NovelToon NovelToon
OH MY BOSS

OH MY BOSS

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / CEO / Single Mom / Tamat
Popularitas:596.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: V Lestari

Kisah cinta rumit si gadis culun yang berusaha mengambil hati seorang direktur tampan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RENCANA GILANG

Pelangi memasuki kamar Gilang dengan kaki gemetar. Kamar berukuran besar itu terlihat rapi dan elegan, dengan interior sederhana yang didominasi warna abu-abu dan putih. Ranjang berukuran king size terletak di tengah-tengah kamar yang menghadap langsung ke jendela bertirai abu-abu.

Toni melangkah mendahului Pelangi, membimbing gadis itu menuju sofa yang terletak di sisi lain kamar. Sesampainya di depan sofa, Toni meminta Pelangi untuk duduk, kemudian mengambilkan sebotol minuman bersoda dari kulkas mini yang juga ada di kamar itu.

"Minumlah. Rileks, jangan terlalu gugup," ujar Toni.

Pelangi mendongak agar dapat menatap Toni. "Bagaimana aku tidak gugup. Apa yang aku lakukan ini salah, seharusnya aku tidak melakukan hal ini. Aku membodohi Pak Gilang, aku sungguh membodohinya. Dan sekarang dia akan menghukumku."

Toni menyentuh pundak Pelangi, mengguncang tubuh gadis itu yang gemetar dan tegang. "Tidak, Pelangi. Dia tidak akan menghukummu. Aku tahu betul bagaimana sifat Gilang. Dia memang kesal sekarang, tetapi dia tidak akan menyakitimu. Aku yakin. Jangan berpikiran yang bukan-bukan, fokus saja pada tugasmu untuk terus mendampinginya dan meyakinkan dirinya agar dia segera menikah denganmu."

Pelangi menunduk, memainkan ujung kukunya untuk mengurangi rasa gugup. "Bukankah aku sebenarnya belum menyetujui rencana ini. kemarin, jelas-jelas Andrew mendatangiku dan memintaku untuk memikirkan hal ini terlebih dahulu. Tapi kemarin juga tiba-tiba Anda seolah menjebak Pak Gilang, lalu semuanya terjadi begitu saja."

Toni menghela napas dengan berat, lalu menatap Pelangi lekat-lekat. "Cepat atau lambat kamu pasti akan menyetujuinya, Pelangi."

"Kenapa Anda begitu yakin?"

"Utang-utangmu bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh--"

"Aku akan melunasi sendiri dengan caraku." Pelangi memotong ucapan Toni.

"Tujuh ratus juta! Nominal itu tidak sedikit." Toni memandang Pelangi penuh kemenangan. Saat Pelangi diam saja, ia pun melanjutkan, "Aku terkejut saat mengetahui jumlah utang-utangmu. Dengan nominal sebanyak itu, hanya keajaiban yang mempu mengatasinya. Anggap saja perintah dari Tuan Farhan adalah keajaiban untukmu Pelangi. Dan tidak ada keajaiban yang tidak berisiko."

***

Setelah menunggu hampir satu jam lamanya, Gilang akhirnya memasuki kamar. Pria tampan itu terlihat santai dalam balutan kaos putih polos dan celana chino berwarna cokelat.

Tanpa ragu, ia berjalan menghampiri Pelangi, kemudian melempar sebuah lingerie berwarna merah maron ke arah gadis itu. "Pakailah!" titahnya, dengan nada memaksa.

Pelangi memungut kain berwarna merah yang jatuh di pangkuannya, dan berapa terkejutnya ia saat melihat bahwa kain yang sehalus sutera itu adalah sebuah baju tidur yang sangat mini.

Pelangi meneguk saliva, kemudian bangkit menghampiri Gilang. "Bapak ingin saya memakai ini?"

Gilang yang sudah berbaring di atas ranjang dan menyangga kepalanya dengan siku menaikan sebelah alisnya. "Ya, memangnya kalau tidak untuk dipakai, mau diapakan lagi! Pakailah, dan cepat berbaring di sampingku!"

"Aku tidak akan memakainya," lirih Pelangi, membiarkan pakaian tidur itu jatuh dari tangannya.

Gilang tertawa sinis. "Kenapa? Bukankah kita telah tidur bersama? Jangan malu, Pelangi, toh semalam saja kita telan-jang kan?"

Pelangi menunduk, tidak berani untuk membantah perkataan Gilang, toh percuma saja membantah, karena biar bagaimanapun ia tetap harus meyakinkan Gilang bahwa mereka telah tidur bersama semalam.

Melihat Pelangi yang berdiri diam bagai patung, membuat amarah Gilang kembali merayap ke permukaan. Ia bangkit dan mendorong tubuh Pelangi, sehingga gadis itu terjatuh di atas ranjang dalam posisi telentang.

Gilang menerjang tubuh Pelangi yang tak berdaya, menindih tubuh gadis itu dan menatap wajah cantiknya lekat-lekat. Namun, ia tidak melakukan apa pun selain menatap Pelangi.

Pelangi merinding melihat kekecewaan di mata Gilang. Tadinya ia pikir Gilang akan memaksanya untuk membuktikan apakah mereka benar-benar tidur bersama semalam, tetapi begitu melihat tatapan mata Gilang, ia tahu jika pria itu tidaklah seburuk itu. Ketakutannya berubah menjadi kesedihan saat melihat tatapan kecewa di mata Gilang.

"Aku pikir tadinya kita bisa berteman," ujar Gilang kemudian. Jarak antara wajahnya dengan wajah Pelangi begitu dekat, sehingga Pelangi dapat merasakan embusan hangat dari hidung pria itu di wajahnya, begitu juga sebaliknya.

"Pak, aku--"

"Shut." Gilang meletakan hatinya di bibir Pelangi, meminta gadis itu untuk diam. "Aku belum selesai."

Pelangi mengangguk.

"Aku pikir hubungan kita akan lebih baik setelah kamu membantuku agar Gisel mau menikah denganku. Selama ini aku tidak memiliki teman selain Toni, yang kumiliki hanyalah rekan kerja." Gilang menghela napas."Jujur saja aku menyukaimu Pelangi, kepolosanmu dan kejujuranmu membuat aku ingin berteman denganmu. Hanya teman, tidak lebih dari itu. Aku sama sekali tidak menginginkanmu menjadi sesuatu yang lebih bagiku, apalagi mengingankanmu untuk kutiduri. Sehingga rasanya sangat tidak masuk akal jika akhirnya kamu dan aku tidur bersama."

Hati Pelangi seperti ditonjok saat mendengar semua perkataan Gilang.

"Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi semalam, aku tidak mengingatnya sama sekali. Tetapi, karena orang lain telah melihat kita berdua di sana, bahkan Pak RT di tempatmu melihat aku keluar dari kamarmu, aku rasa semuanya akan berubah. Suka atau tidak, aku mungkin akan menikahimu demi menjaga martabatmu."

"Pak, aku--"

"Tapi aku tidak bisa melakukan semua itu, Pelangi. Aku tidak mencintaimu, aku sangat mencintai Gisel hingga rasanya aku sangat berdosa karena telah mengkhianatinya."

"Pak, maafkan aku," lirih Pelangi.

Gilang menundukan wajahnya, membiarkan kepalanya terkulai di samping Pelangi, sementara tubuhnya masih berada di atas tubuh Pelangi. "Aku sudah memikirkan apa yang harus kulakukan. Aku harap kamu menyetujuinya, toh menurutku tidak ada penyelesaian yang lebih baik dari semua kekacauan ini."

"Apa itu, Pak?"

Gilang mengangkat kepalanya, lalu menatap Pelangi lekat-lekat. "Dengarkan aku."

***

Gisel mendengar kabar tidak menyenangkan yang memecah konsentrasinya. Saat sedang melakukan pemotretan di sebuah mall ternama untuk sebuah prodak, seorang paparazi kampungan berlari ke arahnya dan membisikan berita tidak menyenangkan itu langsung di telinganya.

"Gilang terpergok berdua-duaan dengan seorang gadis." Itulah yang diucapkan oleh si paparazi kampungan, yang memang suka menyebar gosip ke mana-mana.

Gisel mendorong si paparazi, pria kemayu berkulit hitam yang mempunyai kemampuan untuk mendapatkan informasi dari mana pun dan siapa pun. "Jangan bercanda kamu!' teriak Gisel.

Pria itu berdecak, lalu berkata, " Periksa saja langsung ke rumahnya. Aku dengar, gadis yang telah ditiduri oleh Gilang itu sekarang ada di rumahnya.

Gisel yang tidak ingin merasa penasaran lebih lama, akhirnya mengikuti saran pria itu. Ia menyambar tas tangan miliknya yang terletak di atas meja make up, lalu berjalan tergesa-gesa menuju area parkir.

Sebuah sedan mewah menantinya, sedan berwarna putih yang merupakan pemberian Gilang itu kemudian melaju membelah jalanan perkotaan yang ramai menuju kediaman Gilang. Di dalam perjalanan, dada Gisel berdebar tak karuan. Ia tahu betul bahwa Gilang bukanlah tipe pria yang akan tidur dengan sembarang wanita. Bagaimanapun juga, setelah lama mengenal Gilang, Gisel tahu betul bahwa pria itu adalah tipe pria setia. Jika sampai benar Gilang tidur dengan wanita lain, maka semua rencananya bisa hancur berantakan. Bisa-bisa pernikahan yang telah direncanakannya Batal hanya karena permasalahan yang baginya tidak masuk akal.

Bersambung ....

1
Atik Karyana
Kecewa
Yuli Yanti
gisel....gisel dah d obral,d manfaatin alex lagi..
Ning's Kitchen New
sangat menarik
Novia Lestari: Terima kasih, Kak ☺☺
total 1 replies
Ida
bukan kabur tp menyelamatkan diri biar tidak babak belur🤣
dewi musnida
🤣🤣🤣🤣🤣😜😜😜
dewi musnida
segera perlihatkan saja sisi buruk gisel ke gilang yg bdoh itu thor. kesel aku.
dewi musnida
wow.... lucu thor, lanjut...... 🥰🥰🥰✊👌
Made Ringin
Kecewa
Novia Lestari: Terima kasih, Kak 🙏😊
total 1 replies
My Munding29
sejauh ini.okee kokk
Novia Lestari: waaah makasih banyak atas reviewnya, Kak ❣️❣️
total 1 replies
Wong Japung
👍👍👍👍👍👍
Novia Lestari: Terima kasih atas dukungannya, Kak.
yuk baca juga novel saya lainnya yang berjudul "LUNA, WANITA PENGGANTI" dijamin ceritanya juga nggak kalah seru dari OH NY BOSS ☺☺
total 1 replies
rika
samira ibu kandung popi?? 🤔🤔🤔
Novia Lestari: mungkin typo saya, Kak 🤭🤭🙏🙏
total 1 replies
rika
wahhhh.. ada misteri nya juga.. siapakah anak kandung samira ?? apakah pelangi ? gisel ? atau axel ??
Novia Lestari: hayooo siapakah anak kandung Samira, Kak. 🤭🤭
total 1 replies
Clareisya
aku kurang nyaman dengan kata "trims"
Novia Lestari: Siap, Kak.
kalau kalimat 'trims' posisinya adalah dialog, itu nggak masalah. karena dialog nggak harus pakai kalimat baku, kecuali di narasi, di narasi harus pakai kalimat baku. 🤭

Tapi, terima kasih sarannya, Kak. 🙏🙏
total 1 replies
Rihana.hana
ending yang bahagia untuk keluarga Andreas
dan ending yang menyedihkan untuk Gisel and the Genk..

btw..
soal visualnya mereka ,aku liat² wajah mereka pada serupa yaa sama para pasangan nya..
jangan ² mereka beneran jodoh di dunia nyata 🖤🖤
Rihana.hana
ahh sudah tamat kah? 🥺
rasa nya kok sedih yaa..

Selamat ber bahagia Gilang pelangi dan semua nya🤗🖤
Alfi Tazkia Putri Ariana
meski ending nya agak ngecewain tp za dah gak ap2 tp ttp semangat n q pengemar novel kak
Hawatus Syahro
ahir cerita yg mengenaskan dimana tokoh utamanya tak berdaya di kursi roda sangat di sayangkan alur cerita yg pertama indah harus berkhir kecewa....
Novia Lestari: nggak semua cerita berakhir happy, Kak. Salah satunya ini🤭
dan memang kebanyakan novel saya berakhir sad ending. Suka aja sama akhir yang model begitu, walaupun sesekali saya juga bikin cerita yang happy ending 🤣
Terima kasih telah berkenan membaca hingga akhir 🙏🙏
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Novia Lestari: siap, Kak. Terima kasih sudah membaca cerita ini 🙏🤗
total 1 replies
Rihana.hana
ayo semangat pelangi, ada Gilang dan lainnya di sisi mu.. termasuk aku😁
gemes sama Toni ..
Rihana.hana: sami sami mbak, aku suka novelnya..😚💞
total 2 replies
Tyarr Tinambunan
smangat pelangai
satu demi satu
kebahagiaan mu akan trcapai
terlebih Gilang harapan saya kpd outhor smoga Gilang sembuh seperti sedia kala
supaya pelangi semakin bahagia 🙏❤️
Novia Lestari: Terima kasih, Kak, sudah membaca cerita ini 🙏☺☺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!