NovelToon NovelToon
The Possessive Perfect Teacher

The Possessive Perfect Teacher

Status: tamat
Genre:CEO / Dosen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:72.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

WARNING!
HARAP BIJAK DALAM MEMBACANYA!!


Arya adalah seorang CEO muda yang menyamar menjadi seorang guru yang sangat ketat dan disiplin. Dia bukan satu-satunya orang yang dapat hidup kembali setelah kematian.

Kania pun sama. Mereka berdua ditakdirkan untuk kembali.

Namun walau begitu, mereka memiliki tujuan hidup kembali yang berbeda.

Arya ingin memperbaiki kesalahan dengan selalu menjaga dan mencintai Kania.
Sedangkan Kania ingin selalu menjauhi Arya karena masa lalunya yang selalu di sia-siakan dan dihina oleh Arya.

Apakah keduanya pada akhirnya bisa bersama kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerja sama

Keesokan harinya, Arya tidak mengajar melainkan pergi ke kantornya untuk mengurus sesuatu.

“Tuan, sesuai perkiraan. Hari ini Direktur dari Buana Cakra ingin bertemu dengan Anda,” ucap Henry memberi laporan.

“Bagus. Kita akan jalankan sesuai rencana. Tolong kamu siapkan surat perjanjian tertulis yang tanpa mereka sadari itu akan memberatkan mereka jika terjadi suatu masalah,” perintah Arya.

“Baik, Tuan. Segera saya siapkan,” ucap Henry yang kemudian pergi.

Arya yang sudah sendiri dalam ruangannya ini pun menatap ke luar jendela.

“Mungkin kalau aku yang dulu akan menolak jaminan yang kalian berikan sehingga kalian membujuk Ayahku. Tapi tidak untuk sekarang,...” gumam Arya, “Permainan baru saja akan segera di mulai dan akan aku pastikan semuanya berada dalam kendaliku.”

***

Di saat yang bersamaan dan di tempat yang berbeda, Kania pun beraktifitas sekolah seperti biasanya. Namun hati kecilnya merasa kalau ada yang aneh dengan hari itu.

“Haiss, aku ini kenapa sih? Perasaanku kok dari tadi rasanya tuh gak enak terus,” gumam Kania sambil memegangi dadanya.

Di saat yang bersamaan, Gylsa dan juga Fiko pun datang.

“Kan, lo kenapa bengong sendirian di sini?” tanya Gylsa sambil menepuk pundak Kania.

“Oh kalian rupanya. Gue gak apa-apa kok. Cuma gak tahu kenapa rasanya firasatku tuh gak enak banget,” jelas Kania.

Gylsa maupun Fiko, keduanya saling pandang saat mendengar ucapan Kania.

“Oh. Gue tahu kenapa,” ucap Fiko.

“Kenapa?” tanya Kania.

“Itu karena hari ini Pak Arya gak masuk jadinya dengar-dengar dia hanya memberikan tugas buat kita,” ucap Fiko.

“Ah yang bener, Fik!? Lo tahu dari mana?” tanya Gylsa.

“Haiss...Gimana gue gak tahu coba, kan gue yang ngambil tugasnya. Nih,” ucap Fiko ringan sambil memperlihatkan dua lembar kertas untuk di poto kopi lalu nantinya akan di bagikan kesemuanya.

“Ish, dasar oneng. Mana sini gue lihat,” ucap Gylsa yang langsung mengambil begitu aja kertas yang ada di tangan Fiko dan kemudian melihatnya.

Sesaat setelah melihat, betapa terkejutnya Gylsa dengan tugas tersebut.

Sementara itu, Kania yang melihat ekspresi terkejutnya Gylsa ini pun menceletuk, “Lo kenapa Gyl?”

“Eh, Kan. Lo lihat ini deh,” ucap Gylsa sambil memperlihatkan kertas tugas itu.

11 12 dengan Gylsa, Kania pun juga ikut terkejut lalu kemudian bertanya, “Fik, ini di kumpulin kapan?”

“Hmm, di kumpulinnya nanti. Saat pertemuan selanjutnya,” ucap Fiko.

“Oooo.. Jadi masih ada waktu dua hari lagi donk!?” ucap Gylsa dan diangguki oleh Fiko.

“Hmm, kalau begitu, bagaimana kalau kita kerja kelompok aja,” ajak Gylsa.

“Boleh boleh boleh. Kan, gimana menurut lo?” tanya Fiko.

Kania yang di tanya seperti itu pun diam tidak menyahut. Dia sebenarnya sangat enggan sekali mengerjakan tugas tersebut.

“Hmm, lihat nanti deh. Ntar gue kasih kabar,” ucap Kania pada akhirnya.

***

Siang hari di perusahaan Arya..

Ketika Arya sedang fokus mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba saja orang yang ditunggu-tunggu pun datang.

Dengan bersikap tenang dan dingin, Arya pun menunjukkan kewibawaannya.

“Selamat siang Pak Arya,” sapa Direktur Buana Cakra.

“Siang,” sahut Arya yang tetap fokus pada pekerjaannya.

“Hmm, apa kehadiran saya mengganggu kesibukan Anda?” tanya Direktur tersebut.

“Oh. Tidak juga. Silakan duduk,” ucap Arya mempersilakan tamunya untuk duduk, “apa ada yang bisa saya bantu?”

“Hm, begini Pak. Perusahaan kami ingin melakukan kerjasama dengan perusahaan Bapak,” jelas Direktur tersebut.

“Kerja sama? Kerja sama yang seperti apa yang Bapak inginkan?” tanya Arya yang seketika menghentikan aktifitas pekerjaannya.

“Begini, perusahaan kami sedang membangun kurang lebih seribu unit rumah yang nantinya bisa di komersilkan. Namun di saat itu juga kami menginginkan modal kami kembali di awal agar kami dapat memutarkannya kembali,” jelas Direktur tersebut.

“Lalu?” tanya Arya.

“Kami berharap, perusahaan Bapak dapat membeli semua unit tersebut secara cash dan menjualnya kembali secara kredit. Bagaimana? Apakah itu cukup menguntungkan?” tanya Direktur tersebut.

Arya pun terdiam sebentar dan berpikir sesaat sebelum akhirnya berkata, “Baik. Sebelum kerja sama ini terjadi, lebih baik Bapak baca persyaratan ini dulu.”

Arya pun memberikan sebuah berkas yang sudah dia dapatkan dari Henry.

Di saat yang bersamaan, Direktur itu pun mendadak berubah pucat pasi dan ini membuat Arya tersenyum dalam hati.

“Bagaimana? Apakah Bapak setuju dengan persyaratan yang kami buat ini?” tanya Arya.

Direktur tersebut pun terdiam. Dia bingung dengan apa yang harus di lakukan. Jika sampai salah buat keputusan, maka hal ini akan sangat sulit sekali untuk mendekati perusahaan Arya dan mengambil alih semuanya.

“Baiklah, Pak. Saya setuju,” ucap Direktur tersebut.

“Bagus,...” sahut Arya, “Oh ya satu lagi, selain persyaratan tadi, kami juga meminta adanya sebuah jaminan buat kami. Bagaimana? Apakah anda dapat memberikan jaminan yang dapat kami percayai?”

Mendengar ucapan Arya seperti itu, Direktur itu pun terdiam sesaat dan kemudian...

“Jaminannya putri saya. Saya harap putri saya bisa anda nikahi sebagai bukti jaminan keseriusan dari kami,” ucap Direktur tersebut.

“Putri Anda?” tanya Arya memastikannya.

“Iya, Pak. Putri saya. Anggap saja dia adalah jaminan berharga yang bisa kami berikan untuk perusahaan Anda. Saya yakin, jika Anda sudah melihatnya, Anda akan menyukainya,” ucap Direktur tersebut.

Arya pun terdiam sejenak lalu kemudian berkata, “Baik. Minggu ini saya akan ke rumah Bapak untuk melamar dan di saat itu juga, saya tidak mau ada penolakan dari putri Bapak. Jadi, sebelum waktunya tiba, tolong yakinkan dulu putri Bapak agar mau menerima lamaran saya.”

“Baik, Pak. Saya akan membujuknya. Anda tenang saja,” ucap Direktur tersebut.

***

Malam harinya, Kania yang sedang bermalas-malasan di dalam kamar ini pun tiba-tiba saja terkejut dengan suara ketukan pintu kamar.

Dengan langkah santai, Kania pun berjalan membukakan pintu.

“Oh Mama. Ada apa, Ma?” tanya Kania.

“Kan, bisa keluar sebentar. Ada yang ingin Ayahmu sampaikan,” ucap Mama Rina.

‘Deg’

Seketika hati Kania gelisah. Apakah itu akan terulang.

“Baik Ma,” ucap Kania yang akhirnya mengikuti Mamanya.

Sesampainya di ruang keluarga, tampak Papa Rafi sedang memasang wajah serius.

“Ada apa, Pa?” tanya Kania.

“Kan, Minggu ini kamu akan dilamar oleh seseorang dan kamu harus menerimanya,” ucap Papa Rafia.

‘Deg’

“Benerkan?! Akhirnya terjadi juga,” gumam Kania dalam hati.

“Kan, jangan bengong. Sahutin Papamu,” ucap Mama Rina.

Mendapatkan teguran tersebut, Kania pun tersadar dan kemudian langsung menyahut, “Gak. Aku gak mau terima lamaran dari orang yang belum aku kenal. Aku gak mau.”

Setelah mengatakan itu, Kania pun pergi. Dia tidak peduli bagaimana marahnya Papanya. Tapi buat dia, di kehidupan ini, dia tidak mau mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu.

***

Keesokan harinya, Kania berjalan menuju kelasnya sambil melamun. Namun siapa sangka, dia lagi-lagi..

‘Bruk’

“Eh, maaf,” ucapnya yang tiba-tiba saja terkejut dengan siapa yang sudah dia tabrak.

“Mas Arya?!” gumamnya dalam hati.

Kania pun langsung hendak melanjutkan langkahnya namun sayang masih bisa di tahan oleh Arya.

“Ikut aku.”

Bersambung...

1
Qaisaa Nazarudin
Gak sesuai Ekspektasi aku..bikin kesel dan kecewa..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku kehidupan dulu dan kehidupan yg kedua sekarang SELALUNYA ARYA YG BERUNTUNG,DULU BAHAGIA BERSAMA PACARNYA,LHA SEKARANG JUGA ARYA YG MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN..KALO GITU NGAPAIN HARUS ADA KEHIDUPAN KEDUA UTK KANIA,..KATANYA DI KEHIDUPAN KEDUA INI KANIA INGIN MENGELAK DARI ARYA,BUKANNYA MENGELAK TAPI MALAH MAKIN TERJERAT..🤦🤦🤦Gak adil banget,Udah di sakiti hujung2 nya bersama juga..🙄
Qaisaa Nazarudin
Kalo masih alur yg sama kamu laluin ngapain harus ada kesempetan kehidupan kedua,Tapi tdk kamu manpaatin dgn baik..
Qaisaa Nazarudin
Aneh aja mencintai anak kecil,kayak gak ada yg seumuran aja..
Qaisaa Nazarudin
Pasti di kehidupan dulu,Mereka terpaksa menikah tapi Arya selalu nyakitin Kania, Sekarang dia nyesel,dan di kehidupan kedua Arya ingin memperbaiki hubungannya dgn Kania..Kenapa di mana2 novel selalunya wanita yg tersakiti?? Setelah itu dengan seenaknya si prianya minta maaf dengan kata MENYESAL,Dan dgn mudahnya juga di maafin,Dan hujung2 nya hidup bahagia .😌
Qaisaa Nazarudin
Apakah itu Kania?? Wah licik ternyata Arya,Pedofil ya umur Kania aja baru 16 tahun lho .
Qaisaa Nazarudin
Oh Kania dan Arya guru dan murid,Kania 1 SMU ya berarti umur 16 tahun ya..
exh wen
aku suka yg fantasi fantasi kaya ini
Fatih Asy Syauqie
Aku malah suka yang pendek-pendek gini thor.
FJA: makasih ya Kak atas dukungannya selama ini 🙏
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Hah lega thor. Iya tidak baik kalau terlalu cinta sampai masuk RSJ
Fatih Asy Syauqie
Kapan yang ini up?
FJA: hari ini UP kak. InsyaAllah 3-4 bab langsung. ditunggu ya..
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Sampai di bab ini masih bingung pertama kali sintia ketemu Arya itu dimana. Jadi dia terobsesi banget dengan Arya
Fatih Asy Syauqie: Ooh begitu. Paham sekarang
total 2 replies
Fatih Asy Syauqie
Hmmm berarti Kania sengaja pura-pura lupa ingatan. Mungkin dikiranya dengan begitu Arya melepaskannya.
Fatih Asy Syauqie
Jangan-jangan Kania ga hilang ingatan ya thor
FJA: Hehehe.. 🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Kapan hubungannya manis thor. Lagi-lagi kembali seperti bermusuhan.
FJA: sabar, Kak. Nanti jg bakalan akur kok🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Jadi bingung thor ceritanya. He
FJA: Iya, Kakak. Author minta maaf ya kalau udah buat bingung. Nanti setelah ini, ada Bab penjelasan dariku soal alurnya. 😊🤗🙏
total 1 replies
Gani Gani Sby
lanjut kak
FJA: siap Kak🤗
total 1 replies
C1nt4
ih thor nya jahat bener dech main potong aja ceritanya
FJA: biar lebih berasa gregetnya, kak..🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!