NovelToon NovelToon
Istri Yang Disimpan

Istri Yang Disimpan

Status: tamat
Genre:Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:418.7k
Nilai: 5
Nama Author: Almira nur habibah

Mungkin ini namanya takdir yang sudah di tentukan. Kisah cinta dua anak manusia yang di uji baik secara fisik maupun secara materi.

Adhisti Rossa harus menerima kenyataan jika dirinya di jual sang kekasih, tapi ternyata orang yang menyelamatkan hidupnya justru melukai dia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Hanya status simpanan

...SELAMAT MEMBACA...

"Adhi." Panggilnya terdengar lembut.

Adhisti menatap Endaru.

"Iya, ada apa tuan?" Adhisti memperbaiki duduknya sambil menutupi dadanya dengan selimut.

"Bagaimana jika kamu kuliah Adhi, mau tidak?" penawaran yang di berikan Endaru memang sangat menggiurkan namun ia tidak mau gegabah saat mengambil keputusan penting seperti ini.

Rasa bimbang dan galau menyelimuti dirinya, antara kuliah atau mengurus rumah. Bukannya sama saja jika jadi seorang wanita sekolah tinggi pasti ujung-ujungnya di dapur dan mengurus seorang anak jika sudah menikah.

"Kenapa melamun, jangan pikir kamu mau jadi ibu rumah tangga tanpa punya prestasi sedikit pun." Tebakan Endaru mencekal leher Adhisti.

"Bagaimana bisa tuan tau tentang apa yang saya pikirkan?" menghela nafas panjang.

Endaru menyentil dahi Adhisti.

"Dasar pemikiran sempit, bukannya tadi kamu bilang kita seperti jungkat jungkit. Jadi ... dari pada kita seperti itu, kenapa kita tidak menyetarakan status saja biar pas!" saran Endaru tidak langsung di telan mentah-mentah olehnya.

"Em ... jika saya kuliah, ambil jurusan apa?" Adhisti ragu-ragu bertanya.

"Terserah, yang penting kamu suka dan happy dengan mata kuliah yang kamu masuki. Buat apa kuliah karena terpaksa, oh ... ya kemarin kamu melukis kenapa tidak masuk ke jurusan Desain saja!" jawaban Endaru membuat Adhisti bertanya-tanya, darimana ia tau jika kemarin dirinya melukis.

"Darimana tuan tau jika saya melukis kemarin, tuan memata-matai saya." Adhisti tidak suka jika barang pribadinya di usik meski itu Endaru yang mengetahuinya.

Puk

"Heh ... wanita, apa kamu lupa jika kamu tinggal di rumah saya?" menepuk dahi Adhisti.

"E ... he ... he ... iya saya lupa jika saya hanya simpanan tuan!" jawaban Adhisti mengingatkan pada dirinya sendiri yang hanya status simpanan yang masih buram dan ia sadar diri.

"Terus, mau atau tidak. Jika tidak saya cari yang lain yang mau saya biayai kuliah dan kehidupannya." Endaru niatnya mengiming-ngimingi Adhisti supaya tertarik namun....

Jawaban Adhisti.

"Baiklah, tuan cari saja orangnya dan itu bukan saya orangnya. Tuan bisa mencari kesenangan lain, sebelum anda benar-benar menikah resmi dengan pujaan hati tuan nantinya," Adhisti beranjak pergi dari ranjang dan meninggalkan Endaru yang masih mematung di tempat, sebab ucapan Adhisti barusan.

"HEY ... WANITA MUNGIL KENAPA MARAH?" Teriakan Endaru dianggap angin lalu oleh Adhisti.

Adhisti masuk ke dalam kamar mandi, terus terang ia memang tidak bisa menahan pesona Endaru Septian. Semakin ia menyangkal pesona Endaru, semakin besar pula rasa yang tumbuh di dalam hatinya.

Tes

"Untuk apa menangis dan berharap, seharusnya aku tau diri kita tidak sama. Pasti suatu hari nanti dia akan menikah dengan wanita lain dan itu bukan aku wanitanya, lagian orang tuanya apa setuju dengan wanita yang asal usulnya buruk sepertiku ini?" gumam lirih Adhisti lalu ia mencuci wajahnya dan membenarkan pakaiannya.

Setelah keluar dari kamar mandi.

"Tuan, apa saya pulang dengan taxi atau apa?" Adhisti berbicara di dekat Endaru yang sudah menghisap rokoknya.

"Dengan taxi saja, sudah saya pesankan!" jawab Endaru dingin.

"Oh ...." Ada rasa kecewa di dalam hatinya, ia pikir Endaru akan mengantarnya pulang tapi tidak.

Adhisti menganggukkan kepala dan berpamitan pulang lebih dulu.

Saat berada di dalam taxi.

Adhisti menatap jalanan dengan pandangan kosong, pikirannya melayang kemana-mana. Keputusan apa yang harus ia lakukan kedepannya, saat berada di jalan ia melihat Andy dengan wanita sangat mesra dan penuh cinta.

'Heh ... kenapa masih ada makhluk hidup seperti itu, demi keuntungan bajinga* itu tega berhianat. Sepertinya dia korban selanjutnya, tapi benar tidaknya aku juga tidak tau.'

Andy yang tidak sengaja melihat Adhisti yang menurunkan jendela kaca mobil menatap tidak suka saat Adhisti berhenti di lampu merah, Andy hendak menghampiri namun ternyata lampu segera berubah hijau dan taxi yang di tumpangi Adhisti melaju pergi meninggalkan tempat itu.

...BERSAMBUNG...

...Terimakasih pembaca setia karya Emak....

1
Windha Winda
mampir dlu deechh..
Rosma Wati
Lumayan
Anna Palewai
mantap
Octa Febian Nii
qku mampir yh ka
COLECTOR COGAN🤩😂: terimakasih banyak kka sudah mampir 🥰🥰🥰
total 1 replies
Lisnayanti Yusuf
visualnya langsung ilang🤔🤔🤔
COLECTOR COGAN🤩😂: iya kka, sbb sulit kontrak kka mkanya di hapus visualnya kka
total 1 replies
Dhina ♑
Author, left dari t4 Noejan ya
gc nya ga terurus sih
COLECTOR COGAN🤩😂: iya kka izin keluar grub
total 1 replies
Fatkhurosi Fatkhurosi
aku suka covernya.... xu kai
Titin Itin
lnjuuut
Titin Itin
mn nch ko blm up
Titin Itin
lnjuuut
Titin Itin
dtunggu kelanjutannyaaaa
Titin Itin
lnjuuut
Titin Itin
lnjuuuut dtunggu yaaaaa
Titin Itin
lnjuuuut donk jgn cm 1 donk lbhin yaaaa
Titin Itin
lnjuuut jgn lm lm yaaa
Penjahat Kelana
sukaaaaaaa❤️❤️❤️❤️😘
Titin Itin
knp nch lnjuuut lg
Ira
semangat 💪 thor
Titin Itin
lnjuuut gk pakai lm yaaa
Titin Itin
up nyaa hnyaa 1 nch gk da lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!