NovelToon NovelToon
Dendam Si Petugas Pajak

Dendam Si Petugas Pajak

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Identitas Tersembunyi / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:50.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zur Rani

Sinopsis...

Malam kelulusan seharusnya membahagiakan bagi Sastri Listia Putri namun yang ia rasakan malah sebaliknya. Pagi hari tepat di hari wisudanya ia tersadar seorang diri dalam keadaan mengenaskan tanpa pakaian.

Sastri Listia Putri dengan IQ 190 berhasil mendapatkan posisi penting di Dirjen Pajak sebagai staf khusus yang menangani perusahaan serta penghasilan para orang-orang kaya. Sastri semakin bersemangat memburu mereka setelah mengetahui jika lima nama orang yang paling ia benci juga masuk dalam daftar hitam petugas pajak.

Saat Sastri sedang melakukan penyelidikan, tanpa sengaja ia kembali bertemu dengan Jonathan sang mantan kekasih. Namun, Jonathan yang ia temui begitu berbeda hingga membuat Sastri semakin membencinya.

Akankah Sastri berhasil membalaskan dendamnya atas nama petugas pajak? Ada apa dengan Jonathan? Ikuti kisahnya hanya di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zur Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 4 Pengacara 50 M

BAB INI SAMA SEPERTI BAB SEBELUMNYA...

Nama Melik ikut terseret dalam pemberitaan artis pemuas nafsu investor. Melik yang merupakan seorang pewaris hotel dan gedung-gedung mewah di Dubai semakin membuat para pemburu berita gencar mencari info tentangnya. Tidak terkecuali Sastri yang sudah lebih dulu memiliki dendam pribadi padanya. Melik merupakan teman Jonathan yang saat ini diketahui sebagai salah satu investor di agensi milik Delia.

"Klien kami dengan pemilik Star Agency merupakan teman akrab jadi sangat tidak mungkin klien kami meminta hal aneh-aneh tersebut. Ditambah dengan perawakan klien kami yang sangat tampan jadi untuk apa dia melakukan hal tercela jika banyak wanita diluar sana yang mau dengan hati. Coba kalian pikir menggunakan logika. Pemilik Star Agency sendiri seorang wanita muda lulusan kampur terbaik di Amerika. Sangat tidak masuk akal untuknya menggunakan cara-cara tercela seperti itu.”

Seorang pengacara kawakan yang sangat terkenal memberikan klarifikasi di depan kantor kepolisian. Pengacara yang terkenal dengan sebutan ‘Pengacara 50 M’ itu dengan lugas memberikan klarifikasi pada awak media.

Berita tentang Melik dan Star Agency mulai mereda setelah klarifikasi yang disampaikan oleh pelapor seminggu kemudian di depan para awak media dalam konfrensi pers yang dilakukan di ruang kabid humas Polda Metro Jaya.

“Saya meminta maaf karena sudah merugikan pihak agensi dan investor yang bergabung di dalamnya. Saya kesal karena tidak mendapatkan peran dalam film yang akan digarab berikutnya. Untuk menumpahkan kekesalan itulah, saya membuat pernyataan yang salah di depan media. Semua itu hanya untuk mendapatkan perhatian dari pihak agensi. Sekali lagi saya minta maaf dan saya siap dihukum karena kesalahan saya itu.”

Berbagai pertanyaan muncul dari pihak pencari berita yang sudah lama menunggu kehadiran sosok artis A tersebut.

“Mbak, kenapa sekarang malah meminta maaf?”

“Apa Mbak diancam?”

“Kenapa Mbak merubah pernyataan?”

Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh awak media hingga pengacara dari terduga yang sering dipanggil Bang Bonar itupun mengambil alih.

“Sudah jelas semua kan? Kedua belah pihak sudah saling berdamai. Kasus ini juga sudah selesai di pihak ke polisian. Klien kami menerima permintaan maaf dengan tulus, mereka juga berjanji untuk lebih sering memperhatikan para artis yang bernaung di bawah agensinya. Jadi, acara konfrensi pers hari ini dalam rangka acara perdamaian kedua belah pihak. “

“Wah….benar-benar menyelesaikan masalah tanpa masalah.”

“Kamu benar, Rif. Kalau kita, sudah dari kemarin masuk bui. Itulah kehebatan the power of money,” timpal seorang lagi.

“Kalau tidak berduit ya selamat tinggal. Ya kan?”

Di sela-sela persiapan yang tinggal seminggu lagi, Adit masih mengajak Sastri untuk bertemu kembali di sebuah kelab malam tempat mereka bertemu dulu. Sastri yang berada dalam misi mau tidak mau harus mengikuti keinginan Adit.

Sastri mendatangi kelab menggunakan gaun yang cukup sopan kali ini. Walaupun gaun yang digunakan pas di tubuhnya tapi cukup sopan untuk sekelas wanita pengisi kelab malam. Kali ini dia menggunakan gaun selutut berlengan panjang. Sastri memutuskan untuk berkeliling melihat lebih jauh siapa saja para pelanggan dan tanpa sadar ia ditabrak oleh seorang pria yang sedang mabuk.

Pria tersebut langsung memeluknya dan hendak mencium bibirnya namun seorang pria lain ikut datang lalu menarik pria mabuk tersebut. Sastri kelelahan setelah sekuat tenaga ia mencoba melepaskan diri dari pria tadi.

Deg…

“Jonathan…” gumam Sastri begitu melihat sekilas wajah dari pria yang membantunya tadi.

“Kenapa dia tidak mengenaliku?” pikiran Sastri masih bertanya-tanya tentang Jonathan. Setelah sekian lama, ia tidak pernah lagi bertemu atau mendengar kabar tentang mantan pacarnya itu.

Getaran ponsel menyadarkannya dari lamunan, “Aku ada di room 4, kemarilah!”

Sastri mencoba mencari ruangan nomer empat dan –

“Melik”

Sastri langsung pergi meninggalkan kelab malam tersebut setelah melihat Melik juga ikut masuk ke dalam ruang yang sama dengannya. Sastri meninggalkan kelab dengan perasaan campur aduk. Ia tidak bisa memungkiri jika ia merasa takut dan fakta bahwa ia hampir ketahuan.

“Maaf Mas Adit, perutku tiba-tiba kram. Biasa tamu bulanan, sekali lagi maaf ya Mas.”

Sastri langsung menaiki mobil yang sudah ditunggu oleh Arif sang sopir gadungan.

“Kemana Nona?”

“Kantor!”

Mobil melaju memecah keheningan malam. Sastri menatap langit-langit malam yang dipenuhi bintang. Suasana hatinya susah untuk dijabarkan saat ini. Pertemuannya dengan Jonathan walaupun hanya sekilas tapi mampu mengaduk-aduk emosi serta pikirannya.

Sementara di ruangan nomer empat, beberapa orang sedang terlibat perbincangan setelah objek yang ditunggu malah tidak hadir.

“Seberapa yakin kamu sama siapa tadi namanya?” tanya Delia.

“Sastri, namanya Sastri.” jawab Adit.

“Sastri Listia Putri?” Sahut Delia kembali setengah terkejut.

“Emmm…Aku lupa menanyakan nama panjangnya.” Ucap Adit seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Wait,” Delia mengambil ponsel lalu memperlihatkan sesuatu pada Adit.

“Kamu mengenalnya?” tanya Adit masih dalam keadaan terkejut.

Delia dan Melik saling tatap penuh arti.

“Jangan sampai salah langkah, Dit. Aku tidak mau kita kembali masuk berita seperti kemarin.” Delia mengingatkan.

“Aku tidak mungkin salah menilai orang. Dia itu bekerja di perusahaan media terbesar di negeri ini. Bosnya saja berani membayar 4,5 milyar untuk bisa mendatangkan Melisa.”

“Wow…perusahaan media mana? Tidak mungkin aku tidak mengenal perusahaan media di negeri ini.”

“Ts Media.”

“Really?” Delia dan Melik terkejut mendengar nama perusahaan tempat Sastri bekerja.

Delia kemudian mencoba mengingat-ingat siapa pemilik Ts Media namun yang ada dalam ingatannya adalah pemimpin Ts Media merupakan seorang laki-laki tua.

“Susah sekali mengetahui pemilik perusahaan itu. Karena para orang kaya ini jarang mau dipublikasikan wajahnya. Keluarga mereka juga jarang yang mempublikasikan diri jadi sulit untuk mendekati mereka.”

“Apa kita harus membuat reuni dengannya? Sudah lama kita tidak bertegur sapa.” Ajak Melik pada Delia seraya menaik turunkan alisnya.

“Apa kau merindukan peristiwa itu kembali?”

Melik tertawa penuh arti bersama Delia sementara Adit menatap penuh tanya pada keduanya.

“Adit, kapan kalian akan bertemu lagi?” tanya Melik.

“Belum tahu. Mungkin dalam waktu dekat untuk membicarakan mengenai penampilan Melissa nanti.”

“Harusnya kalian tidak membuat permintaan seperti itu. Kalau kalian mau, wanita penghibur banyak kenapa harus para artis-artis itu?” lanjut Adit tanpa sadar lalu pergi meninggalkan mereka.

Adit sangat megetahui apa yang agensi Delia lakukan pada artis yang dinaunginya. Sama seperti Melisa dulu. Melisa hampir menyerah namun saat namanya mulai terkenal, ia justru menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh para investor yang kebanyakan berasal dari luar negeri.

Selepas kepergian Adit, “Kita harus membuat pesta reuni yang lebih dari sebelumnya.”

“Aku tidak yakin dia akan datang.” timpal Melik.

“Dia akan datang tanpa kita minta.” Ucap Delia dengan seringai liciknya.

***

Bantu Sastri dengan TIDAK SKIPP IKLAN...terima kasih

1
Cut SNY@"GranyCUT"
sudah baca duluan
Cut SNY@"GranyCUT"
Lisa atau Sastri?
Sya'wanah
drpd yg menguras air mata, mending pilih yg bikin hati dag Dig Duk.
tertantang slalu pengin tau part berikutna
Sya'wanah
salahkah jika aku menganggap kl Jonathan dan sastri kakak adek
Dewi
Ah... pikiranku
Hary Nengsih
wah apa yg bikin Adit mual
dera ayu
keren lanjut thorr
Hary Nengsih
wah hebat Satri 👏👏👏👏
Hary Nengsih
aksi balasan sastri
Hary Nengsih
satu ya
Hary Nengsih
rumit rumit ,,lanjuy
🎯™⨀⃝⃟⃞☯ Mamo Nia❤ᵖˡ🏠
semngt kk, lanjut
Hary Nengsih
duuaa
Hary Nengsih
Jo mantan nya kn kak?
Zur Rani (IG : @zuranirain)
pernah nonton detective conan??? nah, alurnya hampir sama dengan ini hanya saja ini lebih apa ya???? nilai sendiri aja...😄
Hary Nengsih
Masi bingung bnyk bnget perannya,,lanjut
Hary Nengsih
waw amajing
Hary Nengsih
yah bocor dh
Hary Nengsih
dh gak sabar liat aksi Sastri LG
🎯™⨀⃝⃟⃞☯ Mamo Nia❤ᵖˡ🏠
pasti dia ciriga pda josep
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!