku akan melemparkan barang yang lain, tiba-tiba Manager Huang datang dan menghentikan ku.

"Tolong tuan besar dan nyonya, anda berdua sebaiknya cepat pergi dari sini. Tuan sedang tidak enak badan sekarang. Jangan mengacaukan lagi keadaan yang sudah sangat kacau ini tuan".

Mama berdecak pinggang dan menuding Manager Huang,

"Apa urusan mu. Dia ini anakku, aku berhak penuh atas dirinya".

Secepat kilat Papa memegang tangan Mama dan menahannya untuk menghampiri ku,

"Sudahlah ma, kita pergi saja dulu. Anak itu memang tak bisa di ajak berunding baik-baik. Semua apa-apa selalu emosi yang di dahulukan. Benar-benar susah di atur".

Sepeninggalan mereka berdua, aku kembali terduduk lesu. Rasanya aku melewati hari yang sangat melelahkan, beberapa hari ini. Semuanya menjadi sangat kacau, semenjak gadis itu pergi meninggalkan keluarga ku.

Mengapa kami tak bisa baik-baik saja seperti sebelumnya, sebelum kehadiran wanita itu? Kakek, Papa, Mama, mereka semua melimpah kan kesalahan padaku. Seolah kepergian gadis itu murni adalah kesalahan ku semata.

Padahal, dari awal bukan kah kami sudah berjanji untuk tak melibatkan perasaan dalam hubungan ini?. Dia hanya wanita yang di beli untuk menutupi skandal ku, itu saja. Lalu mengapa semua menjadi seperti ini sekarang?.

Ah, aku benar-benar pusing. Rasanya aku ingin tidur selama mungkin sampai aku bisa melupakan semua masalah ini. Masalah yang di sebabkan oleh wanita itu.

Belum hilang rasa penat ku akibat pertengkaran dengan kedua orang tua ku tadi, tiba-tiba aku di kejutkan lagi dengan berita yang membuat kaki ku lemas. Pusing ku terasa semakin menjadi-jadi.

Pihak rumah sakit menghubungi ku. Mereka mengatakan kakek Liam sakit parah dan harus segera masuk ke ruang ICU. Ya Tuhan apalagi ini. Aku mengusap wajahku dengan kasar, memakai baju hangat ku lalu pergi ke rumah sakit.

...Ayud POV End...

Sepanjang perjalanan ke rumah sakit, Ayud terus menelepon kedua orang tuanya. Namun, tak ada satupun dari mereka yang mau mengangkat telepon nya.

Mungkin pertengkaran yang baru saja terjadi antara mereka, membuat kedua orangtuanya enggan menerima panggilan tersebut. Laki-laki itu tampak sangat kacau, masalah seolah datang bertubi-tubi tanpa kenal lelah.

Sesampainya di rumah sakit, ia bergegas menemui Dokter yang menangani sang kakek,

"Dok, bagaimana keadaan pak Liam?. Apa beliau sudah berhasil melewati masa kritis nya?".

Dokter Hatta, yang sekaligus adalah dokter pribadi keluarga Ayud itu menghela nafas,

"Yang sabar ya pak. Saya akan berusaha semampu saya untuk menyelamatkan tuan Liam. Mohon bantuan doanya pak untuk kelancaran operasi ini".

Laki-laki itu mengacak rambutnya dengan frustasi,

"Sejak kapan dia jadi seperti ini Dok?. Bukankah setahu saya beliau baik-baik saja? Dan bahkan kami telah memperkerjakan perawat dari rumah sakit anda. Mengapa semua bisa jadi seperti ini?".

Dokter Hatta memegang pundak Ayud,

"Pak, ini semua di luar kemampuan kami. Menurut laporan perawat kami yang bertugas menjaga beliau, kondisi pak Liam mendadak memburuk setelah anda meninggalkan nya".

Dokter Hatta mendesah,

"Saya tidak tahu masalah apa yang sedang keluarga bapak hadapi. Namun, saya sarankan sebisa mungkin jangan membuat pak Liam berpikir terlalu keras. Saya takut kondisi beliau memburuk dengan cepat pak".

Dokter Hatta memberikan selembar surat kepada laki-laki itu,

"Baiklah pak, tolong tanda tangan disini. Kami butuh persetujuan dari bapak sebagai keluarga nya, untuk melakukan operasi ini".

Laki-laki itu menghela nafas dan menandatangani surat persetujuan itu. Dokter Hatta kemudian meninggalkan nya sendirian disana. Laki itu duduk sambil memejamkan mata nya,

Semua terasa sangat berat untuk ia lalui sendirian. Semua terasa sangat tak adil untuk di rasakan nya seorang diri. Seandainya gadis itu ada disini sekarang, batinnya.

Sementara itu, di dalam sana para dokter sedang berjuang untuk menyelamatkan kakek Liam yang mengalami serangan jantung mendadak. Mereka berusaha dengan keras agar orang tua itu bisa di selamat kan.

❤️❤️❤️❤️

Hy guys bagaimana kabar kalian? Author akan terus berusaha untuk menyempurnakan novel ini untuk kalian semua 🙏🙏

Tetap semangat dan Jangan lupa bahagia 😘😘

1
Ros Konggoasa
Tuan muda yg kejam nisteri yg bodoh n penakut benar2 apes
Ros Konggoasa
Perempuan bofoh npenakut lawan dong
Puang Tau
nopel yg g seru hrusny lanjut ..kita blum tau nasib ayub skran.pokonya nopel yg mengecewakan.
marsya
dah pergi baru sadar dasar laki laki egois
marsya
ohh aku tau knp novel ini kurang peminatnya maaf ya Thor bukan kritik biasanya yg baca suka karakter yg tangguh ga lemah jadi ga slalu di tindas
marsya
karakter cewek nya terlalu lemah
marsya
cerita nya bagus tapi knp sedikit yg baca
marsya
lanjut thor
marsya
semoga cerita nya bagus ya Thor
Ulhysulyati Dachlan Mei
heran dek ank yg d adopsi ko jadi anak tiri🤔🤔🤔
Des Wati
o z*p RT
Susilawati
lanjut dong jangan putus putus ..penasaran jadi y
Susilawati
lanjut dong
nn
kapan bahagianya Rachel, masalah sama penderitaan setia sekali menemaninya.
Dewi Citra
kasian rachel masalah terus blom ama suamibya siayud yg lemah udah suruh cerei aja deh siayud ama rachel
Dewi Citra
ini cowoknya gregetan ga tegas loyo
Yus Rita
kenapa ceritanya kok seponggol" jadi kurang seru gitulah
Susi Lawati
lanjut dong kenapa berhenti LG ..penasaran nih
but
lemah banget jdi laki. kalau cuma nyakitin hati istri ga usah dibawa pulang. sok2n ngmg cinta tp disuruh nikah mau juga. udh nikah juga pasti mentingin nafsu lahm munafik alih2 demi perusahaan.
Susila Wati
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!