NovelToon NovelToon
The Unique System

The Unique System

Status: tamat
Genre:Sistem / Tamat
Popularitas:995.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: ( Paralaks God )

(Ongoing) Update Senin-Sabtu

Jou Law, memiliki kehidupan yang sangat Kacau, dia dijebak oleh Pacarnya sendiri, memukuli orang lain, dan Tidak diluluskan oleh kepala sekolah.

Akibatnya banyak yang merendahkan Jou, menganggap bahwa dia hanyalah orang yang tidak berguna, bahkan orang tuanya tidak peduli lagi.

Namun, semuanya berubah ketika ada seseorang kakek yang menasehati nya, jika ingin punya kehidupan yang lebih baik, punya wanita cantik, jadi orang kaya, maka kamu harus bunuh dirimu tapi harus bunuh diri dimalam bulan purnama.

Akan tetapi, akibat dari perubahan Jou itu nasib dunia jadi sedikit berubah di masa depan, dan Jou dituntut oleh pemilik sebenarnya kemampuan itu untuk menaklukan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ( Paralaks God ), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 19~Berkas Penemuan Jou Hilang

Hari ini masihlah seperti hari biasa pada umumnya bagi para mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas 1 Ibukota, sehari sebelum ini diselenggarakan sebuah penyeleksian karya penemuan bagi siswa nya, lantas setelah itu tidak akan ada siswa yang sadar bahwa beberapa orang yang memiliki kepentingan mengincar sebuah hasil miliki orang lain.

Layaknya hewan buas mereka akan mengincar target nya dengan banyak cara, apa lagi Universitas 1 Ibukota terkenal selama beberapa tahun ini menghasilkan beberapa penemuan yang merubah wajah dunia.

Dua jam menuju tengah hari, rencana dari para Geng Elang, yang akan menyerbu Universitas 1 Ibukota, sebenarnnya mereka hanyalah mengincar sebuah berkas berisi penemuan setengah jadi milik pemenang dari penyeleksian sekolah itu, agar diberikan kepada pesaingnya.

"Jon, ketua Rout mengatakan untuk sebisa mungkin jangan sampai ketahuan!" Kata Eleven salah satu kaki tangan Rout ketua Geng Elang.

" Yah, aku bisa menahan diri!" Kata Jon

Mereka berdua adalah para ahli bela diri yang dikirim oleh Rout, untuk mencuri berkas hasil penemuan milik Jou.

"Tapi tidak ku sangka, universitas ini punya tempat rahasia, agak sulit untuk kabur kan tanpa berkelahi!' Kata Jon, yang memang memiliki kepribadian suka sekali membuat keributan

"Tenang saja, jika sesuai rencana, dua orang yang mahasiswa dari sini, yang bekerja sama dengan kita akan pura-pura kita ancam di aula sekolah ini, lalu mereka akan menunjukkan jalannya!" Kata Eleven menjelaskan rincian rencana yang sudah mereka atur.

Beberapa saat kemudian mereka sampai di aula, tempat pintu menuju tempat rahasia di Universitas 1 Ibukota.

"Nah itu mereka, agar kelihatan oleh CCTV ini benar benar penyanderaan kau harus serius, kalau perlu bunuh mereka, Hahaha" Kata Jon sambil ketawa pelan, yang melihat keberadaan Dereji dan Tiras

"Issshh, bego!" Balas Eleven, sambil mengenakan penutup mulutnya

"Woi, bedebah, apa kau tahu tempat rahasia universitas ini ?" Kata Jon sambil menodongkan pistol ke kepala Dereji

"Te... tempat apa itu?" Kata Dereji yang mencoba berpura-pura sedang ketakutan supaya mengelabuhi CCTV, agar tidak ketahuan mereka berkompromi

"Cepatlah!" Kata Eleven sembari menendang bokong Dereji dengan keras, sehingga dia hampir Jatuh

Karena tindakan-tindakan itu, sudah memenuhi syarat agar bisa menipu mata seseorang, maka mereka melanjutkan ketahap selanjutnya yaitu memasuki tempat rahasia.

"Hey wow, tempat nya ternyata lumayan luas" Kata Eleven yang baru keluar dari lift, kemudian melihat sebuah tempat yang begitu luas dibawah tempatnya berdiri.

" Woi, bedebah, dimana berkas itu di letakkan?" Kata Eleven lagi

"Ayo ikuti kami!" Kata Dereji yang pala nya masih ditodong pistol

Ketika mereka sudah di lantai bawah.

" Hey, siapa kalian ?" Tanya salah satu siswa yang berada diruang rahasia itu

"Dor...Dor!" Terdengar suara tembakan yang dilancarkan oleh Jon

"Ahhhhh!" Teriakan dari siswa yang tadi mencoba bertanya,

"Hehe, menurut perjanjian kita tidak boleh, sampai membunuh dalam misi ini kecuali darurat,kan?" Kata Jon kepada Eleven

"Iya, tapi kau seharusnya membungkam mulutnya!" Balas Eleven

Karena tadi suara tembakan itu terdengar cukup keras, sehingga mengundang semua orang yang berada di ruangan itu menuju ke tempat kejadian tadi.

"Siapa kalian?" tanya salah seorang pria yang ternyata itu adalah dosen Han, yang sedang berdiri diantara beberapa orang disana

"Itu...itu...Dosen Han, Tolong Kami!" Teriak Dereji supaya dosen Han mengambil umpannya untuk menggantikan dirinya

"Jadi Kau, si dosen teman Jou Itu?" tanya Eleven kepada Dosen Han

"Iya, untuk apa kalian datang kemari?" tanya Dosen Han tanpa ragu

"Hehehe, Kami datang kemari ingin mengambil hak kami, berkas penemuan milik Jou!, cepat kau tunjukan jalannya!" Kata Jon, yang langsung mengganti sanderanya, dan menodongkan pistolnya ke kepala dosen Han.

"Tidak akan ku beri tahu, sekali pun kau mengancam ku!" Kata-kata tegas keluar dari mulut Sosen Han

"Hey...Kami mungkin tidak bisa mengancam mu, tapi kami bisa menembak, hahahaha!" Kata Eleven sambil ketawa

"Dor...Dor...Dor..." Bunyi sebuah tembakan lagi, mengarah kepada kaki beberapa orang yang ada disana, yang diiringi suara teriakan kesakitan.

"Sialan Kau!, baiklah akan ku beritahu!" Kali ini dosen Han tidak ada pilihan lain

'Maafkan aku Jou' gumam dosen Han didalam hatinya

Kemudian dengan terpaksa dosen Han meberikan salinan dari berkas penemuan miliki Jou.

Karena sudah berhasil mendapatkan berkas tersebut, kedua anak buah ketua Geng Elang, langsung pergi dari tempat rahasia.

Ketika sudah keluar dari tempat rahasia, dan berada di pintu depan aula, kedua orang tersebut langsung dihadang oleh dua mobil polisi, dan beberapa polisi yang sudah bersiap siaga di posisinya dengan memegangi senjata mereka.

"Heh, menarik sekali!, ternyata respon nya cepat juga!" Kata Jon sambil teriak

"Sebaiknya kalian berdua menyerah saja, kalian sudah dikepung!" Kata pimpinan polisi itu, yang berbicara dengan menggunakan alat pengeras suara.

"Pak polisi, kalau hanya bergonggong, tidak ada gunanya, kan?, tidak akan mempengaruhi hasilnya!" Kata Jon lagi dengan keras, yang memang sudah tidak sabar untuk Menghancurkan barisan polisi tersebut.

"Dua orang sok kuat, kau akan dapat akibatnya nanti jika melawan, kami masih bersikap baik, loh!" Kata pimpinan polisi itu

"Hahahaha, polisi oh polisi, siapa yang akan dapat akibatnya pun belum tentu!" Jelas Jon lagi sambil bertepuk tangan

"Banyak omong, rasakan ini!" Elevan melesatkan beberapa peluru dari pistol nya, karena mereka ahli bela diri dan refleks tubuhnya lebih cepat dari pada manusia pada umum nya, tembakan itu tanpa bisa dihindari langsung mengenai pala dari dua polisi.

Sontak beberapa polisi yang ada disana melihat hal tersebut, menjadi menciut mentalnya.

"Hehe, masih berani ?, kalian bukan lawan kami!" Kata Jon dengan memukul dadanya sendiri tanda dia membanggakan diri sendiri

"Alah, kematian adalah hal mulia karena menolong banyak orang!" ungkap pimpinan polisi itu

"Hehe, pimpinan yang tidak peduli, jangan salahkan kami membunuh kalian berlapan!" Kata Jon, kemudian dia pun bergerak dari tempatnya berdiri untuk menghampiri polisi-polisi itu, polisi pun tidak tinggal diam, mereka juga melancarkan beberapa tembakan dari pistol yang mereka pegang, namun, tidak ada satupun yang mengenai Jon.

Justru Jon malah berhasil mendekati mereka satu per satu, dan mendaratkan pukulannya ke badan mereka.

Pukulan yang Jon lakukan sangat keras, sehingga melempar para polisi itu lumayan jauh nya, ada yang menyangkut di dinding bagian atas aula, ada yang terbang cukup jauh hingga cedera parah karena benturan. setelah semua itu hanya tinggal pimpinan polisi tersebut.

"Aaaaa...apa kau masih manusia?" kata pimpinan polisi tersebut yang sedari awal melihat adegan tersebut sudah gemetar tubuhnya.

"Ini adalah keinginan mu, bukan?, " Kata Jon sambil mendekati polisi tersebut.

"Jangan mendekat!" Kata polisi itu yang sudah ketakutan

Jon kemudian mendekati polisi itu lalu, tangannya menggenggam pistol yang dipegang pimpinan itu dengan sangat keras hingga pistol itu melengkung menjauhi dari bentuk asalnya.

"Apaaa!" Kata pimpinan itu, saking ketakutannya hingga lemas, tersungkur ketanah.

Melihat hal tersebut, Jon langsung mengangkat pimpinan itu, sambil mencengkram lehernya, lalu Jon melepas nya lagi dan sebelum jatuh, dia langsung menendang bagian samping perut nya hingga terpental jauh.

Oleh sebab, tidak ada lagi yang menghadang kedua kaki tangan ketua Geng Elang itu, mereka langsung pergi meninggalkan Universitas 1 Ibukota.

-------------Chapter Ini Selesai---------------

1
Miu Chan
bucin akut gak ketolong
YANTO BIRAHI 🅥
udah parah naifnya ngk ketolong lagi 🗿
Jasmin Melor
Luar biasa
spooky836
aku pikir kuat tapi lemah sangat. cerita apa ni sistem ada tapi lemah. sistem keturunan thor untuk mc lemah. siallah..🖕🖕🖕🖕🖕🖕🖕🖕🖕
Ande Swwiitt
gerangan opo..
alexander
bagus ceritanya
Munif Mutawakil
Luar biasa
Nurdedi
kesalahan jou bukanya langsung serang markas gangster elang malah bertele-tele .saya paling tidak suka novel yang banyak bertele tele.kita hidup ini harus tegas dalam mengambil tindakan
Jefry Warouw
tdk seperti cerita di novel" yg lain sistemnya membuat mc nya jdi kuat dan hebat,
Jefry Warouw
Mc bego system bego😁😂🤣
Jefry Warouw
tdk seperti system" yg lain, klo yg ini systemnya goblok😁🤣
Azril Parmen
Luar biasa
Hadi P
ganti judulnya,,, sistem oonn,, MC bloon
Hadi P
MC nya gobloknya,,,, payah
Hadi P
sistem nya kurang bersahabat
Patrick Vngst
baru aja belajar kinetik di sekolah tadi:v
AitchAre
damn, that looks good
Rudy Dzulfiqa Beck
ngomong naon atuh damang?
Rudy Dzulfiqa Beck
ga sesuai judul
Rudy Dzulfiqa Beck
punya sistem tak berguna juga ya? Klau yg niat langsung bunuh kan mati tu MC nya... payah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!