NovelToon NovelToon
Si Kembar Yang Mengulang Waktu

Si Kembar Yang Mengulang Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Seina dan Sora adalah saudari kembar yang dibuang oleh orang tua kandung mereka. Takdir membawa Seina diadopsi keluarga kaya, sementara Sora tumbuh dalam kemiskinan.

Diliputi iri hati, Sora berusaha merebut kehidupan adiknya. Namun, ambisinya berakhir tragis. Seina pun tewas setelah diracuni oleh kakaknya.

Ketika waktu berputar kembali, Seina memilih menyerahkan semua yang dulu menjadi miliknya.

"Kalau memang itu yang kau inginkan... ambillah semuanya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Ibuku bilang namamu Seina, tapi aku belum pernah dengar keluarga Pratama punya anak perempuan."

Seina menjawab dengan tenang. "Dulu aku tinggal bersama kakek dan nenek dari pihak Ibu."

"Oh..." Haya langsung mengangguk mengerti.

"Jadi memang benar kamu adik mereka."

Sementara itu, mata Erya terus mengamati Seina.

Hari ini rambut Seina dikepang dua dan dihiasi ikat rambut merah baru. Pakaian abu-abu yang dikenakannya memang sederhana, tetapi dihiasi sulaman bunga merah yang cantik.

Sepatunya pun tampak jauh lebih bagus daripada miliknya.

Rasa iri perlahan muncul di hati Erya.

'Kenapa baru pulang saja sudah punya pakaian sebagus itu?'

"Kenapa bajumu abu-abu? Itu kan warna baju anak laki-laki."

Seina tersenyum, "Ini bekas baju kakakku."

"Ibu hanya mengecilkan ukurannya supaya pas untukku."

Mendengar itu, hati Erya langsung terasa lebih lega.

'Ternyata bukan baju baru.'

Dalam benaknya bahkan muncul sedikit rasa iba. Mungkin keluarga Pratama juga lebih menyayangi anak laki-laki.

'Kalau tidak, mana mungkin Seina harus memakai pakaian bekas kakaknya?'

Saat itulah Erya melihat sapu tangan yang tergeletak di atas meja.

Karena penasaran, ia langsung membukanya.

"Kak! Ada kue! Aku mau!"

Air liurnya hampir menetes melihat kue-kue itu. Seina segera mengambil kembali sapu tangan tersebut.

"Maaf.. Kue ini kusimpan untuk kakak-kakakku. Aku tidak bisa memberikannya."

Wajah Erya langsung berubah masam. Sesaat kemudian ia duduk di tanah sambil menangis keras.

"Aku mau kue! Kamu pelit! kamu jahat!"

Haya langsung merasa malu, ia berusaha menarik adiknya berdiri. Namun Erya justru menangis semakin keras.

"Kalian semua bersekongkol! Kalian jahat! Aku akan bilang kepada Ibu dan Nenek!"

"Aku akan mengusir orang luar dari desa ini!"

Setelah berteriak demikian, Erya berlari pulang sambil menangis, Haya hanya bisa menggaruk kepala.

"Maaf, Seina."

Melihat wajah Haya yang benar-benar merasa bersalah, Seina tidak tega.

Ia mengambil beberapa butir permen yang tadi dibelikan Mira.

"Nih.. Untuk Kak Haya."

Haya buru-buru menggeleng. "Aku tidak bisa menerimanya."

Namun Seina tetap memaksakan permen itu ke tangannya. "Tidak apa-apa, anggap saja hadiah."

Saat itu juga Mira keluar dari dapur karena mendengar keributan. Ia segera memeriksa Seina dari kepala hingga kaki.

"Nak, kamu tidak apa-apa?"

Seina menggeleng. "Aku baik-baik saja, Bu."

Belum sempat Mira menghela napas lega, terdengar suara teriakan dari luar rumah.

"Keluar kalian!"

"Pendatang dari keluarga Pratama menindas warga Desa S!" Suara itu begitu keras hingga menarik perhatian para tetangga.

Yang berteriak tak lain adalah Nenek Sun.

Beberapa warga langsung berdatangan. Namun bukannya membela Nenek Sun, beberapa orang justru mendengus sinis.

"Nenek Sun, siapa sebenarnya yang suka menindas orang?"

"Benar.."

"Kemarin saja dia ketahuan mencuri telur ayam di rumahku."

"Masih sempat bilang ayamnya bertelur di rumahku dan menyuruhku mengembalikannya."

"Benar-benar tidak tahu malu."

Namun ada juga beberapa warga yang ikut bergumam.

"Bagaimanapun keluarga Pratama memang pendatang. Mungkin saja mereka benar-benar melakukan sesuatu."

Seseorang akhirnya bertanya, "Nenek Sun, sebenarnya apa yang terjadi?"

Nenek Sun langsung menunjuk ke arah rumah keluarga Pratama.

"Mereka menindas cucuku! Erya hanya bermain ke rumah mereka, tapi gadis liar yang entah muncul dari mana itu malah merebut kue milik cucuku!"

Semua warga saling berpandangan.

'Bukankah keluarga Pratama hanya punya lima anak laki-laki? Sejak kapan muncul seorang gadis kecil?'

Saat itulah seorang perempuan yang tadi pagi ikut naik kereta keledai bersama Mira angkat bicara.

"Keluarga Pratama memang punya anak perempuan, katanya baru dijemput dari rumah keluarga pihak ibunya."

"Anaknya cantik sekali."

Nenek Sun langsung meludah ke tanah.

"Huh! Cuma anak perempuan saja, gayanya sudah besar begitu!"

1
Dewi Habibah
lanjut 😍
Dewi Habibah
bagus ceritanya
Sri Rejeki rahayu
bagus .itulah arti sebuah keluarga sesungguhnya .saling membantu .oh ya aku menumpang promosi 2 cerita takdir yg direnggut da transmigrasi .mungkin awalnya jelek tp bacalah sampai setengahnya bagus apa tidaknya itu terserah kalin .dan juga aku baru pertama kali menulisnya .maaf kalau ada salah kata mohon dimaklumi ya.trims banyak🙏
Sekar
bukanya keluarga sia ya?
aku
🌹 semangat tor 💪🏻
aku
jangan ditebas dulu kepala livia ya adrian, bikin ngesot gk bisa jalan aja klo dy nurutin usulan kk sm ortunya 😁😁 sekalian anak kedua yg usul bkin cacat. jadika rakyat jelata kluarga sia 🤣🤣 seru 🤣🤣
seno
karya nya bagus
cerita nya juga seru
aku
tor 😭 typo masih 😌
aku
pratama tor 😭 kukira aq salah baca ternyata typo 😭😭
aku
gk jd putri kesayangan malah bru ktemu dh jd target permusuhan 🤣
aku
seina apa sora 😭😭 alamak bingung 😌😁
Sekar
ckckck dasar pickme
Sekar
lanjut thor💪💪
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
wajahnya mc seperti apa ya Thor! 🍯
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kali ini aku ajkan baca perlahan perlahan 💓
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
akhirnya 🍯💓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!