NovelToon NovelToon
Mantan Yang Tak Usai

Mantan Yang Tak Usai

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Berbaikan / Tamat
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~Novel Ke 14~
May pernah merasakan cinta pertama. Cinta manis yang sayangnya hanya muncul selintas saja dalam hidupnya. Seperti meteor.
Padahal bukan cinta seperti itu yang May harapkan dalam hidupnya. Melainkan May mengharapkan cinta manis yang bisa terus bertumbuh di sepanjang waktu. Seperti pohon.
Dan, ketika takdir telah mengguratkan kisah untuk May jalani. Bisakah May melewati hari-harinya dengan cukup waras?
Jadi siapa yang harus May pilih nantinya?
Suhan, sang suami?
atau Reyhan, cinta pertama May, dulu?
Yuk kita simak kisah May bersama-sama!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikhtiar

Satu pekan kemudian...

"Kak Suhan?"

"Bry.. gimana? ada kabar dari Kak Maya kah?"

Panggilan telepon itu pun sejenak diisi oleh keheningan. Keheningan itu membuat Suhan yang sudah sepekan ini kelimpungan mencari Maya pun menjadi gugup.

Betapa Suhan begitu berharap Bryan bisa mengatakan kepadanya tentang keberadaan istrinya itu. Suhan sangat mengkhawatirkan istri dan juga anaknya.

"Hh..Bryan udah ngobrol sama Kak May, Kak kemarin lusa," ungkap Bryan akhirnya.

"Lalu di mana Maya sekarang, Bry?!" cecar Suhan pada adik iparnya itu.

"Sayangnya Kak Maya gak mau ngasih tahu ke Bryan dia ada di mana sekarang. Tapi Kak Maya bilang kalau dia ada di tempat yang aman. Birrul juga udah sehat lagi katanya.."

"Alhamdulillah.."

Kembali hening.

"Kamu beneran gak tahu di mana Maya sekarang ini, Bry?"

"Beneran, Kak. Bryan gak tahu. Tapi, bisa aja sih Bryan cari tahu di mana lokasi Kak Maya sekarang ini.."

"Gimana caranya, Bry? Bisa tolong kasih tahu caranya ke Kakak? Kakak benar-benar harus ketemu sama Kakak mu, Bry. Ada kesalahpahaman di antara kami!"

"Soal kesalahpahaman itu, apa itu terkait dnegan wanita selingkuhan nya Kak Suhan?" tanya Bryan tiba-tiba.

"Iya..eh, enggak! Kakak gak punya wanita selingkuhan! Dari mana kamu dengar itu, Bry?"

"Kak Maya cerita begitu ke Bryan. Katanya Kak Suhan udah selingkuh. Bahkan Kak May Juga punya foto yang Kak Suhan kirim ke dia, waktu Kakak lagi nginep di rumah wanita itu,"

"Astaghfirullah! fitnah itu, Bry! Mana mungkin Kak Suhan selingkuh! naudzubillahi min dzalik! tsumma na'udzu billaahi min dzaalik! Dan.. foto apa katamu tadi, Bry? Kakak gak pernah kirim foto yang aneh-aneh ke Kakak kamu! Apalagi foto nginep di rumah wanita lain! Kakak gak pernah melakukan itu! Itu dosa!"

"..."

Percakapan di telepon itu kembali hening untuk waktu yang cukup lama.

"Jadi, Kak Suhan gak selingkuh?"

"Enggak! Demi Allah Kakak gak pernah selingkuh!"

"Kalau gitu, Bryan tanya nih, Kak. Bry harap Kak Suhan jawab dengan sejujur-jujurnya!" tanya Bryan dengan nada serius.

"Apa yang mau kamu tanyain, Bry. Kakak akan selalu kasih jawaban jujur ke kamu!"

"Kalau memang Kak Suhan gak selingkuh, apa berarti Kak Suhan udah menikahi wanita lain secara diam-diam? Tanpa sepengetahuan Kak Maya?"

"Enggak! Kakak gak pernah menduakan Maya dengan wanita lain, Bry! Baik itu dengan jalan halal maupun haram! Fitnah besar itu kalau ada yang bilang Kakak udah berkhianat ke Maya!" jawab Suhan dengan jawaban mantap.

"Terus, kenapa Kak Maya bisa bilang kalau Kak Suhan selingkuh? Waktu Kak May cerita, omongannya yakin banget lho, Kak. Bryan aja sampai gak tega dengar Kak Maya nangis. Padahal itu cuma lewat telepon aja.."

"Maya menangis? Astaghfirullah.. kenapa ini, Ya Allah.. Maya menangis karena Kakak, Bry.. Walaupun sebenarnya yang dia yakini itu adalah fitnah. Tapi tetap saja, Kakak udah bikin Maya menangis.."

Hening kembali.

"..."

"..."

"Kakak harus menemui kakak mu, Bry. Secepatnya! Kakak harus meluruskan kesalahpahaman di antara kami!"

Bryan terdengar menghela napas.

"Ya sudah. Nanti Bryan akan coba minta tolong ke teman Bry deh ya, Kak. Semoga aja Kak Maya bisa cepat ketemu,"

"Iya, Bry. Makasih ya! Tolong segera Kakak ya kalau lokasi Maya sudah ditemukan?"

"Iya, Kak. Assalamu'alaikum!"

"Wa'alaikumsalam warohmatullah.."

Klik.

Dan sambungan telepon pun terputus.

Menyisakan Suhan yang kini bersandar lemas pada punggung sofa yang ia duduki.

Betapa ia sangat menyesalkan kesalahpahaman yang terjadi di antara dirinya dengan Maya saat ini.

Suhan benar-benar tak habis pikir. Bagaimana bisa Maya bisa begitu percaya pada selembar foto yang belum tentu terbukti kebenarannya.

Apalagi jaman sekarang selembar foto bisa dengan mudahnya dimanipulasi.

"Dan apa kata Bryan tadi? Menurut maya, aku sendiri lah yang telah mengirimkan foto itu ke nomor Maya?" gumam Suhan berspekulasi.

Dengan segera, Suhan mengecek aplikasi pesan di ponsel nya. Ia mencoba mencari foto yang dimaksud oleh Bryan tadi. Tapi hasilnya nihil. Ia tak menemukannya di sana.

Selanjutnya Suhan mencari jejak keberadaan foto di galeri nya. Ia telusuri satu persatu setiap gambar yang ada di sana. Hasilnya nihil pula.

Suhan mendengus kasar.

"Tak ada. Tak ada foto apapun itu di ponsel ku! Jadi dari mana foto itu berasal? Apa jangan-jangan Maya hanya mengarang alasan saja?!"

Baru terpikirkan hal negatif tentang Maya selama dua detik, Suhan langsung menegur dirinya sendiri.

"Astaghfirullah.. ngomong apa kamu, Han! Maya jelas gak akan berbohong kepada ku. Aku harus percaya padanya. Jika memnag ia mengatakan ada foto, maka berarti memang benar ada foto. Mungkin aku harus meminta teman Bryan juga untuk memeriksa ponsel ku!"

Detik berikutnya, Bryan langsung menghubungi adik ipar nya itu kembali. Dan ia lantas mengusulkan ide nya itu.

"Apa Kakak harus pergi ke tempat teman mu itu, Bry sekarang juga. Biar dia bisa periksa isi ponsel nya Kakak?" tanya Suhan via telepon.

"Sebentar Bry tanya ke dia ya Kak.."

Dan sambungan telepon pun terputus lagi. Baru sekitar lima menit berikutnya Suhan menerima kabar dari adik ipar nya itu lagi.

"Kak Suhan. berita bagus. Kakak gak perlu datang ke sini langsung. Kakak cukup instal aplikasi aja di ponsel Kakak. Dengan begitu nanti teman Bry bisa menyadap isi ponsel Kak Suhan. Tapi sebelumnya Bryan peringatin Kakak. Semua data akan bisa dilihat sama teman nya Bryan. Jadi kalau misal ada data yang terlarang untuk dilihat, Kak Suhan bisa pindahin datanya ke sebuah folder dan kasih nama terlarang. Insya Allah nanti teman Bryan akan amanah fan gak buka folder nya,"

"Oh.. iya. Gak apa-apa. lihat aja semuanya, Bry. Gak ada data yang terlarang atau apa kok. Paling cuma naskah yang belum terbit aja sih yang agak secret,"

"Oke. Nanti Bryan ingetin ke teman Bry ya Kak. Ini sekarang Bryan mau ke rumah orangnya dulu. Kak. Nanti Bry kabarin lagi ya gimana-gimana nya.."

Mendengar itu, Suhan pun seketika tercerahkan.

"Makasih ya, Bry!"

"Sama-sama, Kak. Nanti aplikasi sadap nya Bry kirim via wa ya Kak.."

"Oke. Kakak bakal langsung instal aplikasinya nanti,"

"Semoga kita bisa segera menemukan tempat Kak Maya tinggal ya Kak. Bryan agak khawatir kalau kelamaan nanti, nasib Kak Maya sama Dek Birrul gimana.."

"Sama, Bry. Kakak apalagi.. Kakak merasa bersalah banget sama mereka. Gak tahu Maya bisa bertahan hidup dengan uang dari mana. Soalnya dia gak bawa kartu kredit nya. Mungkin takut dilacak atau gimana ya.."

"Hh.."

***

1
Diah Rodiyah
sumpah baca novel ada petempuan kek maya,diakan punya bukti lakinya selingkuh kok malah dia yg seakan selingkuh,,hish malesin bnget
Diah Rodiyah
marah" gak bipang apa masalahnya di tampah lakinya pura" bego dan gak tau apa". daebak
Lina Zascia Amandia
Kak Mel apa kabar, kangen.
meli meilia: masya Allah Lina.. alhamdulillah konfisi mulai membaik nih Lin. hamil kali ini ternyata parah juga. sampai satu novel jadi harus tertunda berbulan bulan. ngerasa bersalah bgt ma reader dan ntoon. tp ya gimana ya.
alhamdulillah skrg masuk usia 6 bulan lin. msh mual kadang2. kemarin mah bener2 bed rest. ga bisa ngapa2in. dua bocil aja beneran diurus keluarga. alhamdulillah msh punya orang tua.. mohn doanya ya lin. biar bs lekas pulih lagi. mel pingin banget nuntasin hutang novel. gak enak rasanya klo blum diselesain..
total 1 replies
Tyara Lantobelo Simal
Semangat say
Lina Zascia Amandia
Karya ini lg dipajang nih di Karya Emas sm Ntoon..
Shifa Burhan
ini adalah kesalahan besar, fatal dan dilaknat dalam ajaran agama Islam ya
* istri pergi meninggalkan suami
* istri minta cerai apa lagi sampai mengajukan gugatan

dan mata melakukan semua itu, maya bisa saja dibenarkan dengan catatan sugan memang melakukan kesalahan fatal dan bukan salah paham, tapi setelah terbukti ini adalah salah paham jadi perbuatan maya itu sangat salah dan dilaknat jadi maya harus minta maaf dan sujud dibawa kaki suami karena perbuatan maya itu sudah sangat durhaka sebagai istri,

jadi kalau kita memasukkan embel2 agama dalam novel kita juga harus tau ajaran agama itu mana salah dan benar dan mana salah yang biasa dan mana salah yang dilaknat alias durhaka
ruby sunn
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
Lina Zascia Amandia
Wahhhh ketemu Reyhan... telat si Reyhan mendapatkan Maya.... keren karya barunya, mungpung msh baru masih sempat dibaca full... seru Kak Mell smg lancar jaya idenya.
Lina Zascia Amandia
Jadi ingat odading Mang Oleh deh...
Lina Zascia Amandia
Ohhhhh pernah menyukai Reyhan.... Reyhan memang meresahkan.
Lina Zascia Amandia
Hehehhehehe....
Lina Zascia Amandia
Dulu sblm dpt jdh kalimat yg kurang lebih seperti ini juga terlontar dr ibu sy, berhhbung sy sm Kakak sy yg ke 4 memang jarang keluyuran dan gak pernah ngenalin laki2 ke rumah, jadi org tua sy khawatir, jarang keluar rmh dan jarang gaul, kapan dpt. jodohnya, jodoh itu dicari katanya. maklum umur 25 blm nikah jd org tua merasa takut melihat anaknya di rmh n jomblo trs. Ehhhh. akhirnya. jodoh sy justru dr FB..... wkwkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!