NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Anggap Bodoh

Istri Yang Kau Anggap Bodoh

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Selingkuh
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yehppee

Raden Kirana Wijaya percaya bahwa pernikahannya adalah pilihan yang tepat.

Bukan karena cinta yang membara, melainkan karena kecocokan yang sempurna.
~

Status, latar belakang, dan masa depan yang terjamin.

Ia menikah dengan Adhikara Pradipta Mahendra, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang.

Hingga suatu hari, masa lalu itu kembali.

Wanita yang pernah ia cintai...
wanita yang dulu ia lepaskan demi nama besar keluarganya...
kini kembali hadir, dan perlahan mengambil tempat yang seharusnya menjadi milik seorang istri.

Rana tahu.

Rana melihat.

Ia menyadari.

Bahkan lebih awal dari yang dibayangkan siapapun.

Lantas, apa yang akan Rana lakukan? Apakah ia lebih memilih bercerai dan rela kehilangan suami atau justru bertahan demi dua buah hatinya?

Ikuti terus tentang Rana disini, jangan lupa juga follow akun tiktok di Yehppee_26

Selamat membaca

°°°°°

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yehppee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pucuk 3

Tepat jam sembilan pagi, sebuah gedung modern dengan sentuhan arsitektur Jawa kontemporer berdiri anggun di pusat kota Yogyakarta. Di bagian depan, logo My rich terpahat elegan- simbol prestasi yang saat ini di perhitungkan kalangan atas.

Adhikara Pradipta Mahendra melangkah masuk dengan tenang. Setelan jas abu gelapnya kontras dengan nuansa hangat interior lobi yang didominasi kayu jati dan pencahayaan lembut. Setiap langkahnya terukur, penuh wibawa.

"Selamat pagi, Pak Dipta."

Sapaan para karyawan hanya dibalas anggukan singkat.

Di lantai atas, ruang kerjanya luas dengan jendela besar menghadap lanskap kota. Dari sana, garis langit Yogyakarta terlihat tenang- jauh dari hiruk-pikuk kota, tapi justru menyimpan kekuatan tersendiri.

Ruangan itu dipenuhi blueprint, maket desain eksklusif, serta penghargaan yang berjajar rapi. Semua mencerminkan satu hal: standar tinggi yang tak bisa ditawar.

Dan Dipta adalah pusatnya.

Sebagai CEO di bidang desain interior furniture, namanya kerap diperbincangkan di lingkaran konglomerat. Banyak yang menginginkan sentuhan desainnya- namun hanya sedikit yang berhasil mendapatkan persetujuannya.

Ia selektif, perfeksionis. Tak memberi ruang untuk kesalahan.

Termasuk dalam urusan pribadi.

Sudah berkali-kali ia mengganti sekretaris. Bukan karena mereka tidak kompeten, melainkan karena mereka terlalu berani melangkah ke ranah yang tidak seharusnya.

Menggoda dirinya.

Dan itu adalah satu hal yang sangat ia benci.

Di usianya yang ke tiga puluh tujuh tahun, pesonanya masih menjadi daya tarik tersendiri. Wajah tegas, sorot mata dingin, dan aura dominasi membuat banyak wanita tanpa sadar mencoba mendekat.

Akan tetapi tidak satu pun berhasil menembus batasnya.

Bahkan sampai detik ini.

~

Jam dua belas lewat tiga puluh menit.

Udara siang di Yogyakarta terasa hangat, namun tidak menyengat. Dipta memarkirkan mobilnya di depan sebuah patisserie bergaya klasik modern yang cukup terkenal di kalangan atas kota ini.

Ia masuk dengan langkah santai.

Niatnya sederhana- membeli dessert kesukaan Rana. Mungkin dia akan memaafkan aku kalau aku belikan ini untuknya.

Sesuatu yang jarang ia lakukan.

Bel kecil di pintu berdenging pelan.

Aroma manis langsung menyambut, berpadu dengan alunan musik lembut yang mengisi ruangan. Saat ia memasuki area ruangan itu, langkahnya berhenti.

Matanya menangkap satu sosok.

Seorang wanita berdiri di depan etalase kaca, memperhatikan deretan dessert dengan ekspresi tenang. Gaun sederhana yang ia kenakan justru memancarkan keanggunan yang tak berlebihan.

Dipta mengenalnya. Bahkan sangat mengenalnya.

"...Laras?"

Wanita itu menoleh.

Dan waktu seakan melambat.

"Dipta?"

Tidak ada ada keterkejutan berlebihan. Hanya jeda singkat- cukup untuk menyadari bahwa masa lalu benar-benar ada.

Laras Ayu tersenyum tipis.

"Sudah lama, ya."

"Iya...lama sekali."

Percakapan mereka berjalan ringan. Aman. Seolah keduanya sepakat untuk tidak membuka lembaran lama terlalu jauh.

"Kamu, apa kabar?" tanya Dipta.

"Baik," Laras menjawab lembut. "Kamu?"

"Baik juga."

Hening sejenak.

Hingga suara kecil memecah.

"Mama..."

Seorang anak laki-laki berdiri di samping Laras, menggenggam tangannya erat. Wajahnya polos, matanya jernih- membuat Dipta menatap sedikit lebih lama dari seharusnya.

"Ini anak kamu?" tanyanya.

"Iya."

Dipta sedikit menunduk.

"Namanya siapa?"

"Raka"

Dipta tersenyum tipis. "Hallo, Raka."

Anak itu hanya mengangguk malu.

Sekilas, bayang Alaric melintas di benaknya.

Usia mereka...tidak jauh berbeda.

Dipta kembali berdiri, menatap Laras.

"Waktu cepat, ya."

Laras mengangguk pelan. "Iya...nggak terasa."

Tidak ada perasaan apapun pada hatinya, akan tetapi ada sesuatu yang tertinggal- sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, hanya bisa dirasakan.

Dipta melirik etalase.

ke arah dessert ke sukaan Rana. Yang menjadi tujuan awalnya ia datang ke sini.

Tetapi untuk pertama kalinya hari itu entah kenapa niatnya malah terlupakan.

Dan bahkan tanpa Dipta sadari, jika pertemuan ini mungkin bukan sekedar kebetulan saja.

...****************...

Bersambung....

Hai jangan lupa komen, subscribe dan vote ya...makasih🫶

1
Ma Em
Dipta makin jauh masuk dlm jebakan Laras , semoga Rana secepatnya bisa membuktikannya kan bahwa Laras sengaja jebak Dipta untuk bisa menguasai perusahaan Dipta .
Ma Em
Ayo Rana cari bukti sebanyak banyak kalau Laras dekat dgn Dipta bkn karena msh cinta tapi Laras ada niat jahat pada perusahaan Dipta dan setelah semua terkumpul bukti kelicikan dan kejahatan Laras bongkar semua kejahatan Laras lalu Rana gugat cerai Dipta .
Ma Em
Ayo Rana kumpulkan bukti sebanyak banyaknya bahwa Dipta ada main hati dgn Laras setelah itu baru buat Dipta menyesal .
Gemuruh riuh
Go Rana!!! bikin calon pelakor itu tahu diri!!!!
Gemuruh riuh
turut berdukacita thor
Gemuruh riuh
waw, apakah Rana bakal menjebak Dipta dan Laras?
Ma Em
Turut berduka juga Thor , semoga almarhumah Husnul hotimah diampuni dosanya ditempatkan di surganya Allah 🤲🤲🤲.
Yehppee: makasih kak🫶
total 3 replies
Ma Em
Bagus Rana si Laras suruh masuk saja ke perusahaan Dipta agar mudah dipantau nya dan setelah Dipta ketahuan ada Main dgn Laras lalu jatuhkan saja agar nama Dipta dan Laras tercemar dan hancur .
Gemuruh riuh
wkwkwkkwk Hamdan jangan ke geeran entar patah hati sendiri
Gemuruh riuh
sa ae lu Hamdan🤣
Gemuruh riuh
hati-hati Ran, suamimu terpikat lagi sama cinta lamanya
Gemuruh riuh
wkwkw sarkas nih Rana
Gemuruh riuh
poor Rana
Gemuruh riuh
jodoh, mati, rezeki udah ada yang atur
Gemuruh riuh
li xian😍
Gemuruh riuh
waduh, Rana!!! hati-hati, sepertinya ada udang di balik bakwan
Gemuruh riuh
wkwkwk viralin guys🤣
Gemuruh riuh
cocok bener Kim ji won jadi Rana, pokonya bikin Rana Badas thor
Gemuruh riuh
makin seru, jangan di bikin menye-menye Rana nya thor😍
Ma Em
Rana lambat banget gerak nya dan membiarkan Dipta jln bareng sama selingkuhan nya .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!