NovelToon NovelToon
LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Menikahi tentara
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Sequel dari TERIKAT PERNIKAHAN DENGAN KAPTEN CANTIK❗

Kaluna Seraphina Wijaya adalah seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sekaligus dokter militer yang bercita-cita mengikuti jejak almarhum mamanya sebagai prajurit TNI.

Ia dijodohkan dengan putra dari sahabat orang tuanya, namun ia menolaknya hingga terjadi pertentangan dengan papanya.

Akhirnya, Kaluna menerima perjodohan itu dengan syarat, ia tetap diizinkan menjalankan tugas di Papua.

Di Papua, Kaluna bertemu dengan seorang Kapten bernama Kalvin Natha Wiratama. Di tengah tugas dan kerasnya medan penugasan, perasaan mulai tumbuh di antara mereka.

Namun, ketika Kaluna dihadapkan pada pilihan antara pria yang dijodohkan dengannya dan pria pilihan hatinya sendiri, mampukah ia tetap bertahan pada keputusan keluarga, atau justru memilih cinta yang benar-benar diinginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencuri perhatian

Pandangan semua anggota militer dan Kowad tertuju pada Kaluna dan Kalvin. Apa lagi setelah Kalvin mengatakan sebuah kalimat yang menimbulkan tanda tanya dan rasa curiga.

Kalvin si kulkas masih bisa bersikap santai dan langsung menghampiri Kapten Galang, sedangkan Kaluna harus mendapat tatapan penuh rasa penasaran dari para Kowad.

“Letda Kaluna, sudah dari mana?” tanya Tina ramah. Wanita itu menghampiri Kaluna yang nampak sungkan.

“Dari—”

Kaluna menggantungkan ucapannya saat mengingat peringatan yang sudah Kalvin sampaikan.

“Dari mana? Saya nggak bakal bilang-bilang kok,” bisik Tina lirih. Ia sama sekali tidak bisa menyembunyikan rasa penasarannya.

“Maaf Peltu Tina, saya nggak bisa kasih tahu. Sudah janji soalnya,” putus Kaluna kemudian.

Tina tersenyum tipis. Raut wajahnya berubah datar. “Hehe, iya nggak apa-apa,” sahutnya.

Kaluna berlalu menghampiri Safira yang nampak memandang cemas ke arahnya.

Sedangkan Tina kembali memandangi Kalvin yang tengah fokus berbicara dengan Galang. Apa kamu nggak ingat aku, Vin? batinnya.

“Ya ampun Lun, kamu bikin aku panik tau nggak sih,” ucap Safira kesal, sementara Kaluna hanya bisa tersenyum kikuk memandangi sahabatnya.

...****************...

Tepat pukul tiga sore mereka semua telah menyelesaikan latihan. Setiap patroli dilakukan satu hari satu malam, itu artinya para Kowad maupun anggota militer akan kembali esok pagi.

Para Kowad mulai bebersih dan membuat hidangan untuk makan malam. Kaluna dan Safira sengaja berjalan di sekitar area camp, sekaligus mempelajari jalan-jalan di sekitar sana.

“Lun, sebenarnya tadi kamu sama Kapten Kalvin dari mana sih?” Safira menyipitkan mata, menatap curiga pada sahabatnya itu.

Kaluna melirik kanan dan kiri. Di sekitar area camp tak terlalu banyak orang. Hanya ada beberapa Kowad dan anggota militer yang sama-sama tengah berjalan-jalan sore, namun dengan jarak cukup jauh dari mereka.

“Mengerjakan tugas dari Letkol Hardi,” jelas Kaluna pelan.

“Tugas? Tugas apa sih? Kok bisa gitu kamu dan Kapten Kalvin?” sahut Safira masih tak paham dan heran tentunya.

“Kapan-kapan aku ceritain deh, jangan sekarang,” ucap Kaluna menginterupsi.

Safira hanya bisa menghela napas. Rasa penasarannya sama sekali belum terjawab, namun tentu Safira tidak bisa memaksa Kaluna bercerita. Apalagi jika benar ini berkaitan dengan sebuah tugas penting.

“Tapi ini bener tugas kan, Lun? Bukan akal-akalan kamu dan Kapten Kalvin yang pengen berduaan,” tuduh Safira, membuat Kaluna terbelalak.

“Astagfirullah Fir, ya kali aku pengen berdua sama kanebo kering begitu. Kamu kan tahu dia penyuka sesama jenis, nggak mungkin lah aku sengaja pengen berduaan sama dia,” elak Kaluna tak terima.

“Ya siapa tahu kan, lagian aku nggak percaya kalau Kapten Kalvin gay. Bisa aja itu cuma alibinya. Soalnya yang aku dengar Kapten Kalvin itu malas kalau banyak cewek yang deketin, tapi sama kamu kayaknya dia mau deh.” Safira mengerlingkan mata menggoda Kaluna.

Kaluna memutar bola mata malas. “Sumpah sampai kapan pun hal begitu nggak akan terjadi, Fir. Kamu kan tahu apa pesan dari Papaku?”

Safira terkikik melihat wajah Kaluna yang menahan kesal. “Jodoh siapa yang tahu, Lun? Akan kudaki gunung dan kuseberangi lautan demi bisa bersamamu, Kaluna,” serunya, membuat beberapa orang menatap heran kepada keduanya.

“Astaga... malu-maluin kamu, Fir,” omel Kaluna seraya menundukkan kepala, melirik beberapa orang yang menatap mereka.

...****************...

“Vin, gimana ceritanya bisa sama Letda Kaluna? Dia ikut kamu memantau orang-orang itu?” tanya Nakara penasaran.

Kalvin mengangguk, membenarkan apa yang sahabatnya tanyakan, membuat Nakara menggeleng-gelengkan kepala. Untuk pertama kalinya ia melihat Kalvin bersama seorang wanita. Bahkan dengan sukarela Kalvin membawa Kaluna untuk ikut dalam tugasnya.

“Aku senang, Vin. Akhirnya kamu ada kemajuan juga. Pulang dari Papua bisa kawin nih,” ledek Nakara yang tampak sumringah.

Sontak perkataan pria itu mendapat tatapan tajam dari Kalvin. Ia mendelik tak terima dengan ucapan sahabatnya.

“Jangan ngadi-ngadi, Nakara Bimo Sanjaya,” makinya kesal.

Nakara terpingkal. “Tapi kalau kamu nggak mau, nggak apa-apa sih. Biar Letda Kaluna buat aku aja. Aku pengen punya istri orang Semarang. Lagian dia cantik, ramah banget lagi. Apalagi senyumnya, bah... meleleh hati abang, Dek.”

Lagi-lagi apa yang Nakara katakan membuat Kalvin kesal. Entah apa yang membuatnya kesal, namun jujur ia tidak menyukai perkataan Nakara.

“Baru satu hari dia di sini, sudah membuat kesalahan dan merepotkan aku, Ka. Dan sekarang kamu malah naksir dia. Nggak salah? Yang ada kamu nyesel nanti,” ucap Kalvin panjang lebar.

Nakara menyipitkan mata. Biasanya Kalvin selalu mendukung apa pun yang ia katakan, namun kali ini sepertinya mereka berada di persimpangan jalan.

“Aku malah suka cewek model begitu. Kalau memang kamu nggak mau deketin, aku bakal maju. Jadi kamu harus dukung aku, ya!” pinta Nakara.

Kalvin hanya diam, tak ingin menyahut. Otaknya tiba-tiba dipenuhi wajah Kaluna yang tadi duduk di sampingnya.

“Sialan!” maki Kalvin pelan.

Nakara terperangah. “Kamu ngumpatin aku, Vin?” tanyanya.

“Bukan-bukan, aku lupa barangku, Ka,” elak Kalvin.

Keduanya kembali sibuk mengerjakan tugas yang diberikan Mayor Yandi. Hingga lagi-lagi Nakara membuka suara yang berhasil mencuri perhatian Kalvin.

“Vin, kamu tahu Peltu Tina?” tanya Nakara tiba-tiba.

Kalvin terdiam sejenak, lalu mengedikkan bahu pertanda tidak tahu. “Nggak,” jawabnya singkat.

“Itu lho, Kowad yang dari Jakarta. Dia teman SMA kita, Vin,” jelas Nakara antusias. Namun, nyatanya Kalvin tak ingin menanggapi.

“Jadi tadi pagi dia nanyain kamu, terus ngasih tahu aku kalau kita sama dia itu pernah satu sekolah. Ehh... aku sempat kaget, soalnya sekarang dia cantik. Dulu kan dia culun,” sambung Nakara. Namun tetap saja Kalvin enggan merespons, membuat Nakara kesal bukan main.

“Ehh... Letda Kaluna!” Nakara sengaja menyebut nama itu, membuat Kalvin turut mendongak.

“Dasar ya kamu, Vin. Diajak ngobrol diam aja. Giliran aku nyebut nama Letda Kaluna, langsung nengok,” gerutu Nakara kesal.

“Apaan sih, Ka? Nggak penting banget,” sahut Kalvin.

Sementara itu, seorang wanita yang hendak memberikan sesuatu kepada Kalvin tampak terdiam di luar. Wanita itu tersenyum getir, lalu berbalik menuju mess dengan perasaan kecewa.

“Bertahun-tahun, Vin. Tapi kamu tetap nggak melihat ke arahku. Susah payah aku sampai di sini, tapi nyatanya tetap tidak membuatmu mengingatku,” gumamnya lirih.

Dialah Tina, yang harus merasakan kecewa untuk kesekian kalinya. Salahkah jika ia mengagumi Kalvin?

Segalanya Tina lakukan agar bisa dekat dengan Kalvin, termasuk mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI.

Namun nyatanya tetap saja Kalvin Natha Wiratama tak juga menoleh ke arahnya, bahkan mengingatnya pun tidak.

Terkadang Tina bertanya-tanya, apa yang kurang dari dirinya? Mungkin dulu ia tak secantik sekarang. Namun saat ini, jika dibandingkan dengan Kaluna sekalipun, Tina merasa dirinya tidak kalah.

Apalagi keluarganya merupakan keluarga terpandang di Ibu Kota. Orang tuanya pun mengenal keluarga Kalvin dengan baik, sebab almarhumah nenek Keisha merupakan sahabat dekat neneknya.

Aku nggak bakal nyerah, Vin. Sudah sampai sejauh ini, aku nggak mau terus-terusan kecewa, batin Tina.

1
Alfatia🌷
Udah mulai mau ngobrol sedikit lebih banyak nih yaaa🤣
Alfatia🌷
Gak bayangin kalau Kaluna tau itu calon iparnya, terus masih ngira Kalvin penyuka sesama jenis😭🤣
Laela Kurnia
bagus bgt 👌💯
Alfatia🌷
Udah senyum-senyum tipis nihh. Curiga lama-lama ngajak ketawa bareng🤣🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 aku aduin bapakmu loh.
Mutia Kim🍑: Jangan gitu kak, nanti Kalvin malah nggak mau balik ke Jakarta😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Kaluna, itu calon iparmu loh😭
Mutia Kim🍑: Kan dia nggak tau kak😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Yang ngasih nama anaknya siapa😭 kenapa inisial nya ngikut bapaknya semua🤣
Mutia Kim🍑: Authornya😎
total 1 replies
Alfatia🌷
Anton nyari kesempatan banget🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 jangan gitu lah. Nanti malah kepincut loh😌
Alfatia🌷
Luna, dia anak camer mu lohh!!😭
Alfatia🌷
Kalvin kayak Bapaknya banget kayaknya, bodo amatan😭
Mutia Kim🍑: Bener. Dua anak laki-laki Kaivan itu sama persis kayak bapaknya yg anti cewek🥲
total 1 replies
Alfatia🌷
Ahhhh😭 sedih banget bawaannya kalau lihat Raynand🥹 sehat-sehat Om Duda tua❤
Alfatia🌷
Raynand pasti kehilangan banget ya, trauma juga. Makanannya butuh waktu lama buat izinin Kaluna😌
Alfatia🌷
Huwaaa... aku juga sedih Kirana jadi gak ada😭😭
Aril Chan
Sangat luar biasa
Alfatia🌷
Kevan ngikut jejak Bapaknya, kah🤣 jangan sampai pas masih pengantin ditinggal tugas juga🤣
Mutia Kim🍑: Tapi dia kan belum mau nikah, katanya mau PDKT dulu😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Masih nyimak, tapi... ini Kirana sahabatnya Ravela, kan? Hah... dia gak lihat anaknya nikah dong😭🥹
Mutia Kim🍑: Iya Kirana meninggal 😭😭
total 1 replies
Mayraa_Tapaa
keren terus semangat ya/Drool/
Mayraa_Tapaa
semangat ka, aku mampir ya💪
izin autor hebat, 🙏🙏
jangan lupa singgah ya ka, dinovel baru ku "Balas Dendam Nyonya Cha" udah update sampai 20 episode, saling suport boleh dong ka🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!