NovelToon NovelToon
MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:70.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maryam Zamany

ini sebuah cerita fiksi, menceritakan perjuangan seorang muslimah yang berusaha mencari arti cinta yang sesungguhnya.

"Saya minta maaf atas kekecewaan kamu Cha, ini semua sudah menjadi qodarulloh, saya harap kamu selalu berharap kepada Alloh, dan tidak mengharapkan saya dengan lebih, tiga minggu lagi mungkin pernikahan saya dan Raysa, saya harap kamu ikhlas." kata Rafan.

Deg!

kata kata Ustadz Rayis mengenai ke dalam hati Acha, Acha hanya memejamkan mata menarik nafas dalam dalam dan membuangnya perlahan, dan kemudian memberanikan diri menonggak kan pandangan nya ke arah Ustadz Rayis.

"In syaa Alloh saya sudah ikhlas Ustadz, soal surat itu saya hanya mengungkapkan, dan tidak mengharapkan balasan." kata Acha berusaha tersenyum.






vote and like adalah semangat Author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maryam Zamany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

halaman 3

Tanpa mereka sadari ada pengendara motor yang lewat dan memerhatikan kearah mereka berdua dan berhenti tepat di depan liani.

...****************...

Pov Rizki

"Ayo cepat." kata Acha dengan menarik tanganku membuat hatiku tak karuan.

Liani mengejek kami tapi tidak apa, karena Acha menunjukan lukisan senyum dibibirnya yang sedikit belah.

"Maa syaa Allah, sungguh lukisan senyum yang indah terbentuk dibibir mungilnya, bak Bidadari nan indah membuat hatiku gemetar tapi mata ini tak ingin berpaling, Astaghfirulloh Ki.. Ki.." batinku sambil membalas senyuman Acha.

"Woy! " kata Liani yang mengagetkan ku karena suaranya seperti toa.

"Duh ni anak ganggu suasana aja." batinku.

"Li udah ada doi nya?" kata Acha sedikit mengejek, emang kebiasaan Acha soal ejek mengejek mah.

"Ada dong." kata Liani terkekeh sembari menggeserkan tubuhnya.

Aku pun melihat Pria yang duduk dimotor bersarung dan berkoko memakai peci, yang wajahnya menurutku saja maa syaa Allah banget apalagi kata Akhwat, hidung mancung alis tebal bibir tipis bola mata coklat mata sedikit sipit bagaikan orang Arab.

"Wih hebat deh lu Liani, dapet doi nya ganteng bersarung lagi." kataku, dan aku tersenyum karena pria itu melihat ke arahku.

"Lah bukan nya itu mah Sepupu lu Li?" kata Acha.

"Haha iyaa, lagian mana ada doi." kata Liani tertawa, dan kami pun tertawa.

Di tengah tawa, "Yaudah lah gua duluan, makasih loh ya udah nungguin." kata Liani yang masih tertawa dan berjalan mundur.

"Eh Ki jagain Acha ya, sahabat tersayang gua tuh, awas kalo besok sekolah si Acha ada luka." kata Liani sambil menunjukan kepalan tangannya.

Liani pun melambai kemudian berbalik arah dan berlari ke Pria yang berada di motor.

...****************...

Pov Liani.

Aku menunggu Acha, yang perasaan tadi di belakangku sekarang gak ada.

"Kemana ngilangnya tuh anak." gumamku khawatir.

"Liani..." teriak seseorang yang tak lain adalah Acha sahabat terbaik ku udah cantik bibir mungil belah, hidung mancung, bola mata coklat dan bulu mata yang lentik, alis sedikit tebal dan yang unik banget gingsul dan dagu belah nya.

"Nah itu suaranya." gumam ku berbalik dan melambaikan tangan mengisyaratkan agar Mereka segera menghampiriku.

Acha pun lari dengan menarik tangan Iki.

"Dih Tom and Jerry akur wk." gumamku tersenyum dari kejauhan.

......................

"Huft huft." Acha dan Iki yang baru datang mengatur nafas.

"Acie gak salah liat nih? Tom and Jerry lagi akur." ejek ku yang memang belum pernah melihat mereka akur seperti itu, biasanya mereka tuh hal kecil pun dijadikan perdebatan.

"Apaan sih." kata Acha dan Iki serentak.

"Acie barengan." ejek ku dengan mencubit hidung Acha.

Aku pun langsung berbalik karena menyadari motor beat hitam terlihat.

"Nah ini dia sampe juga." kataku dan mencium tangan nya.

"Bang Muzaa lama amat huh." ucapku manja.

Bang Muza hanya tersenyum dan sedikit menggeleng.

"Tar yaa Bang, Lili mau pamit dulu, sama temen-temen seperjuangan oke." kata ku dan langsung menghampiri Acha dan Rizki, setelah Bang Muza mengijinkan.

"Woy! " kataku dengan menepuk bahu Acha, dan Rizki terkaget.

"Li udah ada doinya?" kata Acha mengejek.

"Ada dong." kataku sembari menggeserkan sedikit tubuhku untuk menunjukan seseorang yang sedang duduk dimotor.

"Wih hebat deh lu Liani dapet doinya ganteng bersarung lagi." kata Rizki yang kemudian Acha.

Rizki tersenyum ke Bang Muza karena Bang Muza melihat ke arah kami.

"Lah itu mah bukan nya Sepupu lu Li?" kata Acha.

1
Anna Susiana
Ayo.... semangat Cha maju terus pantang takut buat jalan ke depannya
Neti Jalia
nyicil like lagi
Susi Opik
semangat
Susi Opik
semangatt
Susi Opik
nice kak,, semangat terus dlm berkarya
Ana Yulia
Hadir thor, salam Rafa & Ara.
Ayo Thor lanjut terus.. semangat semangat semangat 💪💪💪
Ana Yulia
hadir, semangat up 💪 lanjut lagi
yutantia 10
next
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
panjang bgt penjelasannya😁
TK
next up
zien
semoga sukses selalu💐💐💗💗
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
acha cemburu ni
R.F
cemungut
Neti Jalia
nyicil boom like lagi👍🙏
Andropist
semangat kak
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
udah pas tuh jadi pasutri😊
Andropist
lanjut kak
Ana Yulia
Next thor semangat 💪
yutantia 10
semangat up
Pink Panther
lanjut 2 like👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He ya😄💕

Tetap saling dukung yuk✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!