cut Balqis nabillah gadis cantik berhijab berasal dari Aceh...melanjutkan kuliahnya ke Jakarta untuk menuntut ilmu dan juga mencari tahu tentang siapa ayah kandungnya...karna dari kecil ibunya selalu menutupi siapa ayah kandungnya...
hingga suatu hari iya tak sengaja menjatuhkan foto yang ada dalam diary ibunya...seorang pria tampan yang sangat mirip dengannya...
apakah ini ayah...itulah yang dipikirkannya...
dan juga terdapat beberapa konflik percintaan...
Kevin Wijaya Malik...kakak sepupu Balqis yang jatuh cinta pada kepribadian nya yang sulit di tebak...
Balqis adalah gadis cantik,,berani dan juga sedikit mata keranjang...tak lupa juga penyakit narsisnya yang turun dari sang ayah...
devian kakak senior Balqis memiliki sifat ramah dan baik ia menyukai Balqis..
axxelo Abraham Rahman pria dingin dari keluarga kaya...memiliki kepribadian yang misterius...
siapakah di antara mereka yang dapat membuat Balqis jatuh hati...dan apakah Balqis berhasil bertemu dengan ayah nya...
ikutin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kevin vs devian part 2
"kakak kok bisa ada disini"tanya Balqis bingung
"tadi aku khawatir sama kamu karna setelah kamu kirim pesan kalo kamu sudah pulang...aku ke kos kamu eh malah kamunya gak ada jadi aku khawatir takutnya kamu di jahatin orang makanya aku suruh Leo lacak kamu"terang Kevin panjang lebar sekaligus menyindir devian
"maksud Lo apa kalo ada orang jahatin Balqis...Lo nuduh gue"ucap Devian emosi
"ya kali"ucap Kevin acuh mengangkat bahunya
"sudah sudah jangan berantem lagi...ayooo nonton kan film nya mau tayang"lerai Balqis
"aku ikut"ucap Kevin
"ya sudah ayo"ajak Balqis sambil memeluk popcorn di depannya
mereka masuk ke dalam bioskop lalu duduk dipojok berdampingan Balqis di tengah Kevin di kiri devian di kanan sedangkan popcorn nya Balqis yang pegang..20 menit film diputar namun tak ada bagian actionnya
"kak kok gak ada aksi nya sih"bisik Balqis pada devian
"film action nya tadi sudah habis tiketnya jadi kakak pilih film romantis aja"bisik devian
Balqis pun melanjutkan menonton film nya sedangkan Kevin menahan api yang bergejolak dalam hatinya melihat Balqis berbisik dengan devian
film terus berputar dan disaat ada adegan ranjang refleks Kevin menutup mata Balqis
"kak kok di tutup sih"ucap Balqis mencoba melepaskan tangan Kevin
"ada hantu nya"ucap Kevin
"aku mau lihat hantunya dan lagi mana ada hantu di film romantis..kakak bohong kan...kak lepasin"
ah....ahh
ah..ahh
"kak kok suara hantunya beda sih...Balqis mau lihat"ucap Balqis semakin memberontak
devian pun tak tinggal diam dia langsung menutup telinga Balqis karna takutnya penyakit mesum Balqis makin menjadi jadi
"kakak kok telinga balqis di tutup sih"Balqis benar benar kesal..
setelah 15 menit berlalu adegan ranjangnya sudah selesai mereka pun langsung melepaskan tangan mereka
"tuh kan hantunya gak ada lagi"ucap Balqis cemberut
"hantunya gak bagus untuk otak kamu"bisik Kevin
"emang hantunya seperti apa"tanya Balqis pelan
"hantunya memakan seorang wanita tadi"bukan Kevin yang jawab tapi devian
"ohhh pantesan suara nya ah ah ah tadi rupanya hantunya memakan wanita"Balqis manggut-manggut polos
sedangkan devian dan Kevin menahan tawa dalam hati melihat kepolosan Balqis ingin sekali mereka memeluk dan mencium nya namun tidak bisa
***
"hiks hiks"
"udah dong Balqis jangan menangis lagi kan itu cuma film"ucap Devian menenangkan Balqis
ya sedari tadi Balqis menangis menonton film nya yang ternyata sad anding
"bagaimana hiks wanita itu lebih memilih bunuh diri sama anak yang dikandungnya hanya karna pria yang ia cintai menikah dengan sahabat nya hiks" ucap Balqis menangis
"iya iya jangan menangis lagi yah"ucap Kevin
"kalian pria mana tahu apa yang dirasakan wanita...kalian cuma tahu cara buat anak saja"teriak Balqis
pasal 1 wanita selalu benar batin mereka
"iya iya kami salah...kamu mau apa hemm akan kami turuti"tawar devian
"benarkah"ucap Balqis dengan mata puppy eyes
"iya"ucap Devian dan Kevin kompak
"yaudah ayo kita cari tempat yang ada wahana nya"ucap Balqis langsung antusias
hufff 2 kali aku kena tipu sama air matanya..sabar sabar Vin namanya perjuangan batin Kevin
mereka pun pergi menuju tempat wahan jalan b Kevin ikut masuk ke dalam mobil devian ia tak mau devian satu langkah di depan nya...devian pun langsung menolak namun Balqis menyuruh nya membiarkan Kevin ikut...devian duduk di depan sama Kevin karna Kevin langsung nyelonong masuk ke depan..alasannya wanita lebih baik duduk dibelakang tentu devian tau itu semua cuma akal akalan Kevin...dan sekarang mereka sudah berada di wahana paling besar di Jakarta
"wahh kak aku mau naik roller coaster"ucap Balqis antusias menarik nari lengan Devian dan Kevin
"emang kamu gak takut Balqis"tanya Kevin
"gak lah kan Balqis udah gede...atau jangan jangan kak Kevin yang malah takut...ayokk ngaku"ucap Balqis menyipitkan matanya
"hahahaha iya kayak nya dia emang takut..ayo kita naik berdua aja"ajak devian
"gak si siapa yang takut"ucap Kevin terbata bata
"yaudah ayok"ajak Balqis
merekapun langsung membeli tiket dan setelah menunggu 5 menit wahana nya siap di naikin Balqis di tengah devian di kanan dan Kevin di kiri...wahana pun di hidupkan Balqis pun ikut antusias berbeda dengan Kevin nafasnya sudah mulai tak beraturan ia benar benar gugup karna dia tidak pernah menaiki wahana karna sedari dia kecil mamanya selalu sibuk shopping dan ayah nya sibuk dengan kantor dan selingkuhannya....
"aaaaaaasaa "teriakan Kevin sangat kencang membuat Balqis devian dan pengunjung lain terkejut namun tak berhenti disitu ia juga mengomeli wahana tersebut
"roller coaster sialan kenapaaaaaa kau sangat cepat aaaaaaasaa aku bilang perlambat laju nya sialan aaaaaaasaa"teriak Kevin kencang
"hahahhahaha"pecah tawa semua pengunjung mendengar Omelan Kevin
sepertinya kau benar benar menyukai Balqis karna hanya di depan Balqis kau membuka topeng yang selama ini menutupi mu...namun maaf aku tidak bisa mundur karna aku juga menyukainya..namun aku tidak akan egois jika suatu saat Balqis lebih memilihmu batin devian
Balqis dan devian sedari tadi tak henti hentinya tertawa karna mereka tahu orang seperti apa Kevin namun tak mereka sangka kalo Kevin bisa berubah seperti anak kecil saat dia takut...wahana pun berhenti Kevin Balqis dan devian turun dari wahana tersebut namun semua pengunjung yang naik wahana tadi mereka semua menatap ke arah Kevin dengan menahan tawa
sedangkan Kevin 5 menit setelah turun dari wahana bersikap seperti biasanya seolah olah tak ada yang terjadi padahal mukanya sudah sangat pucat...Balqis pun tak tega melihatnya ia mengajak devian dan Kevin duduk di sebuah kursi panjang kemudian ia berlari membeli minuman buat mereka bertiga
"apa kau benar-benar menyukai Balqis"tanya devian memandangi Balqis yang sedang membeli minuman
"apa kau pikir aku hanya bermain dengannya"tanya Kevin balik
"ya aku tahu kamu sangat menyukainya tapi...aku juga menyukainya men.."terang devian menatap santai ke arah Kevin dan dibalas tatapan tajam oleh Kevin
"aku tidak akan membiarkan nya"geram Kevin
"Hey men c'mone mari bersaing secara sportif aku akan melepaskan nya kalo dia menyukai mu suatu saat dan begitu juga sebalik nya"ucap Devian santai
"dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi....she's mine and only mine sekarang maupun ke depannya"tegas nya
"jangan egois Vin...apa jangan jangan Lo cuma obsesi sama dia"ucap Devian tajam ke arah Kevin
"siapa yang obsesi dengan siapa"...
*bersambung*
**Hay kakak kakak
doain author ya supaya cepat sembuh
biar bisa lanjut update setiap harinya
karna author lagi demam
jangan lupa like and vote yah🙏👍❤️**