NovelToon NovelToon
Gadis Cantik Milik Psikopat

Gadis Cantik Milik Psikopat

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Eti Rani

seorang gadis cantik yaang bernama Zaleta Zee yang tak sengaja bertemu dengan psikopat kejam bernama El Beethoven.Bagaimana kisah Meraka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eti Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyembunyikan rahasia

Sesampainya di taman bunga, Zee bahagia. Zee berlari, menghirup aroma bunga. Diam-diam, Ken memotret Zee.

"Very beautiful, I like you," kata Ken, sambil mengirim foto tersebut kepada El.

Ken mengajak Zee untuk duduk di taman. Ken menanyakan pertanyaan yang sama, "Bagaimana, apakah Zee mau?"

Zee berpikir sejenak, mempertimbangkan kemungkinan yang akan terjadi jika dia tidak menerima tawaran Ken. "Jika aku tetap di rumah, kemungkinan Kak El akan membawa ku pergi dan pasti akan menghukum ku," batinnya.

Ken melihat Zee dengan mata yang penasaran, "Zee?" tanya Ken.

Zee mengangguk, "Iya, Zee akan tinggal dengan Kakak," ucap Zee dengan nada yang setuju.

"Kalau begitu, Kakak akan menyuruh Fero dan Kael mengemasi barang-barang mu," kata Ken dengan nada yang santai.

Tapi, Zee langsung mengangkat alisnya, "Tapi, kita pisah kamar, kan, Kak?" Zee bertanya dengan nada yang penasaran, seolah-olah dia tidak ingin berbagi kamar dengan Ken.

Ken tersenyum dengan pertanyaan itu, "Tentu saja, Zee," katanya dengan nada yang santai dan senyum yang manis. Ken seolah-olah menikmati pertanyaan Zee dan tidak keberatan dengan keinginan Zee untuk memiliki kamar sendiri.

**********************************************

Disisi lain, seseorang tengah marah dan murka. "Aku akan merebutnya!" teriaknya, lalu membanting sebuah vas besar.

" Sekarang kita harus gimana, dia marah besar," ucap Sky yang khawatir.

" Kita panggil Kakek kesini," ucap Rey dengan nada yang tenang.

"Kalian tidak perlu memanggil ku, aku sudah ada sini," ucap Wilson dengan nada yang tenang.

"Kakek, kapan Kakek tiba?" ucap Rey dengan rasa lega.

"Aku baru saja tiba. Ada apa dengan cucuku?" tanya Wilson dengan nada yang khawatir, memandang ke arah Sky yang masih terlihat khawatir.

Sky menunjukan sebuah foto di ponselnya. "Oh, jadi gara-gara gadis ini... Baiklah, biar aku bicara pada El," kata Tuan Wilson dengan nada yang tegas, lalu pergi menuju kamar El.

Tuan Wilson masuk dan terkejut dengan kamar El yang persis seperti kapal pecah. "Apa yang terjadi, El?" tanyanya dengan nada yang khawatir.

El terlihat sedikit terkejut dengan kedatangan Tuan Wilson. "Kenapa Kakek datang kemari?" tanyanya dengan nada yang tidak biasa.

"Bukankah biasanya kau senang jika Kakek datang kemari?" tanyanya lagi, mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan El.

"Apakah tidak ada seorang pun yang mencintaiku dengan tulus?" tanya El dengan suara yang lemah dan sedih.

Tuan Wilson terkejut dengan pertanyaan El dan mendekatinya dengan rasa khawatir. "Kenapa kau berkata seperti itu, El?" tanyanya dengan nada yang lembut dan penuh kasih sayang.

" Dia pergi dariku... Dia meninggalkan aku... Dia memilih pria lain," ucap El dengan suara yang terputus-putus, dipenuhi dengan kesedihan dan kekecewaan.

Tuan Wilson mendengarkan perkataan El dengan sabar, lalu berbicara dengan nada yang tegas dan penuh kasih sayang. "El, dengarkan Kakek... Jika kau mencintainya, rubahlah sikap kasar mu itu. Kau harus menunjukkan sisi lembut dan pengertianmu, bukan kekerasan dan kemarahan."

"Tapi itu adalah cara supaya dia tidak pergi dariku... Dia juga harus mengerti dengan semua sikap ku," ucap El penuh penekanan, mencoba membenarkan tindakannya.

Tuan Wilson mendengarkan perkataan El dengan wajah yang serius, lalu berbicara dengan nada yang marah. "Dengarkan, Kakek! Apakah kau mengerti dengan sikapnya? Kau juga harus memperhatikan sikap yang dia sukai dan tidak! Kau tidak bisa hanya memaksakan keinginanmu sendiri dan mengharapkan orang lain memahami."

"Dan apa yang kau maksud dengan 'memberikan hukuman' jika dia melakukan kesalahan?" tanya Tuan Wilson dengan nada yang keras, tidak setuju dengan cara berpikir El.

"Pantas saja dia memilih pria lain, karena pria tersebut memiliki sikap yang baik, lemah lembut, dan tidak pernah kasar... Lalu, bagaimana dengan dirimu, El?" ucap Tuan Wilson dengan nada yang tajam, membuat El terdiam dan termenung.

Apa yang dikatakan oleh kakeknya itu ada benarnya, pikir El. Tapi, dia tidak mau mengakui kelemahannya.

"Tapi, Kek... Dia menyembunyikan rahasia besar, dan aku yakin jika rahasia itu terbongkar, maka Zee akan pergi darinya," kata El dengan nada yang pelan, mencoba membenarkan tindakannya.

1
Juna Dong
luar biasa
falea sezi
cinta kok kasar aneh
Rani: biasa jangan terlalu di ambil hati
total 1 replies
Rani
bantu author donk kasih like komen dan vote ya
Armin Arlert
Jempol tinggi!
Alexo. ID
terharu banget pas adegan romantisnya, ini the best story ever ❤️
Rani: thank you 😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!