NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Dunia Kecil

Terlempar Ke Dunia Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Zhu Ge Liang

Xue Yao, murid pertama Sekte Yiyuan, kehilangan segalanya ketika Raja Iblis menghancurkan sektenya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia melarikan diri membawa pusaka sekte, Cincin Zhutian, demi membalas dendam.

Namun saat dikepung musuh, ia menghancurkan kultivasi dan memecah kesadarannya sendiri. Takdir justru membuat seluruh serpihan kesadarannya terserap ke dalam Cincin Zhutian dan tersebar ke berbagai dunia. Setelah hampir seratus tahun tertidur, Xue Yao terbangun dan mendapati setiap serpihan hidup dalam penderitaan akibat keterikatan batin yang dapat melahirkan iblis hati.

Kini, dengan kekuatan Cincin Zhutian, ia harus kembali ke setiap dunia untuk menyelamatkan, mengumpulkan, dan menyatukan kembali seluruh serpihan jiwanya. Namun, mampukah Xue Yao mengembalikan dirinya yang utuh... atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhu Ge Liang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagalnya Jebakan Pertunangan⁵

    "Baik sekali. Setelah bergantung pada Yelu Yunxiao sebagai sandaran yang tinggi, apakah dia benar-benar mengira kedudukannya sebagai Permaisuri sudah kokoh?"

    Ibu Suri Xue baru berusia tiga puluh tahun, tepat berada pada usia yang paling mempesona.

    Saat ini, ia tengah dibantu para pelayan wanita untuk menyanggul rambutnya menjadi sanggul awan yang menjulang tinggi, dihiasi perhiasan mutiara dan batu giok yang berkilauan. Begitu mendengar laporan dari bawahannya, alisnya langsung menegang, lalu ia melemparkan ruyi yang sedang ia mainkan di tangannya.

    Ruyi itu menghantam keras kening pelayan yang berlutut di bawah, tetapi pelayan istana tersebut bahkan tidak berani mengeluarkan rintihan sedikitpun, hanya menundukkan kepala semakin dalam.

    "Sudahlah. Untuk apa aku marah kepadanya. Bodoh dan pengecut, sama saja dengan mendiang ibunya. Karena dia sendiri memilih bergantung pada Yelu Yunxiao, maka nasib apapun yang menantinya kelak, dia harus menanggungnya sendiri. Dengan keadaan kaisar seperti itu, entah sampai kapan dia sebagai Permaisuri yang baik mampu bertahan."

    Ibu Suri Xue mengambil sebuah tusuk rambut bermotif dua burung phoenix bertahtakan batu delima merah dari kotak riasnya, lalu dengan lembut menyematkannya di antara perhiasan di rambutnya.

    "Putri pembawa pertanda keberuntungan? Setelah Yelu Yunxiao menjodohkannya dengan makhluk aneh seperti itu, tidak ada lagi yang bisa disebut sebagai pertanda keberuntungan. Aku hanya menunggu saat dia menangis."

    Kaisar adalah darah dagingnya sendiri. Namun ketika menyebutkannya, nada bicara Ibu Suri Xue sama sekali tidak mengandung kehangatan, justru dipenuhi rasa muak.

    Pada hari kedua setelah menetap di Istana Weiyang, Xue Yao akhirnya bertemu dengan Yelu Yunxiao.

    Sekaligus, ia bertemu dengan sepupu lelakinya yang berstatus sebagai Kaisar dan juga calon suaminya.

    Jika dipikirkan, hal ini terasa ironis. Sebagai sepupu kandung Kaisar, Xue Yao justru belum pernah sekalipun melihat wajah aslinya.

    Bagaimanapun rupa Kaisar itu, bagaimana sifatnya, semuanya adalah misteri.

    Yelu Yunxiao masuk dengan berjalan di belakang sebuah tandu.

    Tandu yang diusung oleh delapan orang itu langsung dibawa hingga ke aula utama Istana Weiyang.

    Seandainya bukan karena Istana Weiyang adalah kediaman Permaisuri dengan pintu dan aula yang luas, tandu itu mungkin bahkan sulit untuk masuk.

    Begitu tandu berhenti, para Kasim pengusung mundur dengan tertib. Para pelayan di dalam juga satu persatu meninggalkan ruangan. Bahkan Xiangruo yang masih kebingungan pun ditarik pergi oleh pelayan lain.

    Di dalam ruangan, kini hanya tersisa Xue Yao, Yelu Yunxiao, dan orang yang berada di dalam tandu.

    "Zong Huaizhen, keluarlah."

    Zong Huaizhen adalah nama Kaisar.

    Xue Yao pun diliputi rasa ingin tahu. Kaisar yang selama ini disembunyikan dan tidak pernah menampakkan diri di hadapan khalayak, sebenarnya menyimpan rahasia apa?

    Tirai tandu diangkat, dan sesosok tubuh melangkah keluar.

    Sejak Kaisar Zong Huaizhen muncul, pandangan Yelu Yunxiao tidak pernah lepas dari Xue Yao. Seolah mengamati dengan saksama setiap reaksi di wajahnya.

    Hingga akhirnya, Xue Yao tidak menunjukkan sedikit pun rasa jijik atau keterkejutan. Sebaliknya, ia justru memperlihatkan senyum lembut.

    "Yang Mulia Kaisar, apakah Anda pernah mendengar nama saya? Saya bernama Xue Yao. Jika dihitung berdasarkan garis kekerabatan, saya seharusnya adalah sepupu Anda."

    Pada saat melihat Kaisar kecil itu, Xue Yao langsung memahami alasan mengapa ia tidak pernah tampil di hadapan umum. Dan mengapa Yelu Yunxiao menyembunyikan dengan begitu rapat.

    Kaisar Zong Huaizhen seharusnya berusia sekitar dua belas tahun. Namun pemuda dihadapannya—atau lebih tepatnya, anak ini—memiliki tubuh yang cukup tinggi, tetapi raut wajahnya menampakkan kepolosan yang tidak sesuai dengan usia maupun kedudukannya.

    Yang paling mencolok adalah bibir atasnya yang terbelah menjadi dua.

    Seperti bibir seekor kelinci.

    Kaisar Kecil ini buka hanya memiliki kekurangan pada penampilannya, kemungkinan besar kecerdasannya pun bermasalah.

    Anak seperti ini justru duduk di atas takhta kekaisaran, menjadi penentu nasib jutaan rakyat.

    Ini sungguh menggelikan, sekaligus mengerikan.

    Seolah jarang mendengar sebutan 'sepupu', Kaisar Zong Huaizhen menoleh ke arah Yelu Yunxiao.

    "Paman, apa arti sepupu?"

    Yelu Yunxiao sedikit membungkuk dan berkata dengan suara lembut, "Sepupu adalah orang yang kelak akan menemani Zong Huaizhen sepanjang hidup. Mulai sekarang, dia adalah keluargamu, Permaisurimu. Dia akan melindungimu, sekaligus membantumu menjaga negeri ini."

    Sebagai seorang Kaisar dengan keterbatasan fisik, Yelu Zong Huaizhen dilindungi dengan sangat baik. Namun pada saat yang sama, ia juga hidup dalam kesepian.

    Kini, mendengar bahwa Xue Yao akan menemaninya kelak, ia dengan gembira menepukkan tangannya, lalu berlari mendekat dan menggenggam tangan Xue Yao.

    "Sepupu, nanti kamu akan menemaniku makan, bukan? Dan juga belajar membaca serta menulis bersama Paman?"

    Menghadapi pertanyaan Kaisar Zong Huaizhen, Xue Yao selalu menjawab dengan senyum lembut.

    Hingga akhirnya, setelah cukup bertanya, anak itu kelelahan.

    Ia sendiri yang mengangkat tirai tandu, kembali ke dalam tandu yang begitu besar hingga cukup untuk berbaring lima atau enam anak seukurannya, lalu tertidur lelap.

    "Jadi inilah alasan mengapa Kaisar tidak pernah menampakkan diri."

    Sejak awal, Xue Yao memang telah menduga bahwa Kaisar kecil ini pasti memiliki masalah.

    Jika tidak, Yelu Yunxiao tidak mungkin terus menyembunyikannya, bahkan Ibu Suri Xue pun seolah enggan membicarakannya.

    Hanya saja, sebelumnya ia mengira masalah itu sebatas pada kecerdasan. Ia tidak menyangka bahwa penampilannya pun bermasalah.

    Hal ini cukup untuk menunjukkan betapa merosotnya garis keturunan Keluarga Yelu.

    Seorang pangeran dengan kekurangan sedemikian rupa pun masih harus mewarsi takhta.

    "Sejak lahir, beliau selalu dirawat oleh orang-orang khusus. Dahulu, Ibu Suri sebenarnya menaruh harapan besar padanya. Namun saat Kaisar lahir dan beliau melihat wajah Kaisar, Ibu Suri langsung pingsan. Sejak itu, beliau tidak pernah mau menemui Kaisar lagi."

    Di dalam hati, Xue Yao pun semakin yakin dengan dugaannya.

    Kaisar adalah satu-satunya putra mendiang Kaisar, yang baru lahir ketika mendiang Kaisar sudah mendekati usia senja.

    Dari sini dapat dilihat bahwa mendiang Kaisar memang tidak memiliki keberuntungan dalam hal keturunan. Ibu Suri Xue kemungkinan besar menggunakan obat-obatan keras untuk bisa melahirkan anak ini.

    Dan obat keras selalu menuntut harga.

    Kekurangan fisik dan gangguan kecerdasan pada diri Kaisar kemungkinan besar adalh harga yang harus dibayar.

    "Aku tidak mempercayai dewa. Jika benar ada dewa, bagaimana mungkin Kaisar Yeguang—yang disebut sebagai Putra Naga Sejati—menjadi seperti ini? Aku juga tidak percaya pada apa yang disebut pertanda keberuntungan. Namun karena kamu datang mencariku, itu berarti kamu cukup cerdas. Aku memenuhi keinginanmu, memberi gelar Permaisuri untuk membantumu keluar dari kesulitan. Dan yang harus kau lakukan adalah menjaga Kaisar dengan baik, menggunakan nama pertanda keberuntunganmu untuk memperpanjang sedikit harapan hidup bagi Negara Yeguang."

    Di atas tandu Kaisar Zong Huaizhen, terpahat totem Dewa Naga yang disembah oleh Negara Yeguang.

    Namun Yelu Yunxiao dapat dengan tenang mengucapkan ketidakpercayaannya pada dewa tepat di hadapan totem itu, tanpa sedikit pun rasa sungkan.

    Xue Yao tidak terkejut dengan kata-kata Yelu Yunxiao.

    Bagaimanapun, rencananya sendiri tidaklah rumit.

    Jika Yelu Yunxiao tidak mampu melihatnya, ia tidak mungkin menjadi Raja Shezheng yang menopang Yeguang seorang diri selama delapan tahun di tengah badai dan kekacauan.

    "Tentu saja."

    Jawaban Xue Yao keluar tanpa sedikit pun keraguan.

    "Yang Mulia Kaisar adalah keluarga saya mulai sekarang. Selama saya masih hidup satu hari, saya akan melindungi Yang Mulia satu hari pula."

    Yelu Yunxiao mengangguk, lalu dengan wajah dingin menambahkan satu peringatan lagi.

    "Ada satu hal lagi. Jauhilah keluarga Xue, terutama Ibu Suri. Dan jangan pernah menyimpan keserakahan untuk mengulangi langkah bibimu, mengejar kemuliaan dengan cara mempertaruhkan nyawa."

    Xue Yao sedikit kebingungan.

    Maksudnya adalah agar ia tidak menggunakan cara-cara seperti pemberian obat untuk melahirkan keturunan, lalu mencoba mengendalikan pemerintahan.

    Walaupun ia memang tidak berniat melakukan hal semacam itu.

    Namun, dengan kondisi Kaisar seperti ini, bukankah tindakan yang wajar justru adalah menunggu sampai ia sedikit lebih dewasa, lalu segera mencarikan selir-selir agar ia meninggalkan keturunan?

    Apakah Yelu Yunxiao masih menyembunyikan sesuatu?

1
xuer jinghao
lanjut ☺️
Fitri 066
cerita nya bagus ayo teman2 kasih bintang 5 untuk othor nya biar tambah semangat kk othor nya....
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus 😍💪💪
xuer jinghao
lanjut
xuer jinghao
lanjut 🤭
xuer jinghao
lanjut💪
xuer jinghao
lanjut wuy💪😍
xuer jinghao
lanjut 💪
anyelin stephania
mantap😍😍😍😍😍😍 seru ceritanya
xuer jinghao
lanjut 💪🥰🥰
xuer jinghao
lanjut 😍
xuer jinghao
lanjut 💪
xuer jinghao
lanjut terus 💪
xuer jinghao
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!