Update 1 × 10 bab per 7 hari
*******************
Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.
Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.
Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.
Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Genius dari Desa Maple
Cahaya biru dari kristal soul power memenuhi seluruh aula.
Begitu terang hingga beberapa anak refleks menutup mata mereka.
Suasana mendadak menjadi sunyi.
Master De menatap kristal di tangannya dengan ekspresi tidak percaya. Tangannya bahkan sedikit gemetar.
Sebagai Spirit Grandmaster dari cabang Spirit Hall, ia sudah melakukan awakening untuk ratusan anak selama bertahun-tahun.
Namun…
ini pertama kalinya ia melihat cahaya sekuat ini di desa kecil seperti Maple.
“Innate… full soul power…”
Suara Master De terdengar pelan.
Namun seluruh aula tetap bisa mendengarnya dengan jelas.
Seketika keributan pecah.
“Apa maksudnya?”
“Full soul power itu apa?”
“Yu’er jadi spirit master?”
Para penduduk desa mulai saling berbisik dengan wajah terkejut.
Mereka memang rakyat biasa dan tidak terlalu memahami dunia spirit master, tetapi mereka tahu satu hal—
anak dengan bakat tinggi sangat langka.
Li Yu’er sendiri diam berdiri di tengah aula.
Di permukaan, wajahnya tampak tenang.
Namun di dalam hati, ia sedikit terkejut.
Innate full soul power.
Artinya sejak lahir soul power miliknya langsung berada di level sepuluh.
Bakat seperti itu bahkan di dunia asli Douluo termasuk kategori monster.
Namun yang membuat Li Yu’er lebih waspada adalah kejadian tadi.
Roh kedua miliknya hampir muncul.
Untung ia berhasil menekannya tepat waktu.
Kalau tidak…
situasinya bisa menjadi jauh lebih rumit.
Master De menarik napas panjang sebelum akhirnya menatap Li Yu’er sekali lagi.
Tatapannya kini benar-benar berbeda.
Tidak lagi seperti melihat anak desa biasa.
Melainkan seperti menemukan harta berharga.
“Li Yu’er.”
“Ya, Master.”
“Kamu… apakah pernah mempelajari teknik memeditasi soul power sebelumnya?”
Li Yu’er menggeleng.
“Belum pernah.”
Master De terdiam sesaat.
Semakin tinggi bakat seseorang, biasanya semakin sulit menyembunyikan auranya saat awakening. Namun anak di depannya justru terlalu tenang.
Tatapannya stabil.
Napasnya teratur.
Tidak terlihat panik ataupun terlalu bersemangat.
Sulit dipercaya itu adalah reaksi anak usia enam tahun.
Namun pada akhirnya Master De hanya menganggap Li Yu’er memiliki mental yang dewasa.
Ia kembali menatap busur perak di tangan Li Yu’er.
Semakin diperhatikan, semakin luar biasa roh bela diri itu terlihat.
Ukiran bulan sabit di badan busur tampak hidup. Aura dingin yang dipancarkannya juga jauh melampaui roh bela diri biasa.
“Coba tarik talinya,” ucap Master De.
Li Yu’er sedikit mengangguk.
Ia mengangkat busur itu perlahan.
Begitu jari-jarinya menyentuh tali busur—
WHUSSH!
Cahaya biru keperakan berkumpul di udara.
Sebuah panah energi perlahan terbentuk secara otomatis.
Penduduk desa langsung membelalakkan mata.
“Panah cahaya?!”
“Bukannya dia belum punya soul ring?”
Master De juga tampak terkejut.
Biasanya spirit weapon tanpa soul ring tidak akan menunjukkan kemampuan terlalu jelas.
Namun roh bela diri Li Yu’er seolah memiliki spiritualitas tinggi.
Bahkan sebelum benar-benar menjadi spirit master.
Li Yu’er sendiri bisa merasakan sesuatu yang aneh.
Busur itu terasa seperti bagian dari tubuhnya sendiri.
Ia tahu cara menggunakannya secara naluriah.
Seolah kemampuan memanah telah tertanam di jiwanya sejak awal.
Perlahan ia menarik tali busur lebih jauh.
Energi biru di panah itu langsung bergetar hebat.
Aura tajam memenuhi aula.
Bahkan beberapa anak tanpa sadar mundur ketakutan.
Master De segera mengangkat tangan.
“Cukup!”
Li Yu’er langsung melepaskan tali busur.
Panah cahaya menghilang menjadi partikel-partikel kecil.
Master De menatapnya lama.
Lalu akhirnya ia berkata pelan,
“Spirit weapon kelas atas…”
“Dan kemungkinan besar memiliki atribut cahaya atau bulan.”
Li Yu’er pura-pura bingung.
“Atribut bulan?”
Master De mengangguk.
“Setiap roh bela diri memiliki karakteristik unik.”
“Busurmu memberi perasaan dingin seperti cahaya bulan, tetapi di saat yang sama memiliki aura suci yang sangat murni.”
“Tipe seperti ini sangat langka.”
Tatapan Master De semakin serius.
Kalau anak ini dibina dengan benar…
masa depannya tidak akan sederhana.
Bahkan mungkin bisa menjadi Spirit Elder kuat suatu hari nanti.
Di belakang kerumunan, ibu Li Yu’er menutup mulutnya dengan mata memerah.
Ia tidak terlalu mengerti dunia spirit master.
Namun melihat semua orang memandang putranya dengan kagum, hatinya dipenuhi kebanggaan.
“Anakku…”
“Kamu benar-benar berhasil…”
Li Yu’er melirik wanita itu sebentar.
Tatapannya sedikit melunak.
Di kehidupan sebelumnya, ia hampir tidak pernah merasakan kehangatan keluarga.
Namun sekarang…
perasaan itu terasa begitu nyata.
Master De menyimpan kristal biru kembali ke dalam soul tool miliknya.
Lalu ia berbicara dengan suara tenang.
“Li Yu’er memiliki innate full soul power.”
“Mulai hari ini, ia resmi memenuhi syarat menjadi spirit master.”
Keributan langsung memenuhi aula.
Banyak penduduk memandang Li Yu’er dengan iri sekaligus kagum.
Bagi desa kecil seperti Maple, muncul satu spirit master saja sudah cukup untuk dibanggakan.
Apalagi genius dengan innate full soul power.
Master De kemudian melanjutkan,
“Aku akan melaporkan hasil awakening ini ke cabang Spirit Hall Kota Luo’an.”
“Dengan bakat seperti miliknya, Li Yu’er kemungkinan besar akan menerima rekomendasi masuk akademi spirit master.”
Mata beberapa penduduk langsung dipenuhi rasa iri.
Akademi spirit master.
Itu tempat yang bahkan tidak berani mereka bayangkan sebelumnya.
Namun Li Yu’er justru sedikit mengernyit dalam hati.
Ia tahu semakin tinggi bakat yang ia tunjukkan…
semakin besar perhatian yang akan datang.
Dan perhatian di dunia Douluo tidak selalu berarti hal baik.
Terutama karena ia menyimpan rahasia twin martial soul.
Saat memikirkan itu—
DEG!
Sebuah sensasi hangat tiba-tiba muncul di tubuh kirinya lagi.
Li Yu’er langsung menegang.
Samar-samar…
ia bisa melihat bayangan cahaya emas muncul di benaknya.
Sayap.
Tombak.
Dan aura suci yang jauh lebih mengerikan dibanding Moonlit Arrow.
Freya.
Roh kedua itu seolah mencoba bangkit kembali.
Li Yu’er segera menenangkan pikirannya.
Beberapa detik kemudian sensasi itu perlahan menghilang.
Namun keringat dingin sudah muncul di punggungnya.
“Masih belum stabil…”
Ia mengepalkan tangan diam-diam.
Sepertinya karena awakening tadi, roh kedua miliknya ikut terpengaruh.
Kalau terus begini, cepat atau lambat keberadaan Freya akan sulit disembunyikan.
Tatapan Li Yu’er perlahan berubah serius.
Ia harus menjadi lebih kuat secepat mungkin.
Setidaknya cukup kuat untuk melindungi dirinya sendiri.
Karena ia tahu…
begitu rahasia twin martial soul terbongkar—
hidupnya tidak akan pernah tenang lagi.