Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14. Jalan-jalan malam
Setelah makan malam, Jude mengajak Rosalie dan Aurelion menaiki bianglala terbesar yaitu London Eye, yang berada di pinggiran sungai Thames. Tentu saja, Rosalie senang, dia menerima ajakan itu.
Dan disini, mereka mulai menikmati pemandangan kota London dari ketinggian, Rosalie senang meskipun dirinya sedikit takut dengan ketinggian, tapi dia berusaha melihat ke arah atas, tepatnya pada gedung-gedung pencakar langit yang gelap di malam hari.
“Jangan melihat ke bawah, jika kau takut.” Ujar Jude membuat Rosalie menoleh dan tersenyum kecil.
“Aku sangat menyukai pemandangan ini tuan, meskipun.. Aku takut ketinggian.” Ujar Rosalie dengan terkekeh geli dan kikuk, sementara Jude tersenyum.
“Tidak bisakah, kau membiasakan memanggilku dengan sebutan nama, atau panggilan kesayangan ?? Bukankah kita sudah resmi menjadi kekasih ??”
“Eh.. A.. Aku malu... A.. Aku..” Rosalie menggigit bibirnya dengan gugup, membuat Jude menatapnya dengan tatapan berbeda.
“Jangan lakukan itu.”
“A.. Apa ??”
“Jangan menggigit bibirmu seperti itu.”
“Memang kenapa ??”
“Aku bisa kehilangan kendali disini, aku tidak mau melakukannya di dalam sini.”
Mata Rosalie membulat sempurna, dia segera membalikkan wajahnya antara kesal dan malu, karena perkataan frontal dari Jude, sementara lelaki itu.
“Pfftt... Apa kau percaya begitu saja ?? Hahahahahaha.” Jude tertawa geli, membuat Rosalie menggembungkan pipinya dengan kesal.
“Jangan berkata seperti itu !! Membuatku takut !!”
Jude menghentikan tawanya, dan menyeringai kecil, “Iya, sayang~”
“Ja.. Jangan memanggilku sayang !!”
“Kalau begitu apa ?? Babe ??? Honey ?? Sweetie ?? Aku harus memanggilmu apa ??” Ujar Jude dengan alisnya naik turun, membuat Rosalie semakin memerah malu, dia langsung menundukkan pandangannya, seakan menghindari tatapan menggoda Jude.
“Terserah !! Aku mau bersama Aurelion saja !!” Ujar Rosalie dengan nada sok kesal, membuat Jude terkekeh pelan.
Aurelion sendiri tidak terlalu memperdulikan perdebatan kedua orang dewasa itu, bayi mungil itu memandangi beberapa lampu kelap-kelip di kejauhan. Aurelion tersenyum, karena pemandangan indah yang dia lihat dari atas sini.
“Kau kalah dengan anakmu sendiri. Lihat, Aurelion bahkan berani menatap ke kota di bawah.”
“Berhenti berbicara !! Aku hanya ingin menikmati angin semilir, bukan ketinggian yang menakutkan !!” Ujar Rosalie kembali kesal, Jude tersenyum menyebalkan di sana, membuat Rosalie sebenarnya merasa sangat kesal, tapi wanita itu urungkan saja, daripada Jude akan semakin menggodanya.
Sementara sang lelaki malah terhibur dengan Rosalie yang emosi dengan nada soft, membuat Jude ingin membuat wanita di depannya marah hingga wajahnya memerah lucu dan menggemaskan.
Sementara
Di malam yang berbeda, sebuah keluarga malah merasakan situasi yang berbeda. Setelah Ernes menjelaskan semuanya mengenai kekeliruan laboratorium yang tidak dia ketahui, lalu hasil rekaman yang di berikan dari Nia, juga keterangan dari Jude membuat semua terasa begitu jelas.
Anak yang di kandung oleh Rosalie, adalah anak dari sel Jude, dan lelaki itu berniat membawa anak mungil itu juga dengan Rosalie.
“Jadi... Dari awal itu bukan anakmu ??” Tanya Matilda dengan perasaan kecewa dan sakit hati.
Ernes hanya menganggukkan kepalanya dengan lemah, “Aku juga tidak bisa menemukan perawat yang menukar anak itu, karena aku sudah memberikan mereka semua tiket keluar negeri, agar kejadian ini tidak bisa tercium oleh hukum.” Ujar Ernes dengan lemah, tapi mau melawan Jude juga mustahil.
Matilda, Hudson dan Mabel menghela nafasnya berat. Tidak menyangka peristiwa ini akan terjadi di luar kendali mereka.
“Tapi.. Bukankah kita sudah membuang banyak uang untuk perawatan anaknya ?? Tidakkah kita meminta ganti rugi ??” Tanya Hudson, Ernes terdiam lalu dia menganggukkan kepalanya.
“Dia sudah memberikan aku uang 4.200 Pound.”
(4.200 Pound Inggris setara dengan Rp 100.000.000.)
Semua terdiam, antara terkejut dan kaget, dengan uang yang jumlahnya cukup besar diberikan oleh Jude. Tapi mereka mengetahui siapa Jude Cath.
Sosok yang cukup kuat, dan sukses, tapi terdengar dengan gosip miring jika lelaki itu adalah ketua gangster yang berbahaya. Tapi entah kenapa, tidak ada yang pernah bisa membuktikan gosip miring tersebut.
Cih, bisa-bisanya wanita rendahan itu mendapatkan lelaki yang lebih sukses dan kaya batin Mabel mendelik tidak suka, mengetahui jika Rosalie malah mendapatkan lelaki yang lebih baik daripada dirinya.
“Ini semua karena salahmu.” Matilda melirik ke arah Mabel, membuat sang wanita itu membulatkan matanya.
“Salahku ?? Apa maksudmu ?!”
“Seandainya saja, rahimmu baik-baik saja, kita tidak perlu repot-repot hanya demi mendapatkan keturunan.” Ujar Matilda dengan sinis, Mabel memberikan tatapan tajam dan tidak suka.
Mabel memiliki masa lalu yang buruk, suka bermabuk-mabukan, dan sering melakukan *b*rsi, sehingga rahimnya bermasalah dan membuatnya tidak bisa memiliki anak. Bahkan sel t*lurnya saja juga tidak subur akibat alkohol yang dia konsumsi.
“Ternyata kalau dipikir-pikir masih lebih baik Anna, daripada kau.” Lanjut Matilda dengan santai, membuat emosi Mabel bergejolak.
“Cukup !!! Jangan bandingkan aku dengan wanita bodoh itu !!”
“Dia bodoh tapi subur, bagaimana denganmu ?? Anna baru menikah selama beberapa bulan sudah hamil, sementara kau ?? Bertahun-tahun menikah, sama sekali belum memberikan keturunan.” Ujar Matilda dengan nada meledek, membuat Mabel semakin sakit hati, apalagi dia di samakan dengan Anna.
Anna adalah mantan istri Ernes yang sudah meninggal, akibat rencana Ernes untuk menguasai harta istrinya sendiri. Bisa di katakan Ernes dan keluarganya bukan orang kaya, mereka bahkan orang Indonesia yang tinggal di daerah desa pelosok.
Kekayaan mereka murni dari hasil mencuri uang dan perusahaan dari Anna. Ernes juga berselingkuh dengan Mabel saat itu, dan memilih tinggal di luar negeri serta mengganti identitas mereka agar tidak ketahuan polisi.
Parahnya, Anna mengalami kecelakaan saat Ernes sengaja memotong kabel remnya, dan saat itu Anna sedang mengandung 3 bulan. Sepertinya karma berbalik kepada mereka, Mabel dan Ernes tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk memiliki keturunan hingga saat ini.
Belum sempat Mabel menjawab perkataan ibu mertuanya, tiba-tiba Ernes berbicara dengan nada tegas dan dingin.
“Sudah cukup !! Aku pusing !! Berhentilah berdebat hal yang tidak penting !!” Ujar Ernes dengan nada kesal, sekaligus frustasi untuk saat ini.
Uang memang di kembalikan, tapi waktu ?? Dirinya menghabiskan waktu hampir setahun untuk bisa mendapatkan keturunan, tapi akhirnya ?? Mungkinkah semua ini karena karma untuk Ernes yang telah menyakiti dan bahkan memb*n*h istrinya yang tulus padanya ??
...
“Bagaimana jalan-jalan hari ini, kau senang ??”
“Sangat.”
Saat di perjalanan pulang, Jude sempat melihat ke arah Rosalie yang duduk di sebelahnya sembari tersenyum senang sambil menggendong Aurelion yang sudah tertidur pulas.
Jude beberapa kali mencuri pandangan ke arah Rosalie, beruntung dia tetap bisa fokus ke arah jalanan.
“Hmm~ Aku pikir kita akan melewati jalan besar ??”
“Tadinya begitu, tapi aku lupa jalan besar terkadang macet, jadi aku mengambil jalan pintas.” Ujar Jude menatap ke arah depan, fokus memperhatikan jalan.
“Baguslah- Awas !!”
Dari arah berlawanan, sebuah mobil berkendara dengan lebih cepat, dan bahkan mengarah pada mobil mereka, dan..
Bugh !!!
Citttt...
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Duhh semoga aja, Jude dan Rosalie baik-baik saja ya, apalagi mereka membawa Aurelion di gendongan 😔😔
Btw Ernes, kejam banget istrinya di b*n*h demi harta, tapi sukurin dehh 😏😏 dapat karma enggak bisa punya anak, mampus dahh. Kaya sih, tapi proses bayi tabung aja juga gagal 😌😌
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana