NovelToon NovelToon
Kesayangan Sang Pewaris

Kesayangan Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Balas Dendam / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:365.1k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Sinopsis

Warning!!!
Adegan dalam cerita ini mengandung unsur dewasa 21+, harap bijaklah dalam membaca.

Grael Arabella, seorang gadis belia yang hanya tinggal bersama sang Kaka dan ibunya, semenjak sang ayah meninggal dunia, dia membantu kakaknya untuk mencari nafkah. Grael juga memiliki cinta pertama di bangku sekolah menengah pertama yang bernama Rangga Louis, sosok pria yang sudah membuatnya merasakan jatuh cinta untuk pertama kali.

Takdir berkata lain. Grael justru bertemu dengan Erlangga Louis, seorang artis terkenal yang menjadi salah satu idola Grael. Pertemuan mereka justru membuat Grael menjadi benci dengan Erlangga. Namun, berbeda dengan artis tersebut, dia justru semakin ingin memiliki gadis belia itu.

Apalagi saat Erlangga tahu, bahwa Grael akan dijodohkan dengan Rangga, adik tirinya. Sekaligus ahli waris kedua dari keluarga Grup Jaya. Erlangga semakin menjadi ingin merebut kembali apa yang semestinya dia miliki. Baik itu, tahta, hart

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Puncak UKS

"Ya ampun ... El, Lo lama banget si? Keburu abis nih jus gue seruput," ucap Ernata.

"Sorry, tadi ngantri," jawab Grael dengan asal.

Gadis itu duduk di samping Veby dan Ernata, berhadapan dengan tiga cowok yang sudah duduk bersama ketiga cewek tersebut.

"Bew, besok pulang sekolah, jadikan kita hangout ke Mall X?" tanya Veby.

"Oh iya, untung Lo ingetin, nih ... tiket buat lo semua." Ernata mengeluarkan enam tiket nonton dan tiket meet and great.

"Astaga Nata ... loh emang bebew paling the best dah." Veby merangkul Ernata lalu mencium sahabatnya itu sebagai tanda terima kasih.

"Wih, surang sepasang ya? Gue sama bebeb gue, selebihnya serah mau pasangan ama siapa dah tuh!" Irfan langsung mengambil tiket nonton berdua dengan Grael.

"Nah ... kalau gitu, lo sama Anjas, gue—”

Mata Veby melirik ke arah Rangga yang sedang fokus ke layar ponselnya. Grael langsung terbatuk saat menangkap maksud dari Veby, hatinya mengatakan bahwa sahabatnya menaruh hati pada calon tunangannya.

"Sorry ... kayanya gue gak bisa ikut sama kalian deh." Grael tersenyum ke arah teman-temannya.

"Loh kenapa?" tanya Ernata.

"Ah ... gak asik Lo, bew," kecewa Veby dengan penolakan dari Grael.

"Sorry, gue juga gak bisa ikut!" ucap Rangga tersenyum terlebih dahulu ke arah teman-temannya lalu melihat ke arah Grael.

Semua teman-temannya berusaha membujuk Grael dan Rangga agar mereka mau ikut bersama mereka, tetapi Grael tidak bisa memberikan janji yang pasti kepada temannya untuk datang bersama saat melihat meet and Great Erlangga tapi dia akan usahakan datang untuk menonton bersama dengan teman-temannya.

Bel masuk sekolah pun berbunyi, Grael dan teman-teman bangun dari duduknya. Namun, pada saat Grael hendak bangun, lututnya masih merasakan sakit. Gadis itu meringis kesakitan walaupun dia menahan suara agar tidak terdengar tetapi dari raut wajahnya terlihat sangat jelas di mata Rangga.

"Njas, Lo dipanggil sama Pak Doni," ucap salah satu teman sekelasnya.

"Oh ya, thanks," sahut Anjas dan kemudian merangkul Irfan. "Fan, ikut gue."

Irfan yang awalnya menolak ajakan dari Anjas dan menyuruh Rangga, dengan berat hati mau ikut bersama Anjas untuk membantunya membawa mata pelajaran Pak Doni ke dalam kelas.

Sementara Grael berjalan di belakang kedua temannya menahan sedikit perih di lututnya. Rangga yang memperhatikan cara berjalan Grael akhirnya menarik tangan kekasihnya untuk berhenti.

"Kaki kamu kenapa? Kok bisa luka gini?" tanya Rangga yang menyuruh Grael duduk, mata Gadis itu melihat ke arah kedua temannya yang masih belum menyadari bila dia dan Rangga tertinggal jauh.

"Ah, tadi gak sengaja jatuh di kamar mandi," elak Grael yang berusaha menutupi kejadian yang sebenarnya.

"Kok bisa jatuh?" Rangga yang melihat lutut Grael memar karena memakai rok abu-abu yang pendek, dia merasa gugup saat matanya juga melihat kulit putih pada bagian pahaa kekasihnya yang sedikit terbuka.

Gadis itu tidak menjawab pertanyaan Rangga, hanya menutup kembali lutut dengan rok agar mata kekasihnya tidak salah fokus melihat yang lain. Rangga menyadari tingkah Grael yang kurang nyaman dengan sikapnya langsung meminta maaf dan membalikan tubuh, dia menyuruh calon tunangannya untuk naik ke atas punggung.

Ada sedikit keraguan di hati Grael saat mendapat tawaran dari kekasihnya, tetapi Rangga menarik tangan dia untuk segera naik ke atas punggung Rangga. Sontak membuat Grael terkejut, begitu juga dengan Rangga yang tersenyum lebar saat punggungnya merasakan sesuatu yang kenyal.

"Iiish, senangnya." Grael merasa malu saat tubuhnya sangat dekat dengan Rangga untuk pertama kalinya.

"Ya senanglah," sahut Rangga yang masih tersenyum.

"Aku gak nyangka, ternyata kamu—"

Grael tidak mau melanjutkan ucapannya, karena takut membuat Rangga tersinggung. Namun, cowok yang memiliki wajah tampan berkulit putih itu mengetahui ucapan kekasihnya.

"Ternyata apa? Mesum? Ya gak apa-apa kali, mesum sama calon istrinya sendiri," ujar Rangga yang mendapat cubitan di pipinya. Rangga tersenyum ketika Grael justru mempererat pegangannya dan membawa sang kekasih pergi ke ruang UKS.

Mereka disambut oleh dokter muda tampan yang betugas berjaga disekolah tersebut, dokter itu membawa alat untuk membersihkan luka pada lutut Grael dan mengambil bangku, kemudian duduk di depan gadis cantik itu.

Merasa sedikit cemburu melihat Dokter Ragil mengoleskan obat luka pada kekasihnya, Rangga merangkul bahu Grael, seakan menunjukan bila gadis yang diobati dokter itu adalah miliknya.

Dokter Ragil pun tersenyum menyadari sikap cemburu pada Rangga, dia meminta pada pemuda itu untuk melanjutkan mengoleskan salep pada luka Grael, dengan senang hati Rangga menerima bantuan dari Dokter Ragil.

"Apakah sakit?" Rangga melirik ke arah Grael saat tanganya menyentuk kulit gadis itu.

"Hmm, sedikit," jawab Grael. Dia melihat Pria itu meniup-niup luka pada lututnya, hatinya berdegup kencang. Perasaannya ternyata masih sama seperti dulu, menganggumi dan masih mencintai sosok cinta pertamanya.

Tangan Grael kini mengusap lembut wajah Rangga yang terkena matahari pagi yang ingin merangkak naik, wajah itu lah yang menambah rasa cintanya pada pemuda yang memiliki sikap hangat, ramah dan selalu berbagi pada orang yang membutuhkan tanpa pamrih.

"Hallo prof? Oh ya, saya lagi bertugas di sekolah SMK Pemersatu Bangsa. Oh, iya saya kirim file sekarang, saya ambil dulu di mobil." Ragil berjalan keluar untuk mengambil file yang tertinggal di dalam mobil.

Sementara, Rangga yang merasa terusik saat mengobati Grael, melirik ke arah kekasihnya yang sedang tersenyum ke arahnya. Begitu cantik seperti dulu yang selalu Rangga kagumi secara diam-diam. Pemuda itu bangun dari duduknya dan mendekat ke arah Grael, menatap mata sang gadis penuh lekat.

Tangan Rangga mengusap pipi Grael dengan lembut, sedangkan tangan yang satunya lagi menutup tirai gordeng yang menjadi sekat ruangan dalam tempat tidur UKS, diiringi oleh sentuhan dari bibir Rangga.

Kali ini, Grael mencoba membalas dengan lembut setiap lummatan yang diberikan oleh liidah Rangga dalam mulutnya, tangannya pun merangkul leher Rangga, hingga tanpa sadar Rangga sudah berada di atas tubuhnya.

Ciuman itu semakin lama semakin menggebu, Rangga yang sudah terbakar oleh hawa napsu kini bibirnya mulai menjalar ke leher Grael dan menyesap tepat ditanda merah yang Kakaknya hisap, tangan dia pun mulai meraba sesuatu yang ingin dia sentuh selama ini.

Namun, ingatan pahitnya menyadarkan dia dari hawa napsu yang sudah berada di puncak gairah pada seorang remaja yang menginjak dewasa. Aksi gila yang dilakukan oleh dua sepasang kekasih tersebut terpaksa berhenti saat Rangga bangun dari atas tubuh Grael.

"Kita ke kelas!" Rangga segera merapihkan kancing seragam Grael dan mengajaknya untuk kembali ke kelas mereka masing-masing.

Grael tampak mematung sesaat, ketika Rangga langsung menjauhkan diri dari dirinya, ada begitu banyak pertanyaan yang terbesit di benaknya, saat Rangga tiba-tiba menghentikan aksi begitu saja. Apa dirinya terlalu murahan untuk membalas setiap sentuhan Rangga? apa dia membuat kesalahan yang membuat Rangga ilfel atau terlalu cepat bagi mereka berdua untuk melakukan kontak fisik disaat usia pacaran mereka baru beberapa hari?.

Semua perangsangka aneh terus berputar di kepalanya sampai dia masuk ke dalam kelas, dia memperhatikan Rangga yang enggan untuk melihat ke arahnya saat masuk dalam kelas. Grael mencoba menampik semua pikirannya untuk saat ini, karena tidak lama dia masuk ke dalam kelas, seorang Guru pun juga masuk dan memulai mata pelajarannya.

To be continued...

1
Melani Sunardi
Bintang 5 aja bayarnya dah jut jutan..... bintang 10 gimana thor/Hey//NosePick//NosePick//NosePick//NosePick/
HIATUS: plesetan dengan sistem hiperbola 🤭
total 1 replies
Muna Junaidi
Menyala thor🔥🔥🔥
HIATUS: apanya kak? 🤭
total 1 replies
Hello20 Kitty16
hai
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹.... good job 👍
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... jangan patah semangat.. gara-gara komentar yang tidak bermutu...oke... semangat 💪...aku suka karya mu.. love you author 🥰
HIATUS: makasi ya kak 😍🥺 terhura
total 1 replies
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor... thanks 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹..
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... cerita nya keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor.. salam kenal... aku sedang membaca novel karya mu ini.. very good 👍... setangkai mawar untuk mu author 🌹 dan satu vote untuk mu.. kapan kelanjutan ceritanya... padahal bagus loh ceritanya... lanjut Thor.. please 🙏🥰
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... salam kenal buat author... setangkai bunga mawar untuk mu 🌹
Ass Yfa
Grael terlanjur kecewa.... Er terus mempertahankan Sherly yg jadi momok rumah tangganya
Ass Yfa
duh Sherly mimpinya ketinggian.. kalo jatuh sakit ll... berdarah2
Ass Yfa
duh Irfan nyari masalah kayaknya... bisa berabe nih
Ass Yfa
Rangga ama Emira msih labil dan pingin nyoba sesuatu yg baru
Ass Yfa
Rio sama Ernata aja
Ass Yfa
Grael... penulis novel kali kayak authornya hehehe.... Lydiakah yg dibw polisi
Ass Yfa
fix El udah terlena dlm pesona Er.... dan posisi Rangga mulai tersisihkan...
Siam Ambarwati
Thor ini kelanjutan nya mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!