NovelToon NovelToon
Really My Husband 2

Really My Husband 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: novia

Rara wanita cantik,pintar dan mandiri menyukai seorang laki-laki yang tidak menyukai nya namun dirinya masih berharap

ataya adalah laki-laki pintar,pekerja keras dan sedikit misterius di dalam kehidupannya

ini kisah mereka dan kisah para sahabat serta saudara, dalam menemukan cinta mereka

bagaimana kisah mereka ya
penasaran, penasaran, penasaran
yuk di baca yuk ... 👉👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#RMH (season 2) 21

selamat membaca

.

.

.

.

.

happy reading

-----------------------------------------------------

ataya sedang duduk di sebuah bangku taman iya pergi dari rumah bukan untuk mengejar Sarah melainkan menenangkan hati setra pikirannya

"maafin taya Bu, taya gak maksud marah sama ibu" gumam taya

tanpa seizin taya bulir bening itu pun mengalir deras di pipi taya

taya" seandainya kejadian itu tidak pernah terjadi, aku tidak harus bersamanya, (memejamkan matanya)

ponsel taya terus berdering namun taya enggan mengangkat nya iya tahu jika itu pasti panggilan dari Sarah

taya hendak mematikan ponselnya,namun belum sempat mematikan ponselnya ponselnya berdering dan menampilkan nama Rara di sana

"rara"

taya mengangkat panggilan itu

taya" ada apa (ketus)

rara" eyang uti , om eyang pingsan dan kami sedang membawanya ke rumah sakit

taya" apa ibu sakit, kalian membawanya ke mana ?

rara" N** T*****

taya" aku akan segera kesana

taya langsung mematikan panggilan itu dan langsung melajukan mobilnya ke arah rumah sakit yang di beritahu oleh Rara

sesampainya di sana taya melihat rara, Nara dan juga ayahnya yang sedang menunggu

taya" bagaimana ke adaan ibu

pak Lukman" buat apa kamu menanyakan nya, lebih baik kamu pergi , bapak sangat kecewa atas sikap mu pergi lah, sebelum bapak minta security yang mengusir mu

taya" tapi pak, taya ingin melihat ibu

pak Lukman" pergi bapak bilang (menaikan suara )

rara" eyang tenang ingat ini di rumah sakit,

pak Lukman" Ra bawa anak itu pergi dari sini, eyang tak mau melihat nya

rara mendekati taya

rara" om sebaik nya pergi, agar tidak terjadi keributan

taya melirik tajam ke arah Rara

taya" ini semua gara gara kamu, kamu membuat hidup ku jadi begini, kamu selalu saja membuat ku susah, kamu selalu saja merusak semaunya jangan pernah kamu ikut campur dengan hidup ku, mulai besok kamu di pecat dan akan dikembalikan ke Indonesia aku tidak suka melihat mu

rara yang mendengar itu langsung meneteskan air mata, dan tidak habis pikir jika taya akan melakukan hal itu padanya

taya langsung menarik tangan Rara untuk pergi hal itu membuat pak Lukman dan Nara terkejut namun mereka tak bisa menghentikan taya karena jarak yang cukup jauh dan langkah taya yang cepat

taya menarik Rara masuk ke dalam mobilnya

dan membawanya entah kemana

di sebuah tempat kosong yang terkuat seperti taman yang sudah tidak terpakai lagi taya menghentikan mobil nya

dan kembali menarik tangan Rara dan sedikit menyeret nya agar Rara turun

rara" apa salah Rara, kenapa om taya benci sekali pada Rara, apa kesalahan Rara (menagis)

taya mengacak rambutnya frustasi

taya" kamu bertanya kesalahan mu, jika aku jabarkan. mungkin malu bisa membaut kamus dengan kesalahan kesalahan mu itu (berbohong) kamu tahu, sudah aku bilang berhenti menyukai ku, dan jangan pernah berharap pada ku, jadi aku minta berhenti melakukan itu

rara" Rara sudah mencoba, dan Rara sudah berusaha tenang saja, Rara tidak akan suka lagi dan berharap pada om taya lagi, dan mulai besok aku akan berhenti bekerja dan akan pulang

taya" bagus jika kamu mengerti, dan jangan pernah muncul di hadapan ku ingat itu

rara" sebelum aku melakukan itu, aku mau minta jelaskan apa kesalahan ku, agar aku bisa punya alasan untuk melakukan semua ini

taya" heh gadis bodoh, sudah aku bilang kesalahan mu banyak dan jangan pernah bertanya

rara" tapi aku mau tahu, (menagis)

taya sangat kesal pada Rara dan Rara kini benar benar menguji kesabarannya

taya" pergi dari sini

rara" tidak

taya" pergi aku bilang

rara masih diam di tempatnya

taya" pergi dari sini (membentek)

rara langsung pergi karena merasa takut pada taya iya berlari tantenya arah entah kemana yang penting menjauh dari taya

semetara di rumah sakit pak Lukman sibuk menelepon Fahri untuk meminta bantuan agar taya tidak bertindak bodoh pada Rara

pak Lukman" Fahri cepat cari mereka eyang tidak mau terjadi pada Rara

fahri" iya eyang Fahri akan mencari mereka

fahri mematikan panggilan itu dan meminta beberapa anak buahnya untuk mencari ke beradan rara dan taya

fahri mencari ke tempat tempat yang mungkin taya datangi namun iya tak menemukan taya atau pun Rara

setelah berlari kini Rara tak tahu iya berada dimana dan iya pun tidak membawa ponsel untuk menghubungi siapapun

rara benar benar bingung karena iya tidak tahu harus ke arah mana

kini iya hanya bisa menagis karena sekarang entah bagaimana nasib nya di negri orang

dengan air mata yang mengalir Rara terus berjalan mengikuti jalanan yang ada di depannya

namun iya tak melihat satupun orang atau kendara an melintas di sana

"bagaimana ini aku harus apa, bunda Rara sangat takut bunda " gumam Rara

sementara taya masih duduk di dalam mobilnya sambil mengumpat tidak jelas

brak

memukul stir mobilnya

"shit anak itu tidak tahu tentang negara ini bagaimana jika terjadi sesuatu padanya. sungguh menyebalkan " geram taya

yang menyalakan mobil berniat mencari Rara ...

rara masih berjalan mengikuti instingnya saja yang sebenarnya pun iya tak tahu kakinya itu melangkah ke mana

tiba tiba Rara di hadang oleh beberapa pria yang bertubuh tegap, Rara mencium bau alkohol dari mulut empat pria itu

rara berusaha tidak perduli dan berniat melanjutkan perjalanannya namun salah satu pria itu menarik tangan Rara hingga Rara merasakan sakit di tangannya

"mau kemana nona manis,jangan terburu buru, santai saja, kami tidak berniat jahat, benar tidak"

"benar nona, jangan buru buru, bagaimana jika nikmati malam ini dengan hal yang menyenangkan "

rara mencoba melepaskan tangannya dari pria Yanga berkulit hitam di hadapannya

rara" tolong lepaskan saya, saya ingin pulang, jika kalian mau harta ambil ambil saja semuanya ( Rara menyerahkan tasnya )

"wah nona ini sungguh baik hati, ya " ucap salah satu pria itu

"tapi maaf nona kami tidak hanya mau ini kami masih menginginkan Yanga lain(tertawa) "

rara" saya mohon, lepaskan saya, saya sungguh ingin pulang, saya mohon (menangis)

"jangan menangis nona kami tidak akan menyakiti mu, malah kami akan membuat mu senang (berbisik di telinga Rara) "

rara" tolong tolong tolong (bertriak sekencang kencangnya)

" bertriak lah sesuka hati mu Nona, karena tidak akan ada yang mendengar teriakan mu itu "

ke empat pria itu kini mulai mengelilingi Rara

rara sungguh merasa sangat takut sampai sampai tubuh nya bergetar hebat,

"ya Allah tolong selamat kan Rara,(menangis) " Rara melafalkan dia dia yang iya bisa, berharap Allah mengabulkan doa doa nya

kini Rara benar benar merasa takut, dan iya pun pasrah dengan apa pun yang terjadi pada nya

"bunda tolong kakak Bun" batin Rara yang merasa sangat ketakutan bukan main

_____________________________________

TBC

next

maaf up nya lama, author nya baru sembuh sakit... maklum kerjanya lembur terus jadi badan drop, mohon di maaf kan ya semua

jangan lupa setelah membaca kasih like, komen,saran, share atau apa saja berbentuk dukungan buat author ya

terimakasih

1
Misbah Ahmad
Luar biasa
마님 최 💙 엄마 재민
seru
timbuljaya
obsesi bangetz sm taya
timbuljaya
sptnya sarah hy memanfaatkan taya aja tapi blm sadar klu cm dimanfaatin sarah...yg cinta tulus itu rara.
timbuljaya
taya salah pilih calon istri...
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
regan wijaya
faidah ditangisi Ra kalok aku jadi kamu ngapain nangis buktikan kalok kamu itu enggak apa apa sejak kejadian itu lalu nyarik laki laki lain masih banyak laki laki di dunia ini jadinya jangan ditangisi ditata kurang ajar itu
regan wijaya: maaf typo"ngapain ditangisi"
total 1 replies
Dyah Oktina
banyak bawangnya...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
kenapa sungkeman pakai berkas ya tor????🤭pusing bacanya pdhal ceritanya seru..
Dyah Oktina
aduh...
typo nya tor.... ngak kuat... padahal ceritanya seru... jd serimg selfok... tolong d perbaiki tor... 💪💪💪💪💪
Dyah Oktina
ceritanya bagus tor... tolong sebelum d kirim d baca ulang supaya tdk banyak typo.. yg membuat bingung.... 💪💪💪💪💪❤❤
Evi 060989
up
Cheyichie Cheweaquariuezz
siapa suruh makan buah simalakama
kalo udah nyata ada buah pepaya
siapa suruh gak saling terbuka
kan jadi makan hati dua duanya...
Dyah Shinta
ngerti banget Thor... tapi plis.. plis..jangan ada yang dimatikan lagi ya..
Dyah Shinta
Calonnya Rey yah?
Bagus deh .. soalnya kayak gampang banget Rey sama Rizki. kurang greget...
Dyah Shinta
Kean sekarang sudah umur berapa?
Selang waktu antara Fahri menikah dengan saat ini berapa lama?
Dyah Shinta
Aaaa... sediiihhhh....
Dyah Shinta
Cyra ga seperti ayah ibunya ya..
Dulu Radit ga pernah perduli sana yang namanya cewek. Dunianya hanya seputar Cha Cha. Fani juga bertahun tahun menunggu Radit.. ga tergerak sedikitpun untuk laki2 lain.
Eh giliran Cyra... selalu cari tambatan hati yang sampai saat ini belum dia temukan.. 😁
Dyah Shinta
Haduuu... jadi deg2an...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!