NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:105.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Antika

Nadia, gadis cantik yang malang karena harus terjebak Pernikahan Tanpa Cinta dengan seorang lelaki bernama Devan.

Devan terpaksa menikahi Nadia untuk menebus kesalahannya yang telah menabrak orangtua Nadia sehingga menyebabkan mereka meninggal.

Akankah Nadia bertahan dengan Pernikahannya? karena akan ada orang ketiga yang hadir dalam pernikahan mereka berdua.

Baca Kisah selengkapnya dalam 'Pernikahan Tanpa Cinta'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 ( Pertemuan dengan kekasih hati )

Devan dan Nadia kini berpamitan kepada Mama Mayang dan Papa Agung, sedangkan Bi Surti malah bersembunyi karena tidak rela melepas kepergian Devan.

"Ma, Pa, Nadia pergi dulu ya, semoga Mama dan Papa selalu diberikan kesehatan," ujar Nadia dengan memeluk Mertuanya yang sudah dia anggap sebagai orangtuanya sendiri.

"Mama sebenarnya gak rela kalian pergi, nanti Mama dan Papa akan merasa kesepian. Kalian perginya jangan lama-lama ya, semoga nanti pada saat pulang dari bulan madu, Mama bisa segera menimang Cucu," ujar Mama Mayang.

Nadia pasti akan memberikan Mama dan Papa Cucu, tapi bukan dariku melainkan dari Revan, ucap Devan dalam hati.

"Ma, Pa, Devan pergi dulu ya, Devan pasti bakalan sering kasih kabar."

"Jaga Nadia baik-baik ya sayang, semoga kalian selalu bahagia," ucap Mama Mayang.

"Pasti Ma, nanti akan ada Revan juga yang menjaga Nadia," ucap Devan dengan tertunduk sedih.

Kenapa wajah Devan terlihat sedih? apa dia mengetahui sesuatu tentang hubungan Revan dan Nadia, batin Mama Mayang.

Devan dan Nadia akhirnya berangkat setelah mengucapkan Salam.

Setelah kepergian Devan dan Nadia, Mama Mayang mengutarakan isi hatinya kepada Papa Agung.

"Pa, kenapa ya Mama melihat kesedihan di wajah Devan? Apa sebenarnya Devan sudah mengetahui tentang hubungan Revan dan Nadia?"

"Papa juga berpikir seperti itu, tapi mereka sudah dewasa, sebaiknya kita menyerahkan semuanya kepada mereka, apa pun keputusannya semoga itu yang terbaik."

"Ya sudah sebaiknya kita istirahat saja, Mama jangan terlalu banyak pikiran, sebagai orangtua kita hanya bisa mendo'akan mereka," sambung Papa Agung dengan menggandeng Mama Mayang masuk ke dalam rumah.

Bi Surti selalu merasa cemburu melihat kemesraan Mama Mayang dan Papa Agung, sehingga Bi Surti membanting panci yang saat ini sedang dia pegang.

"Awas saja kalian kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk kepada Anakku," ujar Bi Surti dengan mengepalkan tangannya.

......................

Nadia dan Devan kini telah sampai di Bandara, Nadia yang belum pernah naik pesawat pun merasa ketakutan.

"Tenang aja, kamu jangan takut, aku akan selalu ada di sampingmu," ujar Devan dengan mengelus punggung Nadia.

Setelah berada di dalam pesawat, Nadia langsung memeluk tubuh Devan karena dia takut ketinggian.

Mungkin ini pelukan terakhir kita Nadia, karena setelah kita sampai sana, akan ada Revan yang selalu berada di sampingmu, ucap Devan dalam hati.

Sepanjang perjalanan Nadia tertidur pulas di bahu Devan, dan tanpa bosan Devan terus saja memandangi wajah Nadia serta mengelus kepalanya.

Revan saat ini sudah berada di Bandara untuk menjemput Devan, dan dia tidak tau jika Devan datang bersama Nadia, karena Devan sengaja merahasiakannya.

Pada saat Nadia dan Devan sampai di Bandara, Revan melambaikan tangannya kepada Devan.

Revan merasa terkejut dengan kedatangan Nadia yang saat ini berjalan di samping Devan. Rasa rindu yang sudah tidak dapat terbendung lagi antara Revan dan Nadia membuat mereka tidak sadar dengan status mereka saat ini.

Revan dan Nadia sama-sama berlari kemudian saling berpelukan, sehingga hati Devan semakin terasa perih.

"Sayang, Kakak kangen sekali sama Nadia," ucap Revan.

"Nadia juga Kak," ucap Nadia dengan mengeratkan pelukannya.

Revan langsung melepaskan pelukannya begitu melihat Devan yang saat ini berada di hadapannya.

"Maaf Devan, aku sudah memeluk istrimu. Aku sudah menganggap Nadia sebagai Adikku sendiri," ucap Revan yang merasa tidak enak kepada Devan.

Kenapa aku bisa lupa jika sekarang Devan adalah Suami Nadia, seharusnya aku bisa menahan perasaan ini, ucap Revan dalam hati.

"Aku memakluminya. Bisakah sekarang kita pulang?" tanya Devan.

"Tentu saja, kalian pasti cape dan butuh istirahat. Sini aku bawakan koper Nadia," ujar Revan dengan menarik koper milik Nadia yang saat ini berada di tangan Devan.

"Apa kamu juga akan mengambil sesuatu yang aku punya?" tanya Devan sehingga Revan merasa terkejut.

"Aku cuma bercanda, tidak usah tegang seperti itu," sambung Devan dengan tersenyum.

Maafkan aku Devan, sebagai seorang istri seharusnya aku menjaga kehormatanku, tapi saat berada di dekat Kak Revan aku selalu tidak bisa menahan semuanya, ucap Nadia dalam hati yang merasa bersalah terhadap Devan.

Mereka bertiga kini sampai di apartemen yang ditinggali oleh Revan.

"Selamat datang buat pasangan pengantin baru di apartemen ku, maaf ya kalau kurang nyaman," ujar Revan dengan memaksakan tersenyum.

"Ini kamar kalian, semoga betah ya," sambung Revan dengan membukakan pintu kamar untuk Devan dan Nadia.

"Rev, gue tidur sama loe aja," ujar Devan sehingga membuat Revan mengernyitkan dahinya."

"Sebenarnya Devan sudah tau hubungan kita Kak," ucap Nadia dengan tertunduk malu.

Revan merasa terkejut dengan perkataan Nadia.

"Apa kamu marah sama gue Dev?"

"Kalian berdua tega sama gue, kenapa tidak dari awal kalian jujur kalau kalian berdua saling mencintai, mungkin gue akan mundur, dan tidak akan masuk ke dalam cinta segitiga seperti ini," ujar Devan.

"Gue cuma gak mau ngecewain Papa, karena Papa berharap dengan loe menikahi Nadia, sikap loe bisa berubah menjadi lebih baik lagi," ujar Revan.

"Iya, dan itu sudah berhasil, sekarang gue udah berubah, loe puas hem," ujar Devan dengan menangis dan tersenyum secara bersamaan.

"Kalian berdua sudah membuat gue patah hati," sambung Devan.

"Lalu apa maksud kamu membawa Nadia ke sini? Apa kalian berdua ingin melakukan honeymoon?" tanya Revan tertunduk sedih.

"Gue bilang sama orangtua kita itu alasannya, tapi alasan yang sebenernya gue gak tega lihat Nadia yang selalu merindukan loe setiap saat, bahkan saat tidur pun dia selalu mengigau menyebut nama loe," ujar Devan.

Mata Revan langsung berbinar dan dia langsung saja memeluk Nadia.

"Apa benar sayang? Kak Revan juga selalu merindukan Nadia," ucap Revan.

Nadia sebenarnya merasa tidak enak terhadap Devan, karena bagaimanapun juga saat ini status dia masih istri Devan.

"Gue juga ke sini nganterin Anak Nadia yang ingin ketemu sama Ayahnya," ujar Devan dengan menahan tangis.

"Jadi kamu sekarang lagi hamil Anakku sayang?" tanya Revan dengan langsung mencium perut rata Nadia.

"Kalau bukan Anak loe yang di dalam perut Nadia, terus itu Anak siapa lagi, gue juga gak pernah ngapa-ngapain dia," sindir Devan.

"Thank ya Dev, loe memang saudara terbaik gue," ucap Revan dengan memeluk Devan.

"Semenjak kecil loe yang selalu berkorban untuk gue Rev, sekarang giliran gue yang berkorban untuk kebahagiaan loe," ujar Devan.

Kenapa rasanya sesakit ini ketika kita harus menyerahkan perempuan yang kita cintai kepada lelaki lain, batin Devan.

"Sayang, sudah berapa minggu usia bayi kita?" tanya Revan.

"Aku belum memeriksanya Kak, bahkan belum melakukan tes," ujar Nadia.

Ada rasa bahagia sekaligus sedih yang bersamaan di hati Nadia, karena Nadia begitu bahagia bisa bertemu dengan Revan, tapi dia juga sedih melihat pengorbanan yang Devan lakukan untuknya, sehingga saat ini Nadia berada dalam dilema.

1
falea sezi
gk bs nikah lah wong sepupu dket bgt lo kakak adek lo ortu mereka hadeh belajar lagi deh Thor satu kakek apalagi sepupu dr ayah yg sama2 laki laki g boleh woy kecuali sepupu yg kakak adeknya cwek cwok baru boleh hadeh
Rini Antika: oke, makasih 🤭
total 1 replies
falea sezi
tua bangka g sadar umur
falea sezi
semoga mayang tau kelakuan suaminya
falea sezi
bner ortu biarin pasangan kumpul kebo mending cerai dulu lahh bodoh
Patrick Khan
kan mereka sedara kak..tasya sm rendra
Patrick Khan: ok lah kak
total 2 replies
Patrick Khan
..wes kiamat kiamat .ajorrrrr😆😆😆😆😂
Patrick Khan
.wahhhh ada yg gk beres sm si bik surti
Rini Antika: makasih banyak, maaf kalau ceritanya tidak sebagus karya teman teman lain. aku masih harus banyak belajar lagi 🙏
total 3 replies
Jane
jangan2 bi surti mak nya devan lagi? hmmm /Sly/
Jane: siap 🫡😁
total 2 replies
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kakak 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
klo jodh pasti bersatu
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
10 vidio untuk novel ini🥰🥰🥰
Rini Antika: makasih banyak say, 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian🤧🤧🤧🤧
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
mata gk liat liat
Rini Antika: makasih banyak dukungannya, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian tapi dia masih muda banget masa nikah sih
Rini Antika: kirain km mau nikah muda juga, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
hiks kasian
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
tau rasa gk tuh
Bunbun Oke
Alhamdulillah MM Mayang menyayangi 2 anak lelakinya walupunsdh tehu kebenarannya
Rini Antika: iya Kak. Makasih banyak Kak, sudah berkenan baca karya receh saya 🙏
total 1 replies
Bunbun Oke
Yesss buat mm Mayang
Yani Mulyani
lanjut tour,,kayak nya seru ni😘🥰
Rini Antika: makasih banyak Kak, Selamat membaca, Karya nya udah tamat ya..🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!