Risa Saraswati, gadis manis yang duduk di bangku kuliah semester 6 selalu dicari oleh siapapun penghuni kampus, tidak lain karena ingin membeli seblak buatan Risa dan harus pesan lebih dulu 2-3 hari sebelum pesanan diterima oleh mereka. Seblak Risa memang terkenal rasanya enak dengan berbagai pilihan toping, sehingga tidak sulit baginya untuk memasarkan di lingkungan kampus.
Hingga pada suatu saat kehidupan Risa berubah menjadi seorang pengusaha kuliner dan dinikahi oleh seorang CEO dari perusahaan ternama di ibukota.
Adit, pria tampan yang memiliki karir cemerlang sebagai CEO perusahaan besar. Dia memiliki seorang kekasih berprofesi sebagai model cantik yang hanya memikirkan karirnya saja dan mengutamakan dirinya sendiri. Walaupun demikian pada akhirnya Adit berjumpa dengan gadis manis penjual seblak yang akhirnya mampu mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.
Apakah kehidupan rumah tangga Risa akan bahagia serta karirnya semakin cemerlang setelah berumah tangga ? Readers kesayangan silahkan simak kisah Risa selanjutnya ya. Jangan lupa beri like, komentar serta vote untuk author … Supaya author selalu semangat dalam menulis kelanjutan kisahnya.
Happy reading … :-)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurrul P., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21. Seblak Kuah Jeletot
Risa dan Sally sudah sampai di kafe pukul 8 pagi, tidak lama dua temannya datang. Kemudian Sally sudah stay di balik meja kasir untuk menyiapkan tugas-tugasnya. Risa segera ke pantry bersama dua asistennya membuat bahan adonan seblak yang akan dimasak.
Hari ini Risa memang sedang promosi menu baru dan masih seputar seblak dengan toping dan rasa yang berbeda. Kali ini seblak yang akan disajikan khusus untuk para pecinta pedas.
Aisyah dan Icha menyiapkan bahan-bahan sesuai instruksi dari Risa. Icha menyiapkan bumbu halusnya, seperti cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih dan kencur.
Aisyah nampak menyiapkan bahan untuk Seblaknya, seperti kerupuk, telur, ayam, bakso, daun caisim, gula, garam, daun bawang dan minyak goreng.
Kemudian Risa merebus ayam hingga matang kemudian disuwir-suwir. Setelah itu ia mulai merendam kerupuk hingga tidak keras. Dengan cekatan tangan Risa menyiapkan wajan dan diberi minyak goreng secukupnya, kemudian menumis bumbu halus hingga harum dan disisihkan.
Lalu Risa memasukkan telur dan diaduk di wajan hingga menyatu dengan bumbu, kemudian daging ayam dimasukkan bersama bakso dan caisim dan dimasak hingga layu.
Risa juga tidak lupa memberi garam, gula dan merica. Air kaldu ayam dan air rebusan kerupuk dituang dan diaduk hingga merata, kemudian ditambah daun bawang. Dimasak sebentar hingga matang dan angkat.
Setelah matang, Risa menuang Seblak Kuah Jeletot dalam mangkuk saji dengan kondisi masih panas dan siap disantap bersama telur rebus.
Teman-teman Risa berkerumun di meja yang memang masih kosong belum ada pengunjung. Mereka mencicipi seblak dengan resep baru buatan Risa itu. Dan bisa ditebak, mereka langsung memerah mukanya menahan rasa pedasnya. Namun demikian mereka serentak mengatakan kalau seblak yang satu ini benar-benar enak dan nendang pedasnya.
Risa nampak tersenyum lega, karena teman-temannya suka dengan resep barunya. Mereka berharap para pengunjung kafe akan menyukai seblak Kuah Jeletot ini.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi, para pengunjung sudah terlihat mulai ada yang datang. Sekelompok mahasiswa datang dan mereka segera memesan menu yang tersedia di kafe Risa.
"Selamat datang di Kafe Risa, silahkan dipilih menu makanan dan minuman yang akan dipesan," sapa Risa di salah satu meja pengunjung sambil memberikan daftar menu. Setelah dipilih kemudian Risa segera menyiapkan sesuai pesanan.
Risa dan para asistennya bergantian menyiapkan menu pesanan dan melayani pengunjung yang datang. Tidak lupa mereka juga mempromosikan menu baru yaitu Seblak Kuah Jeletot.
Tak terasa hari sudah menginjak siang hari, pengunjung kafe Risa semakin banyak yang datang. Mereka dari berbagai kalangan, mulai anak sekolah, mahasiswa dan kebanyakan adalah karyawan kantor.
Dan tanpa diduga, menu Seblak Kuah Jeletot menjadi menu favorit hari ini. Banyak yang memesan menu ini, berarti mereka termasuk golongan yang menyukai rasa pedas.
"Terima kasih telah berkunjung di kafe kami, semoga berkenan hadir kembali kakak," ucap Risa dan teman-temannya jika ada pengunjung yang selesai menikmati menu di kafe Risa.
"Alhamdulillah hari ini menu baru kita jadi favorit ya Sa," kata Sally pada Risa yang duduk di dekatnya.
"Iya Sal, aku juga tidak menduganya lho tadi. Ternyata banyak juga yang menyukai Seblak Kuah Jeletot, padahal rasanya pedas banget," ucap Risa sambil tersenyum senang karena menu barunya dapat diterima oleh para pelanggannya.
"Iya, betul itu Teh," tiba-tiba Aisyah ikut mendengarkan obrolan Risa dan Sally.
"Kalian masih semangat kan untuk hari ini?" tanya Risa pada kru-nya ini.
"Masih dong," jawab Sally.
"Semangat !" teriak Icha sambil mengepalkan tangan ke atas.
"Semangat selalu Teh!" ucap Aisyah tak ketinggalan.
"Alhamdulillah, terima kasih ya teman-teman," balas Risa sambil memeluk ketiga temannya yang baik-baik itu.
"Sudah waktunya sholat dhuhur, silahkan kalian sholat dulu bergantian ya," kata Risa.
"Baik Teh," jawab Aisyah.
"Iya kak, biar Ais duluan yang sholat. Aku masih membuat pesanan dua ibu-ibu yang duduk di dekat pohon itu,". kata Icha sambil menunjuk ke arah dua orang yang dimaksud.
"Oke deh," jawab Risa sambil mengacungkan jari jempolnya ke arah Icha.
"Aku sedang tidak sholat Sa, jadi biar aku standby di sini ya melayani pembeli," ucap Sally sambil meminum air mineral di mejanya.
*********
Sudah seminggu kafe Risa menyuguhkan menu andalan baru yaitu Seblak Kuah Jeletot dan ternyata memang menjadi menu favorit pilihan para pengunjung kafe Risa.
"Teh, teteh ... Lihat ini Teh !" seru Aisyah pada Risa sambil menunjukkan ponselnya.
Risa yang sedang menyiapkan menu pesanan salah satu pengunjung kafenya, menengok ke arah Aisyah sambil mengerutkan dahi penuh tanda tanya, "Ada apa Ais kamu kok teriak-teriak begitu?"
"Teh, lihat deh ... Menu Seblak Kuah Jeletot jadi viral di medsos Teh!" ucap Aisyah dengan tersenyum lebar memandang Risa.
"Masa sih, coba lihat?!" tanya Risa sambil melihat ke ponsel Aisyah.
"Wah, iya betul. Alhamdulillah, menu baru kita jadi viral dan kafe kita jadi semakin dikenal sama orang banyak !" seru Risa senang pada teman-temannya.
Teman-temannya ikut senyum gembira menyambut kabar baik ini dan mengucapkan syukur pada Allah.
Kemudian Aisyah menyuguhkan menu yang sudah dibuat oleh Risa tadi ke pengunjung meja nomor tiga.
"Selamat datang, silahkan memilih menu makanan dan minuman yang telah kami sediakan!" Sapa Icha pada pengunjung yang baru datang dan mengantar ke meja yang kosong.
"Sore Kak, saya mau pesan Seblak Kuah Jeletot yang sedang viral itu ya!" kata seorang pengunjung bapak-bapak pada Risa di depan meja kasir.
"Baik pak, silahkan duduk. Kami akan menyiapkan menu pesanan bapak, minumnya apa ya pak?" ucap Risa ramah pada bapak tadi.
"Es jus Alpukat Jumbo ya," jawabnya sambil melihat sekeliling kafe.
"Baik pak, mohon ditunggu," kemudian Risa menuju ke pantry menyiapkan pesanan.
Meskipun Risa adalah owner kafe itu tapi dia tidak pernah merasa risih untuk langsung membuatkan menu pesanan para pengunjung. Risa selalu mengajak kru-nya untuk saling membantu jika ada yang butuh bantuan.
Demikian juga dengan Sally, saat tidak ada yang membayar ke kasir maka dia pun akan membantu melayani pembeli.
Tiba-tiba ada serombongan anak seusia SMA datang, ada sekitar tujuh orang. Mereka memilih duduk di bangku teras karena lebih panjang. Risa menghampiri mereka.
"Selamat sore adik-adik, mau pesan apa ?" sapa Risa sambil menunjukkan senyumnya yang manis dan ramah itu.
"Eh, ini kak Risa ya?" tanya salah satu dari mereka yang bernama Maria. Seketika teman-temannya menengok ke arah Risa.
"Iya, saya Risa. Ada yang bisa dibantu?" Risa menyerahkan daftar menu pada mereka dan para ABG itu mulai memilih menu yang diinginkan.
Risa sudah siap dengan kertas dan pena untuk mencatat pesanan mereka.
"Kami pesan menu Seblak Kuah Jeletot 3, Seblak Ceker 2 dan Seblak Cinta 1. Minumnya jus Alpukat 2, jus Jambu merah 1 dan air mineral 2," jawab Maria yang ternyata dia sedang mentraktir teman-temannya karena dirinya sedang merayakan ulang tahun hari ini.
"Ada lagi yang mau dipesan?" tanya Risa.
"Tidak Kak, sudah cukup," jawab Maria.
Risa segera ke pantry menyiapkan semua pesanan Maria dan teman-temannya. Risa dibantu oleh Aisyah karena Aisyah sedang tidak melayani pembeli lagi.
Tangan Risa memang sudah terlatih dari dulu jika sedang menyiapkan makanan favorit pengunjung kafenya ini.
Setelah semua menu pesanan Maria sudah siap disajikan, Risa dibantu Aisyah segera membawanya ke meja para ABG tadi.
Risa tidak pernah berhenti bersyukur atas nikmat yang sudah Allah berikan padanya selama ini. Dia diberikan kemudahan dalam mengais Rizqi yang halal. Mulai belajar berjualan saat masih kuliah dulu hingga sekarang dia sudah bisa mempunyai kafe sendiri dengan dibantu oleh teman-temannya yang baik hati.
Tak lupa juga Risa selalu berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang sudah mendukung apa yang menjadi keinginannya, menunjukkan pada mereka jika dia juga bisa mandiri tidak selalu tergantung pada kedua orang tua.
"Teh, Ais mau bicara sama Teh Risa," tiba-tiba Aisyah mendekati Risa dan berbisik padanya.
"Ya, ada apa Ais?" tanya Risa pada Aisyah.
"Begini teh, besok Ais ijin tidak masuk kerja. Ais harus antar Abah ke dokter, sudah dua hari ini Abah sakit," jawab Aisyah pelan sambil menunduk.
"Oh, kok kamu tidak beri tahu ke Teteh sih Ais, kan kamu bisa ijin dulu hari ini. Baiklah tidak apa-apa Ais, besok kamu boleh ijin. Kalau perlu sampai Abah kamu sembuh ya," ucap Risa sambil memeluk Aisyah memberikan ijin pada asistennya itu.
"Hatur nuhun pisan Teh," jawab Aisyah berterima kasih pada Risa. Mereka saling melempar senyum dan saling memandang penuh kasih sayang antar sahabat baik.
Sudah waktunya kafe tutup, Risa dan teman-temannya sudah selesai merapikan kafenya dan segera pulang kembali ke rumah karena waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.
###############
Hai readers, suka dengan Seblak Kuah Jeletot? yuk beri dukungan dengan klik like, komentar, rate dan jadikan favorit kalian ya ...
Happy reading gaeess 🤗🙏🌹🌹😍😘❤️