Albert Fernando laki laki yang sangat kaya raya menikahi Danisha Atmanegara, gadis cantik yang bekerja di klub malam...
Awal pertemuan yang kurang tepat membuat Albert maupun Danisha saling membenci
Awal pernikahan yang menyakitkan pun di rasakan Danisha karena Albert sang suami sering merendahkannya dan menghinanya,
Namun dengan berjalannya waktu ,Danisha pun mulai terbiasa dengan sikap acuh Albert padanya,
Meskipun begitu perhatian lebih pun selalu di curahkan Albert untuk Danisha, semakin hari Albert semakin bingung dengan perasaan nya untuk Danisha.
''Apakah ini yang di namakan cinta, apakah aku menikahi karena cinta? ''itulah yang selalu ada di dalam hati Albert.
Masih ada tokoh di belakang yang tak kalah unik yang harus di patuti jempol, siapa lagi kalau bukan mely sang sahabat ,
Bahkan Mely pun menikah dengan orang yang juga dingin dan angkuh,
''Apakah semuanya akan berujung bahagia, mengingat perjuangan mereka yang sama sama menghadapi pria angkuh? ''
Kalau penasaran kita baca yukkk!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# 21
Membosankan, mungkin itulah yang cocok untuk Danisha saat ini, bagaimana tidak, kalau sebelumnya terbiasa melakukan apapun sendiri, kini bahkan satu pekerjaan pun tak ada yang dapat di lakoninya termasuk mencuci baju.
Seharian penuh hanya di jalaninya dengan tiduran, naik turun tangga , ke dapur tanpa aktivitas apapun, dan itu memang sangat membuatnya jenuh, ''Apa begini rasanya menjadi istri orang yang sangat kaya, Ah, tapi aku bukan seperti mereka yang memang benar benar di anggap istri, bahkan aku disini tak punya hak apapun ,jangan menghayal Danisha ,sampai kapan pun tuan Albert hanya menganggapmu wanita murahan yang di nikahi karena ingin balas dendam, ucapnya pada diri sendiri.
Danisha duduk di meja makan sambil menunggu Albert datang, entah itu jam berapa Danisha pun juga belum tau.
''Bi ,panggil Danisha pada pelayan yang sudah paruh baya.
''Saya Nona, sahutannya sambil berjalan menghampiri Danisha.
''Biasanya tuan Albert pulangnya jam berapa, kenapa jam segini belum pulang?'', tanya Danisha ramah ,melihat sudah jam tujuh malam.
''Sebentar lagi nona, silahkan tunggu saja.!''
Benar saja, baru saja pelayan itu kembali, suara mobil berhenti di depan rumah.
Mungkin itu kali ya. batinnya.
Tapi Danisha masih saja duduk di meja makan tak mau bergeming.
Apa dia akan memperlakukan ku seperti semalam, atau lebih menyakitkan, apa lebih baik aku ke kamar saja ya tidak usah menemuinya dulu , mungkin kalau dia tidak bertemu denganku dia tidak akan melecehkanku lagi, batinnya.
Namun semua itu di urungkannya karena mengingat poin perjanjian bahwa dirinya harus melayani Albert selayaknya pasangan suami istri.
Danisha melihat badan tinggi nan kekar dan wajahnya yang sangat tampan itu sudah di ambang pintu.
Dengan cepat pula, Danisha langsung berlari dan menghampirinya,
''Sudah pulang. sapanya sedikit cuek.
Albert pun hanya diam tak menampakkan senyum atau balik menyapa,melewati Danisha yang masih mematung dan langsung ke kamarnya.
Tu kan sudah bisu, Lagi lagi Danisha membatin.
Melihat Danisha yang cemberut Arman malah tersenyum kecil dan menghampirinya.
''Nona jangan khawatir, tuan nggak apa apa, mungkin dia capek habis kerja, kalau boleh saya sarankan ,sebaiknya nona susul Tuan muda, kasih perhatian yang lebih, bagaimna layaknya pasangan suami istri, kata Arman sedikit memberi saran.
Anda nggak tau saja bagaimana sikapnya padaku, batinnya.
Tapi Danisha tak mau egois, bagaimana pun juga statusnya saat ini adalah istri Albert.
Akhirnya Danisha berjalan menuju kamarnya sendiri, tak mau mengganggu tuan Albert yang lagi nggak mood. fikirnya.
Semoga anda berhasil meluluhkan hati tuan muda Nona, aku yakin kalau sebenarnya tuan muda itu menyukai nona, tapi gengsinya itu masih sebesar gunung dan sekeras batu, jadi anda harus ekstra sabar menghadapinya, batin Arman sambil melihat punggung Danisha berlalu.
Saat melewati kamar Albert, Danisha melihat Albert yang sudah membaringkan tubuhnya tanpa membuka sepatu maupun bajunya.
Kasihan juga dia, apa dia benar benar capek sampai melepas sepatu dan berganti baju saja nggak sempat, batinnya.
Ada rasa kasihan ,namun Danisha tetap melanjutkan langkahnya sampai di depan pintu kamarnya, Danisha memegang knop pintu ,namun sebelum membuka pintu ,Danisha menoleh lagi ke arah kamar Albert.
''Kasihan dia, apapun yang terjadi aku harus membantunya, gumamnya.
Tanpa pikir panjang, Danisha kembali ke kamar Albert.
Melihat tubuh yang sudah tak bergeming dan mata yang sudah terpejam itu Danisha langsung menghampirinya tanpa berbicara satu patah kata pun.
Melepas sepatu tuan Albert, itulah langkah awal yang di lakukannya.
Terus bagaimana aku menyuruhnya ganti baju, apa aku bangunin saja ya ,batinnya.
Danisha menghela nafas panjang dan mengumpulkan semua keberaniannya,
''Apa tuan tidak ganti baju, tanya nya sedikit memelankan suaranya, namun Albert masih juga tak merespon.
''Apa dia pingsan, batinnya khawatir,.
Danisha berjalan semakin mendekat ke arah tubuh Albert.
''Tuan bangun. sambil menggoyang goyangkan tubuh kekar itu.
Tanpa membuka mata ,Albert langsung saja menahan tangan Danisha yang membuat sang empu terkejut.
Ternyata dia tidak pingsan, a...bagaimana ini, ternyata aku masuk ke kandang macan lagi ,bagaimana kalau dia memperlakukanku seperti semalam , batin Danisha menjerit.
''Apa kamu memang seperti itu setiap menggoda para pria di luaran sana, ucap Albert tanpa membuka matanya sama sekali.
Sebenarnya Danisha merasa di rendahkan dengan ucapan suaminya itu, namun Danisha sudah mulai terbiasa karena itu mungkin akan menjadi makanannya setiap hari.
''Kamu tidak paham dengan isi poin perjanjian kita, bahwa kamu tidak boleh ikut campur dengan semua urusanku baik itu masalah bisnis atau pribadi, tapi bagaimana bisa kamu sudah lancang masuk ke kamarku tanpa aku suruh, apa memang kamu sengaja mau menggodaku, ucapnya sambil mengangkat satu bibirnya ke atas.
Danisha diam, karena untuk saat ini membantah pun percuma, ''Kalau begitu lepaskan tangan saya , saya mau keluar, ucap Danisha dengan menarik tangannya yang masih ada dalam cengkeraman Albert.
Bukan melepaskan, Albert malah semakin mengeratkan genggamannya membuat sang empu meringis.
''Tuan sakit .rengekan Danisha.
Albert membuka matanya dan bangun, melihat wajah Danisha yang sudah melengos membuatnya semakin geram, ''Bukankah ini yang memang kamu inginkan sayang, membuat para laki laki itu nafsu jika melihatmu, kini ucapan Albert semakin membuat Danisha sakit hati.
Bukan tak sabar, bukan tak ingin di bilang berani pada suami ,dan juga bukan ingin di bilang sok suci, tapi Danisha hanya tidak ingin di rendahkan terus menerus,
''Lepas, ucapnya sambil mengibaskan tagannya, dan akhirnya bisa terlepas,
''Maaf kalau memang kedatangan saya mengganggu tuan, permisi ,ucapnya, Danisha langsung saja berjalan keluar kamar Albert tanpa menoleh.
Sesampainya, ''Jangan nangis Danisha, ini bukan sifat kamu, Kamu itu selalu tersenyum bahkan senyumanmu itu bagaikan salah satu bagian dari tubuhmu jadi jika senyuman itu menghilang, maka salah satu bagian tubuhmu juga akan lenyap. ucapnya di depan cermin,Danisha memaksa untuk mengeluarkan senyuman, namun lagi lagi air matanya itu tak setia dan tanpa terasa menetes membanjiri pipinya.
''Tapi nyatanya aku memang tidak bisa tersenyum, Danisha yang selalu ceria mungkin sudah mati ,dan sekarang tinggal Danisha yang menyedihkan, Danisha yang selalu di anggap wanita murahan oleh suaminya sendiri , Danisha yang tak pernah di hargai, sampai kapan aku begini, sampai kapan aku akan bertahan, Danisha merutuki dirinya sendiri.
Hanya demi lo Mel ,gue akan mencoba untuk bertahan, gue nggak akan mempertaruhkan cita cita lo ,meskipun gue sangat terluka dengan perlakuannya, hanya bisa membatin kembali dan menyeka air matanya.
Lagi lagi Danisha menghabiskan malamnya dengan kesedihan yang sudah bersemayam di dalam dirinya, entah sampai kapan itu akan berakhir yang jelas untuk saat ini ,Danisha menganggap dirinya adalah orang yang bernasib paling buruk di dunia.
sukses thor
smangat thor
mksh
Lektor....
agk ganggu mb Nad...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa