NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Brondong

Terjebak Cinta Brondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:521.6k
Nilai: 5
Nama Author: bintun arief

"Cinta bisa membuat sesorang menjadi lebih baik dalam hidupnya. Namun juga sebaliknya cinta dapat membuat seseorang menjadi lebih buruk dan berdampak negatif bagi dirinya juga bagi orang yang dicintainya." (Plato)

Cinta adalah anugrah dari yang kuasa, tak ada yang bisa menghindar dari kehendak-Nya. Tuhan tidak pernah keliru memberikan anugerah cinta kepada hamba-Nya, karena sebuah cinta yang datang itu pasti ada makna dan alasannya.

"Cinta sejati itu memandang kelemahan, lalu dijadikan kelebihan untuk saling mencintai." (BJ. Habibie)

Sangat banyak kata-kata bijak tentang cinta, tapi tak satupun membuat gadis ini percaya tentang cinta. Keretakan rumah tangga orang tuanya membuatnya tak percaya dengan cinta. Perceraian orang tuanya membuatnya takut untuk jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bintun arief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

Mobil hitam melaju dengan kecepatan sedang, membelah jalanan ibu kota menuju kediaman yang dirindukan.

Rudi dan Zuan duduk di depan, Zuan mengemudikan mobil pribadi milik Rudi.

Bukan karena tak punya, melainkan Rudi memang kebetulan sedang malas untuk menyetir.

"Permisi, Pak. Saya mohon izin beberapa jam kedepan. Adik saya hari ini pulang, saya akan menjeputnya di Bandara!" ucap Zuan memasuki ruangan atasannya. Rudi yang sedang duduk di kursi kebesarannya segera bangkit, mengenakan jaket hitam khas mereka. Merogoh kantong jaketnya. Kemudian melemparkan kunci mobilnya ke arah pemuda dihadapannya.

Dengan sigap Zuan berhasil menangkapnya.

"Kebetulan sekali, saya juga akan menjeput anak saya! Ayo, kau yang menyetir!" ucap Rudi saat melempar kunci tersebut.

\=\=\=\=\=

"Berapa lama kau disini, Adzka!" tanya Rudi membuka pembicaraan. Ia memalingkan wajahnya kebelakang. Dia dan Zuan duduk di depan, Zuan mengemudi. Sedangkan Adzka dan Juna di bangku belakang.

"Hanya sepuluh hari, Pak!" jawab Adzka.

"Setelahnya mungkin saya akan lama tidak pulang. Saya harus fokus agar bisa selesai sesuai target!" tambahnya lagi.

"Mantap! begitu anak muda, keren. Saya saja bangga, bagaimana lagi orang tuamu!" ucap Rudi takjup dengan pencapaian pemuda yang duduk di mobilnya itu. Bagaimana tidak, diusianya yang masih sangat muda, dia sudah menyelesaikan pendidikannya sebagai seorang dokter dan sekarang sedang mengambil spesialis.

"Bisa di contoh itu semangatnya, Jun!" ucap Rudi.

"Juna!" panggil Rudi lagi, setelah ucapannya barusan tidak direspon sama sekali oleh putrinya.

"Dia pakai headset, Pak!" Adzka menyentuh bahu Juna dengan jari telunjukknya. Juna yang tersadar mengangkat dagunya. Sedangkan Adzka menunjuk ke arah depan.

"Iya, Pa! kenapa?" Juna membuka headsetnya.

"Gak ada, apa-apa!" ucap Rudi merasa kecewa. "Kenapa dia bukannya ngobrol dengan Adzka, malah mendengarkan musik!" Rudi merasa usahanya sia-sia.

Sejak dia melemparkan kunci mobilnya kepada Zuan, Rudi memiliki ide untuk membuat anak gadisnya dekat dengan Zuan. Tapi setelah melihat respon diantara kedua nya tadi, sama sekali tak memperlihatkan ketertarikan satu sama lain. Planningnya berubah. Saat Adzka datang dan melihat Juna, Rudi menangkap ada sesuatu dari mata Adzka. Seperti ada ketertarikan, walau ekspresi anaknya juga tetap sama seperti saat melihat Zuan.

\=\=\=\=

"Assalamu'alaikum!" Juna masuk kedalam rumah yang masih bercat hijau. Sama seperti empat tahun lalu. Hanya bedanya catnya masih terlihat baru. Mungkin lebaran kemarin baru saja di cat, pikirnya.

"Bunda!" Juna langsung menuju dapur, spot favorit semua ibu-ibu.

"Bunda!" Benar saja, Juna menemukan Cindy yang tengah menggoreng ikan.

"Ya, Allah. Anaknya bunda sudah pulang!" Cindy memegang kedua lengan Juna.

"Ini beneran, kan? Bunda gak mimpi kan?" Cindy menepuk-nepuk pipinya.

"Enggak, Bunda! Ini Juna, beneran!" Juna memeluk perempuan yang dirindukannya tersebut.

"Alhamdulillah, akhirnya pulang juga anak wedok ku!" ucap Cindy menyeka air di sudut matanya.

"Maafin bunda ya, Sayang!" ucap Cindy, mereka masih terus berpelukan.

"Udah dong, pelukannya. Papa dari depan mencium bau tak sedap dari arah sini!" ucap Rudi yang datang sudah memakai pakaian santai. Kaos oblong dengan celana training.

"Astaga, iya. Bunda lupa!" Cindy bergegas mematikan kompor, mengangkat ikan yang tadi di gorengnya. "Belum gosong sempurna kok. Masih bisa dimakan" ungkapnya merasa bersyukur.

"Kok abang gak bilang, Juna pulang hari ini?" ucap Cindy kepada suaminya.

"Biar surprise dong!" Rudi menyeringai.

"Ia, jadinya bunda gak masak apa-apa!" rengut Cindy, merasa tak enak, anaknya pulang tapi dia tidak bisa menyuguhkan makanan kesukaan anaknya.

"Santai, Bun! Juna akan disini terus kok, gak pergi lagi! Jadi, besok bunda bisa masak makanan kesukaan Juna! dan memang hari ini, Juna juga tidak mau makan dirumah." ucap Juna panjang lebar.

"Trus mau makan di mana? udah ada janji, siapa! siapa! kenalin ke Papa dong!" Rudi mengira Juna sudah punya janji dengan pacarnya.

"Papa kenapa sih? Juna belum punya pacar, Papa! kepikiran aja, enggak!" ucap Juna melengos, meninggalkan kedua orangtuanya naik menuju kamarnya.

"Kamar Juna masih utuh kan?" tanyanya menaiki tangga, membawa kopernya yang lumayan berat.

"Masih dong, Sayang. Setiap hari bunda bersihkan!" Cindy sedikit berteriak, karena Juna sudah hampir sampai ke depan pintu kamarnya.

Ckleek... knop pintu terbuka. Kamar bernuansa biru dengan ornamen origami yang menggantung di bagian atas, serta tirai glitter dan karpet berwarna ungu menghiasi kamar itu. Masih sama seperti dulu. Rudi dan istrinya tetap melestarikan keadaan kamar Juna seperti anak mereka itu masih berada bersama mereka.

Juna mengambil handuknya didalam koper yang di letakkannya diatas kasur. Kemudian membersihkan dirinya di dalam kamar mandi. Dengan menggunakan celana jins biru dengan baju kaus lengan panjang, Juna mengikat rambutnya, menambahkan ciput rajut ke atas kepalanya. Kemudian menutup seluruh kepalanya dengan jilbab berbahan sutra berwarna hitam.

"Bunda, Juna pergi dulu, Ya!" Cindy dan Rudi yang masih berada di dapur, saling menatap satu sama lain.

"Baru nyampe rumah, udah mau pergi lagi?" Suara Rudi sedikit meninggi.

"Papa...." Juna memeluk Papanya, mencoba meredakan amarah sang ayah yang sudah mulai terasa.

"Besok sahabat Juna menikah, Papa. Hari ini Juna ingin menemuinya, sebentar juga gak apa-apa! boleh ya, Pa. Juna sudah rindu sekali! Papa... boleh ya, Papa!" Juna merayu Rudi, masih tetap memeluknya manja.

"Nginap?" Rudi menaikkan kedua alisnya.

"Kalau boleh!" dengan cepat Juna menjawabnya.

"Enak aja! gak boleh. Besok kesana lagi. Papa juga di undang kok!" balas Rudi yang tak mengijinkan anaknya itu menginap dirumah sahabatnya.

"Oke deh, Papa!" di izinkan pergi saja Juna sudah sangat senang. Dia mengambil gawainya dalam tas.

"Juna pesan taxi online ya, Pa!" Juna mulai membuka aplikasi berwarna hijau yang ada di handphonenya.

"Gak usah, biar Zuan yang antar!" Rudi menempelkan benda pipih miliknya, beberapa detik kemudian telah terjadi percakapan diantara mereka.

"Tunggulah sebentar, Zuan masih di kantor!" ucap Rudi meletakkan hapenya, menyeruput kopi yang sudah mulai dingin diatas meja.

"Zuan-Zuan lah, yang penting aku sampai kesana!" gumam Juna dalam hati.

Di tempat lain, Zuan sudah mengemudikan mobil milik Rudi keluar dari parkiran kantor, menuju rumah atasannya itu.

Dengan Headset bluetooth yang dikenakannya terlihat dia berbicara dengan seseorang.

"Ka, ikut gak? aku otw jeput Arjuna mu! mau ngantar dia ke rumah sahabatnya!" Zuan berbicara dengan sesorang.

"Duh, aku capek banget. Lagipun Mama pasti tak mengijinkan, kalau tau aku pergi bersama Arjunaku! kau kan tau Mama gimana!" ucap laki-laki yang di telepon.

"Ya sudah lah. Semoga dia tak jatuh cinta padaku!" Zuan mematikan panggilan dengan seulas senyum penuh arti.

"Heh!" laki-laki itu tampak marah karena panggilan itu sudah berakhir.

"Awas saja kalau kau berani!" umpatnya meninju samsak yang tergantung di balkon kamarnya.

ZUANDRIKA SAFAR

1
Lies Atikah
kadang kamu terlalu angkuh so iye serasa di butuh kan jtuh nya nyebelin merasa paling cantik meuni geuleuh
Lies Atikah
suka thor lanjuuuùuuut
Sulaiman Efendy
BERARTI 11-12,, MAKANYA JODOH, CMA JUNA TRLALU GENGSI MNGATAKN CINTA MA ADZKA, HNY DITUNJUKIN LEWAT CEMBURUNYA, SDGKN ADZKA TERANG2N MNGATAKN CINTANYA, DN SIFAT POSSESIFNYA
Bintun Arief: perempuan kan gitu, Pak. gengsi gengsi 🤣🤣
makasi sudah baca ya pak 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
UNBOXING JUGA AKHIRNYA...
KNP SIH JUNA MSH GK PERCAYA CINTANYA ADZKA MA DY...
SECARA DY SNDIRI SDH TAU HNY KPD DY CINTA PERTAMA ADZKA , DN ADZKA TDK PRNH MNGISI HATINYA BUAT WANITA LAIN, KCUALI DY, JDI KNP MSH RAGU, HINGGA GK MAU DISENTUH SUAMI HINGGA NGAKU SDG HAID..
SAAT U TINGGALKN ADZKA, LO MSH BSA DKT MA MARCHELL MNTAN LO, SDGKN ADZKA TTP SETIA MNCINTAI LO, BETAPA SAKITNYA PERJUANGN ADZKA MNCINTAI LO, MAKANYA DY WAJAR POSSESIF.. KRN DY TAKUT KHILANGAN LO..
Bintun Arief: untuk anak yg brokenhome pasti akan sulit memoercayai cinta, Pak. bahkan walau bukti nyata sudah didepan mata 😁
total 2 replies
Sulaiman Efendy
SKRG BNYAKIN EPISODE JUNA & ADZKA THOR...
Sulaiman Efendy
GITU CELL... JGN MNCINTAI WANITA YG HATINYA MSH TRPAUT DN TRIKAT DGN SSEORANG... BUAT APA HNY BSA MMILIKI TUBUH SESEORANG, TPI TK BSA MMILIKI HATINYA..
Sulaiman Efendy
UDH HMPIR STENGAH EPISODE, HNY BBRP EPISODE YG CERITAKN ADZKA & JUNA, PALIG MALAS BCA JUNA & MARCELL,, BLM LGI SI INDAH...
Sulaiman Efendy
KLO INDAH & ADZKA MNIKAH APA ADA JAMINAN KLO INDAH TDK AKAN MNJALIN HUBUNGN DGN PRAMONO,, INDAH INI TYPE2 WANITA SERAKAH.. TYPE2 TUKANG SELIKGKUH
Sulaiman Efendy
SEMOGA KETAUAN SI FATMA BODOH TTG INDAH YG UDH TUNANGAN MA PRAMONO, SMOGA KTAUANNYA PAS PELUK2N
Sulaiman Efendy
UDH TUNANGAN, MSH SJA MAU DPETIN ADZKA, NAMA INDAH, TPI KLAKUAN GK SPRTI NAMA
Bintun Arief: sabar pak sabar 😁
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AHHHH KNP JUNA MLH MSU TRIMA LAMARAN NARCHEL, TK ADAKH SDIKITPUN ADZKA DI HATINYA, BARU SAJA ADZKA PULANG
Sulaiman Efendy
IKUT NYERI ATIKU BACA KATA2 ADZKA,, CINTANYA GK KSAMPAIAN KRN KE EGOISAN MAMANYA, ISMI SDH BAHAGIA, DGN PILIHANNYA, ZUAN JG DGN DEWI SDH MNIKAH. GILIRAN CINTA TRHADANG ONAK & DURI..
Sulaiman Efendy
LAMA SEKALI CERITANYA MNUJU ADZKA & JUNA...
Sulaiman Efendy
TERLALU LAMBAN CERITA JUNA MA ADZKA,, CERITA GK SESUAI JUDUL, KPN JUNA NYA AKN TRPERANGKAP CINTA BRONDONG, TRUS TOKOH ADZKA LMAH, KYK GK ADA SMANGAT MMPRJUANGKN CINTANYA MA JUNA.. GK BRANI BRONTAK KE IBUNYA
Bintun Arief: kalau ceritanya cepat mungkin bkn novel namanya, Pak. Tapi cerpen 🙏 mungkin karya saya saja yg nggak nyampek seratus episode lebih, yg lain2 ada bahkan yg sampai 400an tpi tetap menarik.
terimakasih ktitiknya, Pak. Saya masih terus belajar agar bisa membuat karya yang lebih baik 😊🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
PARAH JG NI DOKTER FATMA..
GK MIKIR KBHAGIAAN ANAK..
Sulaiman Efendy
BISA BALIKAN KE MARCEL YG BEDA AGAMA NI SI JUNA..
Bintun Arief: enggak, Pak. Marchel nggak beda agama kok. hanya saya nggak cerita kesana karna nggak terlalu religius keluarganya 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
BAGUS LH JUN, LO KAN MUSLIMAH , JGNKN CIUMAN. PACARAN SJA DI HARAMKN SEBELUM MNIKAH, YG HALAL ITU PACARAN STELAH MNIKAH..
APALAGI MARCEL DISEBUTKN TURUNAN MANADO DN TIONG HOA, GK DIJELASKN OTHOR KYAKINANNYA APA....
DN LO SBAGAI MUSLIMAH. JGN LH BRHUBUMGN BEDA KYAKINAN DGN LO..
Bintun Arief: iya, pak. aman pak 😊
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DEWI2, NGAPAIN LO NGARAPIN ADZKA YG GK ADA RESPECT MA LO, TU ADA BG ZUAN POLISI MUDA YG GAGAH DN JUGA GANTENG..
Bintun Arief: buta dia pak, namanya cinta heheh
terimakasih sudah baca dan like 😊🙏
total 1 replies
Humanoid
Aduhh.. kirain yang putih2 itu karena ada "penampakan" di rumah baru mereka..
Bintun Arief: wkwkwkwkw, juna masih nggak kenal mukena bali ini, masih polosan putih
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
saya syukak

terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜💜🌹🌹🌹🌹🌹🌹
🌹🪴eiv🪴🌹: saya sih pasukan baca yg udah end,, SE viral apapun kalo belom end belom tak baca 🤣🤣🤣🤣

nggak kuat kalo nunggu up yg lagi on going maaf ya thor 💜
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!