bercerita tentang gadis polos yang terlalu menurut dengan kemauan semua orang
terlalu fokus dengan membahagiakan orang lain hingga dia lupa akan kebahagiaanya sendiri,
sampai suatu hari ketika dia berfikir bertemu dengan kesempurnaan hidupnya yg membuatnya bahagia namum sayangnya itu adalah awal mula hancurnya hidupnya di tangan keluarga dan laki laki impianya
❤️❤️ happy reading ❤️❤️
jangan lupa vote, like, dan coment
kritikmu adalah support penyemangatku 😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pulang kerumah
"selamat datang nona , semoga anda lekas sembuh seperti sedia kala"
sapa pelayan setibanya rena di rumah
"terima kasih bi asih" senyumku begitu mengembang setelah 4 hari bosan di kamar yang sempit tanpa udara segar
"biar saya yang antar nona ke kamar bu, ibu istirahat saja"
"baik lah bi asih tolong jaga rena ya"
aku dan bi asih pun pergi ke kamar utama si atas
"bi andra kemana, aku kira dia di rumah dia bahkan tidak menjenguku di rumah sakit" kataku cemberut
"anu non den andra anu"
"anu anu anu apa bi yang jelas"
lalu aku membuka lemari kamarku untuk mengambil baji ganti,
"kenapa kosong kemana baju-baju andra bi"
lalu aku membuka semua pintu lemari di kamarku, tapi tidak ada satu helaipun pakaian andra
"den andra keluar dari rumah pekan lalu non, dia bilang tidak mau menyakiti non lg, den andra benar2 berubah non, semenjak hari itu den andra selalu pulang pagi pagi dan mabuk, sampai akhirnya dia memutuskan pergi non, mungkin ini yang terbaik non, den andra bukan anak yg baik non"
aku terdiam mendengan semua cerita bi asih
lalu aku pergi keluar mengacuhkan bi asih yang khawatir padaku
"sayang kamu mau kemana" tanya ibu yang baru saja datang kerumah
"ibu dimana andra, andra pulang kerumah ibu, kenapa ibu tidak bilang, kenapa ibu izinkan"
"sayang lebih baik kamu istirahat, ayo masuk kedalam" tiba tiba mamah muncul dr belakangku dan menariku
"mah lepas aku harus ketemu andra, aku harus dengar sendiri apa yg dia inginkan, aku mohon mah kali ini aja aku mohon aku janji ini yang terakhir"
"benar setelah kamu mendengar semuanya kamu akan menerimanya janji sama ibu sama mamah kamu" kata ibu
"iya" kataku lemas
lalu kami bertiga pergi ke tempat dimana andra berada, bukan di rumah ternyata andra sedang berada di bar bersama teman temanya
"ndraaaa bini loo"
"hah ngapain dia kesini dia kan lg hamil"
lalu andra bergegas bangun
namun belum juga melangkah kaki andra terhenti karena renata sudah masuk duluan
"astaga andra, apa apaan ini bau apa ini ya tuhan" batinku sambil menahan mual
lalu andra datang berjalan mendekatiku
rasanya diriku semakin mual andra benar2 bau alkohol , hinggal mualku benar2 tidak tertahankan lagi dan aku berlari keluar
"hoekkkk hoekkkkk"
"sayang kamu gapapa" mama mengelus elus punggungku dan ibu memegangi rambutku agar tidak terkena muntahan
"re kamu ngapain disini, ini bukan tempat untuk ibu hamil, harusnya kamu peduli sama anak di kandungan kamu"
"harusnya aku yang bilang gitu, harusnya aku yang siram otak kamu yang ga beres itu, otak kamu dimana aku lagi hamil dan kamu mabuk mabukan gak jelas disini,"
"mulai sekarang jangan mencariku, lanjutkan hidupmu"
"semudah itu kah bagimu" mataku berkaca kaca menahan tangis
"ini lah diriku, aku yang sebenarnya, ibuku pun tau seperti ini kehidupanku, kita berbeda aku tidak mau hidup sepertimu, aku hanya menyukai kehidupanku, maaf aku terlalu nyaman dengan hidupku, dan kamu kembalilah ke kehidupanmu"
"lalu anak ini, kamu bilang kembalilah ke kehidupanku, dengan anak ini kamu kira aku bisa kembali ke kehidupanku"
"kalau begitu gugurkan saja kandungamu"
deg seketika aku mematung hatiku benar2 hancur rasanya
"baiklah dari awal akupun tidak menginginkan bayi ini, kamulah yang memaksaku bertahan, dan kamu juga yang menyuruhku menyerah, baik lah keputusan kita sudah sepakat syukurlah aku tidak perlu menanggung beban ini lagi, semoga hidupmu menyenangkan"
lalu aku pergi meninggalkan andra
"ya tuhan apa yang aku katakan, bayiku anaku darah dagingku" batin andra
lalu andra berlari mengejarku , lalu dia memeluku dengan erat
"maafkan aku maafkan aku, otaku benar2 tidak bekerja dengan baik tolong biarkan anaku hidup beri dia kesempatan aku janji setelah lahir aku akan merawatnya dan kau boleh pergi dengan duniamu" andra berlutut si belakangku
"semuanya sudah terlambat ndra maaf"
kataku sambil terisak lalu aku masuk ke dalam mobil
"mah beri aku kesempatan mah aku mohon, bu tolong aku bu"
"bujuklah istrimu, mamah tau siapa renata apa yang sudah dia pikirkan itulah yang akan dia perbuat" lalu mamah memberikanku kunci mobilnya
"andra kamu ngapain, kamu mabuk kamu gak bisa nyetir"
andra tidak menghiraukanku dan melaju dengan hati2 kerumah
sesampainya d rumah aku langsung turun dan berlari ke kamar
aku membanting pintu kamar namun tangan andra menahanya dan terluka
"andraaaaaaa" teriaku panik
"luka ini tidak sebanding dengan luka yang aku berikan padamu bukan"
lalu andra mengunci pintu kamar dan mendekatiku
"dengarkan aku sayang kali ini saja aku mohon"
"pergilah andra apapun itu keputusanku sudah bulat"
"sayang aku mabuk, otaku tidak bekerja dengan baik, aku mohon maafkan aku aku janji padamu bukan aku tidak akan membuatmu menangis lagi, itulah kenapa aku pergi, jika aku tetap di sisimu kamu hanya akan merasa sedih dan kecewa"
"jadi benar kan perawat itu kamu ndra"
"iya sayang itu aku, bahkan setelah meninggalkanmu dan kembali ke duniaku aku tidak sanggup hidup tanpamu dan anak kita, beri aku kesempatan kali ini saja aku mohon"
"aku tidak mau dengar apapun lagi, kita sudshi semua ini bukankah kamu tidak mau melihatku menderita maka jangan cegah apapun yg aku lakukan"
"aku akan kembali, aku akan pulang apapun itu tidak akan aku biarkan kamu melakukan hal bodoh sayang"
aku mengacuhkan andra dan masuk ke dalam toilet dan menguncinya
"kamu salah ndra, maaf aku akan melakukanya, maafkan bunda nak bunda hanya tidak mau kamu merasakan kejamnya dunia ini" gumamku pelan namun andra ternyata mendengarkannya
btw setting latarnya thun brp?
sabar ya ren...
semangat selalu Thor 💪💪
di tunggu feedbacknya 🙏😊😘
Semangat nulisnya. Jangan lupa mampir di ceritaku juga yaa
"MY PURPOSE"
Makasih