NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: annis13

Akibat dari cinta satu malam membuat Nara harus merelakan masa mudanya, setelah dikeluarkan dari kampus, ternyata Nara juga di usir dari rumah oleh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annis13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27

fast five five five lalalala Dua minggu telah berlalu semenjak Nara dan Rigel menginap di rumah orang tua Regan.

dan semenjak itulah hari-hari Nara berubah drastis,

Regan setiap Pagi datang dengan alasan mengantar putranya, lalu sorenya menjemput Rigel di tempat ngaji, hingga sampai malam baru pulang,

 tiba di hari sabtu besok Rigel akan pergi menginap dirumah Regan,

ya Nara dan Regan memeng sepakat jika hari libur Rigel akan menginap dirumah Regan,

Nara dan Regan memang belum memeberi tau tentang siapa ayahnya, karena belum ada waktu yang pas,

*

*

*

" wuih bu Manager , Ada apa ini tumben sekali datang ke sini, ,?

" hmm biasalah kaya gak tau aja kamu, jangan pura-pura deh" Rini terkekeh geli.

" pasti kamu sudah dengerkan dari Aditya "

Rini menyengir dan mengangguk

"jadi kecurigaan aku bener ya Ra, kalau ayah Rigel itu,,, "

Nara segera menghentikan ucapan Rini dengan jari telunjuknya, " syuut jangan di lanjutin , kalau ada yang denger bisa berabe ntar, "

" hehe maaf Ra"

" ya udah Ra, aku cabut dulu, jangan lupa traktiran nya,, " Rini kemudian melenggang pergi dari ruangan Nara,

selepas kepergian Rini, pak Handoko datang sambil membawa file yang harus di kerjakan Nara,

" Nih Ra, tolong kerjain yang bener ya Ra,,?

" siap pak Handoko, "

****************

seperti hari biasa Regan kembali menjemput Rigel, berbeda hari biasanya untuk kali ini Regan menjemput Rigel ditemani asistennya Jerry,

" om bos" panggil Rigel yang melihat kedatangan Regan bersama Asisten Jerry.

" hay boy, nunggu lama ya, "

" enggak ko om, Rigel baru saja keluar kelas"

" ayo, masuk, kita ke kantor, ketemu bunda, "

Rigel mengaguk kecil,

Jerry sebenarnya penasaran Regan, apa lagi melihat bocah kecil yang bersama Regan,

" tunggu apa nih bocah, anaknya si Regan ya, wah hebat bener Regan sekali tembak langsung jadi" dalam hati Jerry berkata,

" tunggu apa lagi Jer, lu mau jadi patung Pancoran di situ hah, ayo buruan masuk mobil, segera jalan kan, "

" ah iya, siap tuan"

               ****************

sampai di kantor mereka segera masuk ke dalam,

" om bos, Rigel mau ke bunda"

" baik lah, jangan ganggu Bunda ya"

Rigel segera lari kecil keruangan Nara,

" bunda " panggil Rigel

Nara menghentikan tangannya yang sedang mengetik, ia menoleh ke sumber suara yang memanggilnya,

" Rigel, ko kamu disini " kaget Nara

" ikut om bos bunda, tadi di jemput om bos lagi,, "

sahutnya sambil melangkah ke sofa, lalu ia duduk ,

Rigel menatap ke Nara dengan wajah murung dan cemberut,

Nara yang melihat perubahan wajah putranya segera beranjak dari kursinya dan mendekati putranya di sofa,.

" lho kenapa sayang, ko mukanya begitu, ntar imutnya ilang lagi " godanya

 Rigel mendengus sambil melipat kan tangannya didada,.

" sini coba cerita sama bunda " Nara segera merangkul putranya, dan mencium keningnya.

Rigel mendongak menatap bunda,

" emang bener ya bun, muka Rigel sama om bos mirip "

Deg

tubuh Nara menegang ,

" ka,, kata siapa Ri,,?

"kata bu guru juga teman teman, Mereka bilang kalau Rigel mirip sama om bos, malahan ada yaang mengira kalau om bos ayah Rigel"

Nara menarik nafasnya dengan pelan.

ia menatap Rigel dan merenung,

"apa ini saatnya aku jujur dengan Rigel siapa sebenarnya ayahnya" Bisik hati Nara.

" Emang bener ya bund, kalau ayah Rigel, itu om bos,,?

Nara menelan ludahnya dengan kasar, meskipun berat mungkin ini waktunya ia memberitahukan

Kepada Rigel bahwa sebenarnya om bos nya adalah ayahnya yang selama ini ia cari dan tunggu kepulangannya.

" hmm itu, nanti kita bicarakan bersama om bos ya sayang "

mau tidak mau akhirnya Nara akan memberitahukan siapa Regan sebenarnya,

sesaat kemudian Regan datang , ikut bergabung bersama ibu dan anak yang tengah menegang sbelumnya,

" lagi bahas apa si kalian serius amat,,?

" om bos, beneran kalau om bos ayah Rigel"

Regan menatap Nara meminta persetujuan Nara untuk mengatakan yang sebenarnya,

Nara mengaguk pelan.

Regan berjongkok untuk menyamakan tinggi badannya dengan Rigel, apapun yang terjadi ia harus mengatakan semuanya, terserah respon Rigel yang penting ia sudah jujur ke Rigel,

" denger Rie, saya memang Ayah kamu, ayah kamu disini, kamu sudah bertemu dengan ayah, kamu sudah melihat ayah, ayah kamu sudah pulang Rie, "

"Rigel terdiam sejenak dan menatap Regan memastikan bahwa mereka mirip seperti apa kata temen temennya,

" bener kita hampir mirip ya om, " ucapnya terkekeh geli sendiri,

" ya sudah terpaksa lah om, mau nyangkal juga gk bisa, kan om juga ya bikin Rigel mana mungkin di tolak, " celetuk Rigel,

entah lah harus gimana saat mengetahui kalau orang yang di selama ini di anggap om galak karena dia bos bundanya,

tapi fakta lain mengejutkan dirinya, bos bundanya ternyata adalah ayahnya,

sejujurnya Rigel bahagia bisa bertemu ayahnya dan ayahnya masih hidup, jadi ia tidak dijauhin oleh teman temannya,

" Rigel gak mau peluk ayah" tanya Regan sebab Rigel hanya diam saja tidak berlari atau memeluk dirinya"

" harus ya, kan sudah sering peluk juga gendong" sahutnya dengan polosnya

Regan menepuk dahinya pelan melihat tingkah anaknya,

" ya nggak juga sih, kan biasanya kalau lama gk ketemu langsung pelukan"

" harus banget gitu" meskipun enggan tapi Rigel tetap melangkah dan memeluk Regan,,

1
Nova Maidania
ceritanya bagus tpi tulisan salah - salah jdi membacanya agak susah
leljum: hehe ya maaf ka, Terima kasih sudah mampir, nanti saya revisi ulang ka, 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!