Biuli Anastasya seorang gadis cantik,manis baik hati dan selalu incaran bagi kaum adam!!
namun apa?? dia harus menikah dengan seorang ceo terkenal se Asia yang dinginnya seperti kutub utara dan terkenal kejam!!
masih penasarankan!!!
mari langsung baca saja novel saya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lambean, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kutub utara
setelah Alvaro selesai Biuli pun langsung pergi masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badan nya. setelah selesai mandi Biuli segera bersiap siap dan turun ke bawah untuk makan malam karena Alvaro sudah tidak ada di dalam kamar.
'mungkin dia sudah turun'Batin nya.
Biuli turun dengan langkah panjang agar cepat sampai di bawah untuk makan karena perut nya sudah keroncongan. Sesampainya di bawah dia segera duduk dan Alvaro benar saja sudah duduk di situ dan mereka pun segera melanjutkan makan masing masing tidak ada suara keluar diantara mereka.
'akh dasar kutub utara mengapa kau tidak mau berbicara mulai tadi ha? apa aku yang harus memulai nya deluan akh....... 'Batin nya Biuli.
"suami ku"ujar Biuli dengan pelan dan melihat Alvaro.
"Hmm"Ujar Alvaro dengan singkat.
'akh apa maksud mu dengan kata hm hhm... ham.. humm... hem... himm aku tidak akan mengerti ayolah tuan mengerti lah maksud ku.
akrgkkkkkkkk......... "Gerutu Biuli dalam hati nya
"apa kau sudah selesai makan suami ku? "Ujar Biuli dengan kembut dan sopan sambil menatap Alvaro.
'tampan sih iya tapi dingin nya itu loh aku aja berada did depann nya sudah seperi di kutub utara merasakan dingin nya tatapan nya itu ikhhh'Batin biuli dengan bergidik ngeri.
"kau lihat bagaimana? "Ujar Alvaro dengan datar.
'akh dasar kutub utara kan aku hanya basa basi saja ikhhj dasar tuan muda sombong dingin kutub utara. 'Batin Biuli dengan memaki Alvaro dalam hati nya
"Hey awas kau Yah jangan berani kau memaki ku dalam hati mu"Ujar Alvaro dan menatap tajam Biuli.
'Akhggg bagaimana dia bisa tau akhh apa dia bisa membaca pikiran seseorang.
akh tidak mungkin dia hanya manusia biasa saja dan kami sama sama makan nasi nya.
mata nya itu akhhgg mengapa tajam sekali seperti ingin membunuh orang saja. 'Batin Biuli
"hey "ujar Alvaro
"Ti-tidak tuan mana mungkin saya berani memaki anda hehehe"ujar Biuli dengan gugup dan menunjukkan gigi putih nya.
"awas saja kalau kau berani ku bunuh kau"Ujar Alvaro tersenyum licik dan berjalan meninggalkan Biuli sendiri di situ.
"Dasar kutub utara"gumam Biuli pelan agar tidak kedengaran oleh orang.
Biuli pun mengumpul kan bekas makanan mereka tadi dan saat ingin mengangkat nya pelayan di situ pun segera menghampiri Biuli.
"Nyonya maaf ini tugas kami"Ujar pelayan tersebut dengan sopan. Dan mengambil ahli piring tersebut.
"Akh tidak mengapa biar saya bantu saya juga lagi tidak ada pekerjaan jadi saya bisa bantu bantu bi"ujar biuli dengan sopan dan tersenyum manis pada pelayan tersebut
"Tapi tetap saja tidak boleh nyonya kalau sampai tuan muda tau kamu bisa di pecat nyonya tolong lah mengerti kami"Ujar pelayan tersebut dengan sopan dan pelan menundukkan kepalanya ke bawah.
'kasihan sekali 'Batin Biuli merasa ibah.
"okey baik lah tapi kuta belum berkenalan bi"ujar Biuli dan mengulurkan tangan nya pada pelayan tersebut.
"Biuli panggil saja saya Lili bi karena saya biasa di panggil dengan sebutan Lili"ujar Biuli sopan memperkenalkan diri nya.
"Ina nyonya."Ujar pelayan tersebut dengan sopan dan melepaskan uluran tangan nya takut di lihat oleh Alvaro.
"Baik lah bi Ina panggil saja saya Lili bi jangan nyonya. "Ujar Biuli dengan sopan
"Maaf nyonya saya takut di marahi oleh tuan muda"Ujar bi Ina.
"Baik lah saya permisi bi"Ujar Biuli dan berlalu meninggal kan Bi ina dan segera naik ke atas untuk tidur karena dia sudah cukup mengantuk.
hello like vote dan komen yah say sebanyak banyak nya kalau mau share saja keteman teman kelian yang lain yah oke 😁😉