NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Dokter Galak

Mengejar Cinta Dokter Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Chicklit / Dokter / Tamat
Popularitas:583.1k
Nilai: 5
Nama Author: Novi rahajeng

Kisah ini menceritakan dua pria tampan yang sedang mengejar cinta seorang dokter galak dan cantik.

Jingga Pramudita seorang dokter Obgyn (obstetrics and gynecology) berusia 29 tahun. Di usianya yang hampir menginjak kepala tiga, Jingga masih menyandang status single dan takut untuk menikah.

Di waktu yang sama, tiba-tiba ada dua pria tampan sedang mengejarnya. Namun, Jingga tak menghiraukannya karena dia masih belum percaya akan namanya cinta dan laki-laki.

Akankah ada dari salah satu mereka yang bisa menaklukkan hati seorang Jingga pramudita, atau justru ditolak semua?

Ikuti kisah mereka hanya di mengejar Cinta dokter galak.

Sebelum membaca novel ini, lebih baik baca dulu novel pendahulunya dengan judul berbagi cinta : aku tak mau dimadu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Sepeninggal Jingga, Haikal duduk di taman untuk merenungi apa yang di ucapkan Jingga tentangnya. Namun, seberapa keras Haikal berpikir, jawabannya tetap sama. Dia mencintai Jingga bukan hanya obsesi semata. Mungkin, cara dia mengekspresikan cintanya saja yang terlalu berlebihan sehingga membuat dia terlihat seperti obsesi, bukan cinta. Semua yang Haikal lakukan karena dia tak mau kehilangan Jingga, apalagi sampai melihat Jingga bersama pria lain, dia tak rela.

Mengetahui bahwa sahabatnya sedang patah hati, membuat Simon segera menghampirinya.

" Minum dulu, biar pikiranmu tenang." Simon menyodorkan sebotol air mineral di depan Haikal, lalu duduk di sampingnya.

Haikal meraih air minum itu, lalu meneguknya karena dia memang sedang haus sekali.

"Sedang patah hati?" tanya Simon.

Haikal mengangguk.

" Bukankah aku sudah bilang, lakukan perlahan jangan terburu-buru. Tapi, kamu tidak mendengarkan. Jadi seperti ini, kan."

Haikal mengerutkan keningnya ketika mendengar Simon justru ikut menyalahkan dirinya, bukannya menghibur.

" Kenapa? Kamu kesal karena aku menyalahkanmu?" tanya Simon ketika melihat tatapan Haikal yang tak biasa.

" Di saat seperti ini, sebuah kenyataan memang jauh lebih tepat di berikan walaupun menyakitkan. Daripada hanya sebuah bualan omong kosong hanya untuk menghibur, tapi tak tentu bisa terjadi atau tidak," lanjut Simon.

Haikal hanya terdiam mendengarkan perkataan Simon. Apa yang dikatakan Simon ada benarnya juga, mungkin Haikal terlalu terburu-buru dalam bertindak sampai dia tak menghiraukan saran dari Simon. Dia terlalu gelap mata ingin segera memiliki Jingga agar tidak di rebut orang lain.

" Cinta itu tidak bisa di paksakan, jika di paksakan hanya akan semakin menyakitkan. Aku tidak akan membuat kisahku menjadi sebuah patokan, karena setiap kesabaran orang itu tidak sama."

" Kamu tahu, kak Jingga itu hampir sama dengan istriku. Dia memiliki trauma dengan sebuah hubungan pernikahan, bahkan trauma dia jauh lebih dalam dari Elia. Jadi, harus butuh kesabaran ekstra jika ingin mendapatkan cintanya. "

Haikal hanya terdiam, mendengarkan setiap perkataan yang Simon lontarkan. Usia mereka sama, namun Simon terlihat jauh lebih dewasa dari Haikal. Karena kisah hidup Simon juga jauh lebih keras dari pada dia. Sejak kecil, Simon memang harus di paksa menjadi lebih dewasa dari anak seusianya karena dia yatim piatu, dan hanya hidup bersama seorang nenek yang sudah tua. Berbeda dengan Haikal yang sampai sekarang masih memiliki orang Tua dengan kehidupan serba kecukupan.

" Saran dariku, tenangkan dulu hati dan pikiranmu, nanti baru lanjutkan bagaimana cara agar bisa mendapatkan cinta kak Jingga. Meskipun dia galak dan keras kepala. Dia tetap wanita yang bisa tersentuh hatinya jika kamu bisa membuatnya merasa nyaman. Kamu harus semangat untuk kembali berjuang, jika jodoh tak akan kemana, kalaupun tidak ya ikhlaskan."

Setelah itu, Simon pergi meninggalkan Haikal menuju tempat di mana istrinya berada. Ya, Elia adalah di balik dari semua ini. Dia yang menyarankan agar Simon menasehati Haikal karena mereka sesama pria.

" Beres sayang ... Aku bakalan dapat hadiah, kan?" goda Simon.

" Nggak usah pamrih deh, dia kan juga sahabatmu!" tukas Elia.

" Padahal.cuman bercanda loh, jangan cemberut gitu dong! Tapi, kalaupun dapat juga alhamdulilah."

" Tapi, sayang kamu sebenarnya mendukung siapa sih? Haikal atau Angkasa? "tanya Simon yang sangat penasaran. Karena sebelumnya, Elia terlihat seperti mendukung Angkasa, terus sekarang Haikal.

" Aku netral! Tidak mendukung siapapun, karena mereka berdua sama-sama pria baik. Tapi, semua pilihan hanya ada di tangan Jingga, siapa yang bisa meluluhkan hati Jingga, berarti dia pemenangnya."

Elia memang tidak mau lebih condong ke siapapun atau membantu lebih jauh lagi. Cukup sampai di sini saja, biarkan mereka berjuang untuk meluluhkan hati sahabatnya yang keras seperti es balok.

Hati Jingga memang dingin dan keras bagaikan es balok, tapi es balok juga masih bisa meleleh, begitupun hati Jingga. Dia akan bisa luluh kepada pria yang bisa membuatnya merasa nyaman dan bisa membantu melupakan rasa traumanya.

...☘️☘️☘️...

Keesokan harinya. Di sebuah tempat tersembunyi, terlihat seorang pria tengah mengepalkan tangannya. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa Angkasa bisa bertindak begitu cepat, beberapa hari menghilang sudah bisa membuat dia mengumpulkan banyak bukti dan menghancurkan beberapa rencananya.

" Sepertinya kamu benar-benar sudah kelewat batas A! Aku tidak akan membiarkanmu lolos hidup-hidup."

" Bos, Angkasa sudah mulai bergerak lagi," ujar anak buahnya.

" Apakah Hendra Hanjaya.masih aman di tangan kita? " tanya mister L.

" Masih bos, dia masih berada di tangan kita."

Setelah itu, Mr. L segera berjalan ke ruangan di mana Hendra Hanjaya di sekap. Sebenarnya, Hendra tidak pergi Dinas, melainkan di sekap oleh orang-orang mister L. Andai semua aset masih atas nama Hendra, Mr L akan lebih mudah menguasainya karena cukup mendapatkan tanda tangannya saja.

Tapi, pria paruh baya itu ternyata sudah mengganti nama sebagaian besar aset Hanyaja corp menjadi atas nama Angkasa dan telah di lindungi hukum. Tetapi, tak ada yang tahu hal itu selain Hendra dan kuasa hukumnya, bahkan Angkasa sendiri.

Jadi, mister L hanya bisa meretas semua data itu jika ingin mengambilnya. Ketika hampir saja berhasil, lagi-lagi Angkasa selalu menggagalkannya.

" Hai pria tua," sapa Mr L kepada Hendra.

" Emm ... Emm ...," Hendra berusaha untuk berbicara, namun tak bisa karena mulutnya di bungkam oleh plester.

" Ah, karena putramu itu sangat menyebalkan. Sepertinya aku harus bertindak lebih," ucap Mr L dengan seringai di bibirnya.

Karena ingin mendengarkan ucapan apa yang ingin di katakan oleh Hendra, Mr L menyuruh anak buahnya untuk membuka plester penutup mulut.

" Kurang ajar kamu Lim! Bisa-bisanya kamu berbuat seperti ini padaku! Kurang baik apa aku padamu, huh?" cerca Hendra ketika plester di mulutnya sudah terbuka.

" Tentu saja kurang baik, karena kamu sudah semena mena ingin menjadikan putra manjamu itu sebagai Ceo perusahaan, padahal aku yang selalu berjuang membantu membesarkan perusahaan itu. Sedangkan aku hanya selalu menjadi sekertaris dan tangan kananmu saja!"

" Bukan hanya itu saja, kamu bahkan diam-diam sudah mengubah sebagian besar aset perusahaan Hanjaya corp menjadi nama Angkasa tanpa sepengetahuanku!"bentak Lim.

Hendra menyeringai ketika mendengarkan perkataan Lim." Kamu itu lucu Lim, kamu itu hanya orang dari kalangan rendah yang seharusnya bersyukur sudah aku bantu, jika tidak kamu bukanlah siapa-siapa, dan sekarang ingin menguasai hartaku? Benar-benar tidak tahu diri kamu Lim! " sarkas Hendra.

Mata Lim memerah, tangannya sudah mengepal, dia tak terima mendengar Hendra yang terus menghinanya bahwa dia tak pantas mendapatkan semua itu. Amarah Lim benar-benar memuncak, dia langsung menyuruh anak buahnya untuk pergi menghabisi Angkasa sekarang juga.

Hendra terbelalak mendengar ucapan Lim yang ingin menghabisi putra satu-satunya.

"Lim jangan sentuh Angkasa! Bunuh saja aku, tapi jangan dia," pinta Hendra.

Lim menyeringai, " Kamu itu sudah tidak berharga sama sekali! Jadi buat apa aku membunuh mu! Jadi, ucapkan selamat tinggal pada putra kesayangan mu itu Hendra Hanjaya.

Setelah itu, Lim pergi keluar dari ruang penyekapan Hendra, dia terus berjalan keluar tanpa menghiraukan teriakan Hendra yang terus memanggilnya.

...****************...

1
Liliek Retno Yuwanti
alur ceritanya bagus tapi monoton
banyak contoh laki² yg baik meskipun dia banyak uang, sangat menghargai.wanita
peran wanitanya bisa memberikan contoh yg baik bagi pembaca dewasa, tidak gampang
kalau pembacanya punya sifat hampir spt peran wanitanya pasti senang
Lanjut dong Thor..nanggung amat siih/Angry//Drool/
suratmi sihab
lah tamat? ko ngantung sih
Yemima Yane
katanya tamat thor/Smile/
popy suprijati
bagus
Mie Mie
yuk ah kita bingung berjamaah.😁😁
di tunggu kelanjutan nya thor biar ga bingung kitaah.
Salma Suku
Woow...bibit kecebongnya Simon tokcer😀👍
Salma Suku
Semoga Mita dan Haikal berjodoh...
Salma Suku
mampir lagi thor
Salma Suku
Mampir lagi thor
Juhanna Wiyah
Alhamdulillah sudah baca semua kakak author cantik
Cia Michel
klu novel tamat, hrsx ada happy endingx thor, ini ceritax menggantung bkn penasaran.
anak magang
ok
Rahma
d tggu kelanjutannya, semangat berkarya Thor 💪💪
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Ternyata masih ada yang baca, ya? 😁
total 1 replies
༄༅⃟𝐐QueenCy
baru mampir mak..🤭
mantap nih visualnya ...😍😍
Evi Andriani
lanjuttt Thor
Evi Andriani
bagus dan menarik.
Bunda ArSyi
sakit tp tak berdarah ya Rigel 😁
Like_Novel
lanjutttttt dong....jgn di gantung...😭😭😭😭
pena_knia04
ini serius tamat Thor?
Nita Nurhayati
lanjut setuju
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!