NovelToon NovelToon
My Princess OG

My Princess OG

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:681.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rina Puspita

Satria Wira Pratama adalah Seorang pimpinan perusahaan besar yang terkenal dingin dan juga sangat kejam. Tiba-tiba menjadi tak berdaya menghadapi seorang OG yang super ceroboh. Melinda Permata Sari, seorang gadis yang berasal dari keluarga menengah kebawah memiliki tiga adik laki-laki yang super protektif terhadap kakak perempuan mereka.

Jarak usia keempatnya tidak terlalu jauh sehingga sering Linda (Panggilan Melinda ) dicap sebagai seorang play girl karena gonta ganti pasangan.

Kehidupan Linda yang biasa-biasa saja mulai berubah semenjak dia pindah bekerja di sebuah Perusahaan Adi Kuasa di Kota Metropilitan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Satu

Kabar pernikahan Linda pun akhirnya sampai ke telinga Bayu. Setelah ayah Linda menemui kedua orang tua Bayu untuk membatalkan perjodohan anak mereka.

Sebenarnya ada rasa tidak enak di hati ayah Linda terhadap orang tua Bayu. Kesepakatan yang telah lama mereka buat telah berakhir.

Orang tua Bayu pun tak dapat menolak karena memang Linda akan menikah dengan orang yang dicintainya.

"Sekali lagi saya minta maaf ya Hen! Perjodohan ini terpaksa gagal, karena memang anak ku sudah memilih pria lain," ucap Ayah Linda. Tersirat rasa bersalah karena merasa gagal mewujudkan janji nya dengan sahabatnya.

"Tidak masalah Jun. Itu adalah pilihan putrimu. Kami harap putri mu bahagia dengan pria pilihannya..." Pak Hendra pun memegang tangan sahabatnya, menandakan bahwa kegagalan perjodohan ini tak akan merusak persahabatan mereka.

"Oh iya Jun. Apakah pria pilihan putri mu itu sangat berani seperti apa katamu," tanya Pak Hendra sambil menyeruput kopinya.

"Tentu, bahkan dia dengan sangat percaya diri menyampaikan maksudnya tanpa ragu. Awalnya ingin ku tolak. Tapi melihat tatapan putriku akhirnya semua aku serahkan kepadanya..." jawab Ayah Linda dengan sangat antusiasnya.

Perbincangan para orang tua itu terlihat sangat seru. Berbeda dengan pemuda yang telah mendengar percakapan mereka dibalik tembok.

Dengan penuh amarah, pemuda itu membawa motor nya menuju ke sebuah taman tempat biasa kawan-kawannya kumpul.

Sesampainya disana, tidak ada seorang pun bahkan seekor jangkrik pun tidak ada. Seolah situasi pun mengejek dirinya, karena telah gagal mendapatkan pimpinan genk Scorpion.

Dengan sangat kesal, Bayu menendang tong sampah yang berdiri tegak tanpa ada perlawanan.

"B*ngs*t! Kenapa malah jadi gini sih! Haaaaahhhh! Sialan! Harusnya waktu itu gue bawa dia ke hotel aja biar sekalian hancur! Pokoknya dia nggak boleh nikah sama siapapun kecuali gue! Lihat aja, gue akan buat perhitungan sama laki-laki yang berani ngajak lo nikah Linda!" Bayu berteriak dengan penuh emosi menghancurkan apapun yang ada di sekitarnya.

Tatapan mata Bayu sungguh menakutkan dan mungkin jika di sana ada teman-temannya. Mungkin mereka akan menjadi sasaran kemarahan Bayu.

Meski genk Bayu dan Linda berselisih, namun sesungguhnya Bayu sangat mencintai Linda tanpa sepengetahuan Linda.

Namun karena perselisihan antar genk, membuat Bayu mengesampingkan perasaannya.

Saat ini, perasaan Bayu sungguh sangat hancur. Jika saja dia jujur dari dulu. Jika saja dia berlaku egois demi perasaannya. Mungkin tak kan sesakit ini.

☘☘☘

Semenjak kesepakatan mereka untuk menikah, Linda sudah tidak diperbolehkan lagi bekerja. Dia hanya harus fokus untuk kuliah.

Sepulang kuliah yang biasanya selalu pergi dengan Ferry, kali ini Satria mengajak Linda untuk membeli perhiasan sebagai mas kawin dan juga cincin kawin. Juga membeli baju untuk acara nanti.

Linda menunggu Satria di gerbang kampusnya. Sambil mengutak-atik handphone nya. Linda mengirim pesan kepada Satria.

📤Linda : Pak, saya sudah keluar kampus. Sekarang saya ada di dekat gerbang kampus.

📥Satria : Sebentar lagi aku sampai.

Sambil menunggu kedatangan Satria, Linda membeli minuman dingin di warung dekat situ. Hingga tak lama mobil Satria berhenti.

Segera Linda memasuki mobil setelah Satria menghampirinya. Keduanya segera menuju ke sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli perhiasan.

Sampai di sebuah toko perhiasan, Satria menarik lengan Linda agar segera mengikutinya. Karena begitu tiba disana, Linda terlihat melamun menatap toko ini.

"Kamu pilih yang menurutmu bagus, juga pilih satu set yang kamu suka," ucap Satria dengan lembut.

Dengan mengetuk-ngetuk dagunya, Linda memilih cincin sederhana berhiaskan sebuah permata kecil sebagai pemanis.

Setelah menunjukkan kepada Satria, pelayan pun mendekat.

"Tolong ambilkan yang ini." Satria menunjuk cincin yang dimaksud Linda.

Pelayan pun mengambilnya lalu menyerahkan kepada Satria.

"Cobalah." Perintah Satria kepada Linda.

"Oke." Linda mengambil cincin untuk ia coba. Begitu pula Satria.

Dijari Satria cincin itu sudah pas. Namun untuk Linda itu sangat kebesaran.

"Maaf, apakah bisa minta ukuran yang lebih kecil? Sepertinya calon istri saya jarinya sangat kecil." Satria meminta ukuran lain kepada pelayan toko.

"Sebentar pak, akan saya ambilkan." Pelayan itu segera pergi mengambil barang yang dimaksud Satria.

Selang beberapa lama, pelayan itu membawa cincin serupa namun ukurannya lebih kecil.

Dengan hati-hati ia memberikan kepada Linda.

Linda pun mencobanya lagi. Dan yaahhh masih kebesaran. Melihat itu, Satria pun sedikit terkejut.

Sekecil itu kah jari nya?

"Apakah ada yang lebih kecil," pinta Satria.

"Maaf tuan, ini yang paling kecil. Jika lebih kecil lagi, maka itu untuk anak-anak," ucap pelayan itu sambil sedikit terkekeh.

Melihat reaksi pelayan yang secara langsung menghina Linda, Satria sedikit marah

"Apakah seperti ini pelayanan di toko ini? Mana managernya," bentak Satria.

Padahal Linda tidak masalah, karena memang dia menyadari bahwa jarinya memang sangat kecil.

Seorang pria berjas pun mendekat, setelah salah seorang pelayan memanggilnya lalu menghampiri Satria.

Melihat Satria disana, segera pria itu berlari mendekat.

"Maaf tuan, mohon maaf atas ketidak puasannya anda dengan pelayanan kami," seru manajer toko itu dengan penuh rasa hormat.

"Saya ingin pelayan itu dipecat. Dia tidak bisa bekerja disini lagi, bisa kabur semua pelanggan disini." Perintah Aditya tanpa basa-basi.

"Apa kesalahan dia tuan," tanya manajer itu.

"Dia sudah menghina calon istriku," balas Satria dengan berang.

"Baik tuan, nanti akan kami urus. Sekarang biar saya yang menemani anda untuk memilih." Dengan penuh hormat pria itu membawa Satria melihat perhiasan lainnya diikuti Linda.

"Apakah ini tidak berlebihan?" Linda berbisik kepada Satria. Merasa perlakuan Satria sedikit keterlaluan.

"Ini hak ku, aku tidak mau toko ini kehilangan pelanggan karena pelayan yang ceroboh," jawab Satria tegas.

Linda hanya manggut-manggut tanpa tau maksud Satria.

"Silahkan tuan, pilih yang mana?" Pria berjas itu dengan sopan menunjukkan berbagai koleksi perhiasan di toko itu

"Biarkan calon istri saya yang memilih. Dan saya mau buatkan cincin seperti pilihannya tadi yang pas di jarinya." Satria mengelus tangan Linda dengan lembut.

Mendengar ucapan Satria, pria itu langsung menunduk hormat kepada Linda yang berada di samping Satria.

"Mohon maaf, bisa saya ukur jari nona?" Dengan penuh hormat, pria itu mengukur jari Linda untuk membuat cincin.

Melihat tangan Linda dipegang pria lain, Satria pun emosi. Lalu menarik kasar tangan Linda saat jarinya akan diukur.

Melihat itu, Linda pun bengong. Dan pelayan yang hendak mengukur jari Linda pun terkejut.

"Maaf, tuan. Saya harus mengukur jari nona ini untuk membuat cincin yang pas." Manajer itu gugup karena tingkah Satria yang terlalu pesesif.

"Apakah tidak ada pelayan perempuan untuk mengukur jari calon istriku!" Bentak Satria.

Sepertinya tuan Satria sangat posesif dengan calon istrinya.

Pria itu akhirnya memanggil pelayan wanita untuk membantu mengukur jari Linda.

Setelah selesai mengukur, Linda pun di persilahkan memilih set perhiasan yang ia suka.

Bukannya memilih, Linda malah bengong.

"Pilihlah yang kamu suka." Bisik Satria membuat Linda pun merinding dibuatnya

Dengan yakin Linda pun menggeleng.

"Tidak perlu, lagi pula saya tidak biasa memakai perhiasan seperti ini." Linda kembali menggeleng.

"Pilihlah, kamu akan menjadi nyonya Pratama. Jangan sampai mama menertawakanmu karena aku tidak sanggup memberikanmu perhiasan." Satria berusaha meyakinkan Linda.

Dengan wajah cemberut Linda pun terpaksa melakukan perintah Satria.

Linda hanya memilih set perhiasan yang tidak terlalu besar. Dan hanya ada liontin permata biru kecil sebagai pemanis.

"Hanya itu?" Satria memicingkan matanya, seperti tak percaya dengan pilihan Linda.

"Ya! Saya rasa ini cukup manis." Linda tersenyum manis kala itu.

"Banyak yang lebih bagus, kenapa malah memilih yang biasa seperti ini?" Satria masih terus berusaha membujuk Linda, namun gagal.

"Maaf Pak! Saya tidak biasa memakai Perhiasan besar seperti itu. Yang ini saja rasanya saya geli membayangkannya." Linda bergidik membayangkan dirinya memakai perhiasan yang penuh dengan permata cantik.

Namun dia rasa, itu terlalu berlebihan dan memancing copet jika berada di luar.

Melihat Linda yang bergidik, Satria bingung dengan apa yang dipikirkan gadis disamping nya ini.

Lucunya kalau seperti ini, hampir saja ku cium bibir manyunnya itu.

Satria hanya tersenyum dengan tingkah Linda.

Di luar toko, ternyata ada seseorang yang memperhatikan mereka yang tengah memilih perhiasan di toko itu.

Tatapan kebencian melihat kedekatan keduanya.

1
Dian Anggraini
diepisode awal2 namanya sapto kok berubah jd tejo tolong dihapal thor nama tokohnya klu buat novel padahal ceritamu bagus
Dahlia Anwar
masa pria ngmng rose
Dahlia Anwar
cie cie pagi pertama
👑 ᴀʟɪᴀ💣
tiga adiknya mungkin mak
👑 ᴀʟɪᴀ💣
memalukan mak,bukan melakukan
👑 ᴀʟɪᴀ💣
tubuhnya ditanya apa ditangkap mak
👑 ᴀʟɪᴀ💣
meninggalkannya digabung ya mak. hahahah
👑 ᴀʟɪᴀ💣
keknya kata justru enakan diganti namun mak
🥑hafiza🎸
nah meraton baca nya nah
🥑hafiza🎸
satria baja hitam... baru baca bab awal nah
Kar Genjreng
Ok nanti mampir ya Thor...
nury
memuaskan
Adid Atama
crita aktor mninggl g enk cerita
Rahmawati Rahmawati
ahh tanggung thorr
Cahaya Warna
udah gini aja ? ktnya blm finish ?
Nurul Agustine
modus abang bucin😂🤣
Mira Cahyana
masa adiknya di samain ma binatang?
Pradnyandari 3 Kuta Utara
kok mati
Pradnyandari 3 Kuta Utara
Erika gmana kelanjutannya
Dewiqita
prisila nasution artis idola aku banget ,soalnya udah cantik sederhana lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!