New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
Budayakan like setelah baca ya,Author juga menerima kritikan dan saran, Happy reading 😘
Yunita kini sudah duduk di sofa bersama para keluarga nya dan keluarga Regan namun Sindy masih berdiri mematung di depan anak tangga,tatapan nya terarah pada seorang pria tampan yang berasal dari keluarga Regan
“Bukan kah dia putri dari tuan Albert?” tanya seorang pria yang usia nya sudah tidak muda namun kegagahan dan kewibawaan nya masih terlihat. “Iya om,saya Sindy Albert.” ucap Sindy sopan namun kembali tatapan nya Ter arah pada pria yang berada di samping tuan Maheswara
“Kau tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik sekarang.” kini wanita cantik yang duduk disamping Maheswara yang bersuara,lama tak pernah melihat Sindy lagi,terakhir saat ia akan pamit ke luar negeri lebih tepatnya pamit pada kakak Regan yaitu Ryan karena memang mereka sangat dekat
Namun entah kenapa beberapa tahun terakhir ini mereka tak pernah bertemu bahkan tidak pernah berkomunikasi lagi dengan Sindy, Padahal dulu Ryan selalu mengunjungi nya di negara asing itu tapi sekarang mereka tak pernah membicarakan satu sama lain lagi bahkan Ryan juga tak pernah mengunjungi Sindy lagi
Setiap di tanya Ryan akan memberikan alasan sibuk dengan urusan kantor dan tidak ada waktu
“Kalian kenal dengan Sindy?” tanya Brasmayanto pada calon besan nya itu. “Tentu saja, perusahaan ku pernah bekerja sama dengan perusahaan ayah nya. Kan Sindy?” ucap Maheswara,melihat itu Sindy hanya mengangguk kan kepala
“Kenapa tidak pernah kerumah lagi?”entah kenapa pertanyaan dari mama Regan membuat Sindy mendadak berkeringat padahal Pendingin udara di ruangan itu masih berfungsi. “Sindy menetap di Negara B Tante.” Ia tersenyum kaku karena gugup bahkan ia sampai lupa untuk duduk
“Duduk dulu,kenapa hanya berdiri?” Bunda Mira pun meminta Sindy untuk duduk di samping nya,Sindy menurut saja jujur ia menyesal karena ikut turun, seandainya waktu bisa diputar maka ia tidak akan datang ke acara pertunangan Yunita
Akhirnya Regan memperkenalkan keluarga nya satu persatu pada Yunita yang ia yakini belum tahu apapun tentang keluarga nya. “Dimana istri kak Ryan?” Yunita membuka suara jujur ia penasaran sekali dengan Kakak nya Regan karena datang tanpa di dampingi seorang perempuan
“Dia belum menikah.” Ucap Regan dengan Santai nya tanpa memikirkan sakit hati atau rasa tersinggung kakak nya. “benarkah? Sayang sekali aku malah mendapat adik nya.” entah ucapan nya itu tulus dari hati atau hanya sekedar bercanda,yang jelas kini Regan mendelik tajam ke arah nya
Semua orang tertawa mendengar ucapan Yunita kecuali Regan,Pria itu benar benar tidak suka dengan ucapan tunangan nya itu bahkan jika Yunita hanya bercanda
“Jadi kalian ber tiga teman satu sekolah?” tanya Mama Regan. Yunita dan Sindy mengangguk sedangkan Regan hanya diam saja dengan wajah datar nya. “astaga padahal dulu Sindy sangat penasaran dengan putra kedua Tante,tapi ternyata kalian malah satu sekolah.” lagi mama Regan bersuara,merasa tak menyangka ternyata mereka satu sekolah
Sindy hanya tersenyum tipis,Ya dulu ia memang sangat penasaran pada sosok putra kedua keluarga Maheswara,namun jika ia tahu jika Regan adalah putra mereka tentu saja ia tak peduli melihat bagaimana dingin nya pria itu
Akhirnya acara bertukar cincin pun selesai,kini para laki laki kecuali Regan dan Ryan berbincang-bincang membahas soal pekerjaan, sedangkan Para ibu ibu berbicara soal gosip, kini tinggal lah Yunita,Sindy,Regan dan Rayan di sebuah meja berbentuk lingkaran
Sengaja Yunita meminta calon kakak ipar nya itu untuk bergabung karena Sindy akan kesepian,Yunita di buat bingung dengan sikap Sindy yang mendadak menjadi pendiam padahal sebelumnya ia sangat aktif dan mudah akrab dengan keluarga nya,namun kenapa setelah bertemu dengan keluarga Regan ia malah menjadi pendiam padahal mereka sudah saling mengenal
“Aku dengar dulu kalian sangat akrab,apa itu benar?” Merasa suasana sedikit canggung antara Sindy dan Ryan,Yunita berinisiatif untuk menghangatkan suasana. “Kenapa kau suka sekali mengurus urusan orang lain?” ucap Regan menimpali,sedangkan Yunita hanya menghela nafas,dia ini tidak tau kode atau apa? Jelas Yunita hanya ingin menghilangkan kecanggungan antara kakak ipar dan Sahabat nya itu
“Kenapa kau harus mengeluarkan suara emas mu? Padahal aku tidak bertanya padamu?” kesal rasanya niat baik nya malah di salah artikan oleh tunangan nya. “Aku hanya tidak suka kau mengurus urusan orang lain.”
“Aku tidak mengurusi urusan orang,aku hanya bertanya!” tetap kekeuh dengan pendirian nya karena merasa tidak ada yang salah dari pertanyaan nya. “Menanyakan hal pribadi orang lain itu sudah mengurusi nya Yunita!”
“Dasar perusak mood!” jujur saja ia tak punya jawaban lagi untuk membalas ucapan Regan karena bagaimana pun ucapan Regan benar
“Baiklah kalau begitu aku ingin bertanya pada Kak Ryan,kenapa belum menikah?”
“Tentu saja karena tidak laku!” Yunita menoleh ke arah Regan,kesal karena Regan menjawab pertanyaan yang ia berikan pada calon Kakak ipar nya
“Kau! Apa aku bertanya padamu?”
“Hanya belum menemukan wanita yang cocok saja.” ucap Ryan tersenyum tipis,berbeda sekali dengan Regan yang selalu saja berwajah datar, Mendengar itu Sindy menatap sekilas ke arah Ryan namun kembali ia menunduk
“tipe cewek kak Ryan yang seperti apa?” Ryan tampak berpikir sejenak. “Yang penting cewek tullen!” jawaban tak terduga keluar dari Mulut Ryan jelas saja mengundang tawa dari Yunita,tak menyangka jika calon kakak ipar nya itu pandai bercanda,awalnya ia mengira calon kakak ipar nya itu beda tipis saja dengan calon suami nya namun ternyata mereka berbeda
“Kakak ini ada ada saja!” ucap Yunita di sela sela tawa nya. “Aku serius kak,tipe cewek kak Ryan yang seperti apa? Kebetulan teman ku ini juga jomblo ngenes!” ucapnya menyenggol bahu Sindy yang sedari tadi hanya diam
Sindy menatap Yunita dengan tajam lalu mulut nya komat Kamit tanpa suara. “Kenapa aku?” begitulah kira kira ucapan yang ingin ia keluarkan,tengah asik berbincang dengan kakak iparnya sekaligus menggoda sahabat nya tiba tiba mereka dikejutkan dengan deringan ponsel milik Sindy
Sindy pamit untuk mengangkat telepon nya
“Apa? Baiklah aku akan segera kesana sekarang!” Sindy berlari menuju kamar Yunita lalu turun dengan tas di tangan, melihat raut cemas di wajah sahabat nya membuat Yunita juga merasa khawatir. “Ada apa?” Tanya Yunita ketika Sindy telah sampai di hadapan nya
“Anak ku jatuh di tangga! Aku harus segera kerumah sakit!” Sindy yang panik pun kelepasan bicara namun ia tak peduli lagi dengan tanggapan orang orang disana kini yang ia pikir kan hanya keadaan anak nya
“Anak?”
Terima kasih sudah membaca karya ku,semoga readers suka,jika ada kesalahan atau typo mohon di maaf kan🥰🙏
Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya sesuai penilaian readers,terima kasih 🥰🙏
apakah masalalu regan??