NovelToon NovelToon
Single

Single

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: KHskyLine

"Single itu pilihan"

Usia 26 tahun, masih sendiri? Disaat semua sahabatmu sudah berstatus istri seseorang. Parahnya lagi adik sepupumu yang paling bungsu bahkan akan segera melangsungkan pernikahannya bulan depan. Nah kamunya kapan?

Lavanya pusing dengan berbagai pertanyaan yang silih berganti datang kepadanya. Kenapa semua orang meributkan masalah asmaranya? Lavanya sih santai. Iya santai (dulu). Orangtuanya tuh, apalagi para ibu-ibu keluarga Ayahnya yang selalu menyindirnya gak laku. Kan kesal. Ditambah perilaku atasannya yang mendadak berubah menjadi seorang stalker. Bayangkan kemanapun Lavanya pergi pasti dan pasti ketemu si singa itu lagi.

Demi Tuhan Lavanya tidak mau menjadi pelakor. Pak Bosnya itu sudah punya istri!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KHskyLine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sidang "Anak SD" di Lantai 17

Lavanya menghela napas berat. Suasana di ruang rapat pagi itu jauh lebih mencekam dari biasanya. Rapat mendadak di akhir bulan memang sudah menjadi sarapan wajib bagi tim perencanaan Limocom, tapi kali ini tensinya benar-benar di titik didih.

Lavanya melirik Laila yang tampak lelah. Di depan mereka, "pertunjukan" sedang berlangsung: Sang Singa, Leo, sedang menguliti si anak emas, Yudi.

Sebenarnya, proyek yang sedang diributkan itu adalah milik Lavanya. Namun, karena alergi dengan perjalanan dinas luar kota, Lavanya dengan senang hati memberikan "panggung" itu kepada Yudi. Harapannya sederhana: Yudi makin disayang atasan, dan Lavanya bisa rebahan di rumah. Sialnya, proyek itu gagal total dan jatuh ke tangan kompetitor.

BRAK!

Laporan yang dijilid rapi oleh Yudi digebrak ke atas meja hingga suaranya menggema.

"Dapat kontrak saja kamu tidak becus!" Mata cokelat gelap Leo menatap tajam, seolah siap mencabik-cabik Yudi yang kini hanya bisa mematung dengan kemeja marunnya.

"Maaf, Pak. Mereka menuntut kualitas tinggi tapi memangkas anggaran. Bagaimana saya bisa berkompromi kalau mereka terus menawar? Limocom bukan lapak pasar kaget yang bisa dinego seenak jidat!" jawab Yudi tegas.

Lavanya sempat kagum. Wah, Yudi berani juga. Namun, sedetik kemudian, suara bariton Leo meruntuhkan segalanya.

"Bagaimana kamu bisa punya perusahaan sendiri kalau etika bisnis saja tidak paham?" Leo mengetuk meja dengan ritme yang menakutkan. "Negosiasi itu soal kepintaran mencapai kesepakatan. Kalau cuma ego yang kamu kedepankan, tidak akan ada klien yang mau melirik perusahaan ini!"

Lavanya dan Laila kompak menunduk, pura-pura sangat tertarik meneliti serat kayu meja rapat. Lavanya paham sekarang, alasan mereka berdua diseret ke sini adalah sebagai penonton sekaligus "peredam" agar Yudi tidak benar-benar tamat di tangan Pak Singa.

"Intropeksi dirimu. Ini peringatan pertama dan terakhir untukmu, Yudi!"

Mata tajam itu kemudian beralih ke arah dua wanita di sana. "Dan kalian berdua, ambil hikmahnya. Jangan buat perusahaan merugi karena kebodohan kalian. Kalau merasa tidak mampu, saya bisa cari pengganti yang lebih kompeten!"

Tiba-tiba, sebuah map biru dilempar ke depan meja Lavanya. Gadis itu tersentak.

"Laporan macam apa yang kamu berikan?!" Leo menarik lengan kemejanya hingga ke siku, memamerkan urat-urat tangan hasil rutin ke gym. "Bahkan anak SD saja lebih baik dalam mengeja kata daripada kamu. Kamu sebenarnya lulusan mana?"

"Saya, Pak?" Laila mencoba menyelamatkan suasana dengan menunjuk dirinya sendiri.

"Bukan!" Leo menggeleng tegas, matanya mengunci Lavanya. "Perempuan di sebelah kamu."

"Saya?" Lavanya bingung. Ia mengambil map itu. Laporan Proyek Bandung? "Tapi Pak, ini—"

"Baru kali ini saya bertemu orang seceroboh kamu. Tidak hanya salah ketik, tapi juga nominal. Hilang satu nol saja sudah fatal, apalagi sampai tiga!"

"Tapi Pak—"

"Saya sudah muak dengan alasan. Perbaiki! Lima menit lagi antar ke ruangan saya. Rapat selesai!"

Leo memberi kode agar mereka keluar. Lavanya masih terpaku, menatap Leo dengan tatapan tak terima.

Leo menaikkan alisnya. "Tunggu apa lagi? Waktu kamu tersisa empat menit lima puluh lima detik."

🦁🦁🦁

"Kurang asem si Singa Jantan!" Lavanya menghempaskan map biru itu ke meja Laila. "Ini kerjaan Mbak, kesalahan Mbak, kok aku yang kena getahnya? Harusnya Mbak ngaku dong!"

Laila malah terkekeh sambil mengedipkan mata tanpa dosa. "Sori, Nya. Tadi kan gue sudah coba pasang badan, tapi Pak Bos maunya 'menerjang' lo."

"Menerjang apanya? Mbak cuma nanya sambil nunjuk diri sendiri seolah-olah polos!" gerutu Lavanya.

"Udah jangan emosi. Entar siang gue traktir ayam geprek atau nasi goreng seafood deh," bujuk Laila sambil menunggu mesin print mengeluarkan revisi laporan "Anak SD" itu.

"Tapi Nya, lo sadar nggak sih? Aura Pak Singa pas marahin lo sama pas marahin Yudi itu beda banget. Mana pakai mamerin otot tangan gitu lagi. Kalau di kamar, genre-nya sudah bukan horor lagi itu, tapi romance dewasa," sambung Laila dengan senyum nakal.

Lavanya memutar bola mata jengah. "Nggak peduli, Mbak! Cepat masuk sana, bilang ke dia kalau laporan 'Anak SD' itu bukan aku yang bikin!"

"Laporan Anak SD gigi lo!" Laila mendadak ngegas. Ia pun mencubit Lavanya. Membuat perempuan itu mengaduh kesakitan. "Gue begadang tiga hari tiga malam bikinnya tahu! Sampai-sampai nggak sempat skidipapap sama yayang gue!"

"Ya sudah, harusnya Mbak nyubit si Bos, bukan nyubit aku! Dia yang kasih label itu laporan anak SD!" Lavanya menggerutu, merasa hidupnya makin tertekan sejak bergabung di divisi ini.

"Nya, beneran nggak mau ikut gue masuk?" Laila mengerling genit sebelum beranjak. "Siapa tahu di dalam Pak Bos marahnya sambil buka baju."

"Istighfar, Mbak!"

"Nggak asyik lo, bawa-bawa Tuhan segala," cibir Laila sambil melenggang pergi, memamerkan lekuk tubuhnya dengan rok span abu-abu.

Lavanya duduk di bangkunya dengan lemas. Ia melirik kursi kosong di sampingnya. Hati nuraninya sedikit tercubit melihat nasib Yudi. "Hancur sudah imej anak emas kamu, Yud. Kasihan, terancam gagal promosi," gumamnya pelan.

"Maksud lo apa?"

Lavanya terlonjak. Bau rokok langsung menusuk indra penciumannya. Yudi sudah berdiri di belakangnya seperti hantu. Ia segera duduk di kursinya dengan santai, seolah ledakan kemarahan Leo tadi tidak berbekas sama sekali.

"Yud... maaf ya. Gara-gara aku nolak ke Bali, karier kamu yang mulus jadi retak begini. Sori banget," ucap Lavanya tulus.

Yudi menoleh, menatap Lavanya dengan senyum remeh. "Maksud lo, kalau lo yang ke Bali, kontrak itu bakal gol?" Ia bergumam pelan namun tajam, "Bllshit."

Lavanya syok. Mulut Yudi yang biasanya lempeng ternyata mengandung racun.

"Lo nggak perlu kasihani gue," sambung Yudi dingin. "Cukup persiapkan mental lo untuk terjun ke lapangan mulai detik ini, anak bawang."

Lavanya terdiam. Sepertinya masa-masa tenang di kubikel kantor akan segera berakhir, digantikan dengan debu lapangan dan amukan Pak Singa yang jauh lebih bringas.

🦁🦁🦁

1
Maria Magdalena
jgn sampe farel dan vani jd pengganggu kehidupan rmh tangga vanya dan leo ya thor buang ke samudra atlantik aja😁
Dwi Sulistyowati
lanjut thor
Dwi Sulistyowati
cantik bgt vanya
Dewy Aprianty
lanjut thorr
Nacita
ih seru 🤣
Rian Moontero
lanjuuutt😍
octa❤️
karya yg bagus,semangat berkarya ya
Wawan
....✍️
Dian mom vano
jangan lama lama yaa
Yusa Yuwet
ditunggu ya?? dan smoga secepatnya
Dewi Ohapiah
akuuuuu... menunggumuuu
Dewi Ohapiah
ko blm up tor?
Azz Uky
kl CEO ny singa, GM ny macan
Nuraini Ajja
amin... semangat y thor nyusun skripsi ny.. smoga cepet slesai.. trus bisa up lg...
love you author....
Anonim
Thooor uo nya kpan niiih...Udah kelar blom skripsinya
D@rDa'iL💜
semangat author..
D@rDa'iL💜
ada babank tamvan💜😘
Anis Nurbawati
lanjuuut
Yusa Yuwet
akhir nya.up jg nich cerita.kemana saja sich author yg cantik dirimu selama ini.tak tau kah diriku rindu dgn semua novel2 mu.
ditunggu kelanjutannya ya author yg cantik dan baik hati.jgn kelman ya?
semangat...
semangat...
semangat....
KHskyLine: maciwww
total 1 replies
Fitria Wibisena
ku tiunggu thor
KHskyLine: iyapp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!