NovelToon NovelToon
Pinangan Mu

Pinangan Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:493.3k
Nilai: 5
Nama Author: Himma Zaiy

Anya Sabrinatun Najjah gadis cantik, pintar, dan juga Sholehah, banyak dari kalangan kaum adham yg datang silih berganti ke rumah untuk memintanya, Jika dipandang dari segi keturunan siapa yg tidak mau menjadikannya seorang istri anak dari kyai yg amat besar di kotanya.

Muhammad Azka Kasyafani pemuda alim,pintar dan parasnya yg tampan membuat siapa saja akan bertekuk lutut mengemis cinta kepadanya, seorang hafidz yg mendapatkan biaya siswa hingga ke kairo mesir.

Bagaimana kisah kehidupan anya & azka, jangan lupa like & coment, terimakasih 🙏🏼🙏🏼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Himma Zaiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 (Pulang ke Buya)

Sebelum subuh aku terbangun, kulihat mas kasya yg masih tertidur pulas, aku pun turun dari kasur dan berjalan perlahan menuju kamar mandi.

'Kenapa sakit sekali di bagian kewanitaan ku ya' kataku dalam hati sambil menahan rasa perih dan sakit.

Selesai mandi, adzan subuh pun berkumandang lalu aku bangunkan mas kasya, agar segera mandi dan mengambil air wudhu.

"Mas, sudah subuh" kataku sambil menggoyangkan badan mas kasya

"Baiklah, apa kamu sudah punya wudhu" tanya mas kasya, aku pun mengangguk

"Aku akan mandi dan kita akan shalat berjamaah, kamu mau menunggu ku sayang" ajak mas kasya

"Aku aka menunggu, tapi jangan lama-lama keburu waktunya habis" kataku

Mas Kasya langsung masuk kedalam kamar mandi, aku segera memakai mukenah dan membaca Alquran sambil menunggu mas kasya selesai mandi.

Selesai shalat aku pun turun kebawah, dan berjalan ke arah dapur untuk membantu bik sari.

"Bik sari mau masak apa hari ini" tanyaku

"Mau bikin Ayam tahu tempe kecap Ning, sama Gus faiz tadi minta dibikinin sayur asem sama dadar jagung" kata bik sari sambil mengupas bawang merah

"Anya bantu bik, biar cepet selesai" kataku sambil membantu memotong kacang panjangnya.

Sesudah makanan matang, aku melihat mas faiz yg duduk didepan tv sambil tersenyum melihat ponselnya.

"Mas, ngapain senyum-senyum sendiri" tanyaku menghampiri mas faiz

"Ini lagi lihat bidadari" kata mas faiz

"Bidadari siapa mas" aku pun penasaran dan duduk disampingnya, ternyata itu foto aini

"Oh ya, kemarin mas sampai rumah jam berapa dari Pasuruan" tanyaku

"Udah malam pastinya" jawab mas faiz

"Terus gimana kondisi abah sama bunda aini mas" tanya ku

"Mas kemarin antar aini ke Rs, abahnya udah nunggu di loby rs, jadi gak sempet lihat bundanya" kata mas faiz menjelaskan

"Mm.. Anya ingin jenguk bundanya Aini mas, kira-kira mas kasya bisa anter gak ya" tanyaku ke mas faiz

"Ya coba aja kamu tanya suamimu" kata mas faiz berlalu pergi

Aku pun kembali ke kamar, kulihat mas kasya tengah duduk disamping ranjang sambil menatap laptopnya.

"Mas" sapa ku, aku pun berjalan ke arah mas kasya

"Iya sayang" jawab mas kasya

"Apa mas kasya sedang sibuk" tanyaku

"Tidak, hanya ada beberapa tugas kuliah yg harus dicek" kata mas kasya yg tetap fokus pada laptopnya

"Mas, makanan sudah makan ayo kita makan" ajakku

"Tunggu sebentar, makanlah dulu jika sudah lapar" kata mas kasya, aku pun merasa tidak dihiraukan, aku pun segera pergi dari hadapannya.

Aku tengah duduk dimeja makan dengan abi dan mas faiz.

"Nya, mana gus kasya" tanya abi

"Mas kasya masih dikamar bi, tapi tadi Anya sudah ajak mas kasya, tapi beliau masih ada beberapa tugas yg harus dicek" kataku, abi pun mengangguk, tak lama mas kasya datang

"Maaf bi, kasya tadi masih ada beberapa tugas dari mesir" kata mas kasya yg segera duduk di samping ku

Kami pun makan dengan tenang, selesai makan mas kasya berbicara kepada abi.

"Bi, rencananya kasya mau ajak Anya pulang ke rumah buya, apa boleh" kata mas kasya setelah kami selesai makan

"Nak, Anya sekarang adalah kewajiban mu, abi ikut dengan keputusan mu" kata abi

"Kalo begitu nanti sore kasya mau pulang ke rumah buya bi" kata mas kasya

"Iya hati-hati, abi titip anya sama kamu nak" kata abi

setelah mas kasya izin kepada abi, mas kasya menyuruhku untuk segera berkemas agar sore nanti tinggal berangkat saja.

1
Arie Sri Mulyani
S2 nya 5 tahun lama amat
Nada Cinta
di gantung
Ana
anya apapun keputusan mu q mendukungmu
Jumiati Cantik
Luar biasa
Jumiati Cantik
Lumayan
Sarie Sheila Subarkah
bukannya Anya kuliah jg di Mesir? dpt beasiswa kn? kok g di bahas yak,
Bunga Ilmu
lanjut thor...
Nara
Jangan lupa mampir dinovel Bidadari Bumi
Hania
kereeeeen kk
lanjut

salam semangat dari
MAHABBAH RINDU
SENYUM ANYA
oktaviani rinata
mana lanjutan'nya thor penasaran nii
UmyMinatoen Soethisna
suka dechh sama cerita y
Lian Phin
ak benci sama azka katana pintar agama tp malah nyakiti istri na kl ak lebh baik pisah...kasihan kan istrina
Libra Rahutia
ya ampuun kasya,, bknnya cariin makanan buat istri yg lg hamidun malah sm bini muda, hadeeeuuuhhh....
tukan kualat akhirnya brakhir drmh sakit deehh...
zsarul_
hai thorr aku mampir nihh 🤗
semangatt
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa ❤️
mari saling support 😍
thanks
Nelly Noor
inilah cara menjadi muslim yg sebenar
Nelly Noor
seru ceritanys
AH
Kasya gk ada perjuangan sama sekali utk rmh tangganya. Dia rela meninggalkan Mesir demi wanita lain, tp tdk dg isteri sahnya
AH
Aneh ya, demi teman, mengabaikan isteri yg sdg hamil anaknya
AH
Hafizh kog gk paham bhw menikahi wanita hamil itu gk boleh, apalagi bukan anaknya
AH
Emane, gk lanjut kuliah, beasiswa hilang dong. Kog jd egois ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!