Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Sudah sekitar 4 hari mereka berada di Garut dan hari ini mereka bersiap untuk kembali ke Jakarta setelah semua kegiatan yang mereka lakukan selesai bahkan mereka telah menolong semua warga di sana dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis.
Daniel yang mencari keberadaan Keyla pun berjalan menuju dalam bis dan tidak terlihat di sana bahkan Pak Rama masih berbincang bersama Adipati.
" De,, Lo liat Keyla " Ucap Daniel saat melihat Dea salah satu mahasiswi yang mengikuti kegiatan itu dan juga satu kamar bersama Keyla.
" Oh masih di kamar bareng Priska "
" Thanks "
Daniel langsung menghampiri,,
tok,,
tok,,
" Key,, Kamu di dalam ?"
Tidak lam pintu terbuka dan terlihat Priska yang membukanya,,
" Dimana Keyla "
" Di dalam,, perutnya sakit Kak "
Daniel langsung menyerobot masuk dan terlihat Keyla yang memegang perutnya.
" Sayang,,Kamu kenapa " Ucap Daniel khawatir
Keyla menggeleng,, tidak mungkin jika dia bilang perutnya sakit karena hari pertama dia datang bulan.
" Gapapa Kok,, Sudah pada siap ya Ya udah yuk" Ucap Keyla beranjak
" Kamu pasti Bohong,, Perut kamu kenapa, Kamu salah makan, atau kamu makan sambal tadi "
" Keyla cuma ,- Ucap Priska terhenti saat melihat Keyla menatapnya tajam.
" Cuma,, ?" Ulang Daniel
" Udah gak sakit Kak,, Kita ke sana semua pasti menunggu "
Daniel terus menatap kekasihnya dia tau jika Keyla menyembunyikan sesuatu darinya.
Mereka berjalan menuju Bis yang sudah bersiap dan terlihat semua sudah berada di dalam,
" Priska tunggu " Tahan Daniel membuat Priska menoleh
" Kenapa Kak "
" Keyla,-
" Oh,, Itu karena dia lagi datang bulan Kak itu kenapa perutnya sakit "
" Lo duduk bareng Dea ya "
Priska mengangguk dan mereka masuk ke dalam, Daniel langsung menatap dan menghampiri Keyla yang sudah duduk di bangkunya.
" Kak Daniel " Ucap Keyla kaget
" Kenapa gak bilang perut kamu sakit karena datang bulan "
" Kak Daniel tau dari mana, pasti Priska kan "
" Sayang,, ,-
" Aku malu Kak,, "
" Hei,, Kamu pacar aku kenapa malu "
Keyla kembali memegang perut nya yang nyeri,,
" Apa pasti seperti ini " Ucap Daniel dan Keyla mengangguk.
" Tunggu sebentar "
Keyla menatap Daniel yang kembali turun,,
" Minum dulu " Ucap Daniel kembali dengan membawa minuman hangat .
" Loh ini,-
" Minum dulu biar perut kamu hangat dan tidak nyeri "
Keyla mengangguk dan meminumnya,,
Daniel terus menatapnya dan mengusap bibir basah Keyla.
" Makasih Kak "
Daniel mengangguk dan duduk di samping Keyla,, namun matanya terus menatap wajah cantik Keyla yang masih menahan rasa nyeri rasanya tidak tega melihatnya
" Sangat sakit " Ucap Daniel dan Keyla hanya mengangguk.
Daniel menggenggam tangan Keyla dan mengusapnya lembut.
Keyla tersenyum dan menyenderkan kepalanya pada bahu Daniel.
Seperti kebakaran Kania meremas tangannya melihat Daniel yang begitu peduli dengan Keyla bahkan dia menukar bangkunya hanya untuk menjaga Keyla.
" Tidurlah " Ucap Daniel mengusap wajah Keyla yang masih bersender di bahunya.
Keyla mengangguk namun tangannya semakin erat menggenggam tangan Daniel, begitu nyeri perutnya dia rasakan kali ini.
Daniel hanya bisa mengusap lembut punggung tangan kekasihnya.
********
Universitas Indonesia
semua turun dari dalam Bis dan langsung berkumpul setelah Pak Rama sebagai penanggung jawab kegiatan itu meminta mereka berkumpul sebelum pulang.
Daniel berdiri di samping Rama juga kedua temannya Danu dan Panji namun matanya terus menatap dimana Keyla berdiri,,
" *Teman teman Terima kasih atas bantuan juga partisipasi kalian di kegiatan ini dan Saya sebagai salah satu Dosen di Kampus benar benar merasa bangga dengan kalian yang mau tulus membantu mereka.
Baiklah karena melihat wajah kalian yang cukup lelah silahkan kalian bisa kembali pulang dan ingat langsung pulang ke rumah hati hati"
" Siap Pa* "
Semua langsung saling menuju parkiran , Namun Daniel malah menghampiri Keyla yang baru saja berbicara dengan Rama
" Key " Ucap Daniel membuat Keyla menoleh
" Mau pulang " Lanjutnya dan Keyla mengangguk,,
Daniel mengandeng tangan Keyla menuju Mobil dan membuka pintu mobilnya,,
" Makasih Kak " Ucap Keyla tersenyum
Daniel mengangguk dengan tangan yang mengusap lembut wajah cantik kekasihnya itu.
sedangkan Kania, dia hanya berdiri mematung melihat betapa Daniel memperlakukan Keyla dengan sangat istimewa.
" Lo lihat bagaimana Daniel sangat mencintai Keyla " Ucap Wisnu .
Kania hanya menoleh dan langsung berjalan menuju mobilnya.
********
Daniel melirik Keyla yang tampak masih menahan rasa sakitnya,,
sebagai seorang kekasih Daniel sangat tidak tega apalagi hingga membuat Wajah Keyla sedikit pucat.
" Kita ke Rumah Sakit ya " Ucap Lembut Daniel membelai rambut panjang Keyla
" Mana ada Kak,, " Ucap Keyla tersenyum
Daniel mengernyit kan keningnya,,
" Terus nanti bilang sakit perut karena tamu bulanan gak lucu dong " Lanjut Keyla
" Tapi seenggaknya tau harus minum atau konsumsi apa Sayang jadi gak nyeri "
Keyla menggenggam tangan Daniel yang masih mengusap wajahnya,,
" Ini udah biasa Kok, paling nanti juga ilang "
Tapi aku sangat tidak tega melihat nya Sayang. Batin Daniel menatap Keyla yang sudah kembali menatap jalanan.
Mobil sport Daniel masuk ke dalam halaman rumah besar nan mewah dan terlihat Karin yang sedang menyirami taman bunga nya.
Daniel menoleh dan hanya tersenyum saat mendapati Keyla yang tertidur pulas di sampingnya,,
Daniel berjalan turun menghampiri Karin yang tampak tersenyum menatapnya..
" Sore Tante " Ucap Daniel mengecup punggung Karin.
" Sore ,, Loh Keyla belum bilang memangnya kalian sudah pulang ?" Ucap Karin yang hanya melihat Daniel sendiri.
" Keyla tertidur di mobil Tante "
" Astaga ,, kebiasaan deh . maaf ya Keyla memang sering tidur kalau di mobil "
" Gapapa Tante,, "
" Tante bangunin Keyla ya "
" Gak usah Tante, Keyla sangat nyenyak "
" Tapi Daddy nya Key belum pulang dan siapa yang,-
" Biar Aku gendong ke kamar boleh Tante "
" Aduh, jadi tambah merepotkan "
Daniel menggeleng dan membuka pintu mobilnya,
di lihatnya wajah damai kekasihnya yang masih terlelap cantik walau saat tertidur dan tanpa make up.
Daniel membopong nya dengan sangat hati hati agar tidak membangunkannya.
" Silahkan Den " Ucap Salah Satu Asisten rumah membuka pintu kamar Keyla
" Makasih Mba "
Daniel membawanya masuk dan menurunnya di atas ranjang bernuansa serba Pink bahkan boneka kucing yang dulu tertinggal pun terlihat di atas ranjang.
Daniel membuka sepatu yang masih melekat di kaki kekasihnya dan tangannya meraih selimut untuk menutupi tubuh Keyla .
Senyuman terukir di wajah Daniel,,
Keyla malah sangat mengemaskan saat tertidur.
Cup,,
Kecupan singkat juga dalam Daniel berikan di kening Keyla,,
" Selamat istirahat Sayang,, Aku pulang " bisik Daniel berjalan keluar dan menutup pintunya
Terlihat Karin yang berada di ruang tengah,,
" Saya permisi Tante " Pamit Daniel menghampiri Karin.
" Makasih Ya Dan, Sekali lagi maaf sudah merepotkan "
" Gapapa Tante "
Daniel berjalan keluar setelah berpamitan dengan orang tua kekasihnya.
Karin tersenyum menatap Daniel,,
laki laki yang sangat sopan membuatnya salut karena di jaman sekarang jarang sekali menemui anak remaja yang sopan dan baik seperti Daniel.
u itu ke dr jiwa perlu diobati