NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Menyerah, Mas!

Kali Ini Aku Menyerah, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Zhao_Xena

Pernikahan yang Ayra perjuangkan selama bertahun-tahun ternyata hanyalah kebohongan yang dibungkus cinta.
Dia begitu mencintai Arga, suaminya. Pria itu terlihat sempurna dimatanya—dewasa, perhatian, dan selalu mampu membuat Ayra merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia. Hingga suatu hari, semuanya hancur dalam sekejap.
Ayra menemukan fakta menyakitkan yang selama ini disembunyikan rapat-rapat oleh Arga. Suaminya ternyata memiliki wanita lain dibelakangnya. Bukan orang asing… melainkan sekretaris pribadinya sendiri.
Yang lebih menghancurkan, hubungan terlarang itu telah melahirkan seorang anak laki-laki.
Anak yang selama ini Ayra rawat sepenuh hati. Anak yang dia peluk setiap malam. Anak yang dia anggap sebagai pelipur lara karena rumah tangganya belum juga dikaruniai buah hati.
Namun nyatanya… putra kecil itu adalah darah daging suaminya bersama wanita simpanannya.
Hati Ayra runtuh seketika. Semua kasih sayang, pengorbanan, bahkan cintanya terasa dipermainkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao_Xena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 ~ Awal Kehancuran

Mobil mewah berwarna hitam itu melaju tenang membelah jalanan kota pagi-pagi sekali.

Didalamnya, Oma Gloria duduk mengenakan selendang satin berwarna emerland yang terselampir anggun dibangunnya sambil menatap keluar jendela. Wajah wanita tua itu terlihat tenang seperti biasanya. Namun sorot matanya tampak begitu dingin hari ini.

Sementara Bima yang duduk dikursi depan sesekali melihat kearah spion tengah sebelum akhirnya membuka suara.

“Oma…”

“Hm?” sahut wanita itu tanpa mengalihkan pandangannya.

“Semua yang Oma perintahkan sudah selesai dilakukan.”

Perlahan Oma Gloria menoleh. “Bagaimana hasilnya?”

Bima segera menjelaskan dengan tenang.

“Kita sudah mencabut seluruh dana investasi dari perusahaan milik Tuan Arga mulai pagi tadi.”

Tatapan Oma Gloria tidak berubah sedikit pun.

“Selain itu…” lanjut Bima. “Pihak bank juga sudah menahan seluruh fasilitas kredit perusahaan mereka.”

“Bagus.”

“Dan untuk kartu kredit keluarga utama… Semuanya sudah dibekukan sementara.”

Sudut bibir Oma Gloria perlahan terangkat tipis. “Cepat juga mereka bekerja.”

Bima mengangguk kecil. “Karena selama ini sebagian besar akses finansial Lorenzo Crpos memang bergantung pada relasi dan jaminan dari pihak Oma.”

Hening beberapa detik.

Lalu Oma Gloria kembali menatap keluar jendela mobil dengan wajah dingin.

“Mereka terlalu nyaman mempermainkan cucuku.” desisnya pelan. “Sekarang biarkan keluarga itu merasakan bagaimana rasanya kehilangan semuanya sedikit demi sedikit.”

Bima terdiam. Dia sudah bekerja untuk Oma Gloria bertahun-tahun. Dan dia sangat tau, wanita tua itu memang terlihat elegan dan tenang diluar. Namun sekali seseorang menyakiti keluarganya, terutama Ayra, Oma Gloria tidak akan tinggal diam.

“Lalu bagaimana keadaan perusahaan sekarang?” tanya Oma Gloria lagi.

“Beberapa proyek besar mulai tertahan. Para investor lain juga mulai panik karena mendengar kita menarik dukungan.” jawab Bima jujur.

Tatapan Oma Gloria perlahan menyipit tajam.

“Ini baru permulaan.” ucapnya dingin. “Kalau Arga masih berpikir semuanya bisa selesai hanya dengan meminta maaf pada Ayra…"

"Maka dia benar-benar belum mengenalku.” Wanita itu tersenyum tipis penuh arti.

••

••

Pagi hari…

Suasana kantor utama Lorenzo Crpos tampak sibuk seperti biasanya. Namun berbeda dengan para karyawan lain, langkah Arga pagi itu terasa jauh lebih berat.

Sejak semalam pria itu sama sekali tidak bisa tidur setelah Ayra pergi meninggalkannya. Dan pagi ini, tiba-tiba saja Jonathan memberikan kabar mengejutkan tentang perusahaannya.

Tanpa pikir panjang Arga langsung bergegas berangkat menuju ke kantor. Dia tidak mau membuang waktu sedikitpun untuk masalah besar seperti ini.

Sampai dikantor, Shella berjalan mengikuti Arga sambil membawa beberapa map meeting pagi itu. Wanita itu tampak diam, namun diam-diam memperhatikan wajah Arga yang terlihat begitu kacau.

“Mas… kamu belum makan sejak tadi malam.” ucap Shella pelan mencoba perhatian.

“Aku tidak lapar. Lagipula ini bukan waktunya untuk berbicara tentang sarapan!" jawab Arga dingin tanpa menoleh.

Shella langsung terdiam. Sejak Ayra pergi, sikap Arga padanya berubah semakin dingin. Padahal bukankah sekarang seharusnya tidak ada lagi penghalang diantara mereka?

Namun sebelum Shella kembali bicara, Jonathan datang berjalan cepat dengan wajah serius.

“Tuan Arga.” suaranya terdengar tegang.

Arga langsung menoleh. “Ada apa?”

Jonathan menyerahkan tablet ditangannya berisi laporan perusahaan tersebut pada Arga. “Kita mendapat masalah besar.”

Alis Arga langsung mengernyit tajam saat membaca laporan tersebut.

“Investor utama menarik seluruh pendanaan proyek pada perusahaan kita.”

Shella terkejut. Ini jelas bukanlah hal kecil, dia sudah lama bekerja diperusahaan ini, jika hal ini benar-benar terjadi maka perusahaan Arga bisa dinyatakan bangkrut.

Sementara Arga masih diam menatap layar tablet ditangannya dengan napas mulai berat.

“Tuan…” Jonathan kembali membuka suara. “Para direksi sudah menunggu diruang meeting.”

Arga langsung mengangguk singkat. Tatapannya berubah dingin dan tajam. "Kita kesana sekarang!"

..

Sementara itu di ruang meeting utama, suasana perusahaan Lorenzo Corp tampak jauh lebih tegang dibanding biasanya.

Beberapa karyawan terlihat sibuk mondar-mandir sambil membawa berkas. Bahkan sejak pagi para direksi sudah dipanggil untuk menghadiri rapat mendadak.

Brak!

“Bagaimana bisa saham investor utama ditarik secara mendadak seperti ini?!” bentak salah satu petinggi perusahaan dengan wajah panik.

“Bukan cuma itu…” sahut yang lain gugup. “Dua proyek besar kita juga tiba-tiba dihentikan.”

Ruangan rapat langsung ricuh.

Sementara Arga duduk diam dikursi utama dengan rahang mengeras kuat. Tatapannya dingin menatap layar presentasi didepannya.

Satu nama yang muncul disana membuat dadanya langsung terasa berat.

"Kau sudah menyelidiki tentang hal ini, Jo?" tanya Arga gusar.

"Sudah Tuan." Jonathan menatapnya hati-hati. “Pihak Gloria Group resmi menghentikan seluruh kerja sama mulai hari ini.”

Deg. Hening. Beberapa detik ruangan itu langsung sunyi.

"Sial!" Arga menutup matanya sejenak sambil mengusap wajah kasar. Dia tau ini pasti ulah Oma Gloria setelah Ayra pergi.

“Tuan Arga…” salah satu direksi kembali membuka suara dengan wajah tegang. “Kalau Gloria Group benar-benar menarik seluruh dukungannya, kondisi perusahaan kita bisa sangat berbahaya.”

Belum sempat Arga menjawab, pintu ruang meeting tiba-tiba terbuka.

Ceklek.

Shella masuk sambil membawa beberapa berkas ditangannya. Wanita itu terlihat tenang, tatapannya langsung tertuju pada Arga.

“Tuan… pihak bank kembali menghubungi kita. Mereka meminta pelunasan lebih cepat untuk beberapa proyek yang sebelumnya mendapat jaminan dari Gloria Group.”

Suasana ruangan langsung semakin tegang.

Brak!

Salah satu direksi langsung berdiri panik. “Kalau begini perusahaan bisa lumpuh!”

Rahang Shella mengeras. Dia tau betul siapa dalang dibalik semua yang terjadi saat ini.

“Mungkin saja mbak Ayra sengaja mengadu pada Nyonya Gloria agar perusahaan mendapat tekanan seperti ini.” lanjutnya pelan. “Dibalik sikapnya yang lembut ternyata mbak Ayra benar-benar wanita yang kejam!”

Jonathan langsung menoleh tajam. Sementara rahang Arga langsung mengeras.

“Cukup.” suaranya dingin.

Shella sedikit tersentak. “Mas… bisa saja kan—”

“Aku bilang cukup.” kali ini Arga menatapnya tajam. “Jangan bicara seolah Ayra wanita yang licik.”

Shella langsung kembali terdiam. Dia tidak menyangka Arga masih membela Ayra bahkan disaat keadaan perusahaan sedang kacau seperti ini.

“Tapi kenyataannya semuanya memang dimulai sejak dia pergi!” balas Shella mulai tidak terima.

Dan kalimat itu justru membuat Arga berdiri dari kursinya. Pria itu langsung mengambil jasnya dengan wajah dingin.

“Tuan Arga?” Jonathan mengernyit bingung.

“Aku keluar.”

“Meeting ini bagaimana?” tanya salah satu direksi panik.

“Kalian lanjutkan tanpa aku.” Setelah mengatakan itu Arga langsung berjalan keluar dari ruang meeting tanpa menoleh lagi.

Shella langsung mengejar beberapa langkah. “Mas! Mau kemana?!”

Namun Arga sama sekali tidak berhenti. Tatapannya dingin lurus kedepan. Dia tau sekarang hanya ada satu tempat yang mungkin dituju Ayra.

Rumah Oma Gloria. Arga sangat yakin jika Ayra ada disana. Arga harus berbicara tentang banyak sekali yang terjadi, dia tidak ingin keadaan ini akan semakin kacau nantinya.

-

-

To be continued....

1
You `ka
okey, nanti coba mampir..💪
Zhao_Xena: terimakasih 🥰
total 1 replies
You `ka
menyesal pun sudah percuma Arga. kamu sendiri yang membuat ayra kehilangan bayinya...😡😡
gina altira
nambah lagi masalah Arga ini
Anonim
BUNUH ARGA
You `ka
sekarang tinggal takut sendiri kan, Arga?? makannya jangan jadi orang bodoh!😡
sunaryati jarum
Laporkan Arga pada pihak yang berwajib atas tindakan kekerasan
Zhao_Xena: siap Mak/Good/
total 1 replies
Ma Em
Biar saja Ayra keguguran agar TDK punya anak keturunan dari Arga dan bisa lepas bebas tdk ada hubungan lagi dgn Arga , semoga nanti Ayra hamil lagi setelah menikah dgn lelaki yg baik dan bertanggung jawab juga cinta dan sayang pada Ayra .💪
gina altira
Arga kamu jahat
Zhao_Xena: marahin aja kak...🤣🤣
total 1 replies
You `ka
Arga ini suami macam apa sih! tega banget buat ayra kesakitan seperti itu 😡😡
Zhao_Xena: macam-macam kak..🤣🤣🤣
total 1 replies
You `ka
Tristan datang tepat waktu!💪
sunaryati jarum
Sebelum mobil bergerak Bima sudah datang menyelamatkan dan menangkap pelakunya
You `ka
ayo Bima cepat sampai. ayra dalam bahaya /Determined/
Zhao_Xena: nunggu minjem kostum Batman dulu kak.. biar bisa terbang..💃💃💃🤣🤣🤣
total 1 replies
You `ka
enak banget Nyonya Ratna bicara seperti itu... dasar wanita picik!😤😤
You `ka
waduh.. bahaya sekali mamanya Tristan ini 😭😭🤣🤣
You `ka
calon mantu niih.. senggol dong..🤣🤣
You `ka
waaahh.... duren niih..🤣🤣
Ma Em
Oma jgn mau terbujuk oleh rayuan Bu Ratna karena Bu Ratna tdk mau hdp nya susah setelah Arga berpisah dgn Ayra makanya Bu Ratna tdk ada ngin Arga bercerai dgn Ayra , lbh baik Ayra secepatnya bisa berpisah dgn Arga karena Ayra sdh dapat kenalan baru untuk menjadi pengganti Arga yaitu Tristan .
sunaryati jarum
Calon jodoh sepertinya,doa mama Wijaya terkabul , bahkan nanti dapat bonus , karena Aira sedang hamil
Zhao_Xena: sepertinya begitu 🤣🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagus
Zhao_Xena: terimakasih banyak untuk bintang sempurnanya....🥰🥰
total 1 replies
sunaryati jarum
Bravo Aira sudah benar apa yang kamu lakukan, dibicarakan baik- baik Arga? Apa saat kamu akan menikahi Shella kamu bicarakan dengan Aira? Kalian egois tidak memikirkan perasaan Aira.Sekarang rasakan akibatnya.Numpang hidup mewah saja berani selingkuh.Dan Ratna sok- Sokan berkuasa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!