NovelToon NovelToon
Lelaki Penebus Hutang

Lelaki Penebus Hutang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Badboy
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: Shoffan Rahman

+++Happy reading++++
Di ingatkan, cerita ini hanyalah fiktif belaka dari pemikiran penulis, jadi bila ada kesamaan nama dan tempat mohon dimaafkan.

Cerita ini berkisah tentang seorang narapidana yang harus menebus hutang pamannya dengan cara menikahi seorang wanita yang cacat.

Kok segitu doang sih, min?
Penasaran? ya, dibaca dong kawand:)
Mohon saran dan kritik, agar bisa memperbaiki diri lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shoffan Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Rencana Busuk

"Motornya bagus, mas." Puji pak Kadir saat Deka sedang memanaskan mesin motornya.

"Hahaha, makasih, pak. Ini motor custom bekas,"

"Oh, pantesan bentuknya gak kayak motor-motor pada umumnya."

"Iya, pak Kadir. Soalnya kalo yang biasa udah sering liat. Jadi mending beli yang ini mumpung nemu harga yang cocok."

"Oh, beli cash?"

Deka hanya cekikikan disertai dengan cari jempol yang terangkat. Tak lupa juga Deka menawarkan pada pak Kadir untuk mencoba mengendarai motornya itu. Namun, niat baiknya ditolak mentah-mentah karena ternyata pak Kadir tidak bisa menggunakan motor kopling.

Keakraban keduanya nampak oleh beberapa orang yang ada dimansion itu. Tak terkecuali oleh Nana dan juga Albert. Tak jau dari mereka, Nana nampak sedang mengamati Deka yang sedang akrab dengan pak Kadir.

"Cih, kenapa aku khawatir setiap kali melihat wajah pria itu? Tidak mungkin dia akan menghancurkan rencana ku bukan? Tidak, tidak. Berpikirlah positif, dia tidak mungkin bisa mengacaukan rencanaku." Batin Nana yang nampak tak suka atas kehadiran Deka.

Sebenarnya sebelum Milla hendak menikahi Deka, Nana sudah mencoba mencengahnya dengan tipu muslihatnya. Dirinya menyebarkan banyak rumor miring tentang Deka. Namun, hasilnya nihil, Milla tetap bersikukuh mau menikahi Deka atas dasar bantuan dari tuan George.

Hal itu pula yang membuat rencana Nana sedikit kacau sebab variabel baru datang. Meski Albert meyakinkannya bahwa Deka tidak akan mengacau, insting Nana berkata lain. Setiap kali ia menatap mata Deka dari kejauhan, ia tahu. Mata itu bukanlah mata pria normal pada umumnya. Deka bukan orang yang bisa di anggap enteng. Itulah penilaian Nana terhadap Deka. Jadi, untuk itulah ia meminta agar Albert mempercepat aksinya. Setidaknya jika Deka ikut campur, urusan mereka sudah selesai dan Deka tidak akan bisa apa-apa lagi.

Nana tersenyum licik setelah memikirkan kembaik jika rencana mereka berjalan lancar. Rasanya menyenangkan sekali.

"Lihat saja, tuan putri. Akan kuambil semua milikmu. Orang sepertimu tak pantas memiliki semua ke kayaan ini. Orang yang pantas adalah aku!"

Semburat kelicikan tak terlepas dari wajah Nana. Sepertinya rencananya benar-benar bisa membuat Milla meninggalkan kekayaannya kini.

Sementara itu, di kantor. Milla nampak tengah mengikuti sebuah meeting dengan para pemegang saham perusahaannya. walaupun tak mampu melihat, setidaknya Milla masih mampu mendengar penjelasan dari yang lain. Meskipun secara keseluruhan, semua pekerjaan Milla diatasi oleh Albert.

Setengah jam berlalu, meeting itu nampak sudah selesai. Seorang wanita nampak menghampiri Milla dan Albert.

"Permisi, nona. Tuan George ingin bertemu dengan anda."

Milla mengangguk mendengar pesan dari salah satu karyawannya itu. Dengan dibantu oleh Albert, Milla pergi menghampiri tempat George menunggu.

"Oh, menantuku yang cantik sudah datang." Sapa George yang langsung menghampiri Nana dan Albert.

"Biar aku saja yang membantunya mulai saat ini. Kau boleh keluar," George mengambil alih tugas Albert dan meminta Albert untuk meninggalkan mereka berdua.

"Terimakasih, tuan. Oh, apakah berarti aku harus memanggilmu, ayah?" Tanya Milla.

"Hahaha, kurasa itu memang diperlukan."

"Baikl,,"

"Hei, hei, aku hanya bercanda. Panggil saja aku uncle. Aku hanya bercanda barusan. Aku bukanlah sosok yang harus kau panggil seperti itu."

"Hhhhm, baiklah. Seperti yang uncle mau."

"Hah, seperti biasa kau sangat kaku untuk anak dari Eleanor."

Seketika itu Milla nampak terkejut.

1
Ratna Rahayu
seruuh
Widati Dati
ceritanya menarik, cuma bahasanya kurang enak...
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
semoga secptnya Mila bisa meliht lagi dan bisa saling jatuh cinta dengan Deka...

next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
Gendon
lanjutkannn turrrr
Ina Yulfiana
semoga Milla bisa membuka htinya untuk Deka percylh Deka bisa melindungimu dri orang² yg berbuat jaht kepadamu...


next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
FUN: thanks support nya😇
total 1 replies
Ina Yulfiana
wah Akhirnya Deka cm Milla mau Unboxing...
lebih baik hapus kontrak pernikahanya jdilah pasngn yg sesungguh'a kasihan Milla Deka dia butuh orang yg bisa menjaga'a...


next semngt sukses selalu
Halu
udah buta bego pula 🤦
FUN: Tapi cantik😀
total 1 replies
Gendon
lanjuttt turrr
FUN: siap pak supir otw🤣
total 1 replies
Halu
Pake bajasa popoler aja lah gausah pake LW
FUN: Siap kak, mimin tampung sarannya. Makasih banyak sarannya 🤗
total 1 replies
Halu
deka umur berapa? di penjara 15 tahun apa 3 tahun?
gak di jelasin ditail? t
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!