"My blinking star" demikian Langit menyebutku...
Yah... Langit Indrawan, lelaki pertama yang membuatku jatuh cinta.
Tadinya aku tidak menyadari telah jatuh cinta sama dia.
Hanya merasa ingin selalu dekat dengannya dan ingin berbagi dengannya hingga aku benar-benar terbiasa dengannya sampai kami menikah... dengan pasangan masing-masing.
Langit yang kurindukan, dengannya aku mengalami kisah cinta yang manis tapi sekaligus juga melukai banyak hati.
Ah..seandainya ada kesempatan kedua, aku tidak ingin memilih cerita yang serumit ini..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Laviestbelle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3LFamily
Hari masih gelap ketika aku terbangun pagi ini.
Rasa syukur dan bahagiaku sungguh tidak terkira melihat pemandangan didepanku; kedua pria kembar beda usia tidur yang berdempetan dengan 1 bantal... "kalian manis banget siiiihhh..." ujarku sambil mengecup kening keduanya satu per satu, lalu berjingkat perlahan meninggalkan mereka.
Aku sudah siap. Bekal sudah siap. Baju ganti juga sudah aku ditaruh dimobil. Hmmm... tapi kedua jagoanku masih terlelap. Sambil menunggu mereka bangun aku menyalakan hp-ku.
Dan seperti biasa. Dan seperti biasa pagi begini, banyak pesan beruntun masuk yang aku buka dan bales satu per satu.
Termasuk juga dari nomor asing itu.. ahhh.. lagi-lagi dia.
+628112116xxxx
Heh.. pelakor ! masih belum puas maen sama laki gue?
+628112116xxxx
Langit udah 3 malem tidur sama kamu, masih belum tuntas juga melepas rindu-nya, dasar gatel..
+628112116xxxx
Kamu kemanain Laki gueeeee
dikantor ga ada, hp ga aktif
+628112116xxxx
Kita perlu bicara..!
+628112116xxxx
Wooooiiiiii... punya hati ga sih
+628112116xxxx
Dasar pelac*r ga tau malu, bisanya cuman ngegoda laki orang
Aku menghela nafas sambil memijit pelan pelipisku. Owh.. sungguh kisah cinta yang rumit. Aku bukannya lepas malah makin terseret sejauh ini. Maafkan aku Junie, sungguh.. jika ada cara yang membuat Langit tidak lagi mencintaiku maka itu yang kupilih, tapi apa mungkin.. terlebih sekarang Langit mengetahui kalo kami punya Lintang yang mempererat tali cinta.. bisakah aku menolak dibilang pelakor ? karena.. dia sudah ku miliki sejak dulu tapi...
Drrrrtttt.. ddrrrttt
Tiba-tiba ada panggilan dari nomor baru masuk. Syukurnya aku pake aplikasi getcont*ct yang bisa menunjukkan nama penelepon meskipun tidak tersimpan di kontakku. *G**endhis*. Waaahhh..
Lenka : Ya, selamat pagi. Ada yang bisa saya bantu?
Gendhis : ga usah basa-basi Lenka.. Langit lagi sama kamu?
Lenka : I..iya mbak
Gendhis :hmm sudah ku duga.. kenapa sih kalian malah kaya gini.. bukannya kamu sudah ku minta menjauh dari Langit, jangan lagi ngerecokin hidup langit?
Lenka : Ma..maaf
Gendhis : kamu kan juga wanita bersuami, apa pantas tidur sama suami orang ha?
Lenka : ... (terisak)
Gendhis : jangan jadi ga bermoral hanya karena cinta yang kalian anggap sejati itu. Kalian ga ubahnya kaya binat*ng yang melampiaskan hasrat tanpa memedulikan perasaan orang-orang yang selalu ada untuk kalian
Lenka : ... Mbak.. aku juga sebenarnya ga mau kaya gini
Gendhis : halaaah.. ga mau kaya gini tapi masih aja.. Junie bilang hampir 3 tahun ini kalian sama-sama lagi. Bahkan, sudah 3 malam Langit ga pulang.. Lenka, apa yang kamu cari dari Langit hah? kalo uang katakan berapa... asalkan kamu beneran ninggalin Langit
Lenka masih terisak, ga sanggup menjawab ketika tiba-tiba Langit merebut Hp dan bicara..
Langit : Mbak Gendhis, cukup.. jangan membebankan semua kesalahan ini ke Lenka.. dari dulu aku yang salah, udah ninggalin dia dan ga pernah ngelepasin dia..
Lenka ga pernah menggodaku apalagi mengejarku, dia selalu ingin menyerah dan pergi dari hati, mbak...
Gendhis : ga usah membela Lenka. Kalian sama brengs*knya, dasar manusia ga bermoral..
Langit : aku segera menceraikan Junie jika dengan itu bisa membuat kami jadi manusia bermoral, mbak.
Oh iya, ada 1 hal yang perlu mbak tau... Pikirkan apa yang Viny alami sekarang juga pernah dialami Lenka sebelumnya.
Gendhis : jangan merembet ke...
Langit : mbak.. ternyata Lenka tidak pernah menggugurkan kandungannya
Gendhis : tidak..jangan bilang kalau..
Langit : yah.. kenyataannya aku punya junior Lintang Langit Indrawan namanya, laki-laki 17 tahun, dia tinggal di Jogja. Dan sekarang aku sama Lenka lagi sama dia.
Gendhis : Kok namanya...
Langit : Lenka kasi nama favorit yang pernah aku siapin untuk anak-anak kami kalo..
Gendhis : jadi kapan kamu mempertemukan putramu dengan kami?
Langit : nanti, kalo mbak sudah ga marah lagi sama Lenka
Gendis : maafin mbak ya, sebenarnya mbak sayang sama Lenka. Tapi... apa yang kalian lakukan ini salah, Lang..
"Sayang... kamu gapapa? tanya Langit. Padahal dia tau kalo Lenka pasti kepikiran sama omongan Mbaknya.
"Masih mau berjuang bersama kan..? apalagi kita punya Lintang, sayang....."
"ayo siap-siap, keburu siang ntar" alih Lenka
*****
Lintang benar-benar bahagia. Bisa bersama papi juga mami. Sudah lama dia mengimpikan hal seperti ini.. Berjalan, bergandengan tangan, bercanda tawa... ngusilin papi yang melotot kesal melihat Lintang menggandeng mesra mami. Hahaha.. gitu amat sih,pi..
Pagi ini kompak banget, mami pake terusan putih selutut, topi lebar, kacamata hias, sneaker.. Langit dan Lintang juga ga sengaja pake atasan putih,.. kompak banget..
Tiba-tiba Lintang jadi fotographer dadakan yang mengabadikan moment papi dan mami, beberapa candid tapi malah dapet mesra-nya... Hmmm.. sweet couple..
"mi.. foto berdua yuk.. papi gantian fotoin yaaa.." ujar Lintang mengambil posisi jongkok dan menyuruh maminya naik dari belakang.. pose menggendong mami dibelakang.
Dan itu sontak membuat papi cemberut.. "ga mauuu..!!" kata papi.
Jealous-nya kumat nih papi. Sengajaaa,kok aku hihi.. -Lintang
"Yawdah kalo ga mau..." Lalu Lintang minta tolong sama orang yang lewat menjepret moment manis berdua maminya. Sementara Langit udah melangkah menjauh pergi dengan bete.
"Sayang.. tungguuu.." panggil Lenka. "heiii.. sayaaaang, kamu belum pernah foto sama your son kan.. ayo, nanti aku fotoin" rayu Lenka.
"Kamu sih iseng banget. Sana.. kejar papimu" bisik Lenka pada Lintang
"papiiiii.... hug me, pleaseeeeee..." ujar Lintang berlari menghampiri dan menubrukkan badannya ke papinya. Tentu saja Langit dengan senang hati menyambut juniornya.. dan Lenka sukses menjepret berbagai pose kedua lelaki kembar beda usia kesayangannya itu. Tentu saja dilanjutkan foto bertiga. Nice pic on family day..
Siapa pun yang melihat mereka saat itu tentu berpikir mereka keluarga yang normal dan bahagia.
"papi.. boleh minta no.hp?" pinta Lintang
"nih ketik dan save namamu.." jawab Langit sambil memberikan hp ke anaknya
"aku bikin WAG yaaa.. isinya kita bertiga mami, biar seru kalo chat atau vc"
3LFamily😍 demikian nama WAG yang dibuat Lintang
Dan segera Lintang mengirimkan foto-foto kebersamaan mereka, termasuk candid Lenka yang berdiri di bibir pantai menatap langit biru dengan Langit yang memeluknya dari belakang, trus mereka yang berkejaran ditengah ombak.. hmm belum lagi langit yang menggendong Lenka ala bridal style masih dengan latar pantai pasir putih dan langit yang biru.
"astagaaa.. mi, anak kita ternyata berbakat jadi fotographer.." seru Langit.
"so sweet ya.. mami papi fotonya dah kaya orang pre-wedd aja.." celetuk Lintang sukses membuat kedua orangtuanya terhenyak.
Kenapa ekspresi mereka gitu, ya? - Lintang
"My Brother" mampir di sini, kak!
tapi cara nya 😔
berkunjung juga yah