NovelToon NovelToon
Sentuhan Cinta Aura

Sentuhan Cinta Aura

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:954k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yoyota

Follow akun Ig : @yoyotaa_

Aura Kia Deaveny (25) berkerja sebagai wanita bayaran untuk memberikan cinta dan perhatian pada kliennya. Ia melakukan itu untuk bertahan hidup dan membiayai sekolah adiknya.

Narendra Putra Kavindra (29) seorang CEO dari Kav Corp, perusahaan keluarganya. Ia adalah laki-laki yang terkenal dingin dan kejam pada karyawannya. Fakta menariknya, ia adalah pria yang tidak percaya adanya cinta karena pengalaman pribadinya yang selalu gagal dalam hal percintaan.

Di suatu hari keduanya dipertemukan oleh semesta. Lalu bagaimana kisah mereka? Akankah Aura berhasil membuat Rendra percaya cinta lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoyota, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 - Hanya sebatas mantan

Esok harinya, Aura terbangun dari tidurnya. Ia merasa aneh, seingat dirinya, ia tidak berjalan sendirian ke kamarnya dan ia masih berada di mobil bersama Rendra ketika itu. Untuk memastikan semuanya, Aura pun keluar dari kamarnya dan hendak menemui adiknya. Namun, sayang, adiknya sudah tak ada lagi di rumah, sepertinya Alin sudah berangkat ke kampusnya.

"Jangan bilang aku semalam tidur di mobil Rendra? Haish!" pikir Aura lalu menebak-nebak siapa yang membawanya ke kamarnya.

Aura pun pergi ke dapur untuk mengambil air putih untuk menyegarkan pikirannya. Sampai saat ini, ia terkadang masih bingung. Kenapa ketika bertemu dengan Rendra, keadaannya selalu memprihatinkan, seperti ditampar orang, mau dilecehkan orang, berjalan di pinggir jalan, dan yang terakhir menunggu taksi di pinggir jalan. Semua perjumpaan itu tidak ada bagus-bagusnya sama sekali.

Aura menggelengkan kepalanya. Ia masih merasa aneh dan heran. Setelah itu, ia kembali ke kamarnya dan duduk di tepi ranjang yang jendelanya sudah ia buka sambil menikmati pemandangan dari dalam kamarnya yang memperlihatkan halaman di depan rumahnya.

*

*

Kav Corp, 09.00

Seorang wanita muda membuat keributan karena ingin bertemu dengan Rendra. Padahal si resepsionis sudah mengatakan jika Rendra sedang meeting dan tidak bisa menemui siapa pun.

"Maaf Nona, Tuan Rendra tidak bisa ditemui sekarang. Apalagi anda juga tidak memiliki janji temu dengannya. Sebaiknya anda membuat janji terlebih dahulu, atau datang lagi nanti. Sekarang Tuan Rendra memang tidak bisa menemui siapapun," jelas si resepsionis.

"Aku tidak mau tahu, pokoknya hari ini aku harus bertemu dengan Rendra!" kekeh wanita itu yang membuat si resepsionis mengelus dada.

"Baiklah, anda bisa menunggunya disana. Nanti akan coba saya sampaikan, jika meeting nya sudah selesai dan anda ingin menemui Tuan Rendra," ucap resepsionis pasrah sambil menunjuk sofa yang ada di rumah tunggu.

Si wanita itu pun duduk disana sambil memainkan ponselnya.

Lima belas menit,

Tiga puluh menit, hingga satu jam pun berlangsung. Rendra tak kunjung menemuinya juga. Bahkan di resepsionis pun tak mengabarkan apapun padanya.

Si wanita itu kembali ke meja resepsionis dan menanyakan perihal tentang meeting Rendra.

"Apa meeting-nya belum selesai juga?"

"Belum Nona," jawab si resepsionis.

Wanita itu terus menghela napas karena terlalu lama menunggu Rendra. Namun, ia juga tak mungkin pergi dari sana tanpa bertemu Rendra sekali pun.

Tak lama kemudian, Rendra pun selesai meeting dan keluar dari ruang rapat. Tepat di saat Rendra berjalan, wanita itu melihat Rendra dan memanggil-manggil nama Rendra.

"RENDRA!"

Mendengar namanya dipanggil, Rendra menoleh ke arah sumber suara. Karena merasa orang yang memanggilnya tidak begitu penting, Rendra pun tak memperdulikannya dan terus berjalan.

"Sialan!" kesal si wanita yang merasa diabaikan.

"Maaf Nona, sepertinya Tuan Rendra tidak mengenal anda. Buktinya ia tidak langsung menghampiri anda kesini," ujar si resepsionis.

Wanita itu menatap tajam ke arah resepsionis.

"Dengar baik-baik ya! Aku ini adalah seseorang yang pernah ada di hidup Rendra. Aku mantannya, jadi jangan asal bicara seperti itu! Kau hanya pegawai disini, jangan asal bicara!" kesal wanita itu kemudian berlari mengejar Rendra ke ruangannya.

"Nona! Anda tidak bisa begini! Anda tidak boleh ke ruangan CEO tanpa adanya janji lebih dulu!" teriak resepsionis.

Wanita itu terus berlari meskipun dikejar oleh security karena kelancangannya. Hingga tepat berada di lift, ia menekan tombol cepat-cepat agar lift segera tertutup.

Ting!

Wanita itu sudah sampai di lantai, tempat dimana ruangan Rendra berada. Beberapa menit kemudian, security yang mengejarnya lewat tangga pun sudah sampai di lantai yang sama. Wanita itu menengok ke belakang dan terus berlari hingga sampai di depan ruangan Rendra dan langsung memegang gagang pintu tersebut. Saat akan membuatnya, tangan wanita itu dicekal oleh security.

"Mari saat antar anda keluar Nona. Tuan Rendra tidak bisa diganggu!" ucap security.

"LEPAS!" teriak wanita itu sambil menginjak kaki si security dengan sepatu high heels nya.

Si security merintih kesakitan dan langsung meraih kakinya, melepaskan cekalan tangannya di tangan wanita itu. Merasa ada kesempatan, wanita itu pun langsung membuka pintu ruangan Rendra tanpa permisi.

Ceklek!

Ketika pintu terbuka. Rendra menatap ke arah pintu.

"Ren, ini aku Kaila," ucap wanita itu.

Si security masuk ke ruangan Rendra juga, untuk membawa wanita Siti pergi.

"Maaf Tuan, wanita ini sudah lancang masuk ke ruangan anda. Saya akan membawanya pergi dari sini," ucap si security.

"Tidak apa. Kau boleh menunggunya di luar. Aku akan bicara dengannya sebentar," pinta Rendra.

Mendengar ucapan Rendra tersebut membuat hati Kaila senang bukan main. Itu artinya, kehadirannya sedikit diharapkan oleh Rendra.

"Baik tuan," jawab si security kemudian keluar dan menutup pintu tersebut.

Setelah si security keluar, tatapan Rendra berubah jadi dingin dan sedikit menyeramkan. Membuat Kaila yang awalnya sedikit senang jadi agak merinding.

"Katakan, apa yang kau inginkan?" ucap Rendra dengan wajah yang datar.

"Tidak bisakah kita berbasa-basi terlebih dahulu? Kita sudah lama tidak bertegur sapa, Ren. Apa kau tidak ingin kita bernostalgia dengan cerita kita?" ucap Kaila.

Rendra tersenyum miris. Untuk apa bernostalgia dengan cerita yang hanya menyakiti hatinya sendiri. Meski banyak kenangan indahnya, tetap saja, ia tidak bisa menerima pengkhianatan dan juga dibohongi terus-menerus.

"Cerita mana yang ingin kau ingatkan padaku? Tentang dirimu yang hanya menginginkan uangku untuk menyokong perselingkuhanmu dengan kekasihmu itu? Atau kartuku yang sengaja kau ambil diam-diam? Kau datang karena kau sudah tak bisa menggunakan kartu itu lagi kan?"

Senyum sinis pun terlihat lagi di bibir Rendra. Ia sudah terlalu lelah dengan banyak alasan wanita yang pernah bersamanya dulu. Dan entah kenapa, semuanya kisah Rendra berakhir hampir sama seperti itu. Entah dosa apa yang telah ia lakukan dulu, sampai ia harus menerima sakit yang sama.

"Tidak Ren, maafkan aku. Semuanya di luar kendaliku. Dia hanya mantanku. Aku dan dia tidak memiliki hubungan apapun. Tolong percayalah. Aku datang kesini, karena ingin memperbaiki hubungan kita," ucap Kaila.

"Kau dan aku pun kini hanya sebatas mantan. Jadi kau tidak perlu repot-repot untuk datang menemui ku. Lagipula hubungan kita sudah berakhir satu tahun yang lalu. Dan setelah satu tahun berlalu, kau baru berani menampakkan diri di hadapanku? Sungguh wanita yang tidak tahu diri!" ucap Rendra dengan tajamnya.

"Ren, tidak ada kah kesempatan kedua untukku?" tanya Kaila.

"Kesempatan kedua hanya untuk orang yang benar-benar tulus meminta maaf dan benar-benar menyadari kesalahannya dan tidak ingin mengulanginya lagi. Tapi, maaf, aku tidak melihat itu di matamu. Lagipula, aku juga sudah jijik denganmu," ucap Rendra lagi.

"Security!" panggil Rendra.

Pintu pun terbuka.

"Tolong bawa dia keluar dari hadapanku!" pernah Rendra.

"Baik Tuan," jawab security itu.

"Ren, tolong beri aku kesempatan kedua. Aku mohon!" ujar Kaila sambil memohon ada Rendra dengan kedua tangannya yang disatukan di depan dada.

"Pak tolong bawa dia pergi! Dan jangan pernah biarkan wanita ini masuk lagi ke perusahaan ku!"

Security itu pun mengangguk. Kaila terus memohon pada Rendra agar diberi kesempatan kedua. Namun, Rendra tidak semudah itu bisa luluh dengan ucapan wanita yang sudah menyakitinya.

"Ayo Nona, Tuan Rendra tidak ingin lagi melihat wajah anda. Daripada saya membawa anda dengan kasar, lebih baik anda sadar diri dan berjalan keluar dengan kaki anda sendiri," ucap si security.

*

*

TBC

1
Asih Sulastri
Luar biasa
Alif
utangnya lho brp, klo sehari klienya lbh dr 2 pndapatan apa gk ratusan jt sebulan, msuk aklah thor kok katanya hidup seadanya, terkecuali utangnya puluhan milyar barulah percaya
Dyah Oktina
Tinggal bilang k mama naya..pasti d ijinin kla mau ikut suami
Azmi Riyadil: Kak kl ceritanya elnan berjudul apa kak?? 🙏😊
total 1 replies
Dyah Oktina
Luar biasa
LENY
Yg nendang Aura hrs nya dihajar lagi sebelum ke penjara
LENY
syukurlah Rico sdh mati kl tdk mati masih terus berbuat jahat gak ada kapok nya.
LENY
Cerita apa yg sesungguhnya terjadi
LENY
Hrs nya Meira cerita sama salah satu kel Elnan mereka kan baik2 semua.
LENY
Sena tdk ubah nya pelacur tidur sama pelanggan nya 😥🙈bukan cuma sama Ansel aduh.
LENY
ANSEL DAN SENA LBH BEBAS KELAKUANNYA BEDA SAMA AURA YG MASIH MENJAGA KEHORMATANNYA
LENY
LAGI KERJA BEGITU PASTI RESIKO NYA KAYAK BEGINI 🙈🙈MENEMANI LAKI2 BEJAT
LENY
TUH KAN RESIKONYA SEREM NNT AURA DIAMBIL KESUCIANNYA. BIAR AJA RENDRA BAYAR UANG GANTI RUGI NYA.
LENY
BERHENTILAH JADI WANITA BAYARAN AURA KASIHAN KEL RENDRA NNT DIHINA ORANG. KAMU HARUS MENGHARGAI RENDRA DAN KEL NYA CARI PEKERJAAN YG LBH TERHORMAT RENDRA PASTI MEMBANTU KAMU. GAK RELA DAN GAK PANTES JADI WANITA BAYARAN BERHENTILAH AURA
LENY
Kaila wanita matre jalang ih untung ssh putus
LENY
Mami Lena perannya kayak mucikari ya kasarnya. 🙏🙏Aduh smg Aura segera berhenti jd wanita bayaran.
LENY
PEKERJAAN AURA TINGGI RESIKO DAN BNUK NEGATIF NYA MENDING CARI KERJAAN LAIN YG AMAN DI RESTO ATAU APA AJA DRPD MENEMANI LAKI2 BERSUAMI YG BLM TENTU SEMUA BAIK. BISA AJA KETEMU YG BEJAT DIPERKOSA SEREM
LENY
MAAF YA THOR WANITA BAYARAN DISINI APA SAMA DGN PELACUR MAAF BANGET YA KONOTASINYA JELEK BANGET
Junita Makakombo
Kecewa
Junita Makakombo
Buruk
Cia Sanu
selalu keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!