NovelToon NovelToon
Mengejar Tuan CEO

Mengejar Tuan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:187.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vio~~

[A•2•.]
Slow Update
Kisah ini dimulai ketika Lin Lin, seorang permaisuri dari zaman kuno, yang dulunya berasal dari dunia modern tiba-tiba saja mendapatkan berita yang mengejutkan. Kehidupannya di zaman kuno itu ternyata hanyalah sebuah permainannya dari para dewa.

Karena rasa bersalah mereka, para dewa akhirnya memutuskan memberikan Lin Lin sebuah hadiah. Lin Lin dapat hidup kembali di dunia modern, namun menggunakan identitas yang lain.

Lin Lin disana memutuskan untuk mencari jodoh yang telah ditakdirkan oleh langit kepada dirinya, Xie Jun Hao, yang di dunia modern sekarang menjadi seorang CEO yang sangat dingin.

Bagaimana Lin Lin akan membuat hati pria itu luluh? Simak kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vio~~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Rara kecil yang aktif

Lin Lin terkekeh pelan, tetapi dia menggelengkan kepalanya, "Tidak, aku tidak setuju dengan dirimu. Kau masih kecil Rara. Tak mungkin kau akan memasak di dapur. Itu bisa jadi berbahaya."

Xie Yu Ra yang mendengar itu menjadi sangat cemberut. Liu Mei dan nenek Meng saling bertatapan sejenak sebelum akhirnya mereka terkekeh pelan.

"Lin Lin, biarkan saja Rara ikut bersama kita. Setidaknya dia bisa melihat bagaimana kita memasak. Setidaknya nanti disaat dia sudah cukup umur untuk menikah, dia sudah memiliki ilmu dasar memasak agar dia bisa memasak untuk suami nya," ucap nenek Meng. Liu Mei ikut menganggukkan kepalanya setuju dengan ucapan dari nenek Meng.

Lin Lin menghela nafas nya kemudian menatap nenek nya dan Liu Mei secara bergantian. Kedua wanita yang ditatap Lin Lin juga menganggukkan kepalanya disaat Lin Lin menatap ke diri mereka.

Lin Lin sekali lagi menghela nafas nya kemudian menatap ke arah Xie Yu Ra dengan mata gadis kecil itu sedang berkaca-kaca. Mencoba untuk membujuk Lin Lin agar setuju dia bisa masuk ke dapur untuk membantu memasak.

Lin Lin mengalah, dia menatap Xie Yu Ra dengan tatapan tegas, "Baiklah, kau boleh masuk ke dapur dengan syarat kau tidak akan membahayakan dirimu sendiri. Kau tidak boleh berada di dekat pisau, kau harus menjauhi dari kompor panas. Kau harus benar-benar berhati-hati. Jika kau terluka sedikit saja maka ibu akan memarahi mu. Apakah kau yakin tetap ingin masuk ke dalam dapur setelah mendengarkan syarat yang aku ucapkan?" tanya Lin Lin lagi dengan tegas.

Mata berkaca-kaca milik Xie Yu Ra saat ini telah menghilang digantikan dengan mata yang berbinar-binar sangat cerah. Lin Lin menggelengkan kepalanya ketika melihat tatapan mata Xie Yu Ra. Begitu kekanak-kanakan.

"Jadi Rara, ya atau tidak?" tanya Lin Lin sekali lagi memastikan.

Xie Yu Ra dengan cepat menganggukkan kepalanya kemudian tersenyum manis. "Tentu saja jawaban nya adalah ya ibu. Mana mungkin tidak. Aku akan sangat bahagia jika aku dapat masuk ke dapur dan melihat proses memasak ibu, nenek, dan nenek buyut." Xie Yu Ra benar-benar terlihat bersemangat. Itu menyenangkan sekali menurut Xie Yu Ra.

"Baiklah, kalau begitu kita tidak perlu menunda waktu begitu banyak lagi. Ayo segera ke dapur," ajak Liu Mei dengan cepat.

Lin Lin dan nenek Meng segera saja menganggukkan kepalanya. Berbeda dengan Xie Yu Ra yang sudah berjalan dengan cepat menuju dapur yang berjarak paling dekat dengan taman itu.

Liu Mei terkekeh pelan kemudian mengikuti langkah Xie Yu Ra. Lin Lin dan nenek Meng juga mengikuti langkah kaki Liu Mei di belakang nya.

"Lin Lin, lihatlah anak perempuan mu itu. Benar-benar sangat lucu. Semoga dia hidup diberkahi dengan kebahagiaan selalu," ucap nenek Meng dengan senyuman di wajah nya.

Lin Lin menganggukkan kepalanya, dia juga berharap hal yang sama dengan nenek Meng. Hanya saja harapan Lin Lin kali ini rasanya sedikit lebih dalam daripada harapan yang diucapkan oleh nenek Meng.

Lin Lin berharap bahwa Xie Yu Ra akan menjadi gadis yang tegar dan juga kuat tetapi dipenuhi dengan kebahagiaan dan keceriaan. Lin Lin berharap bahwa Xie Yu Ra tidak akan hancur ketika dirinya meninggal nanti.

Lin Lin benar-benar berharap bahwa Xie Yu Ra akan tetap menjadi gadis yang ceria seperti saat ini. Lin Lin berharap dengan sangat agar Xie Yu Ra tidak pernah menjadi gadis seperti dirinya dulu.

Hanya itu yang diinginkan oleh Lin Lin. Lin Lin tetap ingin putri nya menjadi dirinya saat ini. Lin Lin sangat berharap bahwa Xie Yu Ra selama-lamanya akan menjadi Xie Yu Ra yang sekarang.

Lalu tibalah mereka di dapur yang paling dekat dengan taman utama istana itu. Itu hanyalah dapur yang tidak terlalu besar ukuran nya, tetapi tentu saja sebagai dapur istana, semua peralatan memasak di sana sangat lengkap.

Lin Lin pun mulai menatap sekitar nya dan memperkirakan apa yang akan dia masak nanti. Setelah itu Lin Lin mulai mengambil peralatan untuk memasak dibantu dengan nenek Meng dan Liu Mei.

Ketiga wanita itu mulai memasak dengan serius sedangkan satu-satunya anak kecil di sana hanya bisa menatap para wanita itu memasak tanpa bisa membantu melakukan apapun.

Tentu saja Xie Yu Ra merasa kesal dengan itu. Tujuan Xie Yu Ra datang kemari kan membantu ketiga wanita yang sedang memasak saat ini untuk memasak.

Tetapi nyatanya Xie Yu Ra malah menjadi seseorang yang tidak terlihat. Xie Yu Ra sedih dengan hal itu.

"Ibu, aku bisa membantu apa?" tanya Xie Yu Ra.

Lin Lin menolehkan kepala nya ke arah Xie Yu Ra yang sedang cemberut. Lin Lin menghela nafas nya dengan pelan ketika menatap Xie Yu Ra dengan wajah sedih nya itu.

"Haih, bukankah ibu bilang kau hanya boleh melihat-lihat saja? Di dapur itu banyak yang berbahaya untuk anak-anak seusia dirimu Rara, jika tidak berbahaya ibu pasti sudah membiarkan mu untuk berkeliaran seharian di dapur ini," ucap Lin Lin mencoba memberikan pengertian untuk putri nya itu.

Liu Mei terkekeh pelan kemudian menatap ke arah Xie Yu Ra yang menundukkan kepalanya dengan ekspresi sedih yang sangat kentara.

"Sudahlah Lin Lin. Setidaknya biarkan Xie Yu Ra untuk mencoba membantu. Setidaknya dia bisa belajar memasak dari usia dini, bukan? Kemari Rara, bantu ibu mu untuk mencuci sayuran ini," ucap Liu Mei memberikan Xie Yu Ra sekeranjang kecil penuh dengan sayuran.

Xie Yu Ra mendadak menjadi sangat bahagia kemudian berlari kecil menuju tempat untuk mencuci sayuran.

Walaupun dia adalah seorang tuan putri yang dimanja dengan banyak sekali kekayaan dan kemewahan, Xie Yu Ra tetap berprofil rendah dan tidak peduli dengan status nya sebagai seorang putri.

Xie Yu Ra tetap tahan dan diam ketika dirinya mencuci sayuran, bahkan Xie Yu Ra menikmati dirinya yang sedang mencuci sayuran. Rasanya sangat menyenangkan bagi Xie Yu Ra.

"Ibu, apakah aku terlalu keras pada putri ku?" tanya Lin Lin sambil menatap punggung kecil Xie Yu Ra.

Liu Mei menggelengkan kepalanya dengan senyuman yang manis, "Tidak, bukan terlalu keras Lin Lin. Kau hanya takut Rata terluka, itu adalah hal yang paling baik. Rara sendiri pasti senang dengan hal itu. Tetapi, mau bagaimana pun juga, Rara masihlah seorang anak kecil yang keras kepala. Jadi dia ingin mencoba semua yang belum pernah dia lakukan untuk mendapatkan pengalaman. Biarkan dia mencobanya, Lin Lin. Tetapi kita sebagai orang tua hanya perlu menjaga batasan anak untuk mendapatkan pengalaman. Jangan sampai membuat dia sampai terluka. Hanya itu saja yang perlu kau khawatirkan Lin Lin."

...****************...

1
Bunda Fariz
Luar biasa
Nanik Lestari
Selalu suka, Alur ceritanya bagus dan emosinya juga dapet. Penggambaran karakternya pas, tidak berlebihan. Semoga ceritanya lanjut sampai tamat.
Dhea Gorys
kenapa lama tidak up tor
Dhea Gorys
aku selalu menunggu up mu thor,,,
semangat...
Kaisar Tampan
teman-teman bantu dukung karyaku juga ia. simpanan brondong tampan.
terima kasih kak aku udah mampirni
Lhya Amryhen Rahma Nurul
lanjut thor udh serius bacanya😇🙏
🍂QUEEN ❄️
aku memiliki firasat kalo pas Lin Lin di masa depan Jun Hao bakal jadi ceonya
azka aldric Pratama
msh nyimak
Murtinah
di tunggu updatenya.
terong matang
eh eh eh lagi enak baca malah gak ad next nya,,,,😒

lamjut donk thorrr,,, meronta ronta ne pikiran eykee
terong matang
sedih banget😖😖
terong matang
gw fokus baca aja,,,,

thoernya jgn mudah putus asa ok,,, ambil positif nya aje,,, dan terus berkarya🥰 semangat 💪
Dukoh City
lama banget gak pernah up thor
Evsant
up dong kk penasaran cetitanya
Evsant
kelanjutanyan mana kk baru sampai up 75.
ditunggu segera ya kk penasaran ceritanya.
Kei Xia
keadaan bayi yg ga normal saat lahir ga nangis pertanda ada kelainan atau ada masalah pada si bayi lain kali search duly thor biar sedikit masuk akal
Vivi Lily
lanjutannya mana ya .
WildaNyaaa Imut
lnjuttt thorrr
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡
😅 aku baru engeh pas baca bagian eps ini, kayaknya aku kurang konsen deh maaf ya thorrrr aku kura ceritanya lain eh ternyata, semangat thorrr 😘😘 aku mendukungmu
Rosa Samangun
lanky Thor,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!