NovelToon NovelToon
Ratu Omega Telah Tiba

Ratu Omega Telah Tiba

Status: tamat
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Vampir / Manusia Serigala / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:51k
Nilai: 5
Nama Author: lizkook lovers

Aku Ellvany Andisti, seorang murid SMA biasa yang sayangnya harus kehilangan nyawanya saat mengikuti lomba renang di sekolah ku. Aku pikir, setelah kejadian itu aku akan langsung pergi ke surga. Tapi aku salah, aku sadar, saat aku membuka mata, aku telah terlahir kembali sebagai seorang bayi. Bukan terlahir sebagai bayi manusia, aku terlahir sebagai seekor bayi serigala berbulu putih, seputih salju.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lizkook lovers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

Semua peserta memang di perbolehkan untuk memburu lebih dari seekor binatang disana. Namun untuk Vany sendiri, ia merasa sudah cukup dengan macan tutul putih saja, Luke pun sama.

Hanya Aelly saja yang membutuhkan beberapa inti kekuatan hewan lagi supaya bisa setara dengan Luke dan Vany.

Vany dan Luke pun tentu saja akan membantu Aelly mencari hewan untuk di buru, mereka juga kadang membantu menyerang jika Aelly sudah kewalahan.

"Hari sudah mulai petang, semuanya hentikan kegiatan kalian dan kembalilah ke Academy!!" instruksi seorang Alpha pada mereka.

Semua peserta langsung menghentikan kegiatan mereka, termasuk Vany dan teman-temannya yang baru saja selesai membakar sate kelinci.

"Apa yang kalian bawa itu? Kalian disini untuk berburu, bukan untuk main masak-masakan!!" tegur seorang laki-laki, laki-laki yang sempat di buat kesal oleh Vany beberapa saat lalu.

"Kami kelaparan setelah berburu, jadi apakah makan sebentar tidak boleh?" jawab Luke, sedangan Vany hanya menghela nafas lelah.

"Kami berburu selama setengah hari dan kalian tidak memberikan kami makanan sedikit pun, tentu saja kami lapar," ucap Aelly yang malah seperti gumaman. Jujur saja, gadis itu sedikit takut dengan Alpha di hadapannya.

Kedua alis Alpha itu menyatu, matanya menyipit tajam. "Kami memberikan semuanya makanan saat tengah hari, bagaimana mungkin kalian tidak mendapatkan nya?"

Ucapan Alpha itu sontak membuat mereka terkejut dan memandang satu sama lain.

"Kamu tidak berbohong kan? Kami tidak mendapatkan makanan sedikit pun siang tadi. Maka dari itulah kami memakan kelinci," ucap Vany dengan mata yang memicing curiga.

Vany jadi berpikir, bisa saja Alpha didepannya ini sengaja tidak memberikan kelompoknya makanan karena Vany membuatnya kesal beberapa jam yang lalu.

"Apa maksud tatapan mu itu?! Kamu mencurigaiku?!"

"Ada apa ini?" Derlina datang karena mendengar suara temannya yang cukup keras, padahal dirinya tadi sedang mencari beberapa peserta yang belum kembali.

"Bukankah tadi siang kita telah memberi makanan kepada para calon murid baru ini?" tanya sang Alpha yang mendapat anggukan dari Derlina.

"Kalian melihatnya bukan? kami sudah membagikan semua makanan kepada semua orang!"

"Tapi kenapa kamu tidak mendapatkan makanan sedikit pun?! Apakah kalian sengaja?!" balas Luke tak santai.

Dahi Derlina berkerut. "Kalian tidak mendapatkan makanan? Tapi bagaimana bisa? Jelas-jelas kami sudah membagikan semuanya."

"Ya kamu mana tau, kan kalian yang membagikannya," jawab Luke, masa bodoh dengan sopan santun. Ia merasa tidak adil disini. Bagaimana bisa yang lainnya mendapatkan makanan tapi mereka tidak.

"Sudahlah, hanya makanan. Lagipula kita sudah makan daging kelinci yang enak bukan? Sekarang lebih baik kita segera kembali saja," lerai Vany. Ia sudah sangat lelah dan ingin beristirahat, jadi daripada memperpanjang masalah kecil ini, lebih baik mereka kembali.

"Kalian kembalilah kalau begitu, masalah ini biar aku yang urus," ucap Derlina yang mendapatkan anggukan dari ketiga remaja pubertas itu.

Derlina melirik temannya sebentar lalu berucap, "Kumpulkan anak-anak ditempat biasa setelah ini." Ia pun pergi setelah mendapatkan anggukan dari si Alpha.

Inti kekuatan hewan yang mereka dapatkan telah dikumpulkan di dalam kotak dengan nama kelompok masing-masing.

Semua calon murid Academy di persilahkan untuk beristirahat karena pengumuman akan di laksanakan besok.

Satu kelompok ada di dalam satu kamar yang sama, maka karena itulah sekarang Luke harus tidur sekamar dengan Vany dan Aelly.

Tenang saja, disana ada tiga ranjang, jadi mereka tidak akan tidur dalam satu kasur bertiga.

"Kalian sadar gak sih? Tadi di aula kayaknya putri dari kerajaan Exillan melihat ke arah kita terus."

Luke yang semula telentang di atas kasur menatap langit-langit kamar pun menoleh ke arah kasur Aelly. "Benarkah? Aku tidak merasa di perhatikan tuh," jawabnya acuh.

Berbeda dengan Luke, Vany sama sekali tak membeli tanggapan karena menurutnya itu sama sekali tidak penting.

"Menurut kamu gimana, Van?" Aelly menatap Vany, namun sang empunya hanya diam dengan mata terpejam.

"Sabar ya Ly, Vany emang gitu kalau udah beku."

Aelly mengerjapkan matanya bingung. "Beku? Tapikan disini tidak sedingin itu sampai membuat Vany beku," ucapnya kelewat polos hingga membuat Luke gemes sendiri.

"Maksudku tuh bukan beku yang kayak gitu, tapi kayak..." Aduh, gimana ya? Bingung sendiri Luke buat jelasinnya.

"Shut up, i'm tired and want to sleep," ucap Vany pelan seperti sebuah bisikan.

Aelly dan Luke saling pandang. "Vany bilang apa tadi?" tanya Aelly bingung.

Luke yang juga tak paham pun hanya menggeleng. "Entahlah, mungkin bahasa makhluk asing?"

Hari ini adalah saatnya pengumuman untuk hasil kemarin.

Aelly dan Luke di nyatakan lulus karena hasil mereka yang memuaskan, namun anehnya, kenapa nama Vany tidak disebut?

"Anak yang namanya tidak disebut maka dianggap tidak lulus dan di persilahkan untuk meninggalkan Academy hari ini juga."

Luke dan Aelly tentu saja terkejut, pasalnya nama Vany belum disebut. Tidak mungkin omega itu tidak lolos karena hasil buruannya saja inti kekuatan Macan tutul putih.

"Apakah terjadi kesalahan? Sepertinya kalian kurang menyebutkan satu nama," itu Luke yang bersuara dan mengangkat tangannya.

"Tidak ada kesalahan, memang hanya itu saja nama-nama yang lulus," jawab sang panitia seramah mungkin, mengingat ia tengah berbicara dengan pangeran Xlyn.

"Tidak, ini pasti terjadi kesalahan. Kalian belum nyebut nama Vany," Aelly juga ikut angkat bicara.

"Vany? Ellvany Andisti?" Tanya sang panitia dengan dahi berkerut. "Ellvany Andisti memang tidak lolos."

"Bagaimana mungkin? Aku mendapatkan inti kekuatan Macan tutul putih, apakah itu tidak cukup?" Kini Vany ikut angkat bicara.

"Macan tutul putih?" panitia itu tertawa diikuti calon murid yang lain.

"Apakah kamu bercanda? hanya ada satu inti kekuatan Macan tutul putih kemarin, dan itu milik putri Exillan."

Dahi Vany berkerut dalam. "Bagaimana mungkin?"

"Tentu saja mungkin." Seorang gadis berstatus Beta berjalan mendekati Vany.

"Aku putri dari kerajaan Exillan yang agung, tentu saja bisa mendapatkan inti kekuatan Macan tutul putih," ucap gadis itu dengan senyuman sombong.

Vany mendecih lirih melihat kesombongan gadis di depannya ini. "Ada tikus got yang ingin bermain-main denganku ternyata."

"Inti kekuatan itu milik Vany, anda tidak bisa mengakuinya sesuka hati anda putri," ucap Luke berusaha untuk tetap sopan.

"Pangeran Xlyn, saya paham jika anda ingin membela teman anda, tapi anda tidak boleh berbohong. Mana mungkin omega lemah ini mampu mendapatkan inti kekuatan Macan tutul putih?"

"Ya, yang dikatakan putri Exillan benar. Mana mungkin omega lemah bisa mendapatkan inti kekuatan dari macan tutul putih?" Beberapa orang mulai berbisik-bisik tentang Vany, dan itu membuat senyuman angkuh semakin mengembang di wajah putri Exillan.

"Tidak semua omega itu lemah."

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

Putri Kerajaan Exillan.

1
Tinta dan perasaan
suami ku ada di siniii /Applaud/
Ashesllyenne♡
Luar biasa
RaRa:>💜
❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥
ɪᴛ's 𝕭𝖊𝖑𝖑𝖊
kak buat cerita kaya gini lagi pliss 😭 kalo ngga walau terlambat bikin bonus chapter plisss😞😞
Luar biasa
IndraAsya
👍👍💪
IndraAsya
👣👣👣 jejak 💪😘
Impianmu~
thor kok udah tamat aja sih 😭😭😭
Azizah_19077
alurnya keren parah apalagi bisa ngebawa kita ke dalem cerita itu
Reny Rizky Aryati, SE.: thanks you atas dukungannya ya
total 1 replies
hadiya nur Jannah
loh kok udah tamat aja kan blm punya anak
LK.LJ 127~: ayolah lanjut ini salah satu cs favorit lh
total 2 replies
Ay
🤒😳🤯
hadiya nur Jannah
wkwkwk mana ada malaikat setengah Saiton😅😅😅
hadiya nur Jannah
dulu aja nolak berteman sekarang dijaili Mulu di Luke😂😂😂😅😅😅
faquuu Fidinn
Semangat!!!
faquuu Fidinn
Semangat Thor, maaf telat ngucapin 😁
faquuu Fidinn
aduh mbk derlina galak amat
Elva ...
up lagi dong kk😁
faquuu Fidinn
Erwin atau metawin nih?
faquuu Fidinn
Semangat Thor
hadiya nur Jannah
wah pas Van minta tolong aja sama Luke buat liat lukisan itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!