NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Sang Penguasa

Terpaksa Menikahi Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:824.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cyn Shindi

Plakkkk....

Secara reflek wanita itu menamparnya tanpa mau menjelaskan apa kesalahannya. Selama ini bahkan tidak ada yang berani memelototinya apalagi menamparnya. Jika tidak ingin hidup susah maka jangan pernah sentuh dia. Itu yang orang orang katakan tentangnya


"Kau, berani sekali kau." Ucap Brydan karena seisi mall sudah melihat kearahnya.


"Kau yang salah, Kalau jalan lihat lihat , lenganmu itu sudah mengenai area terlarangku sebagai wanita." Sahut Nadya dengan berani dia menyahut perkataan sang penguasa. Wajar semua wanita pasti akan marah, tapi sekarang dia sudah salah orang sepertinya.


Bagaimana kisah kelanjutan mereka berdua, dan bagaimana nasibnya karena telah berani menampar Sang Penguasa??



Tentu saja hanya Brydan Robson lah yang bisa menentukannya.


Jangan lupa follow IG aku yah @cynshindi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cyn Shindi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch-21 Cara membangunkan pangeran tidur.

Hingga siang berganti sore, namun Brydan tidak juga berhenti dari kegiatannya itu. Hingga sang istri merengek minta berhenti. Barulah Brydan menyudahi kegiatannya dan ikut tertidur di samping istrinya, sembari mendekap erat tubuh Nadya.

***

Waktu terus berjalan hingga tidak terasa, mereka berdua bangun di malam hari. Ketika langit sudah berubah gelap. Dan terpaksa Nadya dan Brydan mandi di malam hari. Ya, walaupun mereka sudah menggunakan air hangat, tetapi tetap saja hawa di malam hari mengalahkan kehangatan air yang mereka gunakan untuk mandi. Hingga keduanya selesai dengan acara mandinya dan kini mereka sudah rapi, Brydan dengan balutan piyama sedangkan Nadya dengan piyama kimono tidur.

"Sayang, ayo keluar untuk makan malam." Ajak Nadya. Karena dirinya sudah merasa lapar sedari bangun tidur tadi. Tapi agar badannya tidak lengket, dia harus mandi terlebih dahulu.

"Ayo." Ujar Brydan yang baru saja berhenti berkutat dengan laptop nya. Lapar yang melanda perutnya, membuatnya terpaksa berhenti melihat laporan yang dikirimkan Dendy mengenai perusahaan.

Nadya tercengang ketika sudah turun ke bawah dan mendapati meja makan yang baru.

Kenapa mejanya baru? Yang kemarin kan masih bagus dan layak pakai juga. Nadya, Nadya, masa kamu tidak tahu. Jika Sang Penguasa sudah bertitah tidak ada yang bisa mengubah. Kecuali dirinya sendiri sih.

"Kenapa bengong, kau tidak lapar?" Brydan sudah duduk sedari tadi, tetapi Nadya masih saja berdiri di belakang kursinya. Hingga Brydan sudah terlalu lapar dan akhirnya menegur Nadya.

"Ehh iya, ayo Sayang makan." Ucap Nadya langsung menghentikan lamunannya dan menduduki kursi yang dia tarik tadi.

***

"Ingat Sayang, besok hukumanmu akan berlaku sepulang bekerja!" Ujar Nadya sambil mengusap-ngusap dada suaminya yang digunakannya untuk bersandar.

Ya, kini mereka telah menyelesaikan makan malam dan sudah berada di kamar, duduk di sofa kamar sambil berpelukan hangat.

"Ayo tidur, Sayang." Ajak Nadya karena matanya sudah tidak bisa diajak kompromi lagi.

"Ayo." Dan mereka berdua beranjak dari sofa menuju ranjang. Dan tidur bersebelahan dengan posisi saling memeluk satu sama lain.

____________________ 00 ______________________

"Emmhhhhh." Terlihat seorang wanita menguletkan badannya untuk kembali mendapatkan kesadarannya. Nadya telah terbangun beberapa menit yang lalu, sekarang ia sedang duduk untuk mengumpulkan kesadarannya. Setelah benar-benar sadar, dilihatnya jam yang menggantung di dinding.

"Masih pagi, siap-siap dulu saja." Ucap Nadya kepada dirinya sendiri. Kemudian dia beranjak dari ranjang ke kamar mandi. Seusai mandi Nadya memakai baju santainya. Dan menyiapkan keperluan suaminya. Sudah biasa dia melakukan semua ini, karena ini adalah rutinitas paginya.

Setelah semuanya sudah siap, barulah Nadya membangunkan pangeran tidur yang masih berada di atas singgasana.

"Sayang, hei bangun nanti terlambat." Ujar Nadya sambil menepuk kecil pipi Brydan. Dia menunggu beberapa saat, tapi Brydan belum juga terbangun. Bahkan dia terlihat semakin nyenyak. Akhirnya Nadya menemukan ide untuk membangunkan suaminya itu.

Nadya mengambil jari jemari Brydan, dan memasukkan satu jari kedalam mulutnya, kemudian menggigitnya dengan keras.

"Auwwww." Brydan mengaduh sakit saat Nadya menggigit jarinya. Dia meniup-niup kecil jari bekas gigitan Nadya. Akhirnya Brydan sadar juga. Dan jangan lupakan, kini dia tengah menatap tajam Nadya.

"Kau, kau sudah bosan hidup rupanya."

"Tidak, Sayang." Nadya mencoba merayu suaminya, dengan memeluk Brydan dari samping dan mengecup-ngecup pipinya. Cara itu berhasil meluluhkan hati Brydan. Yang tadinya menatap tajam kini tatapan itu sudah berubah datar seperti biasanya.

"Jika kau berani melakukan ini lagi, maka aku akan membuat semua jari mu masuk kedalam mesin pemotong kayu!" Ternyata Brydan tidak luluh begitu saja. Sungguh ancaman memang sudah mendarah daging bagi Brydan. Hingga sulit sekali kalau dia tidak mengeluarkan nada ancaman lagi. Nadya hanya mengangguk, kemudian meminta Brydan untuk segera mandi, sebelum air nya menjadi dingin.

Setelah menyelesaikan rutinitas pagi, mereka berdua sudah bersiap turun untuk sarapan.

***

"Selamat pagi, Nyonya dan Tuan." Ucap Sekertaris Dendy yang sudah duduk di sofa menunggu Brydan.

"Selamat pagi, Tuan dan Nyonya." Ucap Pak San yang berada tidak jauh dari meja makan.

"Selamat pagi Sekertaris Dendy dan Pak San.

" Balas Nadya dengan senyuman manisnya.

"Berhenti menebar senyum!" Ujar Brydan. Dia sungguh tidak ingin istrinya menebar senyum kepada siapapun juga, kecuali kepada dirinya.

Dasar Posessive!

Brydan dan Nadya sudah menyelesaikan acara makannya sejak beberapa menit yang lalu.

"Selamat bekerja, Sayang." Ucap Nadya dibumbui kecupan kecil di pipi dan bibir. Untuk melepas suaminya bekerja.

Aku sudah tidak canggung lagi kepadanya. Apakah aku sudah jatuh cinta terlalu dalam? Aku harap dia juga mencintai ku suatu saat nanti.

"Pak San, Fanny dimana?" Tanya Nadya yang tidak melihat keberadaan Fanny di Mansion. Biasanya Fanny akan selalu mengekor di belakangnya ketika suaminya sudah bekerja.

"Dia berada di dapur, membuat segelas jus jeruk untuk Anda." Sahut Pak San.

Nadya memang meminta Pak San untuk membuatkan segelas jus jeruk. Tapi Fanny tidak sengaja mendengar nya, jadilah Fanny yang kedapur dan meminta pelayan membuatkan jus jeruk untuk Nyonya nya.

"Ini Nyonya jus jeruk yang Anda minta." Ucap Fanny yang baru saja datang membawa segelas jus jeruk.

"Tolong bawakan ke ruang bioskop mini ya, Fan. Kamu temani saya nonton drama." Kata Nadya sambil berjalan ke arah ruangan di sebelah ruang kamarnya.

Hari ini Nadya ingin menghabiskan waktu untuk menonton drama kesukaannya melalui layar lebar. Jadilah dia menyuruh Fanny menemaninya.

"Duduk Fan, jangan berdiri terus seperti manekin." Ujar Nadya sambil meminum jus yang tadi dibawakan Fanny.

"Baik, Nyonya." Jawab Fanny dan menduduki kursi di sebelah Nyonya nya. Dimulailah film yang mereka tonton, film yang bergenre romantis. Dengan pemeran yang cantik dan tampan. Fanny menonton film sambil sesekali melirik Nadya, yang kadang tertawa sendiri, cemberut, dan kadang berakting seolah-oleh memukul orang yang ada di dalam layar. Fanny benar-benar dibuat geli oleh kelakuan Nadya.

Setelah dua jam menonton drama kesukaannya, Nadya beranjak dari tempat duduknya.

"Fan, ayo kita bercerita." Nadya menggandeng tangan Fanny dan mengajaknya ke taman belakang. Dia meminta Fanny duduk di sebelahnya dan langsung dilakukan oleh Fanny.

"Apa kau punya sanak saudara di kota ini?"

"Tidak punya, Nyonya. Karena semua sanak saudara saya ada di kampung."

"Begitu ya, apa kau punya pacar? Maaf kalau aku lancang ya."

"Tidak masalah, Nyonya. Ya, saya punya pacar."

"Lalu dimana dia sekarang, kenapa tidak pernah mengunjungi mu?" Tingkat ke-kepoan Nadya semakin menjadi-jadi saja.

"Dia sedang menuntut ilmu di luar negeri, Nyonya. Kami hanya sesekali berkabar melalui telfon."

"Owhh, aku doakan semoga hubungan mu lancar sampai ke jenjang pernikahan ya."

"Terimakasih, Nyonya. Saya juga mendoakan semoga Nyonya dan Tuan akan selalu bersama sampai maut memisahkan."

"Terimakasih Fan."

.

.

.

.

.

.

.

Happy Reading and Lop U All

Jangan lupa like, komen and votenya yah 😁

Makasih kakak-kakak sayang ✨

IG: @cynshindi

klo mau tanya-tanya perihal novel ini atau mau kenalan boleh follow IG ku yah🤗

1
Hadimulya Mulya
critamu bertolak belakang,kmu bilang hati malekat,tadi secara gk langsung dia dh menghiyanati rumah ttg nya,karena tidak ada pertemanan beda jenis klo dh rumah ttg,dan dia dh gk mau terus terang klo dh berumah ttg,hati malekat dri mna itu pertanyaan nya
Hadimulya Mulya
critamu wanita nya kayak pelacur,gk sadar klo dh punya suami,walo pun gk selingkuh,apa LG wanitanya gk bilang klo dia dh punya suami,crita merendahkan wanita yg sudah berumah ttg,seharus nya dia bilang klo dh bersuami
Hadimulya Mulya
pas crita ini gk masuk akal,katanya takut ma suami,katanya suami nya penguasa,pasti banyak uang,kok malah gk mau bayar malah pingin berteman,pascritani menandakan perempuan gampangan,dh punya suami TPI msh mau jln ma lelaki lain,seharusnya judul nya wanita gampangan
Jean Wonga
kok ksannya buru2 sih...g da deg2nya kok tba2 sambar...hrysnya pdkatan dulu ...ini ni ma srudak sruduk jdi...🤨🤨
Purnawati zainir
alurnya kayak jalan tol..
Annisa Salsa Salsa
ceritax baguss tapi kata2 nya terlalu singkat jadi bosan bacanya
Ilan Irliana
Nadya itu kek nora y....di ksh kaya tp mlh ngelunjak,diksh suami yg gitu mlh g tau diri..
Ilan Irliana
hihi Nad,bruntung loe mh tidur satu kmr satu ranjang...g kek di novel laen pisah kmr...hihi
Ilan Irliana
hoohh jd dendy itu seorang sekretaris brydan...
~jingGA
yaelah bang udah ada pendekatan ini namanya
~jingGA
disisi lain Tica yg malah sibuk menatap wajah tampan sang sekertaris😂
~jingGA
aq lanjut baca ini setelah dari bang dendy dan Tica yg unyu banget
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
insyaallah HDR say
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈: masama
total 2 replies
istriHanbinPacarKyungSoo
monoton.
Putri Nazwa
semangat selalu author
Marlha
lanjut thor
Teea Puspa
ga apa lah thor,namanya orang udah suka mah siapp baca aj,yg penting masih dilapak yg sama di NT....SEMANGAT OTHOR💪👍🏻😍
anak cantik
semangat terus kaka
Shine Star: Siap Makasih Kakak💖💖
total 1 replies
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
semangat berkarya sayang 💪
Shine Star: Istri Simpanan Dendy, Kakak
total 3 replies
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
berjuanglah untuk cintamu Tica... dengan kelembutan dan kesabaran mu aku yakin Dendy akan mencintaimu... untuk bos Brydan..dari sebelum Nadya blm hamil sampai hamil tetap manja kayak anak kecil 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!